Category: Nasional


  • Pilihan yang Penuh Pertimbangan  Langkah Bijak Bupati dalam Menentukan Direksi PERUMDA Air Minum

    Pesisir Selatan — nrtvnews.info

    Penunjukan Direktur PERUMDA Air Minum Tirta Langkisau bukan sekadar formalitas. Ini adalah keputusan strategis yang menyangkut kepentingan publik, tata kelola daerah, hingga kredibilitas pemerintah kabupaten di mata masyarakat, Minggu 5/10/2025

    Bupati Pesisir Selatan mengambil langkah penuh kehati-hatian, memastikan proses seleksi berlangsung transparan, berbasis kompetensi, dan menjunjung tinggi integritas. Menghindari pengulangan kesalahan masa lalu, Bupati memprioritaskan calon yang tak hanya mumpuni secara teknis, tapi juga memiliki rekam jejak kepemimpinan yang bersih dan bertanggung jawab.

    “Kita belajar dari pengalaman. Pemilihan direktur bukan hanya soal kemampuan memimpin perusahaan, tapi juga tentang menjaga kepercayaan publik,” ujar seorang pejabat di lingkungan Pemkab.

    Air minum adalah layanan dasar masyarakat. Karena itu, keberlangsungan operasional PERUMDA memerlukan figur direktur yang tangguh, adaptif terhadap perubahan, dan visioner. Keputusan ini tidak boleh gegabah. Ia harus menjadi bagian dari upaya memperkuat good corporate governance di tubuh BUMD.

    Penempatan orang yang tepat di pucuk pimpinan perusahaan daerah merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik seorang kepala daerah. Bupati menegaskan, prioritasnya adalah memastikan masyarakat mendapatkan akses air bersih yang berkelanjutan, terjangkau, dan berkualitas.

    Penetapan direktur yang baru bukan hanya perubahan personalia. Ini adalah langkah strategis menuju reformasi layanan publik, di mana profesionalisme, transparansi, dan orientasi pada hasil menjadi prinsip utama.

    Dengan keputusan ini, Bupati Pesisir Selatan mengirimkan pesan kuat: pemerintahan yang sehat dimulai dari keberanian memilih dengan benar. PERUMDA Air Minum Tirta Langkisau diharapkan menjadi model perusahaan daerah yang bisa dibanggakan — kuat dalam tata kelola, kokoh dalam pelayanan, dan bersih dalam operasional (Alpin)



  • Warga Gurun Panjang Utara Gelar Dialog Bersama Wali Nagari Usai Aksi Damai Terkait Bantuan Bencana

    Bayang – Pesisir Selatan nrtvnews.info  Pasca aksi damai yang digelar masyarakat Nagari Gurun Panjang Utara pada Selasa (30/9) lalu, warga bersama Wali Nagari Gurun Panjang Utara, Zainul Arifin, SH, menggelar dialog terbuka guna membahas berbagai keluhan yang disuarakan dalam aksi tersebut. Aksi damai yang berlangsung di kantor wali nagari itu mempersoalkan dugaan pemotongan bantuan bencana serta penyaluran bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran, Rabu 1/10/2025

    Dialog yang berlangsung dengan suasana kondusif ini turut dihadiri oleh Camat Plt. Bayang, Andi Syafinal, Kapolsek Bayang Iptu Budi Saputra, SH, Danramil Bayang, unsur Bamus, para penerima bantuan, serta tokoh masyarakat setempat.

    Perwakilan masyarakat, Alan, diberi kepercayaan untuk menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada pihak nagari. Dalam penyampaiannya, Alan menyoroti dugaan pemotongan bantuan dari BNPB yang diterima oleh lebih dari 23 warga serta beberapa kejanggalan lain dalam proses penyaluran bantuan.

    Menanggapi hal itu, Wali Nagari Zainul Arifin, SH, menjelaskan bahwa seluruh proses pendataan penerima bantuan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Awalnya, data dihimpun secara manual oleh pihak nagari, namun karena tidak diakui oleh sistem pusat, pendataan ulang dilakukan secara online oleh staf wali nagari.

