Heboh di Nagari Lumpo, Mantan TNI Buat Kapal Fiber 12 Meter di Samping Kantor Wali Nagari

Pesisir Selatan – Lumpo  nrtvnews.info  Warga Nagari Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, dibuat terkejut dengan aktivitas yang tidak biasa di daerah mereka. Seorang mantan anggota TNI AL Lanal Ternate Maluku Utara bernama Yefri Putra Utama, yang akrab dipanggil Jefri, terlihat sedang membuat sebuah kapal berbahan fiber dengan panjang mencapai 12 meter di samping Kantor Wali Nagari Lumpo, Kamis 21/5

Aktivitas pembuatan kapal tersebut sontak menjadi perhatian masyarakat sekitar. Pasalnya, selama ini warga setempat lebih sering melihat pembuatan kapal dilakukan di kawasan pinggir pantai, bukan di tengah lingkungan pemukiman dan dekat kantor pemerintahan nagari.

Jefri yang pernah bertugas sebagai anggota TNI AL di Ternate mengaku kegiatan tersebut dilakukan untuk mengisi waktu luang setelah tidak lagi aktif berdinas. Namun, siapa sangka, kegiatan sederhana itu justru memunculkan rasa kagum dan kebanggaan di tengah masyarakat.

“Baru pertama kali ini ada warga yang membuat kapal sebesar ini di Nagari Lumpo. Biasanya orang membuat kapal di tepi pantai,” ujar salah seorang warga yang ikut menyaksikan proses pembuatan kapal tersebut.

Keberadaan kapal fiber itu bahkan mengingatkan sebagian masyarakat pada kisah Nabi Nuh AS yang membangun kapal di tempat yang tidak biasa. Bedanya, jika Nabi Nuh membuat kapal di atas gunung, maka Jefri membangun kapal di tengah kampung yang jauh dari bibir pantai.

Semangat dan kreativitas mantan prajurit TNI tersebut mendapat apresiasi dari warga. Banyak yang menilai bahwa kegiatan positif seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi para pensiunan lainnya agar tetap produktif dan berkarya.

Masyarakat berharap kreativitas Jefri tidak hanya menjadi kebanggaan Nagari Lumpo, tetapi juga mampu membuka motivasi baru bagi generasi muda dan para pensiunan untuk memanfaatkan waktu dengan hal-hal yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Dengan ketekunan dan semangat berkarya, Jefri membuktikan bahwa masa pensiun bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk terus menciptakan sesuatu yang berguna bagi masyarakat.(Alpin)