Author: alpin


  • Pemuda Muhammadiyah Pesisir Selatan Gelar Musyda 23-24 Agustus 2025, Konsolidasi Kepemimpinan dan Penguatan Peran Pemuda

    Painan – Pesisir Selatan nrtvnews.live Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan telah digelar pada siang hari tadi, di Ruang Rapat Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Jalan Sago  Painan, Senin 11/8/3025

    Kegiatan ini menjadi tahap awal menuju pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musyda) Pemuda Muhammadiyah Pesisir Selatan Tahun 2025, yang rencananya akan dilaksanakan pada 23–24 Agustus 2025 di Gedung Dakwah Muhammadiyah PCM/PCA Air Haji.

    Dalam Musypimda yang berlangsung, telah ditetapkan 13 Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) sebagai peserta resmi Musyda, antara lain PCPM Tarusan, Bayang, Bayang Utara, Sago, IV Jurai, IV Koto Mudiek, Surantih, Kambang, Ranah Pesisir, Air Haji, Inderapura, Basa Ampek Balai Tapan (BAB), dan Lunang Silaut.

    Musyda Sebagai Forum Tertinggi Pemuda Muhammadiyah

    Musyawarah Daerah (Musyda) merupakan forum tertinggi dalam struktur organisasi Pemuda Muhammadiyah. Tujuan utama dari Musyda ini adalah untuk menyusun program kerja selama empat tahun ke depan, memilih pimpinan daerah periode 2023–2027, serta menampung aspirasi dan gagasan dari seluruh cabang Pemuda Muhammadiyah untuk memperkuat arah pergerakan organisasi.

    Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan muda yang berkualitas, berintegritas, dan memiliki komitmen terhadap nilai-nilai Islam yang berkemajuan. Selain itu, Musyda juga menjadi momen penting dalam regenerasi kepemimpinan dan konsolidasi kekuatan pemuda Muhammadiyah di tingkat daerah.

    Partisipasi Aktif dan Dukungan Stakeholder

    Acara Musyda nantinya akan dihadiri oleh perwakilan dari seluruh PCPM se-Kabupaten Pesisir Selatan, serta berbagai stakeholder terkait, seperti Pimpinan Muhammadiyah, Aisyiyah, ormas Islam, dan perwakilan pemerintah daerah. Panitia penyelenggara telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang menarik, antara lain sidang pleno, diskusi kebangsaan, serta penyusunan rencana aksi strategis.

    Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia juga telah menyusun proposal lengkap yang memuat susunan acara, kepanitiaan, dan rencana anggaran biaya, yang telah disampaikan untuk bahan koordinasi dan pertimbangan pihak-pihak terkait.

    Pernyataan Pimpinan Sidang Musypimda

    Pimpinan sidang Musypimda, Dr. Mardianton, S.EI., M.Pd., CHt., selaku Ketua, didampingi oleh Dr. Syamsi Yusrizal, S.HI., MA., sebagai Sekretaris, serta Adril Maiyanto, M.Pd., Izen Maryono, S.Sos., dan Rido Fernando, S.H., menekankan pentingnya Musyda sebagai wadah demokrasi internal organisasi Pemuda Muhammadiyah. Selain itu, Musyda juga menjadi sarana penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.

    Dengan tema “Penguatan Kader dan Perluasan Dampak”, Musyda PDPM Pesisir Selatan 2025 diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam membangun generasi muda Muhammadiyah yang tangguh, visioner, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kegiatan ini akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat eksistensi Pemuda Muhammadiyah di Pesisir Selatan serta memperluas dampak positif bagi masyarakat setempat.

    Harapan untuk Generasi Muda Muhammadiyah

    Musyda 2025 ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki integritas tinggi serta dedikasi dalam mengembangkan potensi daerah. Melalui konsolidasi yang kuat dan kesatuan visi, Pemuda Muhammadiyah Pesisir Selatan diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan, baik dalam konteks internal organisasi maupun dalam pembangunan masyarakat.