    “Karena waktu yang terbatas dan data harus dikirim cepat, tidak semua warga bisa terakomodasi dalam pendataan tersebut,” jelas Zainul.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bantuan dari BNPB langsung ditransfer ke rekening penerima tanpa melalui wali nagari, sehingga tidak ada peluang untuk melakukan pemotongan dana.

    Untuk memperjelas tudingan yang berkembang, Wali Nagari pun secara langsung menanyakan kepada para penerima bantuan yang hadir dalam dialog tersebut apakah pernah diminta sejumlah uang atau mengalami pemotongan bantuan oleh pihak nagari. Seluruh penerima bantuan yang hadir serentak menyatakan bahwa tidak ada permintaan maupun pemotongan dari wali nagari.

    Walaupun suasana dialog  agak tegang namun dengan kepiawaian Plt. Camat Andi Syafinal dan Kapolsek  Bayang Pasar Baru  Iptu Budi Saputra, SH mampu mencairkan suasana  menjadi  tenang dan kondusif.

    Dengan dialog ini, diharapkan tercipta kejelasan informasi serta memperkuat komunikasi antara pemerintah nagari dan masyarakat, khususnya dalam urusan penyaluran bantuan yang bersumber dari dana bencana (Alpin)



  • Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Pessel Momentum Pererat Persatuan

    Pesisir Selatan – nrtvnesw.info  Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila digelar khidmat di halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Selasa pagi (1/10).

    Bertindak sebagai komandan upacara sekaligus inspektur, Bupati Pesisir Selatan H. Hendarajoni, SH, MH memimpin langsung jalannya prosesi yang mengusung tema “Pererat Bangsa Menuju Indonesia Raya.”

    Upacara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Pessel, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. Pembacaan doa dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Pessel, H. Yufrizal, S.Ag., M.HI, menambah kekhidmatan suasana.

    Momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini juga menjadi momen spesial karena bertepatan dengan masa purna tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Pessel, Mawardi Roska. Usai upacara, Bupati memberi kesempatan kepada Mawardi untuk menyampaikan sepatah kata sebagai ungkapan perpisahan.

    Dalam sambutannya, Mawardi menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjalankan tugas sebagai Sekda selama kurang lebih empat tahun.

    “Selama masa pengabdian, tentu masih banyak kekurangan dan kekhilafan. Oleh karena itu, saya secara pribadi maupun kedinasan memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu serta seluruh masyarakat Pessel,” ucap Mawardi dengan nada haru.

    Sebagai bentuk kelanjutan roda pemerintahan, jabatan Sekda kini dijabat oleh Plt. Evafauza Yulisman, SE, M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan.

    Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini diharapkan dapat menjadi refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai luhur Pancasila serta mempererat persatuan dalam membangun Indonesia, khususnya Kabupaten Pesisir Selatan yang lebih baik(Alpin)



  • Mitigasi Bencana Hidrometeorologi melalui Penguatan KATANA dan DESTANA di Kabupaten Pesisir Selatan

    Oleh: Dr. (c) Petrizal, ST, MT (Ahli Pengolahan Air Bersih dan Lingkungan)

    Hari-hari dengan curah hujan tinggi seringkali membawa dampak serius, terutama ketika hujan berlangsung secara terus-menerus. Intensitas hujan yang melebihi daya serap tanah dan kapasitas sistem drainase dapat menyebabkan genangan hingga bencana banjir dan longsor.

    Masih segar dalam ingatan kita peristiwa pada tanggal 7–8 Maret 2025, ketika sejumlah wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan seperti Kampung Tanjung Nagari Duku Utara dan Langgai Nagari Ganting Mudik Utara mengalami bencana banjir dan longsor besar akibat curah hujan ekstrem.

    Peristiwa tersebut meninggalkan kerugian besar di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Sektor air minum, irigasi, dan perkebunan terdampak signifikan mengakibatkan gagal panen dan kerusakan parah pada rumah warga serta fasilitas umum. Data dari BPBD Kabupaten Pesisir Selatan mencatat,

    Lebih dari 35 lokasi sarana air minum rusak, 28 unit sekolah terdampak, 36 sarana ibadah rusak, Kehilangan 715 ekor ternak sapi

    Total kerugian ditaksir mencapai Rp437.772.128.261

    Kerugian ini menjadi beban berat, baik bagi masyarakat maupun pemerintah daerah, dalam proses pemulihan pasca bencana.

