
Kontroversi Penilaian Warnai O2SN Pencak Silat Tingkat Kecamatan di Pesisir Selatan
Pesisir Selatan – nrtvnews.info Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang pencak silat tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan IV Jurai menuai sorotan. Kegiatan yang digelar pada Rabu (29/4) di GOR Zaini Zen, Painan, ini dinilai kurang berjalan optimal akibat lemahnya koordinasi dengan Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Pesisir Selatan, Jumat, 01/5/2026
Sejumlah pendamping dan pelatih mengaku kecewa terhadap hasil penilaian pertandingan. Mereka menilai proses penjurian kurang independen dan tidak memenuhi standar yang seharusnya diterapkan dalam ajang resmi seperti O2SN.
“Banyak keputusan yang dipertanyakan. Selain itu, wasit yang memimpin pertandingan disebut tidak memiliki lisensi resmi,” ujar salah seorang pelatih yang enggan disebutkan namanya.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan IV Jurai, dengan Zenozi sebagai ketua pelaksana. Namun, pelaksanaan tanpa koordinasi dengan Pengcab IPSI Pesisir Selatan dinilai menjadi salah satu penyebab utama munculnya polemik.
Padahal, sesuai ketentuan, sertifikat kejuaraan dalam cabang pencak silat seharusnya ditandatangani oleh Pengcab IPSI setempat yang memiliki legalitas resmi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait keabsahan hasil dan penghargaan yang diberikan kepada para pemenang.

Beberapa pihak menduga, kurangnya koordinasi ini bisa jadi disebabkan oleh miskomunikasi antara Dinas Pendidikan Pesisir Selatan dengan kepengurusan baru Pengcab IPSI.
“Kami berharap ke depan Dinas Pendidikan dapat berkoordinasi lebih baik dengan Pengcab IPSI Pesisir Selatan dalam penyelenggaraan O2SN. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” ujar salah satu perwakilan pelatih.
Meski demikian, semua pihak sepakat bahwa O2SN merupakan ajang penting untuk menjaring atlet muda berbakat. Oleh karena itu, perbaikan dalam sistem pelaksanaan dan koordinasi antar pihak terkait menjadi harapan bersama demi menjaga kualitas dan kredibilitas kompetisi.(Alpin)

