Author: alpin


  • Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sumatera Barat menghadiri Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 di Kupang.

    Kupang, Rombongan Pimpinan Wilayah Sumatera Barat disambut hangat oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kupang dengan pengalungan  kain songket ciri khas Kupang Senin, 2/12/2024.

    Acara Tanwir dan Resepsi Milad ke 112 ini bukan hanya sekadar pertemuan rutin, melainkan merupakan momentum penting bagi seluruh anggota dan simpatisan Muhammadiyah untuk merayakan perjalanan panjang organisasi ini selama lebih dari satu abad. Dengan sejarah yang kaya dan kontribusi yang signifikan terhadap pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan di Indonesia, Sidang Tanwir ini menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus berperan aktif dalam membangun bangsa.

    Dalam rangkaian acara tersebut, hadir  pula para pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sumatera Barat,  Buya Dr. Bakhtiar, M.Ag, Buya Dr. Murisal, M.Ag, Buya Drs. Apris, MM, Buya Kijal Atritanjung, SH MH dan Buya Zaitul Ikhlas Saad, S.IP, MM, yang semuanya merupakan tokoh berpengaruh dalam organisasi Muhammadiyah yang  mencerminkan keberagaman pemikiran dan kebersamaan dalam Organisasi.

    Selain itu, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, menyampaikan sambutannya dengan penuh kekaguman terhadap jejak yang telah ditorehkan Muhammadiyah selama 112 tahun. Dalam sambutannya, Tito mengkhususkan ucapan selamat kepada panitia penyelenggara dan semua pihak yang berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. “Pada kesempatan yang baik ini, saya beserta keluarga besar Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan mengucapkan selamat atas diselenggarakannya Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah,” ucap Tito pada Senin (2/12). Ia mengingatkan pentingnya refleksi atas perjalanan Muhammadiyah, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah kelahiran bangsa Indonesia, tetapi juga menciptakan berbagai inovasi yang telah mengangkat kualitas hidup masyarakat melalui program-program sosial dan pendidikan.

    Tito menekankan bahwa selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah telah menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan nasional, berkontribusi nyata dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. “Muhammadiyah tidak hanya menjadi pelopor dalam pembangunan sekolah, universitas, rumah sakit, dan sarana sosial lainnya, tetapi juga telah memberikan inspirasi dan teladan dalam pengelolaan filantropi yang berbasis pada nilai-nilai keislaman,” jelas Tito dengan semangat. Ini menunjukkan bahwa kontribusi Muhammadiyah melebihi batasan sektoral, ia menyentuh esensi kemanusiaan dalam masyarakat Indonesia.

    Dalam akhir sambutannya, Tito mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan dan kebajikan, memperkuat semangat kebersamaan yang menjadi landasan bagi pertumbuhan dan kemajuan. Dengan pesan tersebut, diharapkan lebih banyak individu dan kelompok akan termotivasi untuk mengikuti jejak Muhammadiyah dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat.(Alpin)



  • Pantai Batu Kalang Kenagarian Apang Pulai Kecamatan Koto XI Tarusan Rusak Berat Akhibat Abrasi

    Cuaca yang ekstrim beberapa minggu ini membuat Pantai Batu Kalang Kenagarian Ampang Pulai Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Porak Poranda di terpa ombak besar, Minggu, 01/12/2024.

    Ombak yang menggulung dengan kekuatan dahsyat tidak hanya mengancam pantai, tetapi juga menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur vital, termasuk rumah-rumah penduduk dan warung yang berjejer di sepanjang garis pantai. Berita tentang kondisi memprihatinkan ini telah menyebar cepat di media sosial dan menjadi perhatian luas masyarakat, menggugah rasa kepedulian banyak pihak.

    Kondisi ini tentunya membuat masyarakat Batu Kalang Kenagarian Ampang Pulai merasa khawatir dan cemas dengan warung dan tempat tinggal mereka di empas ombak besar. Setiap hari, warga Batu Kalang  menyaksikan bagaimana gelombang yang menghantam pantai mengikis daratan dan merusak pelindung yang telah dibangun dengan susah payah, menciptakan ketidakpastian yang mendalam terhadap masa depan ekonomi dan sosial mereka.