    Peran Penting KATANA dan DESTANA dalam Mitigasi

    Melihat dampak yang begitu besar, sudah saatnya mitigasi bencana menjadi prioritas bersama. Salah satu langkah strategis adalah dengan menggiatkan program KATANA (Keluarga Tangguh Bencana) di setiap rumah tangga. Misalnya:

    Menjaga kebersihan lingkungan sekitar, Membersihkan saluran drainase dari sampah

    Meningkatkan kesadaran akan potensi bencana berbasis cuaca

    Selain itu, perlu penguatan DESTANA (Desa Tangguh Bencana) dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dengan melibatkan relawan, membangun tata kelola lingkungan berkelanjutan, serta menjaga dan melindungi kawasan hutan yang berperan penting dalam menekan risiko banjir dan longsor.

    Mitigasi Lingkungan sebagai Kebutuhan Mendesak

    Mitigasi lingkungan harus menjadi langkah nyata dan berkelanjutan, antara lain dengan: Normalisasi sungai untuk memperlancar aliran air. Pembangunan sistem drainase yang memadai di kawasan permukiman dan jalan. Pengelolaan sampah berbasis masyarakat, agar tidak menumpuk di saluran air

    Langkah-langkah sederhana ini, jika dilakukan secara konsisten, terbukti efektif dalam: Mencegah genangan

    Mengurangi risiko banjir dan longsor, Meningkatkan ketahanan lingkungan terhadap curah hujan tinggi

    Bencana memang tidak bisa sepenuhnya dicegah, namun dengan upaya mitigasi yang tepat, dampaknya bisa diminimalkan. Mari bersama-sama memperkuat ketangguhan keluarga, desa, dan lingkungan demi masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan.



  • Puluhan Warga Gurun Panjang Utara Gelar Aksi Damai di Kantor Wali Nagari

    Bayang – Pesisir Selatan nrtvnews.info Puluhan masyarakat dari Nagari Gurun Panjang Utara, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, menggelar aksi damai di kantor Wali Nagari, Senin (30/9). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan pemerintah nagari yang dinilai tidak adil.

    Dalam orasinya, massa menyampaikan beberapa tuntutan. Di antaranya, dugaan pemotongan bantuan bencana alam oleh Wali Nagari, praktik pilih kasih dalam mengundang warga ke rapat nagari, serta penerima bantuan yang dianggap tidak sesuai sasaran.

    Aksi tersebut dipimpin oleh Alan selaku koordinator. Ia menyampaikan bahwa warga menuntut transparansi dan keadilan dalam pengelolaan bantuan serta pelibatan masyarakat dalam setiap kegiatan nagari.

    “Bantuan yang seharusnya utuh diterima warga, justru dipotong. Selain itu, dalam kegiatan-kegiatan resmi nagari, hanya sebagian warga yang diundang. Ini tidak adil,” ungkap Alan penuh semangat saat menyampaikan aspirasi.

    Sayangnya, Wali Nagari Gurun Panjang Utara, Zainul Arifin, SH, tidak berada di tempat saat aksi berlangsung. Warga mengaku kecewa atas ketidakhadiran sang wali nagari yang dinilai tidak responsif terhadap aspirasi masyarakat.

    Aksi damai ini diterima langsung oleh Kaur Pemerintahan, Franky Alber Zulmadi, S.Pdi, bersama Ketua Bamus Nagari Thariq El Ziyad, Babinsa Pelda Eri Kusnadi, dan Kanit Intel Polsek Bayang Aipda Putra Nadoni.

