Peningkatan Ekonomi Keluarga, Program Pemberdayaan Masyarakat Digelar di Painan

Pesisir Selatan – nrtvnews.live Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi keluarga, Program Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat resmi digelar di Hotel Triza Painan, pada 3 – 5 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan hasil dari pokok pikiran Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Il Fauzi Anwar, yang berkomitmen terhadap peningkatan kapasitas masyarakat di daerahnya.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Pesisir Selatan yang diwakili oleh Asisten II Setdakab, Ibu Mimi Ryarti, SE, M.Si.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguatan ekonomi keluarga sebagai fondasi pembangunan sosial dan daerah. Ibu Mimi Ryarti juga turut berperan sebagai narasumber utama pada hari pertama pelatihan.

Pada hari yang sama, turut hadir sebagai narasumber anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Sri Kumala Dewi (SKD). Beliau membagikan wawasan mengenai peran perempuan dalam pembangunan ekonomi keluarga serta pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Hari kedua pelatihan diisi oleh Junaidi, S.Kom, ME, selaku Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPrPA) Kabupaten Pesisir Selatan. Beliau menyampaikan materi seputar program perlindungan sosial dan strategi pemberdayaan kelompok rentan. Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Il Fauzi Anwar, juga turut menjadi narasumber pada sesi ini dan memberikan motivasi serta arahan praktis terkait pengelolaan usaha keluarga.

Kegiatan pelatihan ditutup pada hari ketiga dengan sesi bersama Ilsa, Pendamping Pekerja Sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos). Ilsa membahas secara mendalam peran pendamping sosial dalam membantu masyarakat mengakses program-program pemberdayaan dari pemerintah pusat.

Program ini disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat. Mereka mengaku mendapatkan banyak ilmu, inspirasi, dan semangat baru untuk mengembangkan potensi ekonomi keluarga masing-masing.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mampu bertahan dalam situasi ekonomi yang dinamis, namun juga tumbuh menjadi pelaku usaha yang tangguh dan mandiri.(Alpin)