    Rasa keputusasaan mulai mengisi hati mereka, mengingat bagaimana ombak telah mengambil bukan hanya harta benda, tetapi juga kepercayaan diri mereka dalam mempertahankan kehidupan sehari-hari.

    Masyarakat Batu Kalang berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Pesisir Selatan untuk segera memperbaiki penahan ombak yang telah rusak parah di terpa ombak besar.

    Mereka membutuhkan dukungan cepat dan terarah, dan bahkan telah mempertimbangkan untuk mengorganisir aksi protes untuk menuntut perhatian yang lebih dari pemerintah. Dibutuhkan strategi jangka panjang yang tidak hanya memperbaiki kerusakan yang ada, tetapi juga dapat mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan, seperti pembangunan infrastruktur yang lebih kuat dan berkelanjutan.Sampai saat ini, kondisi cuaca yang ekstrim tersebut belum ada terlihat tanda-tanda normal.

    Dengan peringatan cuaca yang terus dikeluarkan oleh BMKG, masyarakat memasuki hari-hari penuh ketegangan, mengawasi setiap perubahan di lautan dengan rasa was-was. Mereka hanya bisa berharap dan berdoa agar Allah. SWT memberikan mereka perlindungan, dan agar pemerintah mendengar jeritan dan harapan mereka untuk menyelamatkan kehidupan yang telah lama mereka bangun.

    Dari pemantauan Media nrtvnews.live ke lokasi. Kerusakan penahan ombak yang cukup parah tersebut belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah daerah Kabupaten Pesisir Selatan.

    Warga setempat, selain merasakan dampak fisik dari bencana ini, juga mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan mental dan emosional yang mengganggu mereka. Keberadaan mereka di daerah yang biasanya menjadi tamasya wisata kini berubah menjadi tempat yang dipenuhi ketidakpastian. Dengan setiap ombak yang datang, harapan mereka bahwa sesuatu akan berubah menjadi semakin memudar.(Alpin)



  • Palang Merah Indonesia ( PMI) Sumatera Barat Berkunjung ke Malaysia

    Kunjungan Ketua Palang Merah Indonesi Sumatera Barat, Drs. H. Aristo Munandar, bersama Wakil Ketua Buya Zaitul Ikhlas Saad, ke Malaysia disambut hangat oleh Dato’ Sri Suhaimi Bin Haji Yacob, 30/11/2024

    Dalam suasana yang penuh kegembiraan, pertemuan ini tidak hanya menjadi momen diplomasi, tetapi juga simbol persahabatan yang kuat antara kedua organisasi. Momen ini menjadi lebih spesial mengingat betapa pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan kemanusiaan di kawasan Asia. 

    Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka kerja sama PMI Sumatera Barat dengan Malaysia, yang sudah terjalin sejak lama, demi mempromosikan kegiatan pertolongan yang lebih efektif dan terkoordinasi.

    Dalam pertemuan yang istimewa tersebut, hadir juga Chairman MRC Kuala Lumpur, Dato’ Sri Suhaimi Bin Haji Yacob, dan Deputy Secretary Malaysian Red Crescent (MRC), Dato’ Danial Iskandar Abd Ragman.

    Setelah membicarakan kerja sama antara PMI Sumbar dengan MRC Malaysia di Markas BSM Kuala Lumpur, diskusi dilanjutkan dengan memperdalam strategi bersama yang berfokus pada respons cepat terhadap bencana dan peningkatan kualitas pelatihan relawan.

    Hadir juga Ketua BSM Negeri Sembilan, Mr. Lee, yang berbagi wawasan berharga mengenai program pendidikan untuk relawan di Akademi Relawan Palang Merah Negeri Sembilan. Kerjasama ini diharapkan dapat menciptakan standar baru dalam pendidikan relawan yang akan memperkuat jaringan kemanusiaan tidak hanya di Indonesia dan Malaysia, tetapi juga di tingkat regional.