    Meski tidak bertemu langsung dengan Wali Nagari, warga menyepakati bahwa pertemuan lanjutan akan digelar pada besok harinya. Para peserta aksi pun membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan tuntutan mereka (Alpin)



  • Hamdanus Menang Telak di Musprovlub KONI Sumbar 2025

    PADANG, nrtvnews.info – Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KONI Sumatera Barat tahun 2025 berlangsung sukses dan lancar di Aula Gubernuran Sumbar, Senin (29/9/2025). Agenda penting ini menjadi titik awal pembaruan kepemimpinan dalam tubuh KONI Sumbar.

    Acara dihadiri oleh pengurus KONI kabupaten/kota serta Pengprov cabang olahraga se-Sumatera Barat. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi sejak pembukaan hingga sesi pemilihan yang berlangsung hingga malam hari.

    Proses pemilihan Ketua Umum KONI Sumbar berjalan demokratis. Dari total 84 voters yang memberikan suara, Hamdanus berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan perolehan 51 suara. Ia unggul jauh dari pesaingnya, Tommy Irawan Sandra, yang mendapatkan 31 suara. Sementara dua suara lainnya dinyatakan tidak sah oleh panitia.

    Kemenangan Hamdanus disambut positif oleh berbagai pihak. Salah satunya datang dari tokoh olahraga, Drs. H. Jasril Jabar, M.Pd Dt. Kayo, mantan pelatih karate yang dikenal luas di kalangan pembina olahraga.

    “Kemenangan ini adalah harapan baru bagi dunia olahraga Sumatera Barat. Hamdanus punya rekam jejak dan integritas. Kami percaya ia mampu membawa KONI Sumbar ke arah yang lebih profesional dan berpihak pada prestasi,” ujar Jasril Jabar usai pengumuman hasil pemilihan.

    Ia juga menambahkan bahwa momentum Musprovlub ini harus menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara KONI, cabang olahraga, dan pemerintah daerah.

    “Kita perlu kebersamaan, bukan hanya soal menang pemilihan. Tantangan olahraga ke depan semakin berat, dan dibutuhkan pemimpin yang mampu mendengar serta merangkul semua pihak,” tambahnya.

    “Di tempat terpisah, Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni dan H. Risnaldi Ibrahim, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua KONI Pessel M. Adli, serta masyarakat Pessel mengucapkan selamat atas terpilihnya Hamdanus sebagai Ketua KONI Sumatera Barat periode 2025–2029.”

    Dengan hasil ini, Hamdanus resmi menjadi Ketua Umum KONI Sumbar terpilih, dan diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memajukan prestasi atlet Sumatera Barat di kancah nasional maupun internasional (Alpin)



  • Tiga Kandidat Lolos Seleksi Direktur PDAM Tirta Langkisau Salah Satunya Ahli Nasional Pengelolaan Air

    PESISIR SELATAN – nrtvnews.info  Proses seleksi Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Langkisau Kabupaten Pesisir Selatan kini memasuki tahap akhir, Senin 29/9/2025

    Dari sejumlah calon yang mendaftar, tiga kandidat telah lolos seleksi dan tinggal menunggu keputusan resmi dari Bupati. Salah satu nama yang banyak menarik perhatian adalah seorang candidat Doctor lingkungan Petrizal, ST, MT, seorang pakar pengelolaan air minum yang sudah berkiprah di berbagai daerah di Indonesia.

    Petrizal bukan sosok baru di dunia air minum. Selama bertahun-tahun ia dikenal sebagai konsultan handal yang membantu banyak daerah dalam merancang sistem air minum yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dalam wawancara bersama media, ia menyampaikan gagasan besarnya,

    “Visi saya adalah menjadikan PDAM Tirta Langkisau sebagai garda terdepan dalam peningkatan layanan air minum yang layak dan  aman serta berkelanjutan. Pesisir Selatan punya potensi besar, tinggal bagaimana kita mengelolanya secara profesional dan berorientasi pada pelayanan,” ujarnya.Menuju 100% Akses Air Minum Layak dan aman

    Air minum merupakan kebutuhan dasar yang dijamin konstitusi. Pasal 33 UUD 1945 menegaskan bahwa air dikuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Sejalan dengan itu, Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 juga mewajibkan pemerintah daerah memastikan pemenuhan akses air minum bagi masyarakatnya.

