Category: Nasional


  • Rusmayul Anwar Seorang Pemimpin Kharismatik dan Berjiwa Besar

    Pasca Pilkada dan hasil pengumuman resmi oleh KPUD Kabupaten Pesisir Selatan, pasangan Hendrajoni dan Risnaldi ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak pada Pilkada Pessel 2025-2030.

    Hal tersebut akan dilanjutkan dengan prosesi pelantikan Bupati terpilih pada 10 Februari 2025.

    Rusmayul Anwar menyampaikan  dihadapan SKPD, ” Saya  meminta agar para kepala Perangkat Daerah segera membangun komunikasi dengan Bupati terpilih Hendrajoni.

     “Silahkan bangun komunikasi dengan Bapak Hendrajoni dan Bapak Risnaldi, sehingga APBD 2025 dapat mengakomodir visi dan misi beliau”, ucap Rusmayul Anwar  saat Apel Gabungan di halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Senin (9/12)

     Sekaligus saya minta maaf kepada seluruh ASN Pemda Pessel setelah hampir 4 tahun kebersamaan dalam membagun Pesisir Selatan.

    “Tentu tak ada gading yang tak retak, bahwa kekuasaan apapun tetap akan ada akhirnya, oleh karena itu, kebersamaan yang selama ini terjalin, maka saya berharap, masih tetap bisa berkontribusi terhadap Pesisir Selatan”.

     Saya juga berharap agar seluruh pihak menerima hasil demokrasi dengan lapang dada, karena rakyat telah memutuskan pilihannya.

     “Mari kita hormati putusan rakyat dalam pesta demokrasi yang sudah berjalan, hasilnya tentu yang terbaik untuk Pesisir Selatan ke depan”, Ungkap Rusamayul Anwar.

    Ditempat  terpisah Tokoh Muda  Pesisir Selatan Ust.  Adril Maiyanto dan juga Sekretaris Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah  Kabupaten Pessel  mengajak  kepada seluruh  masyarakat  Pessel  mari kita akhiri  semua polemik Pilkada dengan hati yang tulus dan bersih sehingga  pembangunan  Pessel dapat berjalan dengan baik.

    Terkait dengan isue yang beredar  ditengah masyarakat di kalangan ASN,  “bila bupati baru natinya  masuk”,  orang  bupati lama akan dibuang semua alias diganti dengan yang baru, itu adalah informasi yang sesat, Adril menegaskan Hendrajoni adalah seorang pemimping yang baik dan visioner tidak mungkin itu dilakukan, apalagi  kinerjanya bagus tentu dipertahankan oleh Hendrajoni, namun kalau ada kinerjanya yang selama ini tidak baik tentu diganti dengan orang yang  baik.

    Adril juga  memberikan  motivasi kepada ASN jangan sampai ada ketakutan dalam bekerja walaupun pilihan di Pilkada kemaren berbeda ini namanya demokrasi, dan jangan sampai ada yang menyebarkan  informasi yang sesat di kalangan ASN, mari bekerja dengan baik  dalam masa pemerintahan transisi ini, bekerjalah dengan baik sesuai dengan aturan, ujar Adril sambil menutup pembicaraannya. (Alpin)



  • Sekretaris PD Muhammadiyah Pesisir Selatan Berikan Tausiyah Inspiratif di Hadapan Ratusan KPM PKH Nagari Koto VIII Pelangai

    Koto VIII Pelangai, Ranah Pesisir  Rabu, 11 Desember 2024 – Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan, Adril Maiyanto, S.Pd.I., M.Pd., memberikan tausiyah di hadapan ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Nagari Koto VIII Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir. Acara tersebut juga dihadiri oleh SDM PKH yang turut mendampingi para peserta.

    Dalam tausiyahnya, Adril menyoroti berbagai faktor yang dapat menghambat rezeki seseorang. Beliau menjelaskan empat poin utama, yaitu:

    Suka tidur di waktu subuh, yang mengurangi keberkahan waktu pagi.

    Kurangnya ketaqwaan kepada Allah SWT, yang menjadi penghalang rahmat Allah.

