
Pembentukan Dewan Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan Didorong untuk Atasi Angka Putus Sekolah
Pessel – nrtvnews.live Dalam upaya mengatasi masalah pendidikan yang terus berkembang di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), penggiat pendidikan mendesak Kepala Dinas Pendidikan Pessel Salim Muhaimin, M.Pd untuk segera membentuk Dewan Pendidikan Kabupaten. Hal ini disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat, 11 Juli 2025, di ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan Pessel, dengan dihadiri berbagai tokoh pendidikan dan sosial setempat.
Menurut data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ribuan anak di Kabupaten Pessel dilaporkan tidak melanjutkan pendidikan mereka, sementara jumlah yang putus sekolah juga tergolong signifikan. Berdasarkan analisis tingkat sekolah dan pemantauan oleh Badan Pengawas Pendidikan, hal ini menjadi salah satu isu besar yang harus segera diatasi.
Penggiat pendidikan seperti Yuni Darmi, S.Pd., M.Pd., dan H. Ikhlas Razuki penggiat sosial dan peduli dengan pendidikan mendorong pembentukan Dewan Pendidikan yang sudah vakum selama delapan tahun setelah masa jabatan pengurus sebelumnya berakhir. Dewan Pendidikan diharapkan menjadi wadah untuk mendiskusikan permasalahan pendidikan secara lebih terstruktur dan menyeluruh, serta memberikan solusi terhadap tantangan pendidikan di daerah tersebut.
Pembentukan Tim Formatur Dewan Pendidikan
Dalam pertemuan tersebut, juga disepakati untuk membentuk tim formatur yang akan bertugas memilih pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Pessel. Para peserta rapat sepakat bahwa tim formatur tersebut akan mengundang beberapa tokoh pendidikan untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan pengurus yang kompeten dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Pessel.
Rencana Melaporkan Keputusan kepada Bupati Pessel
Setelah tim formatur terbentuk, keputusan mengenai pengurus Dewan Pendidikan akan dilaporkan kepada Bupati atau Wakil Bupati Pessel untuk mendapatkan arahan dan masukan lebih lanjut. Hal ini diharapkan dapat memperkuat peran Dewan Pendidikan dalam mengambil kebijakan yang proaktif dalam mengatasi masalah pendidikan di Kabupaten Pessel.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Herlambang, S.Kom., M.T. dan Syamsul Bahri, yang juga menyampaikan keprihatinan mereka terhadap tingginya angka anak yang tidak melanjutkan pendidikan dan yang putus sekolah di Pessel. Keduanya berharap melalui pembentukan Dewan Pendidikan yang efektif, pemerintah daerah dapat lebih fokus dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yang terabaikan dan memastikan mereka mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Harapan untuk Meningkatkan Akses Pendidikan di Pessel

Di tempat terpisah Tokoh Pendidikan Drs.H.Jasril Jabar, M.Pd Dt.Kayo menyampaikan, dengan adanya Dewan Pendidikan yang baru, ia berharap lebih banyak upaya yang akan dilakukan untuk mengurangi angka putus sekolah dan mendorong anak-anak di Pessel untuk melanjutkan pendidikan. Ia juga berharap Dewan Pendidikan bisa menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masa depan pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan, mengingat pentingnya pendidikan sebagai dasar pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas(Alpin)

