Author: alpin


  • Wakil Bupati Hadiri Pengukuhan Pengurus DPD AGPAII Pesisir Selatan

    Painan — Pesisir Selatan nrtvnews.live Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berlangsung khidmat di Gedung PCC, Painan, Senin (25/8/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pessel, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag.

    Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) AGPAII Sumatera Barat, Rimelfi, M.Ag, Kepala Dinas Pendidikan Pessel, Salim Muhaimin, M.Pd, serta Kepala Kementerian Agama Pessel yang diwakili oleh Kasi PAIS, Masrizal, M.Pd. Para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Pessel serta sejumlah undangan lainnya juga turut memeriahkan acara.

    Ketua DPD AGPAII Pessel yang baru dikukuhkan, Ali Amran, S.Pd.I, merupakan salah satu kader terbaik Muhammadiyah Pessel. Selain menjabat sebagai pimpinan daerah Muhammadiyah, beliau kini resmi memimpin DPD AGPAII Pessel setelah dikukuhkan secara langsung oleh DPW AGPAII Sumbar.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dr.H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag menyampaikan apresiasi kepada para guru PAI atas dedikasi mereka dalam membina akhlak dan spiritual generasi muda di Pesisir Selatan.

    “AGPAII memiliki peran penting dalam memperkuat karakter peserta didik. Dengan pengukuhan ini, semoga DPD AGPAII Pessel semakin solid dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memajukan pendidikan agama,” ujar beliau.

    Sementara itu, Ketua DPW AGPAII Sumbar Rimelfi, M.Ag berharap kepengurusan baru dapat menjadi motor penggerak profesionalisme guru PAI di daerah.

    Acara pengukuhan ditutup dengan Foto  bersama dan ramah tamah antar anggota dan tamu undangan (Alpin)



  • Wakil Bupati Pessel Hadiri Musyda PDPM  Dorong Kolaborasi Pemuda dan Pemerintah

    Linggo Sari Baganti – Pesisir Selatan nrtvnews.live  Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag menghadiri Musyawarah Daerah (Musyda) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pesisir Selatan, yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah/Aisyiyah, Linggo Sari Baganti Air Haji, Minggu (24/8/2025).

    Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini diikuti oleh 13 cabang PDPM se-Kabupaten Pesisir Selatan. Mengusung tema “Membumikan Pemuda Berkarakter, Berdaya Saing, dan Berkontribusi bagi Bangsa melalui Spirit Musyawarah”, Musyda PDPM Pessel menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan.

    Turut hadir dalam acara ini tokoh-tokoh penting Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah, antara lain Pimpinan  PDM Pessel Dr. H. Aprianto, M.Ag, Dr. Lukman, M.Pd, Elpinas, S.Kom, Ermawan Saputra, S.Ag, Ketua PCM Air Haji H. Yuli Aznur, Ketua PCA Air Haji Hj. Nur Ahli Sasmi, serta jajaran Ortom Muhammadiyah. Dari Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumatera Barat hadir Sekretaris Anasrul, S.HI dan Bendahara Novil Asrianto, M.H. Ketua panitia kegiatan ini adalah Izen Maryono, S.Sos.I.

    Dalam sambutannya, Sekretaris PWPM Sumbar, Anasrul, S.HI mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan menjadikan Musyda sebagai momen membangun kebersamaan dalam memajukan PDPM Pessel.

    Sementara itu, Wakil Bupati Pessel Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyda ini. Ia menekankan pentingnya sikap legowo dalam menerima hasil musyawarah dan mengajak seluruh kader untuk bersatu dalam membangun PDPM yang lebih baik.

    “Siapapun yang terpilih nantinya, mari kita terima dengan lapang dada. Mari bersama-sama memajukan PDPM Pessel dan berkolaborasi aktif dengan pemerintah daerah untuk kemajuan Kabupaten Pesisir Selatan,” ujarnya.

    Musyda PDPM Pessel 2025 ini menjadi bukti semangat pemuda Muhammadiyah dalam berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa, sekaligus menegaskan peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah (Alpin)



  • Muhammadiyah Sumbar Gelar Pengkajian Pendidikan Berbasis ABS-SBK di Istana Gubernur

    Padang – Sumatera Barat nrtvnews.live Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat menggelar Pengkajian Muhammadiyah Tingkat Wilayah di Auditorium Istana Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (23/8). Acara ini mengangkat tema sentral seputar “Strategi Pengembangan Pengelolaan Pendidikan Berbasis Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)”.

    Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang pendidikan dan keislaman, yaitu

    Drs. Barlius, MM, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, yang membawakan materi bertema “Pengembangan Pengelolaan Pendidikan Berbasis ABS-SBK”.

    Prof. Dr. Jamaris Dewan Pakar dari Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis PWM Sumbar, yang memaparkan “Strategi Pengembangan Pengelolaan Pendidikan Berbasis ABS-SBK di Sumbar”. Sumatera Barat mempunyai  nilai – nilai yang unik  yang tidak dimiliki oleh provinsi lain yaitu Kemuhammadiyahan, Keminangkabauan dan ke Islaman,” Ujar Prof. Jamaris.

    Prof. M. Zaim, M.Hum, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah Sumbar, dengan materi “Pandangan Muhammadiyah dalam Menyusun Strategi Pengembangan Pengelolaan Pendidikan Berbasis ABS-SBK”.