    Dengan kolaborasi ini, diharapkan generasi relawan masa depan akan dibekali keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik untuk menghadapi tantangan kemanusiaan yang terus berkembang.(Alpin)



  • Pelatihan Perbendaharaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah se Sumatera Barat  Resmi hari ini di Tutup

    Acara Pelatihan Perbendaharaan Pimpinan Daerah  Muhammadiyah  se Sumatera Barat  yang berlangsung selama dua  di Asrama Haji Tabing  ditutup secara resmi  hari ini oleh Pimpinan Muhammadiyah  Provinsi Sumatera Barat  Dr. Murisal, M.Ag, Minggu 01/12/2024

    Dalam acara penutupan ini  Dr. Murisal  menyampaikan kepada  peserta pelatihan  kita semua  harus merubah paradigma   dalam berorganisasi selama ini laporan keuangan di perserikatan banyak yang tidak jelas dan tidak dibuat laporanya sesuai dengan akuntasi yang benar,  semua  pemasukan dan pengeluaran harus jelas dan tercatat semua, “ungkap Murisal.

    Jangan sampai habis masa jabatan pimpinan  tidak ada yang membuat  laporan dan bahkan tidak  ada  serah terima jabatan. Murisal  berharap mari kita sama- sama terapkan  ilmu dalam  pelatihan ini, mari kita belajar  transparan dan akuntabel dalam berorganisasi, ungkap  Murisal.

    Sebelum acara Pelatihan Perbendaharaan  ditutup ada penyampaian  pesan dan kesan   dari peserta  pelatihan  Buya Amri Pimpinan Daerah  Muhammadiyah  Payakumbuh. Menyampaikan kepada hadirin yang hadir  bahwa  dalam acara ini banyak pengetahuan yang kami dapat dari Pelatihan  ini terkait pencatatan dan pelaporan keuangan yang sesuai dengan standar Akuntasi serta  pelatihan ini sangat  bermanfaat sekali bagi PDM  yang mengikutinya, ungkap Buya Amri sambil menutup  pesan dan kesannya selama pelatihan. (Alpin)



  • Hari kedua Pelatihan Perbendaharaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Se Sumatera Barat

    Pemateri Handal dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Kembali menjadi sorotan dengan pembahasan mendalam mengenai cara menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Muhammadiyah (RAPBM). Dalam sesi ini, Fitri Yulianis, SE, M.Si yang telah berpengalaman luas dalam pengelolaan keuangan organisasi non-profit, memberikan wawasan kritis mengenai pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.

    Ia menjelaskan langkah-langkah strategis dalam merencanakan anggaran yang tidak hanya mencakup estimasi pendapatan dan belanja, tetapi  juga memperhatikan prioritas program yang sejalan dengan visi dan misi organisasi Muhammadiyah.

    Setelah presentasi dari Fitri Yulianis, Immu Putri Sari, SE, M.Si, melanjutkan topik tersebut dengan membahas Pelaporan Keuangan, menjelaskan bahwa pelaporan yang baik adalah pondasi dari kepercayaan publik terhadap organisasi. Ia memaparkan proses pencatatan yang sistematis, pengolahan data secara terstruktur, serta penyajian laporan yang mudah dipahami oleh semua pemangku kepentingan.

    Dengan menggunakan studi kasus nyata dan alat bantu visual seperti grafik dan tabel, kedua narasumber memberikan pemahaman yang mendalam sekaligus praktis kepada para peserta, memastikan bahwa mereka dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam lingkungan kerja mereka.

