Author: alpin


  • Dinas Sosial dan DP3A Pessel Gelar Verifikasi Lapangan Hybrid KLA 2025, Targetkan Kategori Nindya

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PrPPA) Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025 pada Rabu (11/6), bertempat di Ruang Rapat Bupati Pessel.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian oleh Tim Kementerian PPPA terhadap komitmen dan implementasi Kabupaten Layak Anak di daerah tersebut. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Bapak Risnaldi Ibrahim, S.Ag., MM., yang mewakili Bupati Pessel.

    Dalam sambutannya, Risnaldi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berkomitmen penuh dalam mewujudkan wilayah yang ramah dan aman bagi anak. “Kami sangat mendukung segala upaya yang dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang layak bagi tumbuh kembang anak. Harapan kita bersama, Pesisir Selatan dapat meraih predikat KLA dengan kategori Nindya,” ujarnya.

    Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan paparan teknis dari Ketua Gugus Tugas KLA Kabupaten Pesisir Selatan, Bapak Mawardi Roska, S.IP., yang menjelaskan berbagai program, inovasi, serta capaian indikator yang telah dilakukan oleh pemkab dan stakeholder terkait dalam mendukung implementasi Kabupaten Layak Anak.

    Pada VLH kali ini, penilaian dilakukan dalam dua sesi (room) berbeda.

    Room 1 diikuti oleh Tim Gugus Tugas KLA, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lembaga Masyarakat, Dunia Usaha, dan Media.

    Room 2 diisi oleh Forum Anak serta 9 lembaga layanan yang menjadi titik lokus penilaian, yakni: PISA, SRA, PRAP, UPTD PPA, TAS, LKSA, TIRA, PUSPAGA, dan LPKA.

    Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 15.30 WIB dengan suasana yang kondusif dan partisipatif. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan data, inovasi, dan kontribusi terhadap pemenuhan hak anak di Pesisir Selatan.

    Pemerintah daerah berharap hasil dari VLH ini dapat membawa Kabupaten Pesisir Selatan meraih predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya pada tahun 2025 (Alpin)



  • Kompak Wakili Rakyat, Dua Anggota DPRD Pessel Jadi Teladan Kolaborasi Lintas Partai

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Dua anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Daerah Pemilihan I, Teguh Dehalsa dan Hanafi Herman, menunjukkan sinergi luar biasa dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Meskipun berasal dari partai politik yang berbeda, keduanya tetap solid, saling mendukung, dan aktif memberikan penguatan serta motivasi kepada masyarakat, Jumat 13/6/2025

    Dalam berbagai kesempatan, Teguh dan Hanafi terlihat akrab dan kompak, turun langsung ke tengah masyarakat untuk menjemput dan memperjuangkan aspirasi warga. Kolaborasi yang mereka bangun menjadi contoh nyata bahwa kepentingan rakyat harus berada di atas kepentingan politik.

    “Membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri, apalagi dengan sekat partai. Yang utama adalah kebersamaan demi kemajuan Pesisir Selatan,” ujar Hanafi Herman.

    Teguh Dehalsa pun menegaskan bahwa energi positif dan semangat berbagi inspirasi merupakan modal penting dalam menjalankan amanah. “Kami ingin masyarakat melihat bahwa politik itu bisa sehat dan membawa kebaikan jika dijalankan dengan niat yang benar,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Dr. Mardianton, S.E., M.Pd., pemerhati politik dan ekonomi syariah, melihat bahwa Teguh dan Hanafi memiliki peluang besar untuk menjadi calon pemimpin di masa depan, asalkan mereka mampu menjaga kredibilitas di tengah-tengah masyarakat serta terus membina komunikasi yang baik antar sesama. Dengan demikian, akan terbangun kepercayaan yang kokoh dari masyarakat.

    Keduanya juga merupakan anggota DPRD termuda di Pesisir Selatan, dan mulai disebut-sebut sebagai bakal calon pemimpin masa depan yang visioner dan dekat dengan rakyat ( Alpin)



  • Kadis Dukcapil Pessel Imbau Masyarakat Tertib Administrasi Kependudukan

    Pesisir Selatan –nrtvnews.live Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pesisir Selatan, Beriskhan, mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih tertib dalam mengurus administrasi kependudukan. Imbauan ini disampaikan sebagai upaya mencegah berbagai permasalahan yang kerap muncul akibat data kependudukan yang tidak akurat,Kamis 12/6/2025

    Beriskhan menegaskan bahwa ketidaktertiban dalam dokumen kependudukan, seperti akta kelahiran, KTP, atau Kartu Keluarga, dapat berdampak serius terhadap masa depan anak-anak. “Banyak kasus yang kami temui di masyarakat, di mana data anak tidak sesuai antara tempat lahir, tanggal lahir, atau tahun lahir. Ini tentu akan menjadi masalah saat anak mengurus dokumen penting, seperti sekolah, beasiswa, hingga pekerjaan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, pengacara muda Joni Iskandar juga menyoroti permasalahan administrasi kependudukan yang berkaitan erat dengan pencatatan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA). Ia menyebutkan bahwa praktik kawin siri yang masih marak di tengah masyarakat turut memperparah masalah ini.

