
Pawai Alegoris Koto XI Tarusan Meriah, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalan Raya
Koto XI Tarusan— Pesisir Selatan nrtvnews.live Pawai Alegoris yang digelar di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, sukses menyedot perhatian masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada hari, Senin 18/8/2025
Dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari siswa TK hingga SMA/SMK, serta berbagai instansi pemerintah. Ribuan warga pun memadati jalanan, menyaksikan perayaan yang diadakan hanya sekali setahun ini.
Meriah dan Penuh Warna

Pawai Alegoris yang dimulai pukul 9 pagi hari ini dipimpin langsung oleh Camat Koto XI Tarusan, Nurlaini, M.Si, selaku pembina acara. Andi Hasan Walinagari Batu Ampar Induk, bertindak sebagai ketua pelaksana, dan dengan persiapan yang matang, acara ini berjalan lancar meskipun sempat menyebabkan kemacetan yang berlangsung hampir tiga jam. Kendati demikian, semangat warga tak surut, mereka tetap antusias menyaksikan parade yang penuh dengan kreativitas dan pesan moral.
Kontingen SD 36 Dusun Menjadi Sorotan
Di antara berbagai kontingen yang berpartisipasi, salah satu penampilan yang paling menarik perhatian adalah dari kontingen SD 36 Dusun. Mereka menampilkan sebuah adegan dramatis pasukan Belanda yang tengah dikepung dengan bambu runcing, sementara kedua tangan mereka terikat tali. Tampilannya yang mendalam dan penuh makna ini sukses mengundang tepuk tangan serta sorakan dari penonton yang hadir. Adegan ini menjadi highlight pawai dan memicu diskusi di kalangan masyarakat.

Ekonomi Masyarakat Meningkat
Selain kemeriahan yang terlihat di jalanan, Pawai Alegoris juga memberikan dampak positif bagi perekonomian setempat. Sejumlah pedagang makanan dan minuman yang memadati sepanjang rute pawai, kebanjiran rezeki dari ribuan pengunjung yang turut serta meramaikan suasana. Pedagang kecil di Tarusan pun merasakan lonjakan pendapatan yang signifikan, berkat tingginya antusiasme warga yang datang dari berbagai penjuru.
Apresiasi dari Tokoh Masyarakat
Di tempat terpisah, Drs. H. Jasril Jabar Dt. Kayo, seorang tokoh masyarakat Tarusan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pawai ini menjadi simbol persatuan dan kekompakan masyarakat Koto XI Tarusan dan kerja sama dari berbagai unsur serta persatuan dari seluruh masyarakat Koto XI Tarusan. Ia juga mengungkapkan harapan agar kegiatan serupa terus dilaksanakan setiap tahun.
Namun, di balik kebahagiaan acara tersebut, H. Jasril juga memberikan kritik konstruktif terhadap kondisi Pasar Tarusan. Ia menilai bahwa pasar yang terletak di pusat kota ini belum mendapatkan perhatian renovasi yang layak, meski Tarusan merupakan pintu gerbang menuju Kota Painan. “Pasar Tarusan sudah lama tidak mengalami
perbaikan, padahal ini adalah aset penting bagi perekonomian masyarakat,” ujar H. Jasril. Ia pun berharap Bupati Pessel dapat segera merealisasikan rencana renovasi pasar di tahun depan, karena menurutnya, masalah tanah pasar sudah tidak ada lagi.

Harapan untuk Masa Depan
Meskipun Pawai Alegoris Koto XI Tarusan telah berakhir, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Warga berharap bahwa acara ini dapat terus dilaksanakan dengan lebih meriah setiap tahunnya, serta mendukung perekonomian lokal agar semakin maju. Pawai Alegoris tahun ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan budaya dan semangat gotong royong di tengah masyarakat(Alpin)

