
PMI Pesisir Selatan Bentuk Kelompok Penerima Manfaat Program Livelihood di Nagari Pancuang Taba
Pesisir Selatan– nrtvnews.info Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pesisir Selatan terus memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan Kelompok Masyarakat Penerima Manfaat Program Livelihood. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (22/7) di Nagari Pancuang Taba, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara.
Program Livelihood merupakan salah satu bentuk dukungan PMI dalam meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat melalui pendampingan dan pengembangan sumber penghidupan yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Koordinator Lapangan Riko Leo Nardo bersama Staf Pendamping Riri Tri Utami, serta didukung oleh lima relawan PMI, yakni Asep Kurniawan, Masri, Rapi Asrianto, Edwin, dan Vido Tri Arlin.

Foto Lokasi Penanaman Bibit
Selama pelaksanaan kegiatan, tim berhasil menghimpun data calon penerima manfaat sebagai dasar pelaksanaan program. Selain itu, lahan yang akan dimanfaatkan oleh kelompok penerima manfaat juga telah tersedia, sehingga tahapan program dapat segera dilanjutkan sesuai rencana.
Operasional kegiatan didukung oleh Posko Markas PMI Kabupaten Pesisir Selatan yang dikelola oleh Kepala Markas Aldianto Chan dan petugas keuangan Fauziah. Posko dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti laptop, printer, akses internet, dan perlengkapan administrasi (ATK), serta didukung dua personel markas.
Untuk menunjang mobilitas tim di lapangan, PMI Kabupaten Pesisir Selatan mengerahkan empat unit sepeda motor yang digunakan dalam proses pendataan, pendampingan, dan koordinasi selama kegiatan berlangsung.

Foto Kordinator Lapangan Riko Leo Nardo, Relawan dan Staf Camat Bayang Utara
Melalui pembentukan kelompok masyarakat penerima manfaat ini, PMI Kabupaten Pesisir Selatan berharap Program Livelihood dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Nagari Pancuang Taba pasca bencana. Program ini juga menjadi wujud komitmen PMI dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.(Alpin)

