
Camat Ranah Pesisir Okta Kurnia Azhar, S.SPT., M.Si Kunjungi Bumnag Gunung Sumedang, Dorong Nagari Mandiri Pangan Lewat Budidaya Itik Petelur
Balai Selasa. Guna memperkuat program ketahanan pangan nasional di tingkat nagari, Camat Ranah Pesisir, Okta Kurnia Azhar, S.SPT., M.Si melakukan monitoring langsung ke Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) Gunung Sumedang, Nagari Nyiur Melambai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (1/6/2026).
Kunjungan kerja ini merupakan bentuk perhatian serius pemerintah kecamatan terhadap perkembangan usaha ekonomi nagari yang dinilai strategis dalam mendukung ketersediaan bahan pangan pokok masyarakat setempat.
Dalam kunjungan tersebut, Camat Okta Kurnia Azhar didampingi oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ranah Pesisir, Doni Yusra, serta Pendamping Sosial Kementerian Sosial RI yang bertugas di wilayah Balai Selasa.

Bumnag Gunung Sumedang saat ini fokus mengelola usaha budidaya itik petelur sebagai salah satu unggulan ekonomi nagari. Dari hasil monitoring yang dilakukan, diketahui bahwa pengelolaan usaha tersebut menunjukkan perkembangan yang positif.
Hingga saat ini, produksi telur itik yang dihasilkan telah mencapai 60 persen dari total populasi itik yang ada. Capaian ini dinilai cukup menggembirakan dan menjadi indikator bahwa manajemen Bumnag berjalan dengan baik serta berpotensi untuk terus ditingkatkan.
Dalam arahannya, Camat Ranah Pesisir, Okta Kurnia Azhar, berpesan agar Bumnag Gunung Sumedang dapat terus dikembangkan dan dijadikan sebagai pusat ekonomi nagari yang mandiri serta berkelanjutan, dalam rangka menjaga ketahanan pangan sesuai dengan program Pemerintah Pusat.
“Kami berharap Bumnag ini bisa menjadi contoh bagi nagari-nagari lain di Ranah Pesisir. Dengan pengelolaan yang baik, potensi lokal seperti budidaya itik petelur ini bisa menjadi sumber pendapatan nagari sekaligus menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ungkap Camat dalam keterangannya.
Camat juga menyampaikan harapan besar terhadap masa depan Bumnag Gunung Sumedang. Ke depannya, Bumnag ini diharapkan dapat terus meningkatkan skala produksi, memperluas pasar distribusi, serta memberdayakan lebih banyak masyarakat nagari agar terlibat langsung dalam rantai usaha, sehingga dampak ekonominya dapat dirasakan secara luas.
Selain itu, sinergi dengan program-program Kementerian Sosial dan pemerintah daerah juga akan terus ditingkatkan agar Bumnag ini tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga memiliki nilai sosial yang tinggi bagi masyarakat sekitar.(Alpin)