    Bermalas-malasan, yang membuat seseorang kehilangan peluang.

    Tidak amanah, yang merusak kepercayaan dan keberkahan.

    Selain itu, Adril juga menekankan pentingnya bersyukur atas nikmat yang diterima serta membangun sikap kemandirian. Pesan ini disampaikan dengan penuh semangat untuk memotivasi KPM PKH agar tidak hanya bergantung pada bantuan sosial, tetapi juga berusaha untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

    Mardianton, S.E.I., M.Pd., selaku SDM PKH Ranah Pesisir Selatan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Adril. “Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Ustaz Adril Maiyanto yang telah hadir di tengah kesibukannya. Beliau adalah mubaligh muda yang enerjik. tausiyahnya sangat menyejukkan, beliau memberikan pencerahan yang luar biasa dan sangat berkesan bagi KPM PKH yang hadir. Semoga Ustaz selalu diberi kesehatan untuk terus berdakwah,” ujarnya.

    Hal serupa juga disampaikan oleh Wali Nagari Koto VIII Pelangai, Syafridul, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran Adril. “Kami sangat berterima kasih kepada Ustaz Adril yang telah bersedia memenuhi undangan kami. Kehadiran beliau membawa semangat baru bagi warga kami,” tuturnya.

    Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta. Tausiyah yang disampaikan tidak hanya memberikan motivasi spiritual, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir dan gaya hidup masyarakat agar lebih baik. Adril Maiyanto berharap tausiyah tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima manfaat PKH di Nagari Koto VIII Pelangai (Alpin)



  • Anggota DPD-RI Perwakilan  Sumatera Barat Cerint Irraloza Tasya,S.Ked Angkat Bicara

    Jakarta, Rabu 11/12/2024 Senator Perwakilan Sumatera Barat  Cerint Irraloza Tasya angkat bicara saat dengar pendapat (RDP) bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Cerint  Ajak Komite IV DPD-RI untuk memprioritaskan kesejahteraan tenaga kesehatan (Nakes), yang telah menjadi ujung tombak dalam sistem kesehatan di Indonesia, terutama di tengah tantangan pandemi ini.

    Dalam pertemuan dengar  pendapat tersebut, Cerint mendesak pemerintah dalam hal ini menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk segera mengimplementasikan kenaikan tunjangan Nakes, yang selama ini dianggap masih jauh dari cukup jika dibandingkan dengan peran vital yang mereka mainkan.

    Kenaikan tunjangan ini dirasa sangat penting, terutama setelah diumumkannya kenaikan upah pekerja sebesar 6,5% dan tambahan dua juta untuk guru. Cerint menekankan bahwa dengan peningkatan tunjangan tersebut, pelayanan yang diberikan oleh Nakes akan menjadi lebih optimal, memungkinkan mereka untuk memberikan perhatian penuh kepada pasien, serta meningkatkan kualitas perawatan yang diterima masyarakat.

    Kesejahteraan Nakes bukan hanya soal penghasilan, tetapi juga mencakup pengakuan dan apresiasi terhadap dedikasi serta pengorbanan yang mereka tunjukkan setiap hari dalam menjalankan tugas mulia ini (Alpin)



  • Budi Arie Setiadi serta Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono  Selasa, 10/12/2024.

    Anggota DPD-RI Cerint Irraloza Tasya Rapat Kerja bersama Menteri Koperasi

    Budi Arie Setiad serta Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono  Selasa, 10/12/2024.

    Rapat kerja ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan sektor pertanian dan peternakan, yang merupakan sumber kehidupan bagi banyak masyarakat di Sumatra Barat.

    Dalam rapat tersebut, Cerint Irraloza Tasya dengan penuh semangat menyampaikan aspirasi masyarakat Sumbar, khususnya terkait pengelolaan susu sapi. Ia menyoroti kebutuhan mendesak yang disampaikan oleh para petani di daerah Padang Panjang. Petani menggambarkan tantangan yang mereka hadapi dalam produksi susu, terutama dalam hal efisiensi dan kualitas produk. Ia mengusulkan pengadaan mesin UHT (Ultra High Temperature) guna mendukung para petani dalam menghasilkan susu sapi yang lebih baik, yang tidak hanya meningkatkan pendapatan mereka tetapi juga memenuhi standar kebutuhan masyarakat akan produk susu berkualitas tinggi.

