
PMI Sumbar Salurkan Bantuan School Kit untuk Anak Terdampak Banjir di Pesisir Selatan
Pesisir Selatan – Bayang nrtvnews.info Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat yang dipimpin oleh Buya Zaitul Ikhlas bersama rombongan menyalurkan bantuan School Kit kepada anak-anak korban terdampak bencana banjir tahun 2025 di SD Negeri 09 Teluk Bakung, SDN 24 Tanah Karehdan SD 32 Gurun Panjang Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa 2/6/2026.
Bantuan School Kit tersebut merupakan dukungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Hong Kong Red Cross sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak bencana. Program ini bertujuan membantu siswa agar dapat kembali mengikuti proses belajar mengajar dengan lebih baik pascabencana yang melanda wilayah tersebut.

Distribusi bantuan dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Batang Kapas dan Kecamatan Bayang, dengan sasaran anak-anak yang terdampak banjir pada tahun 2025.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus PMI Provinsi Sumatera Barat, yaitu Buya Zaitul Ikhlas, Raflis, Zulhendri, dan Asmon. Dari PMI Pesisir Selatan turut hadir Devi Yuliandri Dt. Rajo Bungsu, Kepala Markas PMI Pessel Aldianto Chan, serta Ketua Humas PMI Pessel Elpinas, S.Kom.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Kasi SD Bidang Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Pesisir Selatan, Indra Yarmen, serta Kepala SD Negeri 09 Teluk Bakung Warfendi, S.Pd.
Dalam sambutannya, Pengurus PMI Pesisir Selatan, Devi Yuliandri Dt. Rajo Bungsu, menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi sebelumnya.

“Bantuan ini disalurkan sesuai dengan data yang telah masuk dan diverifikasi. Karena itu, bantuan tidak dapat dipindahtangankan kepada anak lain agar penyalurannya tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Pengurus PMI Sumatera Barat, Buya Zaitul Ikhlas, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan faktor penting dalam menentukan kemajuan suatu bangsa. Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan anak-anak yang terdampak bencana harus menjadi prioritas bersama.
“Pendidikan sangat menentukan maju mundurnya sebuah negara. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak tetap dapat belajar dengan baik meskipun pernah terdampak bencana,” kata Buya Zaitul Ikhlas.

Ia juga menekankan pentingnya validitas data dalam setiap program bantuan sosial dan kemanusiaan.
“Data yang lengkap dan akurat menjadi syarat penting agar bantuan dapat disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kasi SD Bidang Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Pesisir Selatan, Indra Yarmen, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI dan Hong Kong Red Cross atas bantuan yang diberikan.
“Kami dari Dinas Pendidikan sangat berterima kasih atas bantuan School Kit ini. Kualitas tas dan perlengkapan sekolah yang diberikan merupakan produk yang sangat baik dan tentu sangat membantu para orang tua serta siswa dalam memenuhi kebutuhan belajar mereka,” ungkapnya.
Melalui program ini, PMI berharap dapat membantu meringankan beban keluarga terdampak bencana sekaligus memberikan semangat baru bagi anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan mereka dengan penuh optimisme.(Alpin)

