
Pelantikan dan Pelewahan Datuak Putih di KAN Nagari Nanggalo Diwarnai Dinamika
Nanggalo – Pesisir Selatan nrtvnews.info Prosesi pelantikan dan pelewahan Datuak Putih yang digelar di Kerapatan Adat Nagari (KAN) Nagari Nanggalo berlangsung dengan dinamika adat yang cukup hangat. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh penghulu beserta jinihnya, Camat Koto XI Tarusan Ibu Nurlaini, M.Si Kapolsek Tarusan Irfan Chandra, SH serta Bupati Pesisir Selatan yang diwakili oleh Plt. Kepala Bappeda Pessel, Evafauza Y Dt. MA Tigo Lareh, dan undangan lainnya, Minggu 11/1/2026
Pelewahan dilakukan dengan prosesi basalin baju dari Zainal Dt. Putih kepada keponakannya, Syafrianto, yang direncanakan akan dilewahkan menjadi Datuak Putih. Namun, dalam pelaksanaan acara tersebut muncul protes dari keponakan lain dalam kaum, karena ada pihak yang mengaku tidak mengetahui proses pelewahan tersebut dan mempertanyakan status warih nan bajawek pusako nan kaditarimo.

Berdasarkan ranji yang ada pada suku Tanjung di Nagari Nanggalo, terdapat tiga pucuk penghulu, yaitu Datuak Rajo Intan, Datuak Putih, dan Datuak Malintan Ameh. Menyikapi dinamika yang terjadi, para ninik mamak dan pihak adat sepakat bahwa pelantikan yang seharusnya dilakukan atas nama Datuak Putih dipindahkan sementara menjadi Datuak Malintan Ameh hingga prosesi pelantikan selesai dilaksanakan.
Keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan dari sejumlah datuak dan penghulu yang hadir terkait status Datuak Putih ke depan. Hal ini mengingat jinih dari Datuak Putih telah berpindah ke Datuak Malintan Ameh, sementara kejelasan kedudukan gelar Datuak Putih belum ditetapkan secara adat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pembahasan resmi di KAN Nagari Nanggalo mengenai kejelasan status Datuak Putih pasca prosesi pelantikan dan pelewahan tersebut.(Alpin)