    Padang Panjang, yang dikenal sebagai salah satu sentra peternakan sapi di Sumatra Barat, memiliki banyak Rumah Pengelola Susu (RPS). Cerint menjelaskan, para petani sore hari setelah merawat sapi mereka, berharap untuk mendapatkan bantuan yang substansial guna meningkatkan kualitas dan kuantitas susu yang dihasilkan.

    Mereka menyatakan keinginan yang kuat untuk berkontribusi aktif dalam mensukseskan program pemerintah yang berfokus pada penyediaan makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat.

    Dengan pengadaan mesin UHT, diharapkan mereka dapat memperpanjang umur simpan susu dan mengurangi kerugian akibat ketidakstabilan pasar yang umum terjadi.

    Di sisi lain, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyatakan apresiasi atas inisiatif ini dan meminta data yang lebih detail terkait kebutuhan susu di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya memahami skala produksi dan permintaan pasar lokal supaya Sumbar tidak bergantung pada pasokan susu dari luar daerah. Dengan pengumpulan informasi yang komprehensif, diharapkan langkah-langkah strategis bisa diambil untuk memastikan kemandirian produksi susu di Sumbar serta memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat terbentuk ekosistem yang lebih sehat antara petani, pemerintah, dan industri untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan mensejahterakan masyarakat setempat (Alpin)



  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pessel menggelar Rakor   bersama para anggota PDA, Cabang, dan Ortom Muhammadiyah se-Kabupaten Pessel

    Pada hari Kamis, 5 Desember 2024. Acara tersebut berlangsung di ruang pertemuan yang nyaman di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pessel dan dihadiri oleh berbagai elemen penting dari organisasi. Suasana penuh semangat ini menandai komitmen bersama untuk memajukan kegiatan dan pelayanan Muhammadiyah di Pesisir Selatan.

    Acara Rakor dibuka secara resmi oleh Sekretaris Umum PDM Kabupaten Pessel, Adril Maiyanto, S.Pd.I, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara seluruh anggota untuk mencapai tujuan organisasi. Adril juga menekankan bahwa setiap elemen memiliki peranan penting dalam upaya memperkuat eksistensi dan kontribusi Muhammadiyah dalam masyarakat.

    Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua PDM Kabupaten Pessel, Buya Aprizal, M.Pd. Dalam sambutannya yang penuh khidmat, Buya Aprizal memberikan nasehat dan motivasi kepada semua hadirin. Beliau mengajak setiap anggota untuk lebih aktif dalam berkontribusi dan menyebarkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat, serta menyerukan pentingnya integritas dan transparansi dalam setiap langkah yang diambil oleh organisasi. Pesan beliau berhasil menyentuh hati dan membangkitkan semangat para peserta yang hadir.

    Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Provinsi Sumatera Barat, Buya Ir. Yosmeri Yusuf, yang hadir dalam kapasitasnya sebagai mentor dan pembina. Dalam kesempatan ini, beliau memberikan nasehat dan motivasi yang menginspirasi kepada semua hadirin. Buya Yosmeri menekankan pentingnya kerja keras dan konsistensi dalam berkhidmat untuk masyarakat, serta mendorong setiap elemen untuk terus berinovasi dalam menyampaikan pesan-pesan positif dari Muhammadiyah.

    Pertemuan ini juga mendapat dukungan dari Wakil Bupati Pessel terpilih, Dr. Risnaldi Ibrahim. Kehadirannya menandakan sinergi yang baik antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam memajukan daerah. Selain itu, berbagai tokoh dan pimpinan Muhammadiyah lainnya hadir, seperti Elpinas S.Kom, Buya Adis, dan  Ermawan Saputra menunjukkan betapa solidnya jaringan dan kerjasama antar-pimpinan. Pimpinan Aisyiah Muhammadiyah Kabupaten Pessel, Dra. Hj. Nasrida, juga turut serta dalam acara tersebut, yang menunjukkan komitmen kolektif untuk memberdayakan wanita dalam gerakan Muhammadiyah.

