
Silek Kumango Tampil Memukau di Pelantikan Pengurus IPSI Pessel
Pesisir Selatan – nrtv news.info Seni bela diri tradisional Minangkabau, Silek Kumango, kembali menarik perhatian publik saat ditampilkan dalam acara Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan. Penampilan tersebut dibawakan oleh Son Sri Malindo bersama Indra Zul Andri, yang sukses menghadirkan atraksi silek tradisi penuh makna adat dan budaya baru – baru ini.
Silek Kumango merupakan kumpulan dari silek tuo yang berkembang di Painan Timur dan telah diwariskan secara turun-temurun kepada generasi muda sejak sekitar 65 tahun lalu. Guru besar Silek Kumango adalah Almarhum Narudin, seorang tokoh silek yang memiliki peran besar dalam pelestarian bela diri tradisi ini.

Secara historis, Silek Kumango berasal dari wilayah Darek Padang Panjang. Guru Besar Narudin diketahui memiliki garis keilmuan silek yang bersambung kepada Syekh Burhanuddin Ulakan, Pariaman, salah satu ulama besar Minangkabau yang berpengaruh dalam penyebaran adat dan agama di Sumatera Barat.
Penampilan Silek Kumango dalam pelantikan pengurus IPSI Pessel dinilai sangat cemerlang dan sarat nilai filosofi, sehingga mampu membangkitkan ingatan kolektif masyarakat terhadap tradisi adat Minangkabau yang menjunjung tinggi keseimbangan antara adat, agama, dan budaya.

Upaya pelestarian Silek tradisi ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum IPSI Sumatera Barat, Bapak Vasko Ruseimy, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat. Ke depan, Silek tradisi direncanakan akan diwajibkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di SMA dan SMK se-Sumatera Barat, sebagai langkah strategis menjaga warisan budaya daerah.
Langkah tersebut disambut positif oleh Ketua IPSI Pesisir Selatan, Muslim Arif, dan juga Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Wilayah VII Sumatera Barat, yang menilai kebijakan ini sebagai terobosan penting dalam membina generasi muda agar tetap berakar pada nilai-nilai budaya Minangkabau.

Dengan sinergi antara IPSI, pemerintah daerah, dan pelaku seni tradisi, Silek Kumango diharapkan terus hidup dan berkembang sebagai identitas budaya serta kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.(Alpin)