    “Banyak masyarakat kita yang menikah siri dan tidak mencatatkan pernikahannya secara resmi di KUA. Akibatnya, anak-anak dari pernikahan tersebut kesulitan mendapatkan dokumen kependudukan yang sah dan legal, seperti akta kelahiran yang mencantumkan nama kedua orang tuanya,” ujar Joni.

    Menurutnya, fenomena ini menimbulkan dampak hukum dan sosial yang cukup serius di kemudian hari. Ia pun mengapresiasi langkah Dukcapil Pesisir Selatan dalam mendorong kesadaran hukum masyarakat terkait pentingnya pencatatan pernikahan dan data kependudukan yang valid.

    Saat ini, Dinas Dukcapil Pessel terus melakukan sosialisasi ke berbagai nagari dan kecamatan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan yang tertib dan akurat. Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan daring (online) yang tersedia guna mempermudah proses pencatatan dan pembaruan data (Alpin)



  • Menikmati Libur Hari Raya Idul Adha Bersama Keluarga di Kulik Kayu Mandeh

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live  Libur panjang nasional dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1446 H menjadi momen spesial bagi banyak keluarga untuk menikmati waktu bersama. Tak terkecuali bagi Aditya Pratama, seorang siswa kelas satu SDN 02 Gurun Panjang Kapuh, yang mengisi liburannya dengan berkunjung ke destinasi wisata Kulik Kayu Mandeh, yang terletak di Kenagarian Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu 8/6/2025

    Kulik Kayu Mandeh mulai dikenal sebagai salah satu destinasi wisata lokal yang menawarkan keindahan alam yang asri dan kenyamanan bagi para pengunjung. Pemandangan laut dan bukit yang mempesona berpadu dengan ragam kuliner lokal yang menggoda selera menjadikan tempat ini cocok untuk rekreasi keluarga. Suasana yang ramah serta pelayanan yang sopan membuat banyak wisatawan betah berlama-lama di sana.

    Menariknya, saat waktu makan siang, tim kami sempat berbincang dengan salah seorang pengunjung yang ternyata datang dari Singapura. Ia mengaku terkesan dengan keindahan alam Mandeh dan berencana untuk kembali lagi di masa mendatang.

    Namun demikian, berdasarkan pantauan di lapangan, masih terdapat sejumlah hal yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Di sepanjang akses menuju lokasi wisata, fasilitas umum seperti mushola, toilet, dan kebersihan pinggir jalan masih kurang terawat. Rumput liar yang tumbuh tinggi di tepi jalan dan kurangnya fasilitas penunjang lainnya dapat mengurangi kenyamanan wisatawan.

    Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar destinasi seperti Kulik Kayu Mandeh dapat berkembang lebih baik dan menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

    Dengan penataan yang lebih maksimal dan promosi yang berkelanjutan, tidak menutup kemungkinan kawasan Mandeh akan menjadi salah satu ikon wisata andalan di Sumatera Barat (Alpin)



  • Hanafi Herman Manfaatkan Waktu Libur dengan Bersepeda, Ajak Masyarakat Jaga Keseimbangan Hidup

    Pesisir Selatan – Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Hanafi Herman, memanfaatkan waktu liburnya dengan kegiatan yang menyehatkan sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat: bersepeda, Minggu 8/6/2025

    Olahraga ramah lingkungan ini dipilih Hanafi sebagai cara untuk tetap aktif sekaligus menjalin kedekatan dengan warga. Tak hanya sebagai aktivitas fisik, bersepeda juga menjadi simbol filosofi hidup baginya.

    “Sepeda itu seperti hidup, rodanya berputar. Kadang kita di atas, kadang di bawah, tapi selama terus bergerak, kita akan tetap seimbang,” ujar Hanafi sambil tersenyum saat ditemui di sela-sela kegiatan bersepedanya.

    Filosofi hidup seperti ban sepeda ini, menurut Hanafi, menjadi semangat yang ia pegang teguh dalam menjalani tugas sebagai wakil rakyat. Konsistensinya dalam menjalin hubungan dengan masyarakat serta dedikasinya dalam menjalankan amanah membuatnya kembali dipercaya menjadi anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan untuk periode yang kedua.