    Dalam acara Rakor tersebut, juga dilakukan penyerahan SK Tim Ijtihad Kebangsaan Muhammadiyah Kabupaten Pessel kepada Ketua PDM Kabupaten Pessel Buya Aprizal, M.Pd. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Ketua Ijtihad kebangsaan Muhammadiyah Kabupaten Pessel Ermawan Putra, yang didampingi oleh Elpinas dan Hardimen. Momen ini disaksikan secara langsung oleh Ketua LHKP Ir. Yosmeri Yusuf dan Wakil Bupati Pessel terpilih, Dr. Risnaldi Ibrahim, menjadikan acara ini penuh dengan makna dan harapan untuk masa depan. Dukungan dari berbagai pihak ini diharapkan dapat memperkuat tim dalam melaksanakan tugas-tugas keagamaan dan sosial, sehingga Muhammadiyah terus menjadi yang terdepan dalam kemanusiaan dan kebangsaan di Kabupaten Pessel. (Alpin)



  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pessel menggelar Rakor   bersama para anggota PDA, Cabang, dan Ortom Muhammadiyah se-Kabupaten Pessel

    Pada hari Kamis, 5 Desember 2024. Acara tersebut berlangsung di ruang pertemuan yang nyaman di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pessel dan dihadiri oleh berbagai elemen penting dari organisasi. Suasana penuh semangat ini menandai komitmen bersama untuk memajukan kegiatan dan pelayanan Muhammadiyah di Pesisir Selatan.

    Acara Rakor dibuka secara resmi oleh Sekretaris Umum PDM Kabupaten Pessel, Adril Maiyanto, S.Pd.I, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara seluruh anggota untuk mencapai tujuan organisasi. Adril juga menekankan bahwa setiap elemen memiliki peranan penting dalam upaya memperkuat eksistensi dan kontribusi Muhammadiyah dalam masyarakat.

    Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua PDM Kabupaten Pessel, Buya Aprizal, M.Pd. Dalam sambutannya yang penuh khidmat, Buya Aprizal memberikan nasehat dan motivasi kepada semua hadirin. Beliau mengajak setiap anggota untuk lebih aktif dalam berkontribusi dan menyebarkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat, serta menyerukan pentingnya integritas dan transparansi dalam setiap langkah yang diambil oleh organisasi. Pesan beliau berhasil menyentuh hati dan membangkitkan semangat para peserta yang hadir.

    Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Provinsi Sumatera Barat, Buya Ir. Yosmeri Yusuf, yang hadir dalam kapasitasnya sebagai mentor dan pembina. Dalam kesempatan ini, beliau memberikan nasehat dan motivasi yang menginspirasi kepada semua hadirin. Buya Yosmeri menekankan pentingnya kerja keras dan konsistensi dalam berkhidmat untuk masyarakat, serta mendorong setiap elemen untuk terus berinovasi dalam menyampaikan pesan-pesan positif dari Muhammadiyah.

    Pertemuan ini juga mendapat dukungan dari Wakil Bupati Pessel terpilih, Dr. Risnaldi Ibrahim. Kehadirannya menandakan sinergi yang baik antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam memajukan daerah. Selain itu, berbagai tokoh dan pimpinan Muhammadiyah lainnya hadir, seperti Elpinas S.Kom, Buya Adis, dan  Ermawan Saputra menunjukkan betapa solidnya jaringan dan kerjasama antar-pimpinan. Pimpinan Aisyiah Muhammadiyah Kabupaten Pessel, Dra. Hj. Nasrida, juga turut serta dalam acara tersebut, yang menunjukkan komitmen kolektif untuk memberdayakan wanita dalam gerakan Muhammadiyah.

