
Mahasiswa UHAMKA Laksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Pemulihan Dampak Bencana di Pesisir Selatan
Pesisir Selatan – nertvnews.info Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) melaksanakan kegiatan Hibah Program Mahasiswa Berdampak dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dalam rangka pemulihan dampak bencana di Sumatra tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Pesisir Selatan dan terbagi di dua lokasi berbeda, Kamis 12/2/2026
Adapun lokasi kegiatan berada di Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, serta Nagari Pancung Taba, Kecamatan Bayang Utara. Program ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa UHAMKA dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana melalui pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas.
Kedatangan tim UHAMKA yang bertugas di Kecamatan Bayang Utara disambut langsung oleh Camat Bayang Utara, Afridal. Turut mendampingi dalam penyambutan tersebut Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan, Elpinas, S.Kom, serta pegiat sosial Drs. Damyursal yang juga merupakan warga Muhammadiyah.
Tim UHAMKA di Bayang Utara dipimpin oleh Dr. Ari Khairrurijal Fahmi, M.Pd., didampingi Andi Amri, SE, MM, dengan jumlah anggota sebanyak 20 orang. Rombongan dijadwalkan berada di lokasi mulai 16 Februari 2026 untuk menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, tim yang bertugas di Nagari Kambang Utara dipimpin oleh Dr. Munfaz Himah, M.Pd., didampingi Yos Nofendri, MSME, serta Hendi Saryanto, ST, M.Eng., yang bertindak sebagai tim ahli. Jumlah anggota yang diterjunkan di lokasi tersebut sebanyak 26 orang.

Dalam sambutannya, Camat Bayang Utara Afridal menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka yang telah hadir membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka yang telah membantu masyarakat kami. Terima kasih juga kepada PDM Pesisir Selatan yang telah memediasi program mahasiswa ini sehingga dapat terlaksana dengan baik,” ujar Afridal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga terdampak bencana, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama.( Alpin)

