Olahraga Jadi Solusi Tekan Kekhawatiran Masyarakat terhadap Narkoba di Sumatera Barat

Padang — nrtvnews.info Kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Sumatera Barat semakin meningkat. Berdasarkan data dari Kapolda Sumatera Barat Gatot Tri Suryanta dalam acara Pengkajian Ramadhan 1447 H  Pimpinan Wilayah Muhammadiyah  yang lalu di Convention Hall Prof.Dr.H. Ahmad Syafii Maarif,  Sumatera Barat  saat ini menempati peringkat kelima secara nasional dalam tingkat pemakaian dan peredaran narkoba. Kondisi ini tentu menjadi alarm serius bagi orang tua, pendidik, dan masyarakat luas, Senin 13/4/2026

Namun di tengah situasi tersebut, olahraga muncul sebagai salah satu solusi yang dinilai efektif untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui pembinaan yang terarah serta pencapaian prestasi, olahraga tidak hanya membentuk fisik yang sehat, tetapi juga mental yang kuat dan disiplin.

Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah konkret untuk memastikan para atlet tetap bersih dari pengaruh narkoba. Sebanyak 190 atlet binaan telah menjalani tes kesehatan sekaligus tes narkoba di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“Hasilnya sangat menggembirakan, 100 persen atlet yang kami bina dinyatakan negatif narkoba. Ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga yang serius dapat menjadi benteng kuat terhadap penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Menurut Hamdanus, olahraga memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan potensi mereka. Selain itu, target prestasi yang jelas membuat atlet memiliki tujuan hidup yang lebih terarah sehingga tidak mudah terjerumus ke dalam pergaulan negatif.

Para ahli juga menilai bahwa keterlibatan dalam aktivitas olahraga mampu meningkatkan rasa percaya diri, memperkuat karakter, serta membangun lingkungan sosial yang sehat. Hal ini menjadi faktor penting dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Dengan kondisi Sumatera Barat yang berada di posisi rawan, kolaborasi antara pemerintah, institusi olahraga, sekolah, dan keluarga sangat diperlukan. Pembinaan olahraga yang berkelanjutan diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga generasi muda yang bebas dari narkoba.

Upaya ini menjadi bukti bahwa solusi terhadap masalah sosial tidak selalu harus bersifat represif, tetapi juga bisa melalui pendekatan preventif yang positif salah satunya melalui olahraga (Alpin)