    Dalam acara Rakor tersebut, juga dilakukan penyerahan SK Tim Ijtihad Kebangsaan Muhammadiyah Kabupaten Pessel kepada Ketua PDM Kabupaten Pessel Buya Aprizal, M.Pd. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Ketua Ijtihad kebangsaan Muhammadiyah Kabupaten Pessel Ermawan Putra, yang didampingi oleh Elpinas dan Hardimen. Momen ini disaksikan secara langsung oleh Ketua LHKP Ir. Yosmeri Yusuf dan Wakil Bupati Pessel terpilih, Dr. Risnaldi Ibrahim, menjadikan acara ini penuh dengan makna dan harapan untuk masa depan. Dukungan dari berbagai pihak ini diharapkan dapat memperkuat tim dalam melaksanakan tugas-tugas keagamaan dan sosial, sehingga Muhammadiyah terus menjadi yang terdepan dalam kemanusiaan dan kebangsaan di Kabupaten Pessel. (Alpin)



  • Cuaca yang Ekstrim Baru-baru ini menerjang Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa 3/12/2024

    Berdasarkan informasi dari BMKG Kabupaten Pesisir Selatan, kondisi cuaca yang semakin tidak menentu telah mengakibatkan curah hujan yang sangat tinggi. Hujan deras ini tidak dapat diserap sepenuhnya oleh lahan yang ada, menyebabkan limpahan air dan banjir di beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Sutra, Tarusan, Tapan, Bayang, dan kecamatan lainnya.

    Banjir yang melanda ini bukan sekadar fenomena alam, tetapi juga mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Pesisir Selatan dalam mengelola sumber daya dan memperkuat infrastruktur yang ada.

    Akibat dari banjir tersebut, banyak rumah masyarakat, ternak,  lahan pertanian dan insfrastruktur yang rusak akhibat terendam air, menimbulkan dampak yang signifikan terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat Pesisir Selatan.

    Keluarga-keluarga yang terdampak kini terpaksa kehilangan mata pencaharian mereka dan menjalani kehidupan di tengah kesulitan. Menyikapi kondisi ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan mengatakan bahwa pada hari ini kita akan mengadakan rapat kerja Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2025 – 2030  (KLHS  RPJMD)  Kabupaten Pesisir Selatan.

    Rapat ini penting untuk membahas berbagai aspek lingkungan yang perlu diperhatikan serta merumuskan langkah-langkah yang lebih efektif untuk mencegah bencana serupa di masa depan.

    Selain itu, Mawardi juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik dengan masyarakat. Mawardi menyampaikan kepada awak media nrtvnews.live  bahwa Pemda Kabupaten Pessel telah berupaya mengirimkan bantuan berupa makanan dan obat-obatan ke lokasi korban bencana banjir. Namun, beliau meyakini bahwa upaya tersebut masih belum maksimal. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang erat dari semua pihak untuk memastikan bahwa masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga terlibat dalam proses pemulihan lingkungan mereka. Mawardi Roska menegaskan, “Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan kita dan membantu satu sama lain. Keberhasilan dalam menangani bencana tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.” sambil  menutup pembicaraannya, Ia berharap agar semua lapisan masyarakat bersatu padu dalam mengatasi tantangan ini (Alpin)



  • Rapat Kerja Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (KLHS RPJMD) Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2025 – 2030 di Hotel Saga Murni Painan, 03/12/2024 

    Rapat Kerja Kajian Lingkungan Hidup Strategis merupakan forum penting dalam upaya pengembangan daerah Kabupaten Pesisir Selatan yang berkelanjutan.

    Sebelum acara rapat dimulai diawali dengan sambutan ketua Panitia Kadis Perkimtan dan  LH Kabupaten Pessel Hardi Darma Putra, SH, M,Si dan didampingi oleh Kabid Penataan  dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan  Dinas Perkimtan dan LH Andi Fitriadi Amdar SH,MH.