    Dengan semangat yang terus mengalir, Hanafi berharap masyarakat juga bisa mengadopsi gaya hidup sehat serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi dinamika kehidupan (Alpin)



  • Dinas Pertanian Pessel Pantau Pemotongan Hewan Qurban di Masjid Jabal Nur Gurun Panjang Kapuh

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live  Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan melakukan pemantauan langsung terhadap proses pemotongan hewan qurban di Masjid Jabal Nur Gurun Panjang Kapuh Kecamatan Koto XI Tarusan, Jumat (6/6).

    Pemantauan ini dipimpin langsung oleh Khairul selaku perwakilan dari Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan. Ia didampingi oleh Kepala Puskeswan Kecamatan Koto XI Tarusan , drH. Alriko, Ketua Masjid Jabal Nur Drs. Edward, Sekretaris Elpinas, S.Kom, Bendahara Doddi Afriandi, Ketua Panitia Qurban In Sanul Mukhtar, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Khairul menyampaikan pentingnya pengecekan terhadap kondisi hewan sebelum dan sesudah disembelih. “Kami datang untuk memastikan bahwa semua hewan qurban dalam keadaan sehat dan layak dikonsumsi. Jangan sampai ada hewan yang sakit dipotong dan dikonsumsi oleh masyarakat,” ujarnya.

    Adapun jumlah hewan qurban yang disembelih di Masjid Jabal Nur pada hari ini  terdiri dari 7 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Pemotongan dilakukan sesuai dengan syariat Islam dan mengikuti standar kesehatan hewan yang telah ditetapkan.

    Ketua Panitia Qurban, In Sanul Mukhtar, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari pihak Dinas Pertanian. “Dengan adanya pemantauan ini, masyarakat semakin yakin bahwa hewan qurban yang mereka terima benar-benar sehat dan sesuai aturan,” ungkapnya.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjamin keamanan pangan serta mendukung pelaksanaan ibadah qurban yang sehat dan berkualitas di tengah masyarakat (Alpin)



  • Paparan Capaian Program 100 Hari Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Pessel

    Fokus pada Perbaikan Tata Kelola dan Kesejahteraan Masyarakat

    Painan – nrtvnews.live Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menggelar acara Paparan Capaian Perjalanan Program 100 Hari Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Pessel, yang diadakan di Gedung Painan Convention Center (PCC) secara terbuka dan dihadiri berbagai elemen penting pemerintahan dan masyarakat, Kamis 5/6/2025

    Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni dan Wakil Bupati H. Risnaldi Ibrahim, serta Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Darmansyah, S.Ag, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, pejabat eselon III dan IV, Camat se-Pessel, Wali Nagari, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Bupati H. Hendrajoni menyampaikan berbagai capaian awal yang telah dan sedang dijalankan oleh pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa program-program yang dilaksanakan sejauh ini diarahkan sesuai dengan visi dan misi kepemimpinan periode ini, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

    Sementara itu, Wakil Bupati H. Risnaldi Ibrahim menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang berbasis data dan fakta, bukan sekadar retorika. “Tata kelola pemerintahan tidak bisa hanya sekadar janji. Harus ada data yang konkret untuk dijadikan dasar kebijakan,” tegasnya.

    Ia juga mengangkat kondisi riil Kabupaten Pesisir Selatan, yang tengah berada dalam masa transisi dan menghadapi berbagai tantangan. “Kita harus jujur, saat ini kemiskinan masih sangat tinggi, pendapatan masyarakat tergolong rendah, bahkan moralitas sosial mengalami kemunduran. Ini tugas besar kita bersama,” ujar Wakil Bupati.

    Lebih lanjut H.Risnaldi menyampaikan  kabar yang menyedihkan dari sisi indikator makro. Berdasarkan data tahun 2024, Kabupaten Pesisir Selatan menempati urutan kedua setelah Kepulauan Mentawai dalam sejumlah indikator pembangunan daerah se-Sumatera Barat. Hal ini menunjukkan ketertinggalan kita dari kabupaten dan kota se Sumatera Barat oleh karena itu mari kita kejar  ketertinggalan itu dan memperbaiki kondisi daerah secara bersama – sama.

    Dari data yang dipaparkan oleh H.Risnaldi Ibrahim target 100 hari kerja  Bupati dan Wakil bupati sudah tercapai 87,3 parsen, target yang luar biasa dan mudah – mudahan  terget kedepannya berjalan dengan baik.