    Kegiatan ini juga diyakini akan menjadi momentum yang sangat berarti dalam memperkokoh jalinan silaturahmi antar sesama pemuda Muhammadiyah serta memperkuat peran pemuda dalam mewujudkan masyarakat yang lebih maju, beradab, dan berkeadilan.(Alpin)



  • Direktur PDAM Pessel Turun Langsung Meninjau Kondisi Air di Tarusan

    Tarusan – Pesisir Selatan nrtvnews.live Direktur PDAM Tirta Langkisau Pessel, Rosdi melakukan kunjungan langsung ke Kecamatan Tarusan untuk mengevaluasi kondisi distribusi air bersih. Dalam kunjungan yang berlangsung, Rosdi didampingi oleh Kasi Teknik dan Kasi Perencanaan PDAM Tirta Langkisau, Kamis 7/8/2025

    Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat Tarusan berjalan dengan baik, serta meninjau secara langsung kondisi air yang disalurkan oleh PDAM Tirta Langkisau. Dalam kesempatan tersebut, Rosdi menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat setempat.

    Rosdi mengungkapkan bahwa dengan berfungsinya instalasi Water Treatment Plant (WTP) di Sungai Lundang Tarusan, sistem penyediaan air bersih di wilayah tersebut sudah mengalami peningkatan signifikan. Meski begitu, ia menyadari masih terdapat ratusan sambungan air yang belum terpasang di Kecamatan Koto XI Tarusan.

    “Ini menjadi prioritas kami untuk segera memasang sambungan air yang belum terpasang. Kami juga telah melakukan uji coba tekanan air yang berjalan dengan baik hingga ke Simpang Tigo. Dalam waktu dekat, distribusi air bersih ke rumah-rumah warga akan segera dilakukan,” kata Rosdi.

    Rosdi juga mengingatkan agar segala perbaikan yang diperlukan segera dikerjakan tanpa menunggu lebih lama. “Evaluasi ini adalah kesempatan bagi kami untuk terus memperbaiki dan memastikan kebutuhan masyarakat akan air bersih dapat terpenuhi dengan baik. Kami akan segera melakukan tindakan nyata.

    Jangan menunda pekerjaan yang bisa diselesaikan hari ini,” tambahnya.

    Seusai kunjungan, masyarakat Tarusan menyambut positif langkah PDAM Tirta Langkisau yang terus berupaya memperbaiki distribusi air bersih. Di tempat terpisah, tokoh masyarakat Tarusan, Drs. H. Jasril Jabar Dt. Kayo, memberikan apresiasi kepada Direktur PDAM Tirta Langkisau yang turun langsung melihat kondisi lapangan.

    “Sangat mengapresiasi langkah Direktur PDAM yang turun langsung. Ini menunjukkan komitmen untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Tarusan yang sangat dibutuhkan. Semoga evaluasi ini bisa segera memberikan hasil yang optimal bagi warga,” ujar Jasril.

    Dengan adanya evaluasi langsung di lapangan, diharapkan masyarakat Tarusan dapat segera menikmati layanan air bersih yang lebih baik, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka(Alpin)



  • Dosen Universitas Taman Siswa (Tamsis) Luncurkan Buku “Ekonomi Perkotaan”, Kaji Dinamika Ekonomi Berbasis Lokasi

    Padang – Sumatera Barat nrtvnews.live Dr. Yuni Candra, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Taman Siswa (Tamsis) Padang, secara resmi menyerahkan buku terbarunya berjudul “Ekonomi Perkotaan” kepada Dekan FEB, Hesti Mayasari, S.E., M.M. Penyerahan buku berlangsung secara simbolis di kampus Tamsis dan dihadiri oleh Ketua Prodi Manajemen Lenny Hasan, S.E., M.M., serta Sekretaris LPMI Ramadhania, S.Pd., M.Pd.E., sebagai bentuk apresiasi atas karya ilmiah yang dihasilkan civitas akademika, Kamis 6/8/2025

    Buku “Ekonomi Perkotaan” merupakan hasil kolaborasi tiga dosen berprestasi di Sumatera Barat, yaitu Dr. Mardianton, S.E.I., M.Pd., Dr. Yuni Candra, S.E., M.M., dan Dr. Edo Andrefson, S.E., M.M. Karya ini tidak hanya menjadi bukti nyata komitmen akademik para dosen, tetapi juga diharapkan mampu menjadi referensi penting dalam memahami dinamika ekonomi di kawasan perkotaan yang semakin kompleks.

    Dalam bukunya, Dr. Yuni Candra menjelaskan bahwa ekonomi perkotaan memfokuskan pada pemilihan lokasi oleh pelaku ekonomi seperti perusahaan dan rumah tangga, dengan mempertimbangkan aspek spasial yang sering diabaikan dalam ekonomi konvensional. Berbeda dengan asumsi ekonomi tradisional yang menempatkan semua aktivitas di satu titik, ekonomi perkotaan lebih realistis dengan memperhitungkan sebaran lokasi berdasarkan upaya maksimalisasi keuntungan dan utilitas.

