
Dra. Suryami, M.Pd, Bundo Kanduang DPP PKPS Siap Berkolaborasi dengan Bundo Kanduang Pesisir Selatan Majukan Adat dan Budaya Minangkabau
Pesisir Selatan – nrtvnrws.info Ketua Bundo Kanduang DPP PKPS, Dra. Suryami, M.Pd., menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Bundo Kanduang Kabupaten Pesisir Selatan dalam upaya melestarikan serta memajukan kebudayaan dan adat istiadat Minangkabau.
Suryami menegaskan bahwa peran Bundo Kanduang tidak hanya sebagai penjaga nilai-nilai adat, tetapi juga sebagai penggerak dalam membangun karakter generasi muda agar tetap berpegang teguh pada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Lahir di Kenagarian Ampang Pulai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Dra. Suryami menempuh pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga SLTA di kampung halamannya. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Kota Padang sebelum merantau ke Jakarta untuk mengembangkan karier dan pengabdiannya.
Di tengah masyarakat, Dra. Suryami dikenal sebagai sosok perempuan yang memiliki integritas, moral yang baik, serta mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan berbagai kalangan. Pengalaman panjang di dunia pendidikan dan penelitian turut membentuk kepemimpinannya yang mengedepankan nilai kebersamaan, ilmu pengetahuan, dan pelestarian budaya.
Dalam kunjungannya ke kampung halaman untuk menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Perempuan Pasisie, Dra. Suryami mengaku bangga dapat kembali bertemu dengan masyarakat Pesisir Selatan. Perempuan Pasisie yang pernah berkiprah sebagai peneliti di BRIN ( Badan Riset dan Inovasi Nasional ) dan kini mengabdikan diri sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi di Jakarta tersebut berharap kaum perempuan Pesisir Selatan, baik yang berada di ranah maupun di rantau, senantiasa menjaga marwah diri serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
Menurutnya, perempuan Minangkabau di era modern harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Modernisasi tidak boleh mengikis nilai-nilai adat, budaya, dan agama yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Foto Dra. Suryami,M.Pd bersama Drs. Armen Rachmad dan Elpinas, S.Kom, CCNA di Pandan View
“Sebagai perempuan masa kini, kita harus mampu mengembangkan potensi diri, berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa, namun tetap menjadikan adat, agama, dan akhlak sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perempuan Minangkabau memiliki kedudukan yang sangat mulia sebagai limpapeh rumah nan gadang, penjaga kehormatan keluarga, sekaligus suri teladan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, perempuan Minang dituntut tidak hanya cerdas dan mandiri, tetapi juga memiliki kepribadian yang luhur.
“Elok budi, ramah tamah, santun bakato, kuek ibadah, pandai mamasak, pantang maninggakan tanggung jawab. Itulah jati diri padusi Minang yang harus terus kita wariskan kepada generasi penerus,” tutup Dra. Suryami.
Melalui semangat kolaborasi antara Bundo Kanduang DPP PKPS dan Bundo Kanduang Pesisir Selatan, diharapkan pelestarian adat istiadat serta budaya Minangkabau dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang berkarakter, berbudaya, dan berlandaskan nilai-nilai agama.(Alpin)

