
Kepala UPTD PPA Pesisir Selatan, Adriani SST Fokus Layani Korban Kekerasan Perempuan dan Anak
Pesisir Selatan – nrtvnews.live Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Pesisir Selatan yang baru berdiri pada September 2024, kini semakin menunjukkan peran aktifnya dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada korbanp kekerasan, khususnya perempuan dan anak.
Kepala UPTD PPA, Adriani, SST, menyampaikan bahwa PPA mulai beroperasi September 2024 sedangkan Perbup pembentukan UPTD PPA dikeluarkan pada tanggal 4 juli 2023 hingga saat ini, pihaknya telah menangani sebanyak 34 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6 kasus melibatkan korban perempuan, sedangkan 28 kasus lainnya merupakan kasus kekerasan terhadap anak.
“Seluruh kasus yang masuk saat ini masih dalam proses penanganan, baik dari segi pendampingan hukum, psikologis, maupun koordinasi dengan instansi terkait,” jelas Adriani.
Ia menegaskan bahwa fokus utama kerja UPTD PPA adalah pada layanan kepada korban, bukan hanya pada aspek administratif atau pencatatan. “Kami lebih mengutamakan perlindungan dan pemulihan korban. Setiap kasus kami tangani secara serius agar korban bisa kembali menjalani kehidupan dengan aman dan layak,” ujarnya.
UPTD PPA Pesisir Selatan hadir sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mencegah dan menanggulangi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dengan keberadaan unit ini, diharapkan masyarakat tidak ragu untuk melapor jika mengalami atau mengetahui adanya tindak kekerasan.
Adriani juga mengimbau agar semua pihak, termasuk keluarga dan lingkungan sekitar, turut aktif dalam melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan( Alpin)

