Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya, S.Ked Tunjukkan Empati kepada Guru yang Alami Putus Jari Akibat Kecelakaan

Padang — nrtvnews.info Anggota DPD RI, Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, menunjukkan kepedulian mendalam kepada seorang guru yang mengalami musibah kecelakaan hingga menyebabkan salah satu jarinya putus. Guru tersebut diketahui merupakan warga Jl. Ujung Pandan No. 42, Bukittinggi Sumatera Barat, yang saat ini tengah menjalani perawatan akibat insiden yang dialaminya, Selasa 18/11/2025

Cerint Irraloza Tasya, yang selama ini dikenal memiliki hati lembut dan kepekaan tinggi terhadap kondisi masyarakat, langsung menyampaikan empati dan perhatian kepada korban. Sikap ini kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan maupun pertolongan.

“Masyarakat yang sedang mengalami musibah membutuhkan perhatian, bukan hanya dari lingkungan sekitar, tetapi juga dari para pemimpin yang memiliki tanggung jawab moral,” ujarnya dalam kesempatan berbeda.

Tidak semua anggota parlemen menunjukkan kepedulian yang sama terhadap masyarakat yang tengah berada dalam kondisi lemah atau kesulitan. Oleh karena itu, tindakan Cerint Irraloza Tasya dinilai dapat menjadi contoh positif bagi para wakil rakyat lainnya agar lebih peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kehadiran sosok seperti Cerint menjadi harapan baru bagi warga, bahwa masih ada pemimpin yang mengedepankan hati nurani serta menjadikan kemanusiaan sebagai prioritas dalam menjalankan tugas.

Istri Keluarga guru yang mengalami musibah tersebut menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya, S.Ked. Salah satu anggota keluarga mengatakan bahwa perhatian dari seorang wakil rakyat sangat berarti bagi mereka di tengah situasi sulit ini.

“Kami benar-benar tidak menyangka Ibu Cerint memberikan perhatian sebesar ini. Di saat kami masih terkejut dan terpukul dengan kondisi keluarga kami, beliau hadir memberikan dukungan moral. Itu sangat membantu kami untuk tetap kuat,” ujar salah satu anggota keluarga.

Pihak keluarga juga menjelaskan bahwa kondisi korban kini berangsur stabil, meski masih memerlukan perawatan intensif akibat luka serius yang dialaminya. Mereka berharap proses pemulihan dapat berjalan lancar dan korban bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.

“Kami hanya berharap yang terbaik untuk kesembuhan beliau. Dukungan dari masyarakat dan perhatian dari Ibu Cerint sangat memberi semangat bagi kami semua,” tambah keluarga tersebut.(Alpin)