    Agenda rapat di buka langsung oleh Sekda  Kabupaten Pesisir Selatan  Mawardi Roska, S.IP,   dalam  sambutanya

    Mawardi menyampaikan kepada hadirin yang hadir bahwa acara ini menentukan arah pembangunan Pessel  lima tahun kedepan artinya RPJMD  ini harus mantap dan kokoh, Ujar Mawardi dan banyak lagi ilustrasi yang disampaikan oleh  Mawardi guna mimicu semangat dan motivasi para peserta rapat untuk kemajuan Pessel kedepan menjadi lebih baik dan berkelanjutan.

    Acara rapat Konsultasi Publik II  ini dihadiri oleh   berbagai pihak terkait

    yang memiliki peran krusial dalam perencanaan pembangunan. Antara lain, hadir pula seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan program-program pembangunan, hadir juga  Direktur Utama PDAM Tirta Langkisau, serta para pemimpin bank lokal, termasuk BRI, BNI, BSI, dan Bank Nagari, yang berkomitmen untuk mendukung pembiayaan program pemerintah.

    Kehadiran Ketua MUI Kabupaten Pesisir Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Elpinas, S.Kom, serta perwakilan dari LKAAM Pesisir Selatan  Drs.H. Syafrizal  Ucok Dt.Batuah dan Bundo Kadung Pesisir Selatan Bundo Yunidarmi, S.Pd, menunjukkan aspek kearifan lokal dan spiritual yang relevan dalam perencanaan ini.

    Kegiatan Rapat Kerja Kajian Lingkungan Hidup  Strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD)  ini juga menandakan pentingnya kolaborasi dengan media sebagai sosial kontrol, dan evaluasi dari lembaga pendidikan tinggi seperti UNP Kampus Pesisir Selatan dan STAI Kabupaten Pesisir Selatan  yang memiliki peran strategis dalam memberikan analisis dan penelitian berbasis data.

    Selain dari pada itu, partisipasi Camat se-Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan sinergi antara Pemerintah Kabupaten dengan perangkat daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan yang kompleks.

    Agenda acara mencakup 1.Penyusunan Rekomendasi Perbaikan Kebijakan, Rencana, dan/atau Program  2. Hal-hal lain yang dirasa perlu, termasuk pembahasan mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi Kabupaten Pesisir Selatan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

    Mengingat urgensi capaian yang akan di bahas dan langkah-langkah konkret yang perlu diambil untuk kemajuan daerah Kabupaten Pesisir Selatan tercinta ini. (Alpin)



  • Pelatihan Perbendaharaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah se Sumatera Barat  Resmi hari ini di Tutup

    Acara Pelatihan Perbendaharaan Pimpinan Daerah  Muhammadiyah  se Sumatera Barat  yang berlangsung selama dua  di Asrama Haji Tabing  ditutup secara resmi  hari ini oleh Pimpinan Muhammadiyah  Provinsi Sumatera Barat  Dr. Murisal, M.Ag, Minggu 01/12/2024

    Dalam acara penutupan ini  Dr. Murisal  menyampaikan kepada  peserta pelatihan  kita semua  harus merubah paradigma   dalam berorganisasi selama ini laporan keuangan di perserikatan banyak yang tidak jelas dan tidak dibuat laporanya sesuai dengan akuntasi yang benar,  semua  pemasukan dan pengeluaran harus jelas dan tercatat semua, “ungkap Murisal.

    Jangan sampai habis masa jabatan pimpinan  tidak ada yang membuat  laporan dan bahkan tidak  ada  serah terima jabatan. Murisal  berharap mari kita sama- sama terapkan  ilmu dalam  pelatihan ini, mari kita belajar  transparan dan akuntabel dalam berorganisasi, ungkap  Murisal.

