Kerusakan Alam Sariak Bayang,Teriakan dari Masyarakat Bayang untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Alahan Panjang — nrtvnews.live  Menangis hati ini melihat kerusakan alam yang terjadi di kawasan hulu sungai Batang Bayang, Alahan Panjang, Kabupaten Solok. Bukan hanya sebuah kerusakan fisik yang terlihat dengan jelas, tetapi juga kerusakan pada masa depan generasi yang akan datang. Kerusakan alam ini bukanlah akibat dari alam itu sendiri, melainkan akibat perbuatan manusia yang begitu serakah dan merusak.

Pada Sabtu, 19 Juli 2025, sebuah video yang menunjukkan pembalakan liar di Sariak Bayang tersebar luas di media sosial. Video ini menjadi seruan hati untuk pemerintah, terutama Menteri Kehutanan @rajaantoni, yang diharapkan membuka mata hati untuk segera turun tangan.

“STOP Pembalakan di Sariak Bayang!”

Itulah seruan keras yang disampaikan oleh Novermal, anggota DPRD Pesisir Selatan dari Partai Amanat Nasional. “Kami harus melindungi hutan-hutan di hulu sungai Batang Bayang ini. Jika tidak, bencana banjir bandang yang merugikan masyarakat Bayang akan semakin sering terjadi. Bukan hanya kerusakan alam yang harus kita tanggung, tetapi juga bencana yang menanti setiap saat,” ungkapnya.

Hutan dan Kehidupan Hutan di kawasan ini memiliki peranan vital sebagai daerah tangkapan air dan sumber kehidupan bagi banyak pihak. Namun, kini kawasan yang seharusnya dijaga dengan baik justru menjadi sasaran pembalakan liar yang tak terkendali. Menurut data yang dihimpun, kawasan Sariak Bayang, yang terletak di Alahan Panjang, merupakan salah satu daerah dengan potensi bencana alam yang cukup besar jika hutan di hulu sungainya terus dihancurkan.

Masa Depan yang Suram bagi masyarakat Bayang, kondisi ini bukanlah hal yang bisa dianggap remeh. Mereka sudah merasakan dampak langsung dari kerusakan hutan ini, dengan banjir bandang yang kerap terjadi setiap musim hujan. Bahkan, beberapa wilayah di sekitar Sariak Bayang dilanda longsor dan banjir yang menyebabkan kerugian materiil dan korban jiwa.

“Kami ingin hidup aman. Kami ingin anak cucu kami bisa merasakan kesejahteraan yang sama seperti kami dulu,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya. “Kami berharap pemerintah mendengar jeritan kami.”

Seruan untuk Menteri Kehutanan

Seruan untuk segera menghentikan pembalakan liar ini semakin keras terdengar. Tak hanya masyarakat, namun juga aktivis dan organisasi lingkungan mendesak Menteri Kehutanan untuk mengambil langkah nyata dalam menghentikan kerusakan alam yang semakin parah ini. Menteri @rajaantoni diminta untuk memprioritaskan perlindungan terhadap kawasan hutan yang sudah terancam punah demi masa depan yang lebih baik.

“Jangan biarkan kerakusan mereka merusak alam. Kawasan ini adalah daerah tangkapan air yang harus kita rawat. Jika tidak, bencana yang jauh lebih besar akan menimpa kita semua,” tambah Novermal, yang juga menjadi kader terdepan dalam upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut. Saatnya Bertindak Kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pihak berwenang kini akan menentukan masa depan kawasan ini. Jika dibiarkan berlarut-larut, bencana ekologis yang lebih parah akan menimpa bukan hanya masyarakat Bayang, tetapi juga wilayah-wilayah lainnya yang bergantung pada keberlanjutan ekosistem hulu sungai Batang Bayang.

Sariak Bayang bukan hanya milik kita hari ini. Tapi juga milik generasi mendatang. Mari kita jaga dan rawat alam ini untuk masa depan yang lebih baik ( Alpin)