KAN Tambang Salido Sari Bulan Gelar Pelewahan Penghulu Suku Melayu

PESISIR SELATAN – Tambang nrtvnews.info Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Tambang Kenagarian Salido Sari Bulan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Firman Joni, S.Sos Dt. Gamuak, menggelar acara Pelewahan Penghulu Suku Melayu yang berlangsung khidmat, Minggu (20/6/2026).

Acara adat tersebut dihadiri oleh Bupati Pesisir Selatan yang diwakili Kepala Inspektorat Kabupaten Pesisir Selatan H. Eva Fauza Mansyarin, SE, M.Si, Dt. Mangkuto Alam Tigo Lareh, Camat IV Jurai Abadi Jaya, S.Sos, M.Si, Ketua LKAAM Pesisir Selatan yang diwakili Novrial Bahrun, SH, M.Kn, Dt. Suri Maharajo, Wali Nagari, niniak mamak, Babinsa, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.
Dalam prosesi pelewahan tersebut, dua tokoh resmi dikukuhkan sebagai Penghulu Suku Melayu, yakni Kusri Dt. Mandaro Sati dan Ramilis Dt. Rajo Mangkuto Alam.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Panitia Harjumita Dt. Gamoyang Mudo, sementara pembacaan Surat Keputusan (SK) Penghulu dilakukan oleh Hasmi Indra Jaya Dt. Batuah. Prosesi pengukuhan dan pemasangan saluak sebagai simbol kebesaran penghulu dilakukan langsung oleh Ketua KAN Tambang Firman Joni, S.Sos Dt. Gamuak.
Dalam sambutannya, Ketua LKAAM Pesisir Selatan yang diwakili Novrial Bahrun, SH, M.Kn, Dt. Suri Maharajo, menegaskan pentingnya pemahaman terhadap sumpah seorang penghulu.

Ia mengutip falsafah adat Minangkabau, “Kateh ndak bapucuak, ka bawah ndak baurek, di tangah digiriak kumbang”, yang mengandung makna bahwa seorang penghulu harus mampu menjadi suri teladan, pemimpin yang bijaksana, serta panutan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Pesisir Selatan H. Eva Fauza Mansyarin, SE, M.Si, Dt. Mangkuto Alam Tigo Lareh, yang hadir mewakili Bupati Pesisir Selatan, menyampaikan apresiasi kepada Ketua KAN Tambang yang dinilainya memiliki sikap reformis dan senantiasa bertindak demi kepentingan anak kemenakan serta masyarakat adat.

Menurutnya, jabatan penghulu merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Seorang penghulu tidak hanya bertugas menjaga nilai-nilai adat, tetapi juga membimbing generasi muda dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
“Penghulu mempunyai tanggung jawab yang besar di tengah-tengah masyarakat. Anak dipangku, kamanakan dibimbing, orang kampung dipatenggangkan,” ujarnya.

Acara pelewahan berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran adat serta menjaga kelestarian nilai-nilai budaya Minangkabau di Kenagarian Salido Sari Bulan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.(Alpin)