    Sebelum acara Pelatihan Perbendaharaan  ditutup ada penyampaian  pesan dan kesan   dari peserta  pelatihan  Buya Amri Pimpinan Daerah  Muhammadiyah  Payakumbuh. Menyampaikan kepada hadirin yang hadir  bahwa  dalam acara ini banyak pengetahuan yang kami dapat dari Pelatihan  ini terkait pencatatan dan pelaporan keuangan yang sesuai dengan standar Akuntasi serta  pelatihan ini sangat  bermanfaat sekali bagi PDM  yang mengikutinya, ungkap Buya Amri sambil menutup  pesan dan kesannya selama pelatihan. (Alpin)



  • Hari kedua Pelatihan Perbendaharaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Se Sumatera Barat

    Pemateri Handal dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Kembali menjadi sorotan dengan pembahasan mendalam mengenai cara menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Muhammadiyah (RAPBM). Dalam sesi ini, Fitri Yulianis, SE, M.Si yang telah berpengalaman luas dalam pengelolaan keuangan organisasi non-profit, memberikan wawasan kritis mengenai pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.

    Ia menjelaskan langkah-langkah strategis dalam merencanakan anggaran yang tidak hanya mencakup estimasi pendapatan dan belanja, tetapi  juga memperhatikan prioritas program yang sejalan dengan visi dan misi organisasi Muhammadiyah.

    Setelah presentasi dari Fitri Yulianis, Immu Putri Sari, SE, M.Si, melanjutkan topik tersebut dengan membahas Pelaporan Keuangan, menjelaskan bahwa pelaporan yang baik adalah pondasi dari kepercayaan publik terhadap organisasi. Ia memaparkan proses pencatatan yang sistematis, pengolahan data secara terstruktur, serta penyajian laporan yang mudah dipahami oleh semua pemangku kepentingan.

    Dengan menggunakan studi kasus nyata dan alat bantu visual seperti grafik dan tabel, kedua narasumber memberikan pemahaman yang mendalam sekaligus praktis kepada para peserta, memastikan bahwa mereka dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam lingkungan kerja mereka.

    Para peserta tampak aktif berdiskusi, merespons dengan berbagai pertanyaan dan pandangan, yang mencerminkan antusiasme dan komitmen mereka untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan di lingkungan Muhammadiyah ( Alpin)



  • Pimpinan Daerah Aisyiah Kabupaten Pesisir Selatan menghadiri undangan Milad Muhammadiyah yang ke-112 Tingkat Wilayah

    Acara Milad  Muhammadiyah ke 112 Tingkat Wilayah Sumatera Barat  ini merupakan momen penting bagi seluruh anggota dan simpatisan Muhammadiyah, Sabtu 30/11/2024

    Pimpinan Daerah Aisyiah Kabupaten Pesisir Selatan Hj.Nasrida dan pengurus lainya  berkumpul untuk merayakan perjalanan dan kontribusi organisasi ini terhadap masyarakat.

    Ratusan peserta dari berbagai kabupaten di Provinsi Sumatera Barat berkonvergensi di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, menciptakan suasana kebersamaan yang penuh dengan semangat persaudaraan dan kolaborasi.

    Dalam rangkaian acara yang penuh khidmat ini, pimpinan dan pengurus Aisyiah memberikan dukungan penuh kepada acara tersebut, menyaksikan berbagai penampilan dan orasi yang menginspirasi dari para pemimpin Muhammadiyah. Selain itu, acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, seperti Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Anwar Abbas yang membawa pesan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Peran aktif beliau dalam memberikan pandangan dan arahan serta kepemimpinan Dr. Bakhtiar, M.Ag sebagai ketua PWM Sumatera Barat dan Sekretaris Drs. Apris, MM turut memperkuat semangat dan visi organisasi.

    Peringatan Milad yang diusung dengan tema “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua” menekankan pentingnya kehadiran Muhammadiyah dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Tema ini mengajak semua elemen untuk berperan serta dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan.

    Dalam acara ini, Gubernur terpilih, Buya Mahyeldi, yang mendapatkan dukungan suara tertinggi di seluruh Indonesia juga hadir dan memberikan sambutan yang penuh makna, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalamj menciptakan kondisi yang lebih baik bagi rakyat.

    Acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, namun juga refleksi perjalanan panjang organisasi dalam berkontribusi bagi bangsa dan negara.(Alpin)



  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan dengan semangat tinggi mengikuti Pelatihan Perbendaharaan PDM se Sumatera Barat

    Pelatihan  Pembendaharaan Pimpinan Daerah  Muhammadiyah  se Sumatera Barat  diadakan di Asrama Haji Tabing pada tanggal 30 November hingga 1 Desember 2024.

