
PWM Sumbar Gelar Pengkajian Ramadhan 1447 H Bahas Akidah Islam Berkemajuan
Padang – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat (PWM Sumbar) menggelar Pengkajian Ramadhan 1447 Hijriah dengan tema “Akidah Islam Berkemajuan, Memperluas Paham Tauhid Murni Tinjauan Ideologis, Filosofis dan Praksis”. Kegiatan ini berlangsung di Convention Hall Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif pada 24–25 Ramadhan 1447 H atau 14–15 Maret 2026.

Pengkajian ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah di Sumatera Barat serta berbagai tokoh masyarakat. Tampak hadir Ketua PWM Sumbar Buya Bakhtiar, Sekretaris PWM Sumbar Buya Apris, Wakil Ketua PWM Sumbar Buya Yosmeri, Buya Marhadi Efendi, dan Buya Ki Jal Atri Tanjung.
Turut hadir pula Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Buya Riki Saputra, Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Barat, para Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Sumatera Barat, narasumber, serta tamu undangan lainnya.

Ketua PWM Sumbar, Buya Bakhtiar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengkajian Ramadhan ini merupakan tindak lanjut dari agenda pengkajian yang sebelumnya dilaksanakan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman akidah Islam berkemajuan di lingkungan Muhammadiyah, khususnya dalam memperluas pemahaman tauhid murni dari perspektif ideologis, filosofis, hingga praksis dalam kehidupan umat.

Dalam pemaparannya, Buya Bakhtiar juga mengulas sejarah perkembangan Islam berkemajuan yang digerakkan oleh tokoh-tokoh Muhammadiyah di masa lalu. Menurutnya, para tokoh tersebut dikenal memiliki kehidupan yang sederhana, namun memiliki komitmen kuat dalam memajukan dakwah dan organisasi Muhammadiyah.
“Tokoh-tokoh Muhammadiyah terdahulu hidup dengan kesederhanaan, tetapi memiliki semangat besar dalam menggerakkan persyarikatan sehingga Muhammadiyah mampu berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa,” ujarnya.

Melalui pengkajian Ramadhan ini, PWM Sumbar berharap nilai-nilai tauhid murni dan semangat Islam berkemajuan dapat terus diperkuat serta diimplementasikan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam dakwah, pendidikan, maupun pengabdian kepada masyarakat.(Alpin)