    Acara ini dipandu oleh moderator Nuraini, M.Ag, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting Muhammadiyah dan unsur pemerintahan daerah, termasuk

    Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi, S.KM, M.KM yang mewakili Gubernur Sumbar,

    Ketua PWM Sumbar Dr. Bakhtiar, M.Ag, Wakil Ketua  Buya Yosmeri, Buya Ki Jal Tanjung, buya Yusnipar,

    Ketua LHKP PWM Sumbar Drs. Mansastri, MM, serta Pimpinan Daerah Se Sumatera Barat,  PDM Pessel diwakili oleh Elpinas, S.Kom dan Fakhrial Amir, Bsc.

    Dalam sambutannya, Ketua PWM Sumbar Dr. Bakhtiar menegaskan pentingnya pembaruan sistem pendidikan di Sumatera Barat. “Sistem pendidikan di Sumbar harus terus dimodifikasi sesuai perkembangan zaman. Dulu, pendidikan di Sumbar menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan negara tetangga. Kini, justru kita yang harus belajar ke negara lain,” ujarnya.

    Sementara itu, Sekda Provinsi Sumbar Arry Yuswandi yang membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan. “Muhammadiyah selalu hadir dengan solusi nyata dalam dunia pendidikan. Kami mengapresiasi inisiatif ini sebagai bagian dari pembangunan karakter dan budaya berbasis lokal yang Islami,” ucapnya.

    Pengkajian ini menjadi momentum penting bagi Muhammadiyah Sumatera Barat untuk meneguhkan komitmen dalam memperkuat sistem pendidikan yang berakar pada kearifan lokal dan nilai-nilai Islam, sejalan dengan filosofi ABS-SBK yang telah lama menjadi fondasi budaya masyarakat Minangkabau (Alpin)



  • Nagari Nanggalo Gelar Pawai Alegoris Ampek Suku di Kenagarian Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan  Pesisir Selatan

    Kenagarian Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten  Pesisir Selatan – nrtvnews.live menjadi saksi sejarah pada acara Pawai Alegoris Ampek Suku yang pertama kali digelar di daerah tersebut. Pawai yang penuh warna dan makna ini digagas oleh H.Riswansyah Dt. Basa Suku Jambak, Mery Husni Mersati (Ame), SH, bersama Wali Nagari Nanggalo, Andre Saputra, S.Pi, M.Si, Rabu 20/8/2025

    Hadir dalam  pembukaan pawai tersebut  Wali Nagari Nanggalo Andre  Saputra,  Sekcam  Koto XI Tarusan Fitri Yeni,  Kanit intelkam  Polsek Koto XI Tarusan Aipda Ade Putra, SH bersama anggota polsek lainnya, Ninik Mamak  dari 12 Penghulu yang ada di kenagarian nanggalo bersama kaumnya dan satu Penghulu Absen  yaitu Achiar Dt. Bagindo mole.

    Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim dan memperkuat komunikasi antar suku yang ada di Kenagarian Nanggalo, sehingga terbangun kebersamaan dan kekompakan antar masyarakat. Pawai Alegoris Ampek Suku ini juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan kebudayaan lokal yang sangat kental dengan tradisi dan kearifan lokal.

    “Pawai Alegoris Ampek Suku ini kami gelar sebagai bentuk kebersamaan antar suku. Harapannya, ini bisa mempererat hubungan antar sesama dan menjadi contoh bagi nagari lainnya di Pesisir Selatan,” ujar Andre Saputra, Wali Nagari Nanggalo.

    Acara ini juga memperebutkan Piala Bergilir Wali Nagari Nanggalo, yang akan menjadi simbol keberhasilan dan semangat persatuan dalam acara tersebut. Keunikan acara ini terletak pada penggabungan berbagai unsur kebudayaan yang ditampilkan oleh setiap suku yang ada di Kenagarian Nanggalo. Setiap suku mempersembahkan warna-warni tradisi dan kreativitas mereka melalui kostum, iringan musik, dan tarian yang memukau.

    Bagi masyarakat Nanggalo, acara ini bukan hanya sekadar pawai, tetapi juga sebagai ajang untuk menunjukkan kekompakan antar suku. Terdapat 12 Penghulu yang mewakili masing-masing suku di Kenagarian Nanggalo, dan kekompakan mereka menjadi contoh nyata bagi kekuatan politik dan sosial yang ada di Pesisir Selatan.

    Keunikan dan Harapan untuk Masa Depan

    Ini merupakan pertama kalinya Pawai Alegoris Ampek Suku diadakan di Pesisir Selatan. Di masa depan, diharapkan acara ini bisa menjadi contoh bagi nagari-nagari lain di Pesisir Selatan dan bahkan Provinsi Sumatera Barat untuk menyelenggarakan acara serupa yang dapat memperkuat persatuan dan kesatuan antar suku, serta menjadi media untuk mengenalkan budaya lokal kepada dunia luar.

    “Kami berharap acara ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mendalamkan rasa persatuan dan kesatuan antar suku yang ada di Pesisir Selatan. Pawai ini juga dapat menjadi salah satu daya tarik wisata yang memperkenalkan kebudayaan kita ke masyarakat luar,” tambah H.Riswansyah Dt. Basa Suku Jambak.

    Pawai Alegoris Ampek Suku ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, yang turut meramaikan acara dan menyaksikan antusiasme peserta yang penuh semangat.

    Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan, Pawai Alegoris Ampek Suku di Nanggalo diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dan menjadi acara yang dinantikan setiap tahunnya.(Alpin)



  • Olivia Siswi Madrasah Aliyah Muhammadiyah Lakitan Terpilih Jadi