APHTN-HAN Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Padang Pariaman

Padang Pariaman – nrtvnews.info  Di tengah keprihatinan akibat bencana yang melanda Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, solidaritas terus mengalir dari berbagai kalangan. Hari ini, Kamis (18/12/2025), Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak melalui Pengurus Wilayah Sumatera Barat.

Bantuan yang berasal dari Pengurus Pusat APHTN-HAN ini diserahkan langsung oleh tiga akademisi hukum ternama asal Sumatera Barat: Dr. Laurensius Arliman S, S.H., M.H., Dr. Fitra Mulyawan, S.HI., M.H., dan Dr. Otong Rosadi, S.H., M.Hum., yang juga merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Eka Sakti Padang.

Penyerahan bantuan berlangsung secara simbolis di Kantor Wali Korong setempat dan diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Bapak Firman, S.Si., bersama perangkat pemerintahan nagari setempat.

Bantuan yang disalurkan mencakup sembako, air mineral bersih, serta alat kesehatan berupa kursi roda—barang-barang yang sangat dibutuhkan oleh warga, terutama lansia dan penyandang disabilitas yang terkena dampak bencana.

“Ini adalah wujud solidaritas kami sebagai akademisi dan warga negara. Meski kami biasanya berada di ruang kelas atau forum hukum, kami percaya bahwa kepedulian sosial adalah bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab moral,” ujar Dr. Laurensius Arliman dalam sambutannya.

Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman, Firman, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian APHTN-HAN. “Bantuan ini sangat berarti, terutama di masa pemulihan pasca-bencana. Kami berharap ini menjadi penguat semangat warga untuk bangkit kembali,” katanya.

Penyaluran bantuan ini juga menegaskan bahwa dunia akademik tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan menggabungkan ilmu, empati, dan aksi nyata.

APHTN-HAN berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak dan mendorong lebih banyak pihak untuk turut serta dalam upaya pemulihan pasca-bencana di Padang Pariaman.(Atn)