    Acara ini juga menjadi momentum refleksi dan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus berbenah dan bekerja keras dalam mewujudkan Pessel yang lebih baik, adil, dan sejahtera (Alpin)



  • Dirut RSUD M. Zein Painan Ajak Masyarakat Pessel Hidup Sehat, Gandeng DPRD dalam Kolaborasi Kesehatan

    Painan, nrtvnews live — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Zein Painan, dr. Muhammad Fahriza, SA, MARS, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam upaya tersebut, ia menggandeng anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan Hanafi  Herman untuk berkolaborasi dalam program-program promotif dan preventif bidang kesehatan.

    “Sehat itu bukan suatu kemewahan. Sehat itu murah, tetapi menjadi mahal ketika sehat telah berubah menjadi sakit,” ujar dr. Fahriza dalam salah satu kegiatan sosialisasi kesehatan, Rabu (4/6).

    Melalui kolaborasi ini, RSUD M. Zein Painan bersama DPRD berencana menyasar masyarakat di berbagai kecamatan dengan edukasi pentingnya pola hidup sehat, deteksi dini penyakit, serta akses layanan kesehatan yang lebih baik dan merata.

    dr. Fahriza juga mengajak seluruh masyarakat Pessel untuk mulai memperhatikan gaya hidup sehari-hari. “Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan. Makan makanan bergizi, olahraga teratur, dan jangan lupa cek kesehatan secara rutin,” imbaunya.

    Langkah ini diapresiasi oleh anggota DPRD  Hanafi Herman yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menyatakan siap mendukung penuh kebijakan dan program kesehatan yang digagas pihak rumah sakit demi kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan.

    Dengan sinergi antara lembaga kesehatan dan legislatif daerah, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat Pessel dapat meningkat secara signifikan dalam waktu dekat.(Alpin)



  • Teguh Dehalsa, SH, M.Kn. Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H kepada Masyarakat Pesisir Selatan

    Pesisir Selatan – Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Teguh Dehalsa, SH, M.Kn., menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 kepada seluruh masyarakat Pesisir Selatan, khususnya masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) I serta para pendukung dan simpatisannya, Kamis 5/6/2025

    Dalam pernyataannya, Teguh mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya hingga dapat mengemban amanah sebagai anggota DPRD. Ia menyadari bahwa keberhasilannya duduk di lembaga legislatif tak lepas dari dukungan berbagai pihak.

    “Idul Adha adalah momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan semangat berbagi antar sesama. Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H kepada seluruh masyarakat Pesisir Selatan, khususnya Dapil I, para pendukung, dan simpatisan. Semoga nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan yang terkandung dalam Hari Raya ini senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Teguh.

    Teguh juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai ajang memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih baik.(Alpin)



  • Ribuan Nelayan Air Haji Barat berunjuk rasa di Depan Kantor DPRD Kabupaten Pessel Minta Keadilan

    Pesisir Selatan –  nrtvnews.live  Ribuan nelayan dari Air Haji Barat melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Pesisir Selatan

    Senin (2/6), menuntut keadilan dan kejelasan hukum terkait penggunaan alat tangkap pukat lampara dasar. Aksi ini dipicu oleh razia terhadap nelayan yang masih menggunakan alat tangkap tersebut, yang berujung pada penangkapan beberapa warga nelayan oleh pihak kepolisian.

    Dalam aksinya, para nelayan menuntut agar pemerintah dan anggota DPRD setempat memberikan solusi konkret, bukan hanya penegakan hukum sepihak. Mereka juga mempertanyakan sikap dan peran Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Novermal, yang dinilai terlalu aktif memberitakan aktivitas nelayan menggunakan pukat lampara dasar tanpa ada upaya edukasi atau pendekatan persuasif.

    “Pak Novermal seharusnya mengajak kami duduk bersama, bukan hanya melaporkan dan memberitakan. Kami ingin keadilan, bukan hanya dituding tanpa solusi,” ujar salah satu nelayan dalam orasinya.

    DPRD dan Pemkab Pessel Terima Aspirasi Nelayan

    Aksi ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Darmasyah, S.Ag, bersama Ketua Fraksi dan sejumlah anggota DPRD lainnya. Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, turut hadir bersama Asisten Daerah, Kadis Perhubungan Syafrijoni, serta Kapolres Pessel AKBP.Dery Indra, SIK, Pihak eksekutif dan legislatif menyimak dan mencatat seluruh tuntutan dari perwakilan masyarakat nelayan.