    Buku ini membahas secara komprehensif bagaimana perusahaan memilih lokasi untuk pabrik, kantor, atau pusat perdagangan, serta bagaimana rumah tangga menentukan tempat tinggal dan bekerja. Pendekatan spasial ini menjadi kunci dalam memahami struktur kota, pola permukiman, dan distribusi aktivitas ekonomi di wilayah perkotaan.

    Kehadiran buku “Ekonomi Perkotaan” diharapkan dapat menjadi sumber referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa, peneliti, maupun praktisi dalam mengkaji dan menyelesaikan berbagai permasalahan ekonomi di perkotaan. Tamsis Padang melalui LPMI terus mendorong dosen untuk menghasilkan karya ilmiah yang relevan dan aplikatif, guna mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan daerah.(Alpin)



  • Baznas Pessel Serahkan SK UPZ kepada Kenagarian Nanggalo

    Nanggalo – Tarusan Pessel  nrtvnews live  Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Yose Leonando, SH, M.Kn, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kepada Kenagarian Nanggalo. Acara yang penuh makna ini berlangsung di ruangan kerja Kantor  Wali Nagari Nanggalo, dengan dihadiri sejumlah tokoh penting dari berbagai unsur, Selasa 5/8/2025

    Hadir dalam acara tersebut  Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pessel Elpinas,S.Kom,  Ketua UPZ Kenagarian Nanggalo, Drs. H. Jasril Jabar Datuak Kayo,  beserta jajaran pengurus UPZ lainnya. Selain itu, turut hadir juga Dr. Hj. Masni, M.Pd, Drs. H. Jufri, Yudi Andri, S.Si serta Wali Nagari Nanggalo, Andre Saputra, M.Si.

    Tak ketinggalan, Nasrul Anas, anggota Bamus Nagari dari unsur Ulama, juga ikut meramaikan acara ini. Kehadiran mereka menambah semangat dalam momen bersejarah bagi UPZ Kenagarian Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pessel.

    Dalam sambutannya, Ketua Baznas Pessel, Yose Leonando, menyampaikan bahwa penyerahan SK ini bukan hanya simbolis, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam mendukung pengelolaan zakat di tingkat nagari. Ia juga menekankan pentingnya edukasi terkait zakat kepada seluruh pengurus UPZ.

    “Sebagai Baznas Pessel, kami siap memberikan edukasi dan pembinaan kepada UPZ Kenagarian Nanggalo. Ini merupakan tanggung jawab kami untuk memastikan pengelolaan zakat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Yose Leonando.

    Ia berharap, dengan adanya SK UPZ ini, zakat yang terkumpul akan lebih optimal dan dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di Kenagarian Nanggalo.

    Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua UPZ Kenagarian Nanggalo, Drs. H. Jasril Jabar Datuak Kayo, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Baznas Pessel atas dukungannya dalam memperkuat peran UPZ di nagari Nangglo. Ia juga menyatakan siap bekerja sama untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat di wilayahnya nagari nanggalo

    Dengan adanya UPZ di tingkat nagari, diharapkan zakat dapat lebih mudah dikumpulkan dan disalurkan kepada yang berhak, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat ( Alpin)



  • Mandeh Runners Community Resmi Didirikan, Promosikan Sport Tourism di Kawasan Bahari Wisata Mandeh

    Tarusan – Pesisir Selatan nrtvnews.live Masyarakat Kecamatan Koto XI Tarusan, khususnya generasi muda, menyambut dengan antusias berdirinya Mandeh Runners Community. Komunitas ini resmi diluncurkan dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, termasuk Bapak Mulyadi, S.IP selaku Kasi Pemerintahan Kecamatan Koto XI Tarusan dan Bapak Purn Khairul Daud, Minggu 3/8/2025

    Pendirian komunitas ini didorong oleh semangat untuk mengubah pola hidup masyarakat, khususnya generasi muda, menuju gaya hidup sehat dengan cara berlari dan berjalan santai. Andri Almisbah, salah satu anggota komunitas, mengatakan bahwa Mandeh Runners dibentuk sebagai wadah untuk menjalin silaturahim, memperluas pertemanan, serta menjadi tempat berdiskusi guna memajukan dunia olahraga di Kecamatan Koto XI Tarusan.