    Di Kabupaten Pesisir Selatan, capaian akses air minum layak saat ini sudah mencapai 89,88%, dengan layanan perpipaan sebesar 46,81% (Data Cipta Karya PUTR, 2023). Angka ini cukup baik, namun masih menyisakan pekerjaan besar, terutama terkait keterbatasan jaringan perpipaan dan keberlanjutan program PAMSIMAS di 189 lokasi yang belum berjalan maksimal.

    Sebagai contoh, di Nagari Langgai, Kecamatan Sutera, masyarakat kini tengah menyaksikan proses penyelesaian SPAM pekerjaan intake, jaringan perpipaan dan water meter. Langkah ini merupakan bagian dari optimalisasi dan perluasan layanan air minum .

    Dorongan Investasi Infrastruktur Air

    Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus mempercepat pembangunan infrastruktur air minum . Salah satu reahibilitasi pasca bencana yang sedang berjalan pembangunan instalasi pengolahan air (WTP) berkapasitas 10 liter/detik di Bukit Putus, Painan.

    Hingga kini, progres pembangunan sudah mencapai 60% dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Dengan langkah percepatan ini, diharapkan dalam beberapa tahun mendatang, akses air minum layak di Pesisir Selatan bisa mencapai 100%.

    Menanti Keputusan Terbaik

    Kehadiran figur berpengalaman dalam seleksi Direktur PDAM Tirta Langkisau membawa optimisme baru bagi masyarakat. Dukungan kebijakan, pembangunan infrastruktur, dan kepemimpinan yang ahli serta berpengalaman , akan menjadi kunci keberhasilan PDAM dalam meningkatkan kualitas pelayanan air minum.

    Kini, keputusan akhir ada di tangan Bupati. Masyarakat Pesisir Selatan berharap sosok terbaiklah yang dipilih, seseorang yang mampu membawa PDAM Tirta Langkisau naik kelas, sehingga layanan air minum bisa semakin merata, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh warga (Alpin)



  • Dandim 0311 Pessel Terima Kunjungan Silaturahmi Ninik Mamak Nanggalo Tarusan

    Pesisir Selatan – nrtvnews.info  Komandan Kodim (Dandim) 0311 Pesisir Selatan, Letkol Czi Theodorus Sambua, S.T., M.Han., menerima kunjungan kehormatan dari Ninik Mamak Nanggalo Tarusan, dalam suasana penuh kekeluargaan dan kehangatan, Kamis (26/9).

    Kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi tokoh adat dengan Dandim 0311 Pessel yang baru, sekaligus wujud dukungan masyarakat adat terhadap sinergi antara TNI dan masyarakat.

    Rombongan Ninik Mamak yang hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Drs. H. Jasril Jabar, M.Pd (Datuak Kayo), Jasri, M.Pd (Datuak Rajo  Batuah), Elpinas, S.Kom, CCNA (Imam khatib  Datuak Basa), Walinagari Setara  Suhaimi serta Jahasmardi Koramil Tarusan yang siap siaga dan selalu bersama masyarakat.

    Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah hal strategis terkait penguatan kemitraan antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Pesisir Selatan.

    Letkol Czi Theodorus Sambua menyambut hangat kedatangan para tokoh adat tersebut dan menyampaikan apresiasi atas dukungan serta perhatian yang diberikan. Ia menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat, menjaga komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

    “Kami merasa terhormat atas kunjungan para ninik mamak. TNI dan masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Bersama-sama kita jaga daerah ini agar tetap aman, damai, dan sejahtera,” ujar Letkol Theodorus.

    Pertemuan ini diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama, menandai komitmen bersama untuk terus mempererat hubungan antara institusi TNI dan para tokoh masyarakat di Pesisir Selatan (Alpin)



  • 10 Perguruan Silat di Pesisir Selatan Sanggah Adanya Musyawarah IPSI pada 21 Desember 2024

    Pesisir Selatan – nrtvnews.info Sepuluh perguruan pencak silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan menyatakan dengan tegas bahwa tidak ada Musyawarah Kabupaten (Muskab) IPSI Pessel yang sah pada tanggal 21 Desember 2024, sebagaimana informasi yang sempat beredar di masyarakat, Kamis 25/9/2025

    Dalam pernyataan bersama yang dirilis hari ini, para perwakilan dari sepuluh perguruan itu menyampaikan bantahan atas klaim adanya musyawarah IPSI yang disebut-sebut berlangsung pada tanggal tersebut. Mereka menilai informasi itu tidak berdasar dan bahkan menyebutnya sebagai bentuk manipulasi serta cacat secara hukum.

