Kanwil Kemenag Sumbar Gelar Serap Aspirasi Tokoh Agama dan Lembaga Keagamaan di Pessel

Painan — nrtvnews.live Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan Serap Aspirasi Tokoh Agama dan Lembaga Keagamaan Mitra Kementerian Agama tingkat Provinsi Sumatera Barat, yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan, Jalan Agus Salim  Painan, Senin (23/6/2025).

Acara ini bertujuan menjalin sinergi antara pemerintah dan berbagai unsur keagamaan dalam merespon isu-isu aktual serta memperkuat peran agama dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag, yang menyampaikan bahwa forum ini merupakan wadah strategis untuk menyerap aspirasi tokoh agama dan memperkuat moderasi beragama. Ia juga mengingatkan pentingnya berhati-hati dalam bermedia sosial karena dampaknya sangat besar terhadap kehidupan sosial dan keagamaan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPR-RI Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, SE, M.MTr, yang juga menjadi narasumber utama. Dalam paparannya, Hj. Lisda mengajak seluruh peserta untuk memperbanyak perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Hidup kita di dunia tidak lama. Karena itu, mari kita saling berbuat baik. Bila kita baik kepada orang lain, kebaikan juga akan kembali kepada kita, demikian pula sebaliknya,” pesan Hj. Lisda.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan empati serta mewaspadai krisis identitas di tengah derasnya arus informasi di media sosial.

Selain Hj. Lisda, acara juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Pessel Dani Syofian, SH, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar yang diwakili oleh H. Alfajri, SH, MH (Kepala Pemberdayaan Zakat Sumbar), serta Kepala Kemenag Pessel yang diwakili oleh Kasi Bimas, Firdaus.

Forum ini turut diikuti oleh para tokoh dan pimpinan organisasi keagamaan di Kabupaten Pesisir Selatan, seperti MUI Pessel Buya H. Asli Sa’an, SH, MH, PDM Pessel Buya Dr. Lukman Hakim, Elpinas, S.Kom, PDA Pessel Dra. Nasrida, NU Pessel, PDPM Pessel Dr. Mardianton, SEI, M.Pd, GP Ansor Pessel, dan ormas keagamaan lainnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui peran aktif tokoh agama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat toleransi, serta membendung pengaruh negatif media sosial yang semakin masif dan acara dilanjutkan dengan tanya jawab.(Alpin)