    Para peserta tampak aktif berdiskusi, merespons dengan berbagai pertanyaan dan pandangan, yang mencerminkan antusiasme dan komitmen mereka untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan di lingkungan Muhammadiyah ( Alpin)



  • Pimpinan Daerah Aisyiah Kabupaten Pesisir Selatan menghadiri undangan Milad Muhammadiyah yang ke-112 Tingkat Wilayah

    Acara Milad  Muhammadiyah ke 112 Tingkat Wilayah Sumatera Barat  ini merupakan momen penting bagi seluruh anggota dan simpatisan Muhammadiyah, Sabtu 30/11/2024

    Pimpinan Daerah Aisyiah Kabupaten Pesisir Selatan Hj.Nasrida dan pengurus lainya  berkumpul untuk merayakan perjalanan dan kontribusi organisasi ini terhadap masyarakat.

    Ratusan peserta dari berbagai kabupaten di Provinsi Sumatera Barat berkonvergensi di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, menciptakan suasana kebersamaan yang penuh dengan semangat persaudaraan dan kolaborasi.

    Dalam rangkaian acara yang penuh khidmat ini, pimpinan dan pengurus Aisyiah memberikan dukungan penuh kepada acara tersebut, menyaksikan berbagai penampilan dan orasi yang menginspirasi dari para pemimpin Muhammadiyah. Selain itu, acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, seperti Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Anwar Abbas yang membawa pesan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Peran aktif beliau dalam memberikan pandangan dan arahan serta kepemimpinan Dr. Bakhtiar, M.Ag sebagai ketua PWM Sumatera Barat dan Sekretaris Drs. Apris, MM turut memperkuat semangat dan visi organisasi.

    Peringatan Milad yang diusung dengan tema “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua” menekankan pentingnya kehadiran Muhammadiyah dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Tema ini mengajak semua elemen untuk berperan serta dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan.

    Dalam acara ini, Gubernur terpilih, Buya Mahyeldi, yang mendapatkan dukungan suara tertinggi di seluruh Indonesia juga hadir dan memberikan sambutan yang penuh makna, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalamj menciptakan kondisi yang lebih baik bagi rakyat.

    Acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, namun juga refleksi perjalanan panjang organisasi dalam berkontribusi bagi bangsa dan negara.(Alpin)



  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan dengan semangat tinggi mengikuti Pelatihan Perbendaharaan PDM se Sumatera Barat

    Pelatihan  Pembendaharaan Pimpinan Daerah  Muhammadiyah  se Sumatera Barat  diadakan di Asrama Haji Tabing pada tanggal 30 November hingga 1 Desember 2024.

    Acara ini menandai upaya nyata organisasi dalam meningkatkan kapasitas keuangan dan manajemen sumber dayanya, merespons kebutuhan modern dalam pengelolaan organisasi. Dalam konteks ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan  Buya Aprizal, M.Pd, telah mengutus  H. Mardani, M.Pd dan Elpinas, S.Kom untuk membawa pengetahuan dan keahlian baru mengenai perbendaharaan ke dalam organisasi Muhammadiyah. Pelatihan ini bukan hanya bertujuan untuk menyampaikan informasi praktis tetapi juga untuk membangun jaringan antar pimpinan daerah sehingga bisa saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik.

    Pembukaan acara Pelatihan Perbendaharaan ini dibuka dengan resmi oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sumatera Barat, Kijal Atritanjung, SH, MH, yang memberikan sambutan inspiratif dan menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan regulasi keuangan yang terus berubah.

    Kemudian, ketua panitia, Dr. Murisal, M.Ag, turut memberikan sambutan yang menggugah semangat peserta untuk menggali potensi organisasi ke depannya. Pelatihan ini diharapkan bisa menjadi tonggak perubahan dalam pengelolaan keuangan Perserikatan Muhammadiyah, dengan penekanan pada pentingnya akuntabilitas dan transparansi.

    Kijal Atritanjung mengingatkan para peserta untuk tidak hanya sekadar mencatat setiap transaksi keuangan, tetapi juga untuk memahami implikasi dari setiap langkah agar tujuan dan visi organisasi tercapai secara berkesinambungan. Ia menjelaskan bahwa Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi sosial dan keagamaan terbesar di Indonesia memiliki banyak aset yang perlu dikelola dengan baik, mulai dari institusi pendidikan, rumah sakit, hingga lahan yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial.