    Berikut adalah 10 perguruan pencak silat yang menandatangani pernyataan tersebut, Tapak Suci, SMI, HCKH

    ,Harimau Tongga, Harimau Samudra,  Saraso,  TribelaPat Banbu, IKS PI (Kera Sakti), PSHT

    “Kami sepakat menyatakan bahwa tidak ada musyawarah IPSI Pessel pada tanggal 21 Desember 2024,” ungkap perwakilan perguruan dalam keterangan tertulisnya.

    Mereka juga mempertanyakan validitas acara yang dimaksud. Jika memang musyawarah tersebut benar diadakan, maka menurut mereka harus ada bukti-bukti yang jelas seperti,

    Siapa ketua panitianya, Lokasi kegiatan, Undangan resmi kepada seluruh perguruan, Daftar hadir peserta,Berita acara,

    Dokumentasi foto, Kehadiran utusan dari IPSI Pengprov Sumatera Barat

    “Semua itu tidak ada. Jadi kami anggap bahwa kegiatan yang disebut-sebut itu adalah fiktif dan hanya upaya manipulatif yang tidak bisa dibenarkan secara organisasi,” ujar Dhoni dengan tegas”.

    Pihak perguruan juga berharap IPSI Pengprov Sumbar dapat bersikap tegas terhadap dugaan pelanggaran tata organisasi ini dan tidak mengesahkan hasil musyawarah yang dianggap ilegal (Alpin)



  • MTsS Babussalam Air Haji Tuan Rumah Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning

    Air Haji – Pesisir Selatan nrtvnews.info Sebuah langkah progresif ditunjukkan oleh enam madrasah swasta di Kabupaten Pesisir Selatan. Mereka berkumpul di MTsS Babussalam Air Haji untuk mengikuti Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pengembangan Deep Learning, Selasa (23/9).

    Kegiatan ini diikuti oleh 90 guru dari berbagai madrasah, yang datang dengan semangat untuk merevolusi cara mengajar di ruang kelas.

    Workshop ini diinisiasi oleh MTsS Babussalam Air Haji bersama lima madrasah lainnya, MTsS Al Ma’ruf Pasar Kambang, MTsS Bahrul Ulum Sungai Tunu, MTsS Talang Sari Lunang, MTsS TI Nurul Yaqin Lunang, dan MAS Al-Kasyaf Salido.

    Mengusung konsep Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), kegiatan ini menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang tidak hanya bersandar pada transfer ilmu, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan spiritual peserta didik.

    “Kami merasa terhormat dapat memfasilitasi kegiatan ini. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus mengembangkan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah swasta Pesisir Selatan,” ungkap Pandra Wandi, Kepala MTsS Babussalam Air Haji, selaku tuan rumah acara.

    Turut hadir dalam kegiatan ini Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Sumardi, S.Ag., M.Pd., serta pengawas madrasah, Srianita Zauja, M.Pd., yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan workshop.

    “Kurikulum Cinta ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menjadikan madrasah sebagai tempat belajar yang ramah, menyenangkan, dan penuh makna,” ujar Sumardi dalam sambutannya.

    Belajar dengan Hati, Bukan Sekadar Hafalan

    Kurikulum Berbasis Cinta mendorong para guru untuk menciptakan ruang kelas yang aman secara emosional, membangun relasi yang hangat dengan siswa, serta menanamkan nilai-nilai kasih sayang dalam proses belajar-mengajar.

    Dengan pendekatan ini, siswa diajak belajar tidak hanya dengan otak, tetapi juga dengan hati—sebuah kombinasi yang dipercaya mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

    Selain KBC, workshop juga membahas pemanfaatan deep learning dalam proses pengajaran. Teknologi ini membuka peluang baru bagi guru untuk memahami pola belajar siswa secara lebih mendalam dan personal.