    Acara ini menandai upaya nyata organisasi dalam meningkatkan kapasitas keuangan dan manajemen sumber dayanya, merespons kebutuhan modern dalam pengelolaan organisasi. Dalam konteks ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan  Buya Aprizal, M.Pd, telah mengutus  H. Mardani, M.Pd dan Elpinas, S.Kom untuk membawa pengetahuan dan keahlian baru mengenai perbendaharaan ke dalam organisasi Muhammadiyah. Pelatihan ini bukan hanya bertujuan untuk menyampaikan informasi praktis tetapi juga untuk membangun jaringan antar pimpinan daerah sehingga bisa saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik.

    Pembukaan acara Pelatihan Perbendaharaan ini dibuka dengan resmi oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sumatera Barat, Kijal Atritanjung, SH, MH, yang memberikan sambutan inspiratif dan menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan regulasi keuangan yang terus berubah.

    Kemudian, ketua panitia, Dr. Murisal, M.Ag, turut memberikan sambutan yang menggugah semangat peserta untuk menggali potensi organisasi ke depannya. Pelatihan ini diharapkan bisa menjadi tonggak perubahan dalam pengelolaan keuangan Perserikatan Muhammadiyah, dengan penekanan pada pentingnya akuntabilitas dan transparansi.

    Kijal Atritanjung mengingatkan para peserta untuk tidak hanya sekadar mencatat setiap transaksi keuangan, tetapi juga untuk memahami implikasi dari setiap langkah agar tujuan dan visi organisasi tercapai secara berkesinambungan. Ia menjelaskan bahwa Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi sosial dan keagamaan terbesar di Indonesia memiliki banyak aset yang perlu dikelola dengan baik, mulai dari institusi pendidikan, rumah sakit, hingga lahan yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial.

    Sayangnya, selama ini, masih tampak ada kekurangan dalam hal pelaporan keuangan dari banyak Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Usai masa jabatan, tidak jarang mereka tidak menyusun laporan yang jelas mengenai kegiatan serta aset yang dimiliki, sehingga mengakibatkan hilangnya rekam jejak yang berharga. Hal inilah yang mendorong Pimpinan Pusat untuk menekankan bahwa setiap Pimpinan Daerah Muhammadiyah di seluruh Indonesia diwajibkan menyusun laporan tahunan yang terstandarisasi, demi menjaga kelangsungan dan keberlanjutan program organisasi.

    Selama pelatihan, peserta disuguhkan berbagai materi penting dari para ahli di bidang akuntansi dan keuangan. Materi tentang Kebijakan Keuangan Persyarikatan disampaikan oleh Dr. Murisal, S.Ag., M.Pd, yang menguraikan prinsip-prinsip manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel.

    Selain itu, Dr. Willy Nofranita, S.E., M.Si, Ak, CA, menjelaskan Kebijakan Akuntansi yang diperlukan agar organisasi dapat memenuhi standar pelaporan yang diakui secara luas. Penyusunan Rencana Anggaran dan Pelaksanaan Belanja Masukan (RAPBM) juga menjadi sorotan dalam sesi yang disampaikan oleh Fitri Yulianis, SE., M.Si, yang membantu peserta memahami cara merencanakan dan mengelola anggaran dengan bijaksana.

    Immu Puteri Sari, SE., M.Si, memberikan penjelasan mendalam tentang Pelaporan Keuangan, sedangkan Dr. Willy Nofranita kembali tampil sebagai narasumber untuk menguatkan pemahaman peserta mengenai Sistem dan Pengendalian Internal.

    Acara pelatihan ini berlangsung selama dua hari dengan suasana yang penuh dengan semangat belajar dan berbagi ide, diharapkan peserta dapat kembali ke daerah masing-masing dengan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat meningkatkan pengelolaan perbendaharaan masing-masing daerah.(Alpin)