
PDM Pesisir Selatan Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala MAM Lakitan
Painan — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pesisir Selatan menggelar Uji Kelayakan dan Kecocokan (Fit and Proper Test) Calon Kepala Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Lakitan Rabu, 5 November 2025, di Kantor PDM Pessel. Dari tiga calon yang ditetapkan, hanya satu orang yang hadir mengikuti uji kelayakan, yaitu Doni Gusrizal, S.Si. Dua calon lainnya menyatakan mundur sebelum pelaksanaan kegiatan.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris PDM Pesisir Selatan, Adril Maiyanto, M.Pd., yang menekankan pentingnya proses seleksi yang profesional, transparan, dan berintegritas. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kepemimpinan di lembaga pendidikan Muhammadiyah bukan sekadar jabatan administratif, melainkan amanah dakwah Amal ma’ruf Nahi Munkar yang harus diemban dengan tanggung jawab moral dan komitmen terhadap nilai-nilai Islam berkemajuan.
Hadir juga Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PDM Pesisir Selatan Buya H.Mardani, M.Pd memberikan arahan kepada calon Kepala sekolah MAM Lakitan agar menjalankan tugas dengan objektif serta memastikan calon terpilih mampu membawa MAM Lakitan menjadi madrasah unggulan di Pesisir Selatan.
Dalam sesi tanya jawab, Dr. Mardianton, S.EI., M.Pd., CHt. salah satu anggota tim seleksi mengajukan pertanyaan terkait strategi pengembangan MAM Lakitan, khususnya dalam dua aspek utama, peningkatan jumlah siswa dan pengembangan infrastruktur. Doni Gusrizal merespons dengan paparan rencana program yang mencakup penguatan branding madrasah, pembukaan kelas unggulan berbasis potensi lokal, kolaborasi dengan alumni, serta strategi penggalangan dana melalui kemitraan dengan Lazismu, pemerintah daerah, dan sektor usaha. Ia juga menekankan pentingnya transformasi infrastruktur madrasah secara bertahap dengan pendekatan wakaf produktif dan bantuan CSR.

Turut memberikan pertanyaan dan masukan, Dr. Lukman Hakim, M.Pd.I. bersama peserta rapat lainnya menggali lebih dalam komitmen calon terhadap khittah Muhammadiyah, kemampuan manajerial, serta visi jangka panjang dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Diskusi berlangsung dinamis namun tetap menjunjung tinggi prinsip musyawarah dan kebersamaan dalam bingkai gerakan dakwah.
Hasil dari Fit and Proper Test ini akan segera dirapatkan oleh tim seleksi dan dikirimkan ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat sebagai bahan pertimbangan untuk tahap selanjutnya, termasuk keputusan final pengangkatan Kepala MAM Lakitan. PDM Pesisir Selatan berharap proses ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Muhammadiyah di bidang pendidikan, khususnya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing di era modern (Alpin)