    “Keindahan Kawasan Bahari Wisata Mandeh harus kita manfaatkan untuk kegiatan-kegiatan yang positif. Salah satunya adalah dengan menghidupkan sport tourism. Kami ingin wisatawan tidak hanya datang untuk berlibur, tetapi juga terlibat dalam kegiatan olahraga, baik sebagai peserta maupun penonton,” ungkap Andri.

    Sport tourism, menurut Andri, merupakan konsep wisata yang menggabungkan aktivitas olahraga dengan perjalanan wisata. Keindahan alam Mandeh, yang dianugerahkan Tuhan, menjadi potensi luar biasa untuk mendatangkan wisatawan sembari mempromosikan olahraga.

    Di sisi lain, Fhaidil, anggota komunitas, menambahkan bahwa Mandeh Runners akan menjadi ruang bagi generasi muda untuk menghindari perilaku negatif. Tidak hanya bergerak dalam bidang olahraga, komunitas ini juga berencana mengadakan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan guna memberi dampak positif bagi masyarakat.

    “Salah satu tujuan kami adalah menciptakan ruang yang lebih sehat, positif, dan bermanfaat bagi anak muda di daerah ini,” jelas Fhaidil.

    M. Ridho Aufa juga menyampaikan bahwa Mandeh Runners akan berkolaborasi dengan Pihak-pihak Eksternal untuk Membantu dan mensupport Kegitan-kegiatan Mandeh Runners baik dalam segi Pembinaan dan Event2 Promosi Pariwisata di Kab. Pesisir Selatan.

    Kita harap semua Pemangku Pemerintah dan Stakeholder mendukung Penuh Wadah ini menjdi Landing Sektor Pergerakan Anak Muda untuk Berkegiatan Positif dan Membangun Nama Daerah.(Alpin)



  • KAN Kenagarian Nanggalo Batagak Datuak di Ruang Rapat Kantor Wali Nagari Nanggalo

    Nanggalo – Pesisir Selatan  nrtvnews.live Kegiatan Batagak Datuak yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Wali Nagari Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, berjalan khidmat dan penuh makna. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh adat, pemerintah, dan masyarakat setempat, Minggu, 3/8/2025

    Dalam prosesi yang penuh adat ini, Ketua KAN Nanggalo, Achiar Dt. Bagindo Mole, bersama Wali Nagari Nanggalo, Andre, serta Wali Nagari Setara, Suhaimi, turut menyaksikan pengukuhan sejumlah datuak dari empat suku yang ada di kenagarian  Nanggalo. Tak ketinggalan, hadir pula Kapolsek Tarusan, Babinsa, dan berbagai undangan lainnya yang ikut memberikan dukungan pada acara tersebut.

    Pengukuhan Datuak Baru

    Pada acara ini, lima tokoh adat yang dihormati di kenagarian  Nanggalo dikukuhkan menjadi Datuak, di antaranya Syamsuir Datuak Rajo Intan,

    Orang Tuo Adat Darman jo Randam,

    Imam Khatib Ropi Darmalis Malin Mole,

    Dubalang Adat Asis Wirana Malin Kayo,

    Bundo Kanduang Yusni.

    Acara ini menjadi sangat berarti bagi masyarakat kenagarian Nanggalo, karena proses pengukuhan Datuak merupakan bagian dari pelestarian budaya dan adat istiadat yang telah dijaga turun temurun. Sebagai bagian dari prosesi adat, Syamsuir Datuak Rajo Intan melakukan “bersalin baju” atau yang dikenal dalam bahasa adat dengan istilah hidup nan bakarilaan. Ini menandakan transformasi jabatan dan kehormatan yang diterimanya.

    Dialog Antar Datuak Sebelum Pengukuhan

    Sebelum prosesi pengukuhan dimulai, acara juga diwarnai dengan sesi tanya jawab antara datuak yang hadir. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bertujuan untuk memastikan bahwa calon datuak telah siap untuk menjalankan tanggung jawab yang besar dalam melestarikan adat dan menjaga keharmonisan di masyarakat. Diskusi ini berlangsung dalam suasana penuh rasa hormat dan kebersamaan, mencerminkan nilai-nilai luhur yang terus dijaga oleh masyarakat kenagarian  Nanggalo.

    Dengan dilantiknya datuak-datuak baru, diharapkan mereka dapat melanjutkan peran penting dalam menjaga keseimbangan adat dan mempererat hubungan antar masyarakat di  Nagari Nanggalo. Prosesi ini juga menjadi momen penting dalam memperkuat jati diri dan kebanggaan masyarakat setempat terhadap warisan budaya mereka.