    Sayangnya, selama ini, masih tampak ada kekurangan dalam hal pelaporan keuangan dari banyak Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Usai masa jabatan, tidak jarang mereka tidak menyusun laporan yang jelas mengenai kegiatan serta aset yang dimiliki, sehingga mengakibatkan hilangnya rekam jejak yang berharga. Hal inilah yang mendorong Pimpinan Pusat untuk menekankan bahwa setiap Pimpinan Daerah Muhammadiyah di seluruh Indonesia diwajibkan menyusun laporan tahunan yang terstandarisasi, demi menjaga kelangsungan dan keberlanjutan program organisasi.

    Selama pelatihan, peserta disuguhkan berbagai materi penting dari para ahli di bidang akuntansi dan keuangan. Materi tentang Kebijakan Keuangan Persyarikatan disampaikan oleh Dr. Murisal, S.Ag., M.Pd, yang menguraikan prinsip-prinsip manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel.

    Selain itu, Dr. Willy Nofranita, S.E., M.Si, Ak, CA, menjelaskan Kebijakan Akuntansi yang diperlukan agar organisasi dapat memenuhi standar pelaporan yang diakui secara luas. Penyusunan Rencana Anggaran dan Pelaksanaan Belanja Masukan (RAPBM) juga menjadi sorotan dalam sesi yang disampaikan oleh Fitri Yulianis, SE., M.Si, yang membantu peserta memahami cara merencanakan dan mengelola anggaran dengan bijaksana.

    Immu Puteri Sari, SE., M.Si, memberikan penjelasan mendalam tentang Pelaporan Keuangan, sedangkan Dr. Willy Nofranita kembali tampil sebagai narasumber untuk menguatkan pemahaman peserta mengenai Sistem dan Pengendalian Internal.

    Acara pelatihan ini berlangsung selama dua hari dengan suasana yang penuh dengan semangat belajar dan berbagi ide, diharapkan peserta dapat kembali ke daerah masing-masing dengan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat meningkatkan pengelolaan perbendaharaan masing-masing daerah.(Alpin)



  • Rekapitulasi Perhitungan Suara di Tingkat Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pessel

    Rekapitulasi Perhitungan Suara di Tingkat Kecamatan IV Jurai berjalan  lancar  sampai selesai, Jumat 29/11/2024

    Tim Pemenangan Hendrajoni- Risnaldi Ibrahim dari Mak – Mak Cantik ( Macan) Suci Utami alias Unyiang dan Sumarni alias Ciani dan kawan – kawan senantiasa memantau  proses perhitungan suara dengan saksama, semangat dan kebersamaan  dari tim ini perlu menjadi contoh kita semua yang selalu bahu membahu dalam segala persoalan  yang ada.

    Semangat  dan dedikasi Unyiang dan Ciani  serta kawan – kawan ini dalam mengawasi jalannya Rekapitulasi Perhitungan suara ditingkat kecamatan IV Jurai perlu di acungkan jempol, tanpa merasa lelah beliau ini terus semangat demi Pesisir Selatan yang lebih baik dan berkelanjutan.

    Masyarakat Pesisir Selatan secara bersama – sama telah membuktikan kekompakan dan kebersamaannya dalam memenangkan Hendrajoni – Risnaldi Ibrahim dalam kotesta Pemilukada  Pessel yang baru saja dilaksanakan.

    Semoga harapan dari masyarakat Pesisir Selatan untuk mendambakan kesejahteraan dan keadilan akan terwujud dengan nyata dibawah kepemimpinan  Hendrajoni- Risnaldi Ibrahim (Alpin)



  • Pemilukada Pesisir Selatan 2024  Sudah Usai Mari kita Bangun  Jembatan Silaturahim antara sesama Masyarakat Pesisir Selatan

    Malaysia, Jum’at  29/11/2024 Penasehat  Pemenangan Hendrajoni – Risnaldi Ibrahim Buya Zaitul Ikhlas Saan melalui via Handphone  berkomunikasi dengan awak Media nrtvnews.live terkait  Pesta Demokrasi  yang baru saja selesai kita laksanakan. Khususnya di  Pessisir Selatan dan umumnya Sumatera Barat,  memberikan sebuah arahan  dan Himbauan kepada  seluruh Rekan-rekan Tim Pemenangan dan seluruh Relawan HJ-RI dimanapun berada.

    “Alhamdulillah, secara devakto sesuai dengan hasil rekap suara di 15 kecamatan Hendrajoni – Risnaldi Ibrahim menguguli dari rivalnya. Namun secaraca dejure kita harus menunggu Keputusan KPU Pesisir Selatan.

    Bekaitan dengan hal itu, selama berlansungnya kampanye berbagai perbedaan pandangan, sikap  dan tindakan kita sesama Tim Pemengan dan para Relawan yang sangat dinamis yang kadangkala terjadinya kenaikan emosi dan suhu tensi yang tinggi.

    Saya Zaitul Ikhlas Saad dari negara tetangga Malaysia menghimbau, marilah kita jadikan itu  semua  sebagai catatan sejarah politik Pesisir Selatan  dengan segala suka-duka dan romantikanya.

    Tugas utama kita ke depan adalah membantu dan mengawal HJ-RI dalam mewujudkan Visi Missinya menuju Pesisir Selatan Yang Tumbuh, Berkembangan dan Berkelanjutan. Pesisir Selatan yang menyala, Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafuur.

    Tentunya merupakan sikap yang elok dan sangat mulia,  jika kita mampu menjaga perasaan Paslon 01 dan para relawan serta pendukungnya.

    Karena bagaimanapun juga mereka adalah bagian dari kita sesasama orang Pesisir Selatan.

    Keberhasilan Hendrajoni- Risnaldi Ibrahim membangun Pesisir Selatan ke depan juga ditentukan olah peran serta aktif mereka, “Ungkap Buya Zaitul Ikhlas  sambil menutup pembicaraannya. (Alpin)



  • Anggota DPD-RI Cerint Irraloza Tasya, S.Ked Rapat Dengar Pendapat (RDP) BAP DPD RI

    Cerint Irraloza Tasya, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia perwakilan Sumatera Barat  berperan aktif dalam Badan Akuntabilitas Publik Jumat, 29/11/024

    Dalam pertemuan yang sangat penting ini, ia bergabung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan beberapa tokoh penting di bidang agraria dan perencanaan pembangunan nasional. RDP ini diadakan bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang, Nusron Wahid, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, Rachmat Pambudy. Pertemuan ini menjadi salah satu wadah bagi mereka untuk membahas isu-isu krusial terkait Proyek Strategis Nasional, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di seluruh tanah air. Dengan latar belakang pendidikan di bidang kesehatan, Cerint  juga membawa perspektif baru tentang pentingnya integrasi antara pembangunan fisik dan kebutuhan masyarakat, terutama dalam memastikan akses ke lahan untuk pemukiman yang layak dan fasilitas kesehatan yang memadai bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Rapat tersebut dihadiri oleh Pambudy, yang membahas isu Proyek Strategis Nasional dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Nusron Wahid, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy. Dalam diskusi tersebut, dibuka ruang bagi para peserta untuk berbagi pandangan dan rekomendasi yang konstruktif, menyangkut implementasi proyek yang berkaitan dengan pengembangan infrastruktur dan penyediaan lahan bagi proyek-proyek vital. Para pembicara menekankan betapa pentingnya kolaborasi antara berbagai kementerian dan lembaga pemerintah dalam mencapai target pembangunan, serta perlunya keterlibatan masyarakat lokal untuk memastikan bahwa setiap proyek yang dijalankan membawa dampak positif bagi kehidupan mereka (Alpin)



  • Kapolres Pessel, AKBP Derry Indra, SIK memberikan Apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan Pemilukada di Pesisir Selatan yang berlangsung Damai dan kondusif

    Dalam pengamatan yang dilakukan oleh media nrtvnews.live, terlihat jelas bahwa dari total 15 kecamatan yang terbentang dari utara hingga selatan, situasi di setiap lokasi pemungutan suara hingga saat ini menunjukkan ketenangan dan kenyamanan.

    Masyarakat Pesisir Selatan telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap prinsip-prinsip demokrasi, mirip dengan gestur kedewasaan dalam berpolitik yang sangat patut dicontoh.

    Derry Indra menekankan bahwa apresiasi ini bukan hanya untuk para pemilih, tetapi juga untuk semua elemen yang terlibat dalam proses pemilu, dari penyelenggara hingga pengawas. Ia berharap semoga proses rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kecamatan dan kabupaten juga dapat berjalan dengan aman dan lancar, tanpa adanya halangan yang berarti. Kapolres Derry mengakui bahwa menciptakan suasana aman dan kondusif bukanlah tugas yang mudah.

    Hal ini dicapai berkat kepiawaian serta keahlian dalam menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai pihak. Derry bersama jajarannya aktif berkolaborasi dengan Ninik mamak, Cadiak pandai, Alim ulama, Bundo Kanduang, serta tokoh pemuda setempat, yang semuanya berkontribusi dalam menjaga ketenteraman masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat ikatan antar komunitas, tetapi juga membuat setiap warga merasa terlibat dan bertanggung jawab atas keamanan dan kelancaran proses demokrasi yang mereka jalani.

    Di tempat yang terpisah Yusril  Kanit Intel Polsek IV Jurai menyampaikan kepada awak media kondisi di wilayah IV Jurai  relatif terpantau aman dan kondusif ini berkat kerjasama  dari semua pihak, harapan yang sama juga disampaikan Yusril  semoga rekapitulasi perhitungan suara  mulai dari Kecamatan sampai ketingkat Kabupaten  aman dan lancar. (Alpin)



  • Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pessel, telah memasuki fase penting dalam proses Demokrasi

    Dengan dimulainya Rekapitulasi Perhitungan Suara Tingkat Kecamatan pada hari ini, 28/11/2024. Acara ini bukan hanya sekadar momen administratif, tetapi juga merupakan titik pertemuan bagi berbagai elemen masyarakat yang saling berinteraksi dalam suasana penuh harapan dan semangat.

    Dari informasi anggota PPK Kecamatan  Tarusan Diky Yandra menyampaikan kepada awak media nrtvnews.live  seksi pertama yang dihitung adalah Nagari Kampung Baru Korong Nan Ampek, yang dikenal akan partisipasi aktif warganya dalam setiap pemilu. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan Nagari Batu Hampar, sebuah daerah yang memiliki sejarah panjang dalam tradisi pemilihan umum yang demokratis, serta Nagari Kapuh Utara, yang dikenal dengan semangat persatuannya.

    Dalam Rekapitulasi perhitungan suara tingkat kecamatan ini, suasana berlangsung lancar dan aman, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk semua warga yang hadir. Antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan proses Rekapitulasi Perhitungan Suara ini sangat luar biasa, banyak warga yang datang dari jauh, membawa harapan dan cita-cita untuk perwakilan yang lebih baik.

    Petugas yang bertugas pada sore hari ini, terdiri dari PPS (Petugas Pemungutan Suara), dan KKPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dari masing-masing Nagari, menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas mereka.

    Rekapitulasi suara tingkat kecamatan ini pun dijaga ketat oleh petugas keamanan dari Polsek Tarusan dan Koramil Tarusan, untuk memastikan proses berjalan dengan adil dan transparan. Selain itu, kehadiran media massa yang meliput acara ini menjadikan momen tersebut transparan, serta memberi kesempatan bagi warga untuk tetap mendapatkan informasi akurat mengenai hasil yang akan diumumkan.(Alpin)