Warga Gurun Panjang Utara Gelar Dialog Bersama Wali Nagari Usai Aksi Damai Terkait Bantuan Bencana

Bayang – Pesisir Selatan nrtvnews.info  Pasca aksi damai yang digelar masyarakat Nagari Gurun Panjang Utara pada Selasa (30/9) lalu, warga bersama Wali Nagari Gurun Panjang Utara, Zainul Arifin, SH, menggelar dialog terbuka guna membahas berbagai keluhan yang disuarakan dalam aksi tersebut. Aksi damai yang berlangsung di kantor wali nagari itu mempersoalkan dugaan pemotongan bantuan bencana serta penyaluran bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran, Rabu 1/10/2025

Dialog yang berlangsung dengan suasana kondusif ini turut dihadiri oleh Camat Plt. Bayang, Andi Syafinal, Kapolsek Bayang Iptu Budi Saputra, SH, Danramil Bayang, unsur Bamus, para penerima bantuan, serta tokoh masyarakat setempat.

Perwakilan masyarakat, Alan, diberi kepercayaan untuk menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada pihak nagari. Dalam penyampaiannya, Alan menyoroti dugaan pemotongan bantuan dari BNPB yang diterima oleh lebih dari 23 warga serta beberapa kejanggalan lain dalam proses penyaluran bantuan.

Menanggapi hal itu, Wali Nagari Zainul Arifin, SH, menjelaskan bahwa seluruh proses pendataan penerima bantuan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Awalnya, data dihimpun secara manual oleh pihak nagari, namun karena tidak diakui oleh sistem pusat, pendataan ulang dilakukan secara online oleh staf wali nagari.

“Karena waktu yang terbatas dan data harus dikirim cepat, tidak semua warga bisa terakomodasi dalam pendataan tersebut,” jelas Zainul.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bantuan dari BNPB langsung ditransfer ke rekening penerima tanpa melalui wali nagari, sehingga tidak ada peluang untuk melakukan pemotongan dana.

Untuk memperjelas tudingan yang berkembang, Wali Nagari pun secara langsung menanyakan kepada para penerima bantuan yang hadir dalam dialog tersebut apakah pernah diminta sejumlah uang atau mengalami pemotongan bantuan oleh pihak nagari. Seluruh penerima bantuan yang hadir serentak menyatakan bahwa tidak ada permintaan maupun pemotongan dari wali nagari.

Walaupun suasana dialog  agak tegang namun dengan kepiawaian Plt. Camat Andi Syafinal dan Kapolsek  Bayang Pasar Baru  Iptu Budi Saputra, SH mampu mencairkan suasana  menjadi  tenang dan kondusif.

Dengan dialog ini, diharapkan tercipta kejelasan informasi serta memperkuat komunikasi antara pemerintah nagari dan masyarakat, khususnya dalam urusan penyaluran bantuan yang bersumber dari dana bencana (Alpin)