
Dr. Mardianton, S.EI., M.Pd Pemuda Pesisir Selatan Diajak Jadi Garda Terdepan Bangsa di Momentum Sumpah Pemuda
Painan – Pesisir Selatan nrtvnews.info
Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pesisir Selatan mengajak generasi muda untuk tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan dan memajukan bangsa. Seruan tersebut disampaikan oleh Dr. Mardianton, S.EI., M.Pd, Wakil Ketua PDM Pesisir Selatan yang membidangi ekonomi dan pariwisata, dalam keterangannya di Painan, Selasa (28/10).
Menurut Dr. Mardianton, semangat Sumpah Pemuda 1928 bukan sekadar catatan sejarah, tetapi panggilan moral yang tetap relevan hingga saat ini.
“Pemuda adalah generasi penerus estafet kepemimpinan bangsa. Mereka bukan hanya pewaris, tetapi juga pelaku utama dalam menentukan arah masa depan Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemuda memiliki peran strategis sebagai benteng bangsa terhadap berbagai ancaman, mulai dari disintegrasi sosial, degradasi moral, hingga ketimpangan ekonomi.
“Di tengah kemelut bangsa yang sering dimanipulasi oleh oknum tidak bertanggung jawab, pemuda harus hadir sebagai eksekutor solusi, bukan penonton pasif,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dr. Mardianton menyoroti pentingnya keterlibatan pemuda dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Ia mendorong agar generasi muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja baru melalui inovasi dan kewirausahaan.
“Melalui inovasi digital dan pemanfaatan potensi lokal seperti pariwisata, pertanian, serta UMKM, pemuda Pesisir Selatan bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus kontributor bagi penguatan ekonomi nasional,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa tantangan ke depan membutuhkan kepemimpinan muda yang visioner, berintegritas, dan berakar pada nilai-nilai kebangsaan serta keagamaan.
“Harapan besar kita letakkan di pundak pemuda, mampu mengatasi masalah bangsa dengan solusi konkret, berbasis kearifan lokal namun menjawab tuntutan global,” pungkasnya.

Sementara itu, Elpinas, S.Kom, Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan dan juga pengamat media sosial, menilai ajakan Dr. Mardianton sejalan dengan kondisi generasi muda saat ini yang hidup di era digital. Menurutnya, ruang digital harus dimanfaatkan pemuda sebagai wadah produktif, bukan sekadar ajang eksistensi.
“Pemuda hari ini punya kekuatan luar biasa di dunia maya. Kalau energi digital ini diarahkan untuk menyebarkan gagasan positif, membangun jejaring kolaboratif, dan mempromosikan potensi daerah, dampaknya bisa luar biasa bagi pembangunan,” ujar Elpinas.
Ia juga mengingatkan agar pemuda lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak terjebak dalam arus informasi yang menyesatkan.
“Menjadi garda terdepan bangsa berarti juga menjadi penjaga ruang digital dari hoaks dan ujaran kebencian. Itulah wujud nyata semangat Sumpah Pemuda di era modern,” tambahnya.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini diharapkan menjadi momen refleksi dan aksi nyata bagi seluruh pemuda di Tanah Air, termasuk di Pesisir Selatan, untuk terus berkontribusi membangun Indonesia yang adil, maju, dan berdaulat.(Alpin)

