LAKAM DPD Pessel Sosialisasikan Potensi Guru Dapat Rumah Bersubsidi Program Nasional 3 Juta Rumah

Painan  – nrtvnews.info  Ketua Lembaga Advokasi Kebudayaan dan Adat Minangkabau (LAKAM) DPD Pesisir Selatan, dr. H. Misri Hasanto, SH, M.Kes, didampingi Wakil Sekretaris Elpinas, S.Kom, melaksanakan sosialisasi Program Nasional 3 Juta Rumah kepada para Kepala Sekolah SMAN dan SMKN se-Kabupaten Pesisir Selatan, bertempat di SMKN 1 Painan, Selasa (13/01/2026).

Program Nasional 3 Juta Rumah merupakan program strategis pemerintah yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Di Kabupaten Pesisir Selatan, kelompok MBR tergolong cukup besar, meliputi ASN dengan pangkat dan golongan tertentu, Pegawai PPPK, PPPK Paruh Waktu, pedagang, pelaku UMKM, serta masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp8 juta per bulan.

Dr. H. Misri menjelaskan bahwa program ini memiliki dasar hukum yang kuat, di antaranya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Peraturan Presiden RI Nomor 79 Tahun 2025 tentang target dan sasaran Program 3 Juta Rumah, serta Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri (Menteri PKP, Menteri PUPR, dan Menteri Dalam Negeri) Tahun 2024 tentang dukungan percepatan pelaksanaan program tersebut.

“Untuk Program Rumah Bersubsidi di Sumatera Barat, insya Allah akan kami mulai dari Kabupaten Pesisir Selatan, dengan prioritas kepada guru-guru SMAN dan SMKN yang berstatus ASN, PPPK, serta PPPK paruh waktu. Namun, masyarakat lain yang memenuhi syarat tetap akan kami layani,” ujar dr. H. Misri.

Lebih lanjut disampaikan, program rumah bersubsidi di Pesisir Selatan merupakan hasil kolaborasi antara Asosiasi Perumahan dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS), sejumlah developer, Akademi Property Indonesia (API), serta LAKAM DPD Pesisir Selatan. Berdasarkan data yang telah dihimpun, daerah ini berpotensi dibangun lebih dari 1.000 unit rumah bersubsidi yang tersebar di 3 hingga 4 titik lokasi.

“Bagi guru-guru, baik ASN maupun PPPK, PPPK paruh waktu, pedagang, pelaku UMKM, dan masyarakat berpenghasilan rendah lainnya yang berminat, dapat memilih lokasi rumah sesuai dengan keinginannya,” tambahnya.

Keunggulan program rumah bersubsidi ini antara lain Sumbangan Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta per unit, bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN), bebas BPHTB, fasilitas KPR bersuku bunga rendah 5 persen flat, serta tenor kredit hingga 20 tahun.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat, Muslim Arif, S.Pd.I, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Menurutnya, program ini sangat membantu para guru untuk memiliki rumah yang layak huni dengan harga terjangkau dan kualitas yang terjamin.

Para Kepala Sekolah SMAN dan SMKN se-Kabupaten Pesisir Selatan yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga menyampaikan ketertarikan tinggi. Mereka berharap agar sosialisasi serupa dapat dilakukan langsung kepada para guru di sekolah masing-masing, serta meminta kesediaan Ketua LAKAM Pessel untuk menjadi narasumber.

Menanggapi hal tersebut, dr. H. Misri menyatakan kesiapan pihaknya.

“Secara prinsip kami siap datang ke seluruh SMAN dan SMKN se-Kabupaten Pesisir Selatan untuk melakukan sosialisasi, apabila diundang. Tentu waktu pertemuan akan kita sesuaikan bersama,” pungkasnya. (Alpin)