KAN Kenagarian Nanggalo Batagak Datuak di Ruang Rapat Kantor Wali Nagari Nanggalo

Nanggalo – Pesisir Selatan  nrtvnews.live Kegiatan Batagak Datuak yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Wali Nagari Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, berjalan khidmat dan penuh makna. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh adat, pemerintah, dan masyarakat setempat, Minggu, 3/8/2025

Dalam prosesi yang penuh adat ini, Ketua KAN Nanggalo, Achiar Dt. Bagindo Mole, bersama Wali Nagari Nanggalo, Andre, serta Wali Nagari Setara, Suhaimi, turut menyaksikan pengukuhan sejumlah datuak dari empat suku yang ada di kenagarian  Nanggalo. Tak ketinggalan, hadir pula Kapolsek Tarusan, Babinsa, dan berbagai undangan lainnya yang ikut memberikan dukungan pada acara tersebut.

Pengukuhan Datuak Baru

Pada acara ini, lima tokoh adat yang dihormati di kenagarian  Nanggalo dikukuhkan menjadi Datuak, di antaranya Syamsuir Datuak Rajo Intan,

Orang Tuo Adat Darman jo Randam,

Imam Khatib Ropi Darmalis Malin Mole,

Dubalang Adat Asis Wirana Malin Kayo,

Bundo Kanduang Yusni.

Acara ini menjadi sangat berarti bagi masyarakat kenagarian Nanggalo, karena proses pengukuhan Datuak merupakan bagian dari pelestarian budaya dan adat istiadat yang telah dijaga turun temurun. Sebagai bagian dari prosesi adat, Syamsuir Datuak Rajo Intan melakukan “bersalin baju” atau yang dikenal dalam bahasa adat dengan istilah hidup nan bakarilaan. Ini menandakan transformasi jabatan dan kehormatan yang diterimanya.

Dialog Antar Datuak Sebelum Pengukuhan

Sebelum prosesi pengukuhan dimulai, acara juga diwarnai dengan sesi tanya jawab antara datuak yang hadir. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bertujuan untuk memastikan bahwa calon datuak telah siap untuk menjalankan tanggung jawab yang besar dalam melestarikan adat dan menjaga keharmonisan di masyarakat. Diskusi ini berlangsung dalam suasana penuh rasa hormat dan kebersamaan, mencerminkan nilai-nilai luhur yang terus dijaga oleh masyarakat kenagarian  Nanggalo.

Dengan dilantiknya datuak-datuak baru, diharapkan mereka dapat melanjutkan peran penting dalam menjaga keseimbangan adat dan mempererat hubungan antar masyarakat di  Nagari Nanggalo. Prosesi ini juga menjadi momen penting dalam memperkuat jati diri dan kebanggaan masyarakat setempat terhadap warisan budaya mereka.

Akhir Kata

Batagak Datuak di Ruang Rapat Kantor Wali Nagari Nanggalo bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga merupakan wujud komitmen bersama untuk menjaga kelestarian adat Minangkabau yang kaya akan nilai-nilai luhur. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, masyarakat Nanggalo berharap tradisi ini terus hidup dan berkembang di masa depan.(Alpin)