
LAKAM DPD Pessel Kolaborasi dengan Pihak Terkait Usulkan 1.050 Unit Rumah Bersubsidi Tahap Awal
Painan — nrtvnews.info Lembaga Advokasi Kebudayaan dan Adat Minangkabau (LAKAM) DPD Pesisir Selatan mulai menyusun rencana program pembangunan rumah bersubsidi tahap awal sebanyak 1.050 unit. Program ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi rumah bersubsidi bersama Kepala Sekolah SMAN dan SMKN se-Pessel yang digelar di Painan.
Hal tersebut disampaikan oleh Elpinas, S.Kom, pada Rabu (14/01/2026). Menurutnya, setelah sosialisasi dilakukan, LAKAM DPD Pessel bersama pihak terkait langsung melakukan analisis kebutuhan, alokasi, serta penentuan titik lokasi perumahan agar program berjalan tepat sasaran dan tepat lokasi.
“Ini adalah tindak lanjut dari pertemuan dengan seluruh Kepala Sekolah SMAN dan SMKN se-Pesisir Selatan pada Selasa (13/01/2026). Setelah dilakukan analisis alokasi dan titik lokasi, untuk sementara direncanakan pembangunan 1.050 unit rumah bersubsidi,” jelas Elpinas.

Adapun rencana distribusi rumah bersubsidi tipe 36 tersebut dibagi ke sejumlah kecamatan. Untuk Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang, dan Bayang Utara dialokasikan sebanyak 200 unit. Kecamatan IV Jurai mendapatkan alokasi 150 unit.
Selanjutnya, Kecamatan Batang Kapas, Lengayang, dan Sutera dialokasikan 200 unit rumah bersubsidi. Kecamatan Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, dan Pancung Soal juga memperoleh alokasi 200 unit.
Untuk wilayah selatan, Kecamatan Basa IV Balai Tapan dan Ranah IV Hulu Tapan dialokasikan 150 unit. Sementara itu, Kecamatan Lunang, Air Pura, dan Silaut mendapatkan alokasi sebanyak 150 unit rumah bersubsidi. Dengan demikian, total keseluruhan mencapai 1.050 unit rumah bersubsidi tipe 36.
Menanggapi rencana tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Muslim Arif, S.Pd.I, bersama para Kepala Sekolah SMAN dan SMKN menyambut baik dan mengaku bersyukur atas program tersebut. Mereka menilai program ini memiliki potensi besar untuk membantu para guru ASN maupun PPPK dalam memiliki rumah layak huni sesuai lokasi dan alokasi masing-masing.

“Ini tentu menjadi kabar baik bagi para guru, karena peluang untuk memiliki rumah bersubsidi semakin terbuka,” ujar Muslim Arif saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (14/01/2026).
Program rumah bersubsidi ini diharapkan dapat segera terealisasi melalui kolaborasi berkelanjutan antara LAKAM DPD Pessel, instansi terkait, serta pemerintah daerah demi meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik dan masyarakat di Pesisir Selatan.”(Alpin)

