Jumat Berkah Bersama Waka Polres Pesisir Selatan, Momentum Memperkuat Nilai Kejujuran dan Kepedulian Sosial

Pesisir Selatan – nrtvnews.info  Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jumat Berkah yang digelar seusai pelaksanaan Salat Jumat bersama Waka Polres Pesisir Selatan, Kompol H. Syafrizen, S.H., Datuak Rang Batuah. Kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama yang menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus berdiskusi mengenai berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, Jumat 7/8/2026

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ustaz H. Badiusman, Sepriandi, S.E., dan Elpinas, S.Kom. Dalam suasana santai namun penuh makna, para peserta berdiskusi tentang berbagai penyakit masyarakat yang hingga kini masih menjadi tantangan bersama, seperti perilaku iri, dengki, kesombongan, serta lunturnya nilai kejujuran.

Dalam kesempatan itu, Kompol H. Syafrizen menyampaikan pesan moral dengan mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 42 yang artinya:

“Dan janganlah kamu campuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan janganlah kamu sembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya.”

Menurutnya, ayat tersebut mengingatkan setiap individu agar selalu menjunjung tinggi kejujuran, berani menyampaikan kebenaran, dan tidak membiarkan kebatilan berkembang di tengah kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Ustaz H. Badiusman mengajak seluruh peserta untuk selalu rendah hati. Ia menyampaikan bahwa tidak ada seseorang yang menjadi besar dengan sendirinya, melainkan karena ada pihak lain yang turut berperan dalam perjalanan hidupnya. Oleh sebab itu, seseorang tidak patut bersikap sombong ketika berada di posisi atau jabatan yang tinggi.

“Agama mengajarkan pentingnya kebersamaan dan kolektivitas. Salah satu contohnya adalah ibadah salat berjamaah yang menunjukkan bahwa persatuan dan kebersamaan memiliki nilai yang sangat besar,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Elpinas, S.Kom mengingatkan bahwa kesombongan dan keangkuhan bukanlah sifat yang layak dimiliki manusia.

“Jangan sombong menjadi manusia, karena sifat sombong dan angkuh hanyalah milik Allah SWT. Manusia seharusnya senantiasa rendah hati dan menghargai sesama,” ungkapnya.

Sedangkan Sepriandi, S.E. menyoroti masih adanya sifat iri dan dengki yang kerap muncul dalam kehidupan sosial.

“Masih banyak manusia yang menyimpan rasa iri dan dengki. Mereka merasa senang ketika melihat orang lain mengalami kesulitan. Sifat seperti ini harus dihindari karena dapat merusak hubungan antarsesama dan menjauhkan manusia dari nilai-nilai kebaikan,” katanya.

Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara aparat kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat. Diskusi yang berlangsung tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga menjadi media edukasi untuk menanamkan nilai kejujuran, kerendahan hati, kepedulian, dan semangat menjaga persatuan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan berakhlak mulia.(Alpin)