    Menuju Transformasi Pendidikan Madrasah

    Di tengah tantangan dunia pendidikan yang makin kompleks, kehadiran Kurikulum Berbasis Cinta menjadi angin segar. Para guru yang hadir berharap workshop ini menjadi awal dari transformasi pendidikan madrasah di Kabupaten Pesisir Selatan.

    Dengan semangat kolaboratif dan komitmen yang kuat, para pendidik ini siap melangkah lebih jauh mewujudkan madrasah sebagai tempat yang bukan hanya mencerdaskan, tetapi juga menumbuhkan kasih dan karakter (Alpin/ICP)



  • Kacabdin Wilayah VII Sumbar Apresiasi SMA Negeri 3 Painan Jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google

    Pesisir Selatan – nrtvnews.info Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat, Muslim Arif, memberikan apresiasi atas terpilihnya SMA Negeri 3 Painan sebagai kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). Langkah ini dinilai sebagai terobosan positif dalam memperkuat sistem pendidikan berbasis teknologi di Kabupaten Pesisir Selatan.

    Menurut Muslim, program KSRG sangat relevan dengan arah kebijakan pendidikan saat ini, terutama dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

    “Kami sangat mendukung dan mengapresiasi SMA Negeri 3 Painan yang telah menunjukkan kesiapan dan komitmen dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dalam pembelajaran. Ini sejalan dengan visi dan misi pendidikan kita untuk menciptakan sekolah yang modern dan responsif terhadap perubahan,” ujar Muslim, Selasa (23/9/2025).

    Program Sekolah Rujukan Google merupakan inisiatif untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar-mengajar. Sekolah yang masuk dalam program ini akan mendapatkan pelatihan, pendampingan, serta akses ke berbagai platform Google for Education guna meningkatkan kualitas pembelajaran.

    Muslim berharap, SMA Negeri 3 Painan dapat menjadi contoh inspiratif bagi sekolah lain di wilayah Sumbar, khususnya dalam mengintegrasikan teknologi dengan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.

    “Ini bukan hanya soal menjadi yang pertama atau unggul, tapi bagaimana sekolah bisa menjadi pusat inovasi dan kolaborasi. Kita butuh lebih banyak sekolah seperti ini,” tambahnya.

    Dengan masuknya SMA Negeri 3 Painan sebagai kandidat KSRG, diharapkan semakin banyak sekolah di Sumbar yang termotivasi untuk mengembangkan sistem pendidikan yang inovatif, inklusif, dan berbasis digital (Alpin)



  • Teguh Dehalsa Gelar Reses di Dua Lokasi, Serap Aspirasi Warga Nagari Ampang Tareh Lumpo

    Pesisir Selatan – nrtvnews.info Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Teguh Dehalsa, SH, M.Kn, melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang I Tahun 2025/2026 di dua titik strategis, yakni di Nagari Ampang Tareh Bukit Kaciak Lumpo dan Nagari Ampang Tareh Lumpo, Kecamatan IV Jurai. Senin 22/9/2025

    Kegiatan reses ini turut dihadiri oleh Wali Nagari dan  tokoh masyarakat, serta para konstituen dari daerah pemilihan (Dapil) I. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan antusiasme dan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

    Dalam sambutannya, Teguh menyampaikan bahwa reses merupakan momen penting untuk menyampaikan program kerja sekaligus mendengar langsung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat di tingkat nagari.

    “Nagari Ampang Tareh Bukit Kaciak dan Ampang Tareh Lumpo adalah bagian dari Dapil saya yang perlu dibina dan dirawat sebagaimana mestinya. Aspirasi masyarakat menjadi dasar bagi saya untuk memperjuangkan program yang tepat dan berdampak di DPRD,” ungkap Teguh.

    Warga yang hadir tampak aktif menyampaikan masukan, mulai dari kebutuhan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat nagari.

    Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan dialog yang konstruktif. Teguh berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi yang masuk agar dapat direalisasikan melalui program-program kerja ke depan ( Alpin)