    Akhir Kata

    Batagak Datuak di Ruang Rapat Kantor Wali Nagari Nanggalo bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga merupakan wujud komitmen bersama untuk menjaga kelestarian adat Minangkabau yang kaya akan nilai-nilai luhur. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, masyarakat Nanggalo berharap tradisi ini terus hidup dan berkembang di masa depan.(Alpin)



  • Hamdanus Lakukan Sosialisasi dengan Pendekatan Kekeluargaan di Acara Pesta Perkawinan

    Padang – Sumatera Barat nrtvnews. live Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat (Sumbar), Hamdanus, kembali melakukan sosialisasi kepada Ketua Cabang Olahraga (Cabor) di Sumbar. Kali ini, ia hadir dalam acara pesta perkawinan anak Wakil Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumbar, Datuak Martias Wanto, Minggu 3/8/2025

    Hamdanus yang datang bersama, Bundo Wati, disambut hangat oleh tuan rumah dan para undangan lainnya. Kehadirannya tidak hanya sebagai tamu, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pendekatan kekeluargaan yang menjadi salah satu bagian penting dalam visi misinya sebagai calon Ketua KONI Sumbar.

    “Acara ini menjadi momentum penting bagi kami untuk terus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan para Ketua Cabor. Semuanya adalah bagian dari upaya bersama untuk memajukan olahraga di Sumbar,” ungkap Hamdanus di sela-sela acara.

    Keikutsertaan Hamdanus dalam acara seperti ini menunjukkan betapa pentingnya hubungan kekeluargaan dan silaturahmi dalam dunia olahraga. Sebelumnya, Hamdanus telah beberapa kali melakukan pendekatan serupa kepada berbagai pihak, termasuk Ketua Cabor, guna menciptakan sinergi yang lebih solid untuk kemajuan olahraga di Sumbar.

    “Olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga soal kebersamaan. Dengan pendekatan yang baik dan saling mendukung, kita bisa membangun Sumbar yang lebih berprestasi dalam dunia olahraga,” tambah Hamdanus.

    Acara tersebut berjalan meriah, dihadiri oleh berbagai tokoh olahraga dan masyarakat setempat, yang semakin mempererat hubungan antara Hamdanus dan para pemangku kepentingan olahraga di Sumbar. Pendekatan secara kekeluargaan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik untuk menciptakan masa depan olahraga yang lebih cerah di provinsi Sumatera Barat (Alpin)



  • Forum Pejuang Olahraga Buka Gembok KONI Sumbar Gerakan Damai untuk Menjaga Marwah Olahraga Ranah Minang

    Padang – nrtvnews.live Kisruh yang melanda KONI Sumatera Barat mendapat perhatian serius dari Forum Pejuang Olahraga. Pada Jumat, 1 Agustus 2025, forum yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat ini membuka gembok kantor KONI Sumbar sebagai bagian dari gerakan damai untuk menyelamatkan marwah olahraga di Ranah Minang, Jumat 2/8/2025

    Koordinator Forum, Arfan Rusda, menegaskan bahwa aksi ini bukan untuk menghambat pembinaan atlet, melainkan sebagai respons terhadap macetnya komunikasi internal di tubuh KONI Sumbar. “Kami hanya ingin memperbaiki situasi agar olahraga Sumbar bisa lebih maju,” ujarnya.

    Juru bicara Forum, Septri, menambahkan bahwa pembukaan segel kantor KONI ini bertujuan menciptakan suasana yang lebih kondusif dan memperbaiki komunikasi antara semua pihak yang terlibat. Ia berharap masalah ini bisa diselesaikan tanpa memperburuk keadaan.

    Setelah membuka gembok, Forum mendapati kantor KONI dalam keadaan kosong tanpa petugas. Mereka pun menutup kembali kantor dan menyerahkan kunci gembok kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar untuk menjaga keamanan.

    Aksi damai ini mendapat apresiasi dari tokoh olahraga Sumbar, seperti Prof. Syahrial Bachtiar, yang menilai langkah Forum sebagai sinyal positif untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang bijak. “Penyelesaian dengan kepala dingin lebih baik daripada memperkeruh suasana,” katanya.