    Novermal, yang juga diketahui dulunya aktif sebagai wartawan, sebelumnya melaporkan praktik penggunaan pukat lampara dasar ke Polda Sumbar. Langkah tersebut diambil karena penggunaan alat tangkap ini dilarang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 36 Tahun 2023, yang menyebut bahwa pukat lampara dasar dapat merusak ekosistem laut, terutama terumbu karang dan habitat ikan kecil.

    Menanggapi aksi ini, Novermal menyampaikan bahwa langkahnya adalah bentuk kepedulian terhadap kelestarian laut dan masa depan nelayan itu sendiri.

    “Saya hanya ingin mengingatkan bahwa penggunaan pukat lampara dasar dilarang oleh aturan. Kita harus menjaga ekosistem laut demi keberlanjutan,” ujar Novermal kepada wartawan.

    Sementara itu, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi, menyampaikan bahwa kewenangan terkait aturan kelautan berada di tingkat provinsi. Ia juga meminta nelayan untuk lebih bijak dan memahami batas-batas wilayah serta aturan yang berlaku.

    “Ini sebenarnya hanya miskomunikasi. Kami berharap ke depan ada pendekatan yang lebih baik agar masyarakat nelayan tidak merasa disudutkan,” kata Risnaldi.

    Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar usai aksi, akhirnya disepakati bahwa nelayan tetap diizinkan melaut seperti biasa dengan catatan tidak melanggar batas wilayah dan sambil menunggu solusi jangka panjang dari DPRD dan pemerintah.(Alpin)



  • Anggota DPRD Pesisir Selatan Baslianti Iliyas, SE dari Fraksi PAN Hari Lahir Pancasila Momentum Refleksi dan Penguatan Nilai Kebangsaan

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Baslianti, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, Minggu 01/06/2025

    Dalam pernyataannya, Baslianti menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi yang kokoh bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai bahwa nilai-nilai seperti gotong royong, keadilan, dan persatuan yang terkandung di dalamnya harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

    “Sebagai wakil rakyat, saya percaya bahwa Pancasila adalah landasan yang kokoh bagi bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, keadilan, dan persatuan harus terus kita junjung tinggi. Mari kita peringati Hari Lahirnya Pancasila dengan refleksi dan diskusi untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai tersebut,” ujar Baslianti.

    Ia juga menambahkan, pentingnya generasi muda memahami dan menginternalisasi Pancasila sebagai panduan dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi.

    Baslianti berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Alpin)



  • KONI Sumbar Resmi Demisioner, Pemprov Segera Minta Penunjukan Karateker ke KONI Pusat

    Padang — nrtvnews.live Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat resmi berstatus demisioner sejak 28 Mei 2025, setelah masa kepengurusan di bawah kepemimpinan Roni Pahlawan berakhir. Pemerintah Provinsi Sumbar, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), langsung mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas organisasi olahraga di daerah.

    Kepala Dispora Sumbar, Maifrizon, menyampaikan bahwa hingga akhir Mei tidak ada surat perpanjangan masa jabatan atau tembusan keputusan dari KONI Pusat yang diterima oleh pihaknya. Dengan demikian, status demisioner berlaku secara administratif.

    “Mei ini mereka sudah habis masa kepengurusannya. Sampai sekarang belum ada surat tembusannya ke kami. Jadi, betul sekali, kita anggap KONI Sumbar sudah demisioner,” tegas Maifrizon pada Sabtu (31/5/2025).

    Sebagai tindak lanjut, Dispora Sumbar berencana mengirim surat resmi ke KONI Pusat pada Senin, 2 Juni 2025, untuk meminta penunjukan pelaksana tugas (Plt) atau karateker. Langkah ini dinilai penting guna memastikan keberlangsungan roda organisasi, terlebih di tengah berbagai agenda strategis pembinaan atlet yang telah dijadwalkan.

    Tak hanya itu, Pemprov Sumbar juga menghentikan seluruh bentuk bantuan kepada KONI Sumbar yang kini berstatus nonaktif, dan mendesak percepatan pelaksanaan Rapat Kerja serta Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) sebagai forum pembentukan kepengurusan baru.

    “Karateker diperlukan agar organisasi tidak vakum terlalu lama. Kita ingin regenerasi kepemimpinan KONI Sumbar berlangsung cepat, agar program pembinaan atlet tidak terganggu,” ujar Maifrizon.

    Langkah tegas ini menjadi cerminan komitmen Pemprov Sumbar dalam mendorong tata kelola olahraga yang profesional dan berkelanjutan di Ranah Minang. Semua pihak kini menantikan respons dari KONI Pusat, yang diharapkan segera menunjuk karateker demi keberlangsungan prestasi olahraga Sumatera Barat di kancah nasional (Alpin)