
Resepsi Milad ke-98 Pesantren Kauman & Peluncuran Pesantren Internasional Digelar Meriah di Padang Panjang
Padang Panjang — nrtvnews.info Suasana khidmat sekaligus semarak menyelimuti peringatan Milad ke-98 Pesantren Kauman Muhammadiyah (1928–2026) yang dirangkaikan dengan launching Pesantren Internasional Kauman, Sabtu (2/5), di Kauman, Padang Panjang, Sumatera Barat.
Mengusung tema “Mengukuhkan Azam, Menguatkan Barisan, untuk Pesantren yang Berkemajuan”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempertegas komitmen pesantren untuk terus beradaptasi dan berkontribusi di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Buya Dr. Bakhtiar, M.Ag., Buya Drs. Apris, MM selaku Sekretaris PWM Sumatera Barat, Wakil Ketua Buya Yosmeri dan Buya Mahardi Effendi, Ketua PDM Kota Padang Panjang Buya Suharman, M.Ag., serta Mudir Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Bunda Dr. Derliana, M.A.
Turut hadir pula Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Ketua dan Sekretaris PDM se-Sumatera Barat, Ketua PWA Sumbar, Ketua dan Sekretaris PDA se-Sumatera Barat, pimpinan pondok pesantren se-Kota Padang Panjang, serta berbagai tamu undangan lainnya.
Dari PDM Pesisir Selatan diwakili oleh Adril Maiyanto, M.Pd. dan Elpinas, S.Kom., sementara PDA Pesisir Selatan dihadiri oleh Hj. Dra. Nasrida dan Afni Rina.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P. menyampaikan apresiasi atas kiprah masyarakat Padang Panjang dalam mengembangkan Muhammadiyah di berbagai daerah di Indonesia. Ia menegaskan bahwa kontribusi warga Padang Panjang tidak hanya terbatas di tingkat lokal, tetapi juga telah menjangkau skala nasional bahkan internasional.
“Banyak tokoh dan kader Muhammadiyah yang berasal dari Padang Panjang dan berkiprah di berbagai wilayah. Ini menunjukkan bahwa potensi daerah ini sangat besar,” ujarnya.
Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan kaderisasi di daerah asal. “Jangan sampai kader Muhammadiyah justru ‘kering’ di Padang Panjang sendiri. Ini harus menjadi perhatian bersama,” pesannya.
Peluncuran Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang menjadi tonggak baru dalam perjalanan panjang lembaga ini. Diharapkan, kehadiran pesantren bertaraf internasional tersebut mampu mencetak generasi unggul yang berwawasan global, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dengan usia yang hampir satu abad, Pesantren Kauman terus menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang adaptif, progresif, dan berorientasi masa depan.(Alpin)