    Dengan dibukanya kembali kantor KONI, Forum Pejuang Olahraga berharap semua pihak dapat fokus pada prestasi atlet dan kejayaan olahraga Sumbar dengan mengutamakan semangat kekeluargaan. Kini saatnya untuk memprioritaskan masa depan olahraga Ranah Minang. (Alpin)



  • Dispora Sumbar Surati KONI Pusat, Desak Penunjukan Karateker  Rp1,8 Miliar Cair, Musorprov Tak Jalan

    Padang — nrtvnews live Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat telah mengirimkan surat resmi kepada Ketua Umum KONI Pusat, terkait penunjukan karateker untuk posisi Ketua KONI Sumbar. Surat tersebut, dengan nomor 800/3051/sek/Dispora/2025, tertanggal 28 Juli 2025 dan ditandatangani oleh Kepala Dispora Sumbar, Dra. Maifrizon, M.Si, menyarankan agar langkah cepat diambil mengingat dinamika internal KONI Sumbar yang kian memperburuk situasi perkembangan olahraga di daerah, Jumat 1/8/2025

    Anggaran Rp1,8 Miliar Tak Terealisasi

    Salah satu isu utama yang diangkat dalam surat tersebut adalah alokasi anggaran sebesar Rp1,8 miliar yang dicairkan pada Maret 2025. Anggaran ini bertujuan untuk mendukung berbagai kegiatan KONI Sumbar, termasuk penyelenggaraan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov), rapat kerja, serta tiket perjalanan. Namun, meski anggaran telah disetujui dan dicairkan, Musorprov yang seharusnya menjadi kegiatan pokok tak kunjung terlaksana hingga masa jabatan pengurus berakhir pada Mei 2025.

    Dispora Sumbar telah meminta laporan pertanggungjawaban terkait penggunaan dana tersebut, namun tanggapan yang diterima dianggap tidak memadai dan bahkan terkesan mengada-ada. Maifrizon menegaskan, “Tidak mungkin ada dua kali pos anggaran untuk kegiatan yang sama. Anggaran Rp1,8 miliar sudah dicairkan, termasuk untuk Musorprov. Jadi permintaan tambahan anggaran tentu tidak bisa kami kabulkan.”

    Perpanjangan SK Kepengurusan KONI Sumbar Dinilai Bermasalah

    Selain masalah anggaran, Dispora juga menyoroti perpanjangan Surat Keputusan (SK) kepengurusan KONI Sumbar. Perpanjangan tersebut awalnya disepakati hanya untuk satu bulan sebagai masa transisi, namun kenyataannya diperpanjang hingga enam bulan. Ini dianggap tidak sesuai dengan komitmen awal, dan semakin memperkeruh situasi internal KONI Sumbar.

    Aksi Forum Pejuang Olahraga Sumbar

    Ketegangan yang semakin memuncak di tubuh KONI Sumbar juga memicu aksi pengembokan kantor KONI Sumbar oleh Forum Pejuang Olahraga Sumbar. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tekanan agar masalah kepemimpinan segera diselesaikan, tanpa melibatkan tindakan anarkis.

    Arfan Rusda, Koordinator Forum Pejuang Olahraga Sumbar, menyatakan bahwa pengembokan ini merupakan langkah terakhir setelah upaya dialog dan komunikasi yang telah dilakukan tidak membuahkan hasil. “Kami sudah berulang kali mengajak Ketua KONI Sumbar untuk duduk bersama membicarakan kondisi olahraga, tapi tidak ada iktikad baik. Maka pengembokan ini kami lakukan sebagai bentuk penyelamatan,” ujarnya.

    Pendapat Mantan Pengurus KONI Sumbar

    Ir. Reri Tanjung, MM, mantan pengurus KONI Sumbar, juga turut menyoroti polemik ini. Ia menganggap perpanjangan SK Nomor 54 Tahun 2025 tentang kepengurusan KONI Sumbar tidak memiliki dasar hukum yang jelas. “Masa jabatan Ketua KONI Sumbar berakhir pada 28 Mei 2025. Perpanjangan jabatan seharusnya hanya dilakukan dalam kondisi darurat atau menjelang event olahraga besar, bukan karena alasan administratif,” kata Reri.

    Reri juga menyatakan dukungannya terhadap sikap tegas Dispora Sumbar dalam menjaga netralitas birokrasi. “Ini langkah maju untuk menyelamatkan marwah olahraga Sumbar dan mengembalikan integritas organisasi,” tambahnya.

    Harapan untuk Masa Depan Olahraga Sumbar

    Forum Pejuang Olahraga Sumbar menegaskan bahwa gerakan mereka murni untuk kepentingan olahraga. “Tidak ada maksud lain. Kami hanya ingin menyelamatkan marwah olahraga Sumbar agar prestasi dan pembinaan kembali ke jalurnya,” ujar Septri, salah seorang anggota forum.

