Category: Nasional


  • HMI Pessel Gelar Orasi Damai di Depan Kantor DPRD Pessel

    Painan – Pesisir Selatan nrtvnews.info  Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pesisir Selatan menggelar aksi orasi di depan Kantor DPRD Pessel pada Senin, 01/9/ 2025.

    Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi mereka terkait sejumlah isu nasional dan lokal yang dinilai penting untuk diperjuangkan.

    Aksi orasi yang dimulai sejak siang  hari tersebut, kemudian membawa mahasiswa untuk diterima di ruang rapat paripurna oleh Ketua DPRD Pessel, Darmansyah, S.Ag, guna menyampaikan tuntutannya. Selain Ketua DPRD, hadir juga dalam ruang rapat Wakil Bupati Pessel, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag, Kapolres Pessel AKBP. Derry Indra, SIK, Dandim 0311 Pessel Letkol. Czi Theodorus Sambua, S.T, M.Han yang baru saja menepati tugas baru di Pessel sebelumnya  bertugas di Denzibang 5/l Padang, serta sejumlah anggota DPRD Pessel lainnya.

    Orasi yang disampaikan oleh juru bicara HMI Pessel, Aldiansyah, menyoroti beberapa isu yang tengah menjadi perhatian publik. Beberapa tuntutan utama yang disampaikan oleh para mahasiswa adalah sebagai berikut,

    Sahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset, HMI Pessel mendesak agar rancangan undang-undang yang berkaitan dengan perampasan aset dari koruptor dapat segera disahkan sebagai upaya menanggulangi praktik korupsi yang marak terjadi.

    Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati untuk Koruptor, Tuntutan ini bertujuan agar hukuman mati dapat diterapkan sebagai bentuk sanksi tegas terhadap pelaku tindak pidana korupsi, demi memberikan efek jera.

    Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan kritik terhadap beberapa kebijakan dan tindakan anggota DPRD Pessel, yang dinilai tidak mencerminkan integritas mereka. Salah satunya adalah soal pelaksanaan paripurna di hotel berbintang yang dilakukan oleh beberapa anggota DPRD Pessel di luar daerah, yang dinilai sebagai pemborosan anggaran dan ketidakseriusan dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.

    Aldiansyah juga mengkritisi absensi kehadiran anggota DPRD Pessel dalam mengikuti rapat paripurna di kantor DPRD Pessel, yang dianggap tidak konsisten dengan kewajiban mereka sebagai pejabat publik.

    Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Pessel, Darmansyah, S.Ag, menyatakan akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dengan mengadakan pembahasan lebih lanjut terkait isu-isu yang diangkat. Namun, Darmansyah juga mengimbau agar mahasiswa dapat terus menjaga dialog yang konstruktif dan mendukung langkah-langkah yang diambil untuk kemajuan Pesisir Selatan.

    Aksi ini berakhir dengan ketenangan, meskipun ada beberapa ketegangan yang terjadi di awal orasi. Mahasiswa mengharapkan agar tuntutan mereka mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah dan anggota DPRD, sebagai bentuk komitmen untuk memberantas korupsi dan meningkatkan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan (Alpin)



  • Lazismu Pesisir Selatan Salurkan Bantuan Program Sedekah Sembako di Kecamatan Koto XI Tarusan

    Pesisir Selatan – nrtvnews.info Lazismu Kabupaten Pesisir Selatan kembali menyalurkan bantuan melalui program Sedekah Sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban hidup bagi mereka yang terdampak kondisi ekonomi yang sulit, Sabtu 30/8/2025

    Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Ketua Lazismu Pesisir Selatan, Iswandi Amri, SE.ME, didampingi oleh sejumlah pengurus lainnya, yaitu Rici Alfauza, Spd.I, Rafika Yusri, SE, Hayatul Fadli, Spd.I, dan Hendriansyah, M.Kom.

    Dalam kesempatan tersebut, Iswandi Amri menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzakki dan dermawan yang telah memberikan sedekahnya kepada Lazismu Pesisir Selatan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam program ini. Semoga sedekah yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Iswandi.

    Iswandi juga berharap kepada muzakki dan dermawan lainnya untuk terus berbagi dengan mereka yang kurang beruntung. “Mari kita terus berbagi, agar semakin banyak saudara-saudara kita yang dapat merasakan manfaatnya. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan dibalas dengan pahala berlipat ganda oleh Allah SWT, Aamiin,” harapnya.

    Program Sedekah Sembako ini merupakan bentuk komitmen Lazismu dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sosial untuk membantu sesama, terutama di masa sulit seperti saat ini. Lazismu Pesisir Selatan bertekad untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pesisir Selatan (Alpin)



  • Regional Meeting LPCRPM se-Sumatera Bagian Utara Digelar di Universitas Muhammadiyah Riau

    Pekanbaru – Riau nrtvnews.info Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Regional Meeting LPCRPM se-Sumatera Bagian Utara di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Agustus 2025, bertempat di kampus UMRI yang berlokasi di Jl. Tuanku Tambusai, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru Sabtu, 30/8/2025

    Acara ini secara resmi dibuka oleh Rektor UMRI yang diwakili oleh Wakil Rektor II  Dr. Baidarus, M.Ag, MM  Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya penguatan cabang dan ranting Muhammadiyah sebagai ujung tombak dakwah persyarikatan di tingkat akar rumput.

    “Regional Meeting ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi dan menyusun langkah-langkah konkret dalam pengembangan cabang, ranting, serta pembinaan masjid di wilayah Sumatera bagian utara,” ungkap Dr. Baidarus.

    Hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau, Hendri Sayuti, MA, Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah H.M. Jamaluddin, S.Psi, Psikolog, serta para pimpinan PDM dari berbagai provinsi di wilayah Sumatera bagian utara.

    PDM Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, turut berpartisipasi dalam acara ini dengan menghadirkan sejumlah tokohnya, antara lain Dr. Lukman Hakim, M.Pd, Dr. Mardiaton, M.Pd, Elpinas, S.Kom, Ermawan Saputra, S.Ag, Fakhrial Amir, B.Sc, dan Muhammad Tabri, S.Pd. Kehadiran mereka turut memberikan semangat dan warna tersendiri dalam forum regional ini.

    Regional Meeting ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus forum diskusi dan koordinasi program kerja LPCRPM di wilayah Sumatera bagian utara, dengan harapan dapat memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan peran strategis Muhammadiyah dalam pembinaan umat di tingkat akar rumput (Alpin)



  • Cerint Iralloza Tasya Dorong Warga Padang Jaga Persatuan Lewat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

    Padang – nrtvnews.info Dalam upaya memperkuat rasa kebangsaan dan persatuan, Anggota DPD RI Cerint Iralloza Tasya kembali menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kota Padang, Sumatera Barat, baru-baru ini. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Dalam pemaparannya, Cerint menekankan bahwa Empat Pilar—yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan fondasi utama yang harus dipegang teguh seluruh elemen bangsa.

    “Empat Pilar ini adalah pondasi yang membuat kita tetap berdiri sebagai bangsa yang berdaulat dan berkarakter. Masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memahami dan mengamalkan nilai-nilai ini agar tidak mudah tergerus oleh arus globalisasi,” tegas Cerint dalam acara tersebut.

    Menurutnya, keempat pilar tersebut tidak hanya sekadar konsep normatif, tetapi juga harus tercermin dalam sikap, perilaku, serta pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari.

    Acara sosialisasi berlangsung dengan antusias dan partisipatif. Peserta diberikan ruang untuk berdialog secara interaktif, menyampaikan pandangan, serta mengajukan pertanyaan seputar tantangan kebangsaan di era modern.

    Cerint  berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu semangat masyarakat Padang dalam menjaga persatuan dan kesatuan, serta mendorong peran aktif warga dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika global ( Alpin)



  • PC IMM Pesisir Selatan Sukses Gelar Musycab, Lahirkan Kader Pemimpin Berkemajuan

    Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Pesisir Selatan sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Musycab) pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025, bertempat di Aula STAI Balaiselasa. Kegiatan yang menjadi momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan ormas Muhammadiyah di tingkat daerah, termasuk Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), serta para tokoh Muhammadiyah setempat, Rabu 27/8/2025

    Dalam sambutannya, Gempa Maulana selaku Ketua Umum PC IMM Pesisir Selatan periode sebelumnya menyampaikan harapan agar Musycab kali ini mampu melahirkan kader-kader muda yang militan, visioner, dan berpikiran maju. “Semoga proses musyawarah ini menghasilkan pemimpin yang tidak hanya berkualitas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam komitmen terhadap nilai-nilai Islam berkemajuan,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya regenerasi kader yang mampu menjawab tantangan zaman dengan semangat kebangsaan dan keislaman.

    Musycab resmi dibuka oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Sumatera Barat, Imawan Badi Putra, yang dalam arahannya menyerukan pentingnya IMM sebagai wadah kader intelektual muda Muhammadiyah untuk terus memperkuat perannya di tengah masyarakat. Sementara itu, Dr. Mardianton, S.EI., M.Pd., CHt., yang mewakili Fokal IMM Pesisir Selatan, menyampaikan pesan-pesan strategis kepada seluruh Imawan dan Imawati. Ia menekankan pentingnya menjadi mahasiswa yang berilmu, berakhlak mulia, dan berdaya saing, serta memperkuat identitas sebagai kader yang intelektual, religius, dan sosial.

    “Jangan hanya menjadi mahasiswa biasa, tapi jadilah pelaku perubahan yang aktif menjawab tantangan bangsa, umat, dan daerah,” tegas Dr. Mardianton. Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta menjaga persatuan dan menghindari perpecahan dalam setiap proses musyawarah. Di sisi lain, pihaknya berharap PC IMM Pesisir Selatan terus menjadi motor penggerak dakwah di kalangan mahasiswa, melahirkan pemimpin muda yang mampu membawa perubahan positif, serta menjalin sinergi kuat dengan ortom Muhammadiyah dan pemerintah daerah.

    Sapta Kardeni, S.Ag., perwakilan PDM Pesisir Selatan yang membidangi kaderisasi, turut memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Musycab tersebut. Ia berharap ke depan, IMM mampu melahirkan kader-kader unggul yang siap membesarkan Muhammadiyah di bumi Pesisir Selatan. “Kader IMM adalah masa depan Muhammadiyah khususnya di Pesisir Selatan. Maka, proses kaderisasi harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” tandasnya.

    Setelah melalui rangkaian musyawarah yang demokratis dan penuh semangat kekeluargaan, PC IMM Pesisir Selatan resmi membentuk kepengurusan baru. Muhammad Tabri terpilih sebagai Ketua Umum, didampingi Rizki Rahmadani sebagai Sekretaris Umum dan Bunga Wahyuni sebagai Bendahara. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu membawa IMM Pesisir Selatan ke arah yang lebih progresif dan inovatif.

    Tidak hanya itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan Musyawarah Komisariat (Musykom) yang menghasilkan terpilihnya dua komisariat baru. PK Ar-Fachruddin dipimpin oleh Alan Fadil Noviali (Ketua), Budi Rahmat Yanto (Sekretaris), dan Kim Nastiar Maulana (Bendahara). Sementara PK KH. Ahmad Dahlan akan dipimpin oleh Herli Yossi (Ketua), Zikri Faishal Alafathin (Sekretaris), dan Yuda Afrianza (Bendahara).

    Di akhir acara, panitia dan peserta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak, dari para orang tua, senior, hingga seluruh kader IMM. “Alhamdulillah, Musycab berjalan lancar dan sukses berkat dukungan, arahan, dan doa dari ayahanda, ibunda, kakanda, dan ayunda Imawan/Imawati. Semoga segala kontribusi ini mendapat balasan terbaik dari Allah SWT. Aamiin yaa Rabbal ‘alamin,” tutup panitia dengan penuh haru.

    Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PC IMM Pesisir Selatan siap melangkah sebagai garda depan gerakan mahasiswa Muhammadiyah yang berkemajuan, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi masyarat,bsngsa dan umat(Alpin)



  • Wakil Bupati Hadiri Pengukuhan Pengurus DPD AGPAII Pesisir Selatan

    Painan — Pesisir Selatan nrtvnews.live Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berlangsung khidmat di Gedung PCC, Painan, Senin (25/8/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pessel, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag.

    Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) AGPAII Sumatera Barat, Rimelfi, M.Ag, Kepala Dinas Pendidikan Pessel, Salim Muhaimin, M.Pd, serta Kepala Kementerian Agama Pessel yang diwakili oleh Kasi PAIS, Masrizal, M.Pd. Para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Pessel serta sejumlah undangan lainnya juga turut memeriahkan acara.

    Ketua DPD AGPAII Pessel yang baru dikukuhkan, Ali Amran, S.Pd.I, merupakan salah satu kader terbaik Muhammadiyah Pessel. Selain menjabat sebagai pimpinan daerah Muhammadiyah, beliau kini resmi memimpin DPD AGPAII Pessel setelah dikukuhkan secara langsung oleh DPW AGPAII Sumbar.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dr.H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag menyampaikan apresiasi kepada para guru PAI atas dedikasi mereka dalam membina akhlak dan spiritual generasi muda di Pesisir Selatan.

    “AGPAII memiliki peran penting dalam memperkuat karakter peserta didik. Dengan pengukuhan ini, semoga DPD AGPAII Pessel semakin solid dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memajukan pendidikan agama,” ujar beliau.

    Sementara itu, Ketua DPW AGPAII Sumbar Rimelfi, M.Ag berharap kepengurusan baru dapat menjadi motor penggerak profesionalisme guru PAI di daerah.

    Acara pengukuhan ditutup dengan Foto  bersama dan ramah tamah antar anggota dan tamu undangan (Alpin)



  • Wakil Bupati Pessel Hadiri Musyda PDPM  Dorong Kolaborasi Pemuda dan Pemerintah

    Linggo Sari Baganti – Pesisir Selatan nrtvnews.live  Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag menghadiri Musyawarah Daerah (Musyda) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pesisir Selatan, yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah/Aisyiyah, Linggo Sari Baganti Air Haji, Minggu (24/8/2025).

    Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini diikuti oleh 13 cabang PDPM se-Kabupaten Pesisir Selatan. Mengusung tema “Membumikan Pemuda Berkarakter, Berdaya Saing, dan Berkontribusi bagi Bangsa melalui Spirit Musyawarah”, Musyda PDPM Pessel menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan.

    Turut hadir dalam acara ini tokoh-tokoh penting Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah, antara lain Pimpinan  PDM Pessel Dr. H. Aprianto, M.Ag, Dr. Lukman, M.Pd, Elpinas, S.Kom, Ermawan Saputra, S.Ag, Ketua PCM Air Haji H. Yuli Aznur, Ketua PCA Air Haji Hj. Nur Ahli Sasmi, serta jajaran Ortom Muhammadiyah. Dari Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumatera Barat hadir Sekretaris Anasrul, S.HI dan Bendahara Novil Asrianto, M.H. Ketua panitia kegiatan ini adalah Izen Maryono, S.Sos.I.

    Dalam sambutannya, Sekretaris PWPM Sumbar, Anasrul, S.HI mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan menjadikan Musyda sebagai momen membangun kebersamaan dalam memajukan PDPM Pessel.

    Sementara itu, Wakil Bupati Pessel Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyda ini. Ia menekankan pentingnya sikap legowo dalam menerima hasil musyawarah dan mengajak seluruh kader untuk bersatu dalam membangun PDPM yang lebih baik.

    “Siapapun yang terpilih nantinya, mari kita terima dengan lapang dada. Mari bersama-sama memajukan PDPM Pessel dan berkolaborasi aktif dengan pemerintah daerah untuk kemajuan Kabupaten Pesisir Selatan,” ujarnya.

    Musyda PDPM Pessel 2025 ini menjadi bukti semangat pemuda Muhammadiyah dalam berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa, sekaligus menegaskan peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah (Alpin)



  • Muhammadiyah Sumbar Gelar Pengkajian Pendidikan Berbasis ABS-SBK di Istana Gubernur

    Padang – Sumatera Barat nrtvnews.live Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat menggelar Pengkajian Muhammadiyah Tingkat Wilayah di Auditorium Istana Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (23/8). Acara ini mengangkat tema sentral seputar “Strategi Pengembangan Pengelolaan Pendidikan Berbasis Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)”.

    Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang pendidikan dan keislaman, yaitu

    Drs. Barlius, MM, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, yang membawakan materi bertema “Pengembangan Pengelolaan Pendidikan Berbasis ABS-SBK”.

    Prof. Dr. Jamaris Dewan Pakar dari Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis PWM Sumbar, yang memaparkan “Strategi Pengembangan Pengelolaan Pendidikan Berbasis ABS-SBK di Sumbar”. Sumatera Barat mempunyai  nilai – nilai yang unik  yang tidak dimiliki oleh provinsi lain yaitu Kemuhammadiyahan, Keminangkabauan dan ke Islaman,” Ujar Prof. Jamaris.

    Prof. M. Zaim, M.Hum, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah Sumbar, dengan materi “Pandangan Muhammadiyah dalam Menyusun Strategi Pengembangan Pengelolaan Pendidikan Berbasis ABS-SBK”.

    Acara ini dipandu oleh moderator Nuraini, M.Ag, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting Muhammadiyah dan unsur pemerintahan daerah, termasuk

    Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi, S.KM, M.KM yang mewakili Gubernur Sumbar,

    Ketua PWM Sumbar Dr. Bakhtiar, M.Ag, Wakil Ketua  Buya Yosmeri, Buya Ki Jal Tanjung, buya Yusnipar,

    Ketua LHKP PWM Sumbar Drs. Mansastri, MM, serta Pimpinan Daerah Se Sumatera Barat,  PDM Pessel diwakili oleh Elpinas, S.Kom dan Fakhrial Amir, Bsc.

    Dalam sambutannya, Ketua PWM Sumbar Dr. Bakhtiar menegaskan pentingnya pembaruan sistem pendidikan di Sumatera Barat. “Sistem pendidikan di Sumbar harus terus dimodifikasi sesuai perkembangan zaman. Dulu, pendidikan di Sumbar menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan negara tetangga. Kini, justru kita yang harus belajar ke negara lain,” ujarnya.

    Sementara itu, Sekda Provinsi Sumbar Arry Yuswandi yang membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan. “Muhammadiyah selalu hadir dengan solusi nyata dalam dunia pendidikan. Kami mengapresiasi inisiatif ini sebagai bagian dari pembangunan karakter dan budaya berbasis lokal yang Islami,” ucapnya.

    Pengkajian ini menjadi momentum penting bagi Muhammadiyah Sumatera Barat untuk meneguhkan komitmen dalam memperkuat sistem pendidikan yang berakar pada kearifan lokal dan nilai-nilai Islam, sejalan dengan filosofi ABS-SBK yang telah lama menjadi fondasi budaya masyarakat Minangkabau (Alpin)



  • Nagari Nanggalo Gelar Pawai Alegoris Ampek Suku di Kenagarian Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan  Pesisir Selatan

    Kenagarian Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten  Pesisir Selatan – nrtvnews.live menjadi saksi sejarah pada acara Pawai Alegoris Ampek Suku yang pertama kali digelar di daerah tersebut. Pawai yang penuh warna dan makna ini digagas oleh H.Riswansyah Dt. Basa Suku Jambak, Mery Husni Mersati (Ame), SH, bersama Wali Nagari Nanggalo, Andre Saputra, S.Pi, M.Si, Rabu 20/8/2025

    Hadir dalam  pembukaan pawai tersebut  Wali Nagari Nanggalo Andre  Saputra,  Sekcam  Koto XI Tarusan Fitri Yeni,  Kanit intelkam  Polsek Koto XI Tarusan Aipda Ade Putra, SH bersama anggota polsek lainnya, Ninik Mamak  dari 12 Penghulu yang ada di kenagarian nanggalo bersama kaumnya dan satu Penghulu Absen  yaitu Achiar Dt. Bagindo mole.

    Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim dan memperkuat komunikasi antar suku yang ada di Kenagarian Nanggalo, sehingga terbangun kebersamaan dan kekompakan antar masyarakat. Pawai Alegoris Ampek Suku ini juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan kebudayaan lokal yang sangat kental dengan tradisi dan kearifan lokal.

    “Pawai Alegoris Ampek Suku ini kami gelar sebagai bentuk kebersamaan antar suku. Harapannya, ini bisa mempererat hubungan antar sesama dan menjadi contoh bagi nagari lainnya di Pesisir Selatan,” ujar Andre Saputra, Wali Nagari Nanggalo.

    Acara ini juga memperebutkan Piala Bergilir Wali Nagari Nanggalo, yang akan menjadi simbol keberhasilan dan semangat persatuan dalam acara tersebut. Keunikan acara ini terletak pada penggabungan berbagai unsur kebudayaan yang ditampilkan oleh setiap suku yang ada di Kenagarian Nanggalo. Setiap suku mempersembahkan warna-warni tradisi dan kreativitas mereka melalui kostum, iringan musik, dan tarian yang memukau.

    Bagi masyarakat Nanggalo, acara ini bukan hanya sekadar pawai, tetapi juga sebagai ajang untuk menunjukkan kekompakan antar suku. Terdapat 12 Penghulu yang mewakili masing-masing suku di Kenagarian Nanggalo, dan kekompakan mereka menjadi contoh nyata bagi kekuatan politik dan sosial yang ada di Pesisir Selatan.

    Keunikan dan Harapan untuk Masa Depan

    Ini merupakan pertama kalinya Pawai Alegoris Ampek Suku diadakan di Pesisir Selatan. Di masa depan, diharapkan acara ini bisa menjadi contoh bagi nagari-nagari lain di Pesisir Selatan dan bahkan Provinsi Sumatera Barat untuk menyelenggarakan acara serupa yang dapat memperkuat persatuan dan kesatuan antar suku, serta menjadi media untuk mengenalkan budaya lokal kepada dunia luar.

    “Kami berharap acara ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mendalamkan rasa persatuan dan kesatuan antar suku yang ada di Pesisir Selatan. Pawai ini juga dapat menjadi salah satu daya tarik wisata yang memperkenalkan kebudayaan kita ke masyarakat luar,” tambah H.Riswansyah Dt. Basa Suku Jambak.

    Pawai Alegoris Ampek Suku ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, yang turut meramaikan acara dan menyaksikan antusiasme peserta yang penuh semangat.

    Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan, Pawai Alegoris Ampek Suku di Nanggalo diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dan menjadi acara yang dinantikan setiap tahunnya.(Alpin)



  • Olivia Siswi Madrasah Aliyah Muhammadiyah Lakitan Terpilih Jadi Anggota Paskibraka Provinsi, Mewakili Pesisir Selatan

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Empat siswa-siswi terbaik dari Kabupaten Pesisir Selatan  berhasil terpilih untuk menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sumatera Barat. Salah satu di antaranya adalah Olivia, siswi Madrasah Aliyah Muhammadiyah Lakitan. Ia terpilih bersama tiga teman lainnya, yakni Raditya Arya Pratama dari SMAN 2 Painan, Tathyarapsari Tifthazani Dorizen dari SMAN 3 Painan, dan Asshyfa Elma Putri dari MAN 2 Pesisir Selatan, Selasa 19/8/2025

    Keempat pemuda-pemudi berbakat ini  mewakili Kabupaten Pesisir Selatan dalam upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Terpilihnya mereka bukan hanya merupakan prestasi individu, tetapi juga kebanggaan bagi Pesisir Selatan  mereka yang dikenal dengan semangat juang dan kecintaan pada tanah air yang tinggi.

    Olivia, yang merupakan anak dari pasangan Ibu Herni Gusnawati dan Sial, mengungkapkan kebanggaannya dapat mewakili Pesisir Selatan di tingkat provinsi. “Ini adalah sebuah kehormatan besar bagi saya dan teman-teman. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk mengibarkan bendera merah putih dengan penuh rasa cinta kepada negara,” ujar Olivia dengan semangat.

    Selain itu, rekan-rekan Olivia juga turut berbagi kebahagiaan atas pencapaian mereka. Raditya Arya Pratama, Tathyarapsari Tifthazani Dorizen, dan Asshyfa Elma Putri juga mengungkapkan rasa syukur dan semangat mereka dalam menjalani pelatihan serta persiapan yang cukup ketat menjelang upacara besar tersebut.

    Pelaksanaan upacara pengibaran bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 ini menjadi momen yang sangat dinanti-nanti oleh warga Pesisir Selatan, mengingat keempat anggota Paskibraka ini akan memperlihatkan kebolehan dan komitmen mereka dalam memupuk rasa nasionalisme.

    Bagi keluarga Olivia, keberhasilan ini adalah bentuk kebanggaan yang mendalam. “Kami sangat bangga dan mendukung penuh perjalanan Olivia. Semoga ia terus mengukir prestasi di masa depan,” kata Ibu Herni, ibu kandung Olivia, dengan mata yang berbinar.

    Keberhasilan mereka tidak hanya mencerminkan potensi pribadi yang luar biasa, tetapi juga menggambarkan harapan besar bagi generasi muda Kabupaten Pesisir Selatan untuk terus berprestasi dan berbakti pada tanah air

    ( Alpin)



  • Mardianton, Doktor Ekonomi Kajian Lingkungan dan Pembangunan asal Indonesia, Kunjungi UTM Johor Bahru untuk Perkuat Kolaborasi Riset

    Johor Bahru – Malaysia nrtvnews.live  Mardianton, doktor dalam bidang Ekonomi Kajian Lingkungan dan Pembangunan asal Indonesia, melakukan kunjungan ke Universiti Teknologi Malaysia (UTM) di Johor Bahru, Senin (18/8/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan akademik dan membuka peluang kolaborasi riset antara akademisi Indonesia dengan institusi unggulan di Malaysia.

    Kunjungan dimulai dengan santap di Restoran Al Safa, Taman Universiti. Mardianton disambut oleh Assoc. Prof. Dr. Mohd Murtadha bin Mohamad, Research Manager Faculty of Computing UTM. Turut hadir pula Research Assistant sekaligus PhD student asal Indonesia, Apri Junaidi, dan Dani, mahasiswa program magister Teknik Sipil dari Padang.

    Esok harinya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sarapan pagi di Restoran Chamek Copitiam, Taman Universiti, bersama Assoc. Prof. TS Dr. Mohd. Shahizan Bin Othman dan Apri Junaidi yang kembali mendampingi selama kunjungan.

    Setelah itu, Mardianton menuju Gedung Faculty of Computing UTM, di mana ia diterima oleh Prof. Dr. Siti Zaiton binti Mohd Hashim, Wakil Dekan Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan. Dalam pertemuan tersebut, didiskusikan potensi kerja sama riset, terutama dalam konteks pembangunan ekonomi berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

    Salah satu momen penting dalam kunjungan adalah peninjauan ke Showcase Hub Faculty of Computing UTM, sebuah platform inovatif untuk memamerkan dan mengomunikasikan hasil-hasil riset fakultas. Mardianton turut menandatangani buku ucapan selamat atas peluncuran resmi Showcase Hub, yang menjadi simbol komitmen UTM dalam memajukan inovasi dan keterlibatan masyarakat akademik.

    Tidak hanya terbatas pada satu fakultas, Mardianton juga berkesempatan mengunjungi berbagai area strategis di kampus UTM, memberikan gambaran menyeluruh tentang ekosistem pendidikan tinggi, riset, dan inovasi yang dikembangkan oleh universitas peringkat atas di Asia Tenggara ini.

    Dari kunjungan tersebut terlihat jelas bahwa Faculty of Computing UTM sangat fokus pada pengembangan riset, pendidikan berkualitas, serta pengabdian kepada masyarakat. Fakultas ini juga aktif menjalin kolaborasi internasional dengan berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, termasuk dari Indonesia.

    “Kunjungan ini membuka peluang besar bagi penguatan jaringan riset lintas negara,” ujar Mardianton. “Saya melihat banyak keselarasan antara isu-isu pembangunan berkelanjutan di Indonesia dan kekuatan riset UTM, khususnya di bidang teknologi dan kebijakan lingkungan.”

    Pihak UTM menyambut positif inisiatif ini dan berharap kunjungan ini menjadi langkah awal bagi kerja sama konkret, seperti pertukaran peneliti, proyek riset bersama, dan program kolaboratif mahasiswa.

    Dengan semakin intensifnya kerja sama akademik antarnegara, diharapkan kolaborasi antara Indonesia dan UTM dapat turut mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di kawasan Asia Tenggara (Alpin)



  • Pawai Alegoris Koto XI Tarusan Meriah, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalan Raya

    Koto XI Tarusan— Pesisir Selatan nrtvnews.live Pawai  Alegoris yang digelar di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, sukses menyedot perhatian masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada hari, Senin 18/8/2025

    Dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari siswa TK hingga SMA/SMK, serta berbagai instansi pemerintah. Ribuan warga pun memadati jalanan, menyaksikan perayaan yang diadakan hanya sekali setahun ini.

    Meriah dan Penuh Warna

    Pawai Alegoris yang dimulai pukul 9  pagi hari ini dipimpin langsung oleh Camat Koto XI Tarusan, Nurlaini, M.Si, selaku pembina acara. Andi Hasan Walinagari Batu Ampar Induk, bertindak sebagai ketua pelaksana, dan dengan persiapan yang matang, acara ini berjalan lancar meskipun sempat menyebabkan kemacetan yang berlangsung hampir tiga jam. Kendati demikian, semangat warga tak surut, mereka tetap antusias menyaksikan parade yang penuh dengan kreativitas dan pesan moral.

    Kontingen SD 36 Dusun Menjadi Sorotan

    Di antara berbagai kontingen yang berpartisipasi, salah satu penampilan yang paling menarik perhatian adalah dari kontingen SD 36 Dusun. Mereka menampilkan sebuah adegan dramatis pasukan Belanda yang tengah dikepung dengan bambu runcing, sementara kedua tangan mereka terikat tali. Tampilannya yang mendalam dan penuh makna ini sukses mengundang tepuk tangan serta sorakan dari penonton yang hadir. Adegan ini menjadi highlight pawai dan memicu diskusi di kalangan masyarakat.

    Ekonomi Masyarakat Meningkat

    Selain kemeriahan yang terlihat di jalanan, Pawai Alegoris juga memberikan dampak positif bagi perekonomian setempat. Sejumlah pedagang makanan dan minuman yang memadati sepanjang rute pawai, kebanjiran rezeki dari ribuan pengunjung yang turut serta meramaikan suasana. Pedagang kecil di Tarusan pun merasakan lonjakan pendapatan yang signifikan, berkat tingginya antusiasme warga yang datang dari berbagai penjuru.

    Apresiasi dari Tokoh Masyarakat

    Di tempat terpisah, Drs. H. Jasril Jabar Dt. Kayo, seorang tokoh masyarakat Tarusan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pawai ini menjadi simbol persatuan dan kekompakan masyarakat Koto XI Tarusan dan kerja sama dari berbagai unsur serta persatuan dari seluruh masyarakat Koto XI Tarusan. Ia juga mengungkapkan harapan agar kegiatan serupa terus dilaksanakan setiap tahun.

    Namun, di balik kebahagiaan acara tersebut, H. Jasril juga memberikan kritik konstruktif terhadap kondisi Pasar Tarusan. Ia menilai bahwa pasar yang terletak di pusat kota ini belum mendapatkan perhatian renovasi yang layak, meski Tarusan merupakan pintu gerbang menuju Kota Painan. “Pasar Tarusan sudah lama tidak mengalami

    perbaikan, padahal ini adalah aset penting bagi perekonomian masyarakat,” ujar H. Jasril. Ia pun berharap Bupati Pessel dapat segera merealisasikan rencana renovasi pasar di tahun depan, karena menurutnya, masalah tanah pasar sudah tidak ada lagi.

    Harapan untuk Masa Depan

    Meskipun Pawai Alegoris Koto XI Tarusan telah berakhir, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Warga berharap bahwa acara ini dapat terus dilaksanakan dengan lebih meriah setiap tahunnya, serta mendukung perekonomian lokal agar semakin maju. Pawai Alegoris tahun ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan budaya dan semangat gotong royong di tengah masyarakat(Alpin)