    Dengan adanya ketegangan ini, harapan besar tertuju pada penunjukan karateker yang dapat membawa perubahan dan memperbaiki dinamika organisasi KONI Sumbar, serta menyelamatkan masa depan olahraga di Sumatera Barat (Alpin)



  • Kecelakaan lalu lintas  Tunggal  merenggut Maut,  Mobil Sigra di Gurun Panjang Kapuh, Dua Orang Tewas di Tempat

    Tarusan – Pesisir Selatan  nrtvnews.live Kecelakaan maut terjadi di Gurun Panjang Kapuh, Kenagarian Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) pada pukul 01.30 WIB. Sebuah mobil Daihatsu Sigra dengan nomor polisi BH 1634 NY yang melaju dari arah Padang menuju Painan menabrak sebuah pohon kayu di pinggir jalan, Kamis 31/7/2025

    Dalam kejadian tragis ini, dua orang penumpang yang berada di dalam mobil dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, mobil tersebut mengalami kecelakaan akibat kehilangan kendali hingga menabrak pohon yang berada di tepi jalan.

    Kapolsek Tarusan, AKP. Donny Putra, SH, MH, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi secara mendadak, dan upaya penyelamatan dilakukan oleh  pihak kepolisian dan masyarakat setempat  Namun, sayangnya kedua korban tidak bisa diselamatkan. “Kecelakaan tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia di tempat, dan identitas korban sedang dalam proses identifikasi lebih lanjut,” ujar Kapolsek Donny Putra.

    Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan ini. Kendati demikian, dugaan sementara adalah adanya faktor kelalaian pengemudi yang diduga mengantuk atau kondisi jalan yang licin akibat hujan.

    IDENTITAS KORBAN

    1. Nama  M. Rusli, Umur 53 Tahun,  Pekerjaan Swasta, Alamat Pemayung Kabupaten  Batang hari – Jambi. ( Pengemudi ).

    2. Nama  Wahyu Jumardi, Umur 54 Tahun,  pekerjaan Swasta,  Aamat Pematang Sulur  Jambi Kecamatan  Telanai Pura – Jambi.( Penumpang ).

    Kapolsek Tarusan AKP. Donny Putra, Sh, MH  juga  juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama, terlebih pada kondisi jalan yang licin dan rawan kecelakaan.(Alpin)



  • Pengkajian Muhammadiyah Wilayah Sumatera Barat Susun Kebijakan Partisipatif untuk Sumatera Barat yang Berkemajuan

    Padang  Sumatera Barat – nrtvnews.live Pengkajian Muhammadiyah tingkat wilayah Sumatera Barat yang digelar pada Sabtu (26/7) di Auditorium Gubernur Sumbar berhasil menarik perhatian berbagai kalangan. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai sektor, termasuk pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan dunia akademik.

    Mengusung tema “Konstruksi ABS-SBK Pasca UU Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat Strategi Pembentukan Kebijakan Partisipatif untuk Sumatera Barat yang Berkemajuan,” pengkajian ini berfokus pada pembahasan bagaimana nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dapat berperan dalam menyusun kebijakan untuk kemajuan provinsi Sumatera Barat.

    Acara dibuka oleh Sekretaris PWM Sumatera Barat, Drs. H. Apris, MM, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan, termasuk Muhammadiyah, untuk mewujudkan Sumatera Barat yang lebih maju. H. Apris juga mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.

    Tokoh Muhammadiyah dan Akademisi Memperkuat Diskusi

    Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh Muhammadiyah dan akademisi, di antaranya Sekretaris PWM Sumatera Barat Drs. H. Apris, MM, Bendahara PWM Dr. Murisal, M.Pd, dan Ketua LKHP PWM Drs. Hansastri, MM. Mereka turut memeriahkan diskusi mengenai bagaimana filosofi ABS-SBK yang mengedepankan kearifan lokal, adat, dan agama bisa diintegrasikan dengan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan partisipatif.

    Diskusi dipandu oleh moderator, Rozidateno Putri Hanida, S.IP, M.PA, yang berhasil mengarahkan jalannya acara dengan lancar. Sejumlah pembicara lainnya, seperti Ki Jal Atri Tanjung, S.Pd, SH, MH  yang menyampaikan tentang  Prespektif hukum  serta  Tenaga Ahli DPRD Sumbar Prof. H. M. Syayuti Dt. Rajo Pangulu, M.Pd, dan  Prof. Dr. Ir. Puti Reno Raudha Thaib, M.P,  menyampaikan wawasan tentang pentingnya kebijakan berbasis riset dan teknologi serta perlunya partisipasi masyarakat dalam setiap tahap pembangunan. Partisipasi Muhammadiyah dalam Pembangunan Sumatera Barat

    Hadir pula perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan, Elpinas, S.Kom, yang menyampaikan aspirasi dari tingkat daerah mengenai peran aktif Muhammadiyah dalam pembangunan Sumatera Barat yang berkemajuan.

    Diskusi dalam pengkajian ini menegaskan pentingnya kebijakan yang partisipatif sebagai kunci untuk menciptakan perubahan yang lebih baik. Kolaborasi yang solid antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan dunia pendidikan diharapkan dapat mewujudkan Sumatera Barat sebagai provinsi yang lebih maju dan berkeadilan, selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung oleh Muhammadiyah dan masyarakat setempat.

    Pentingnya Pembelajaran Filsafat ABS-SBK untuk Anak-Anak

    Setelah pemaparan materi dari para pembicara, sesi tanya jawab pun berlangsung. Salah satu peserta, Dr. Murisal, M.Pd, mengangkat isu terkait kesenjangan informasi tentang filosofi ABS-SBK di kalangan anak-anak. Menurut Dr. Murisal, perlu ada upaya untuk mengenalkan filosofi ABS-SBK kepada anak-anak melalui media yang lebih menarik, seperti video singkat, agar mereka dapat dengan mudah memahami dan menyenangi materi tersebut.

    Dengan semangat kebersamaan, pengkajian Muhammadiyah kali ini menjadi titik tolak yang penting untuk membangun Sumatera Barat yang berkemajuan. Melalui kolaborasi, pemikiran kritis, dan tindakan nyata, Sumatera Barat diharapkan dapat mencapai tujuannya sebagai provinsi yang makmur dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.(Alpin)



  • Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pessel Hendrajoni Tekankan Pentingnya Integritas

    Painan – nrtvnews.live Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menggelar acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pessel. Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut diadakan di Ruangan Pertemuan Dinas Pendidikan Pessel pada Jumat, 25 Juli 2025.

    Tiga pejabat baru yang dilantik adalah Gunawan, S.Sos, M.Si ( Staf Ahli), Suhandri, SE, MM ( Kepala DKPD Pessel) , dan Ilham Rachmadsyah Putra, S.STP. ( Kepala Dinas Sosial PPrPA Pessel ) Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja di berbagai sektor pemerintahan Kabupaten Pessel.

    Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat terkemuka

    Bupati Pessel, H. Hendrajoni, SH, MH, turut hadir dalam pelantikan tersebut, didampingi Wakil Bupati Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag, dan Sekda Mawardi Roska, SIP. Selain itu, Kepala BKSDM Pessel, Yoski Wandri, S.P, M.Si, serta kepala OPD Pessel juga hadir memberikan dukungan.

    Dalam kesempatan ini, juga hadir Owner NRTVNews.Live, Novridol Rahman, SH, M.Kn, yang turut serta meramaikan acara sebagai bentuk apresiasi terhadap langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Pessel.

    Dalam sambutannya, Bupati H. Hendrajoni mengingatkan pentingnya sumpah jabatan dan fakta integritas yang telah diucapkan oleh pejabat yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa kedua hal tersebut bukan hanya sekadar formalitas, tetapi sebuah komitmen untuk menjalankan tugas dan amanah dengan penuh tanggung jawab.

    “Sebagai pejabat yang baru dilantik, saya berharap saudara-saudara dapat memahami dan menjalankan sumpah serta fakta integritas ini dengan sebaik-baiknya. Tanggung jawab yang diemban sangat besar, maka dari itu mari kita jaga integritas, profesionalisme, dan komitmen dalam bekerja demi kemajuan Kabupaten Pessel,” ujar Hendrajoni.

    Tantangan Baru, Harapan Baru

    Pelantikan ini tidak hanya menjadi ajang rotasi jabatan, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Pessel. Dengan pejabat yang baru, diharapkan pelayanan publik dan kinerja pemerintahan semakin meningkat, terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan inovasi di berbagai sektor.

    Dengan berakhirnya acara pelantikan ini, diharapkan pejabat yang baru dilantik dapat segera menjalankan tugasnya dan berkontribusi maksimal dalam mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten Pessel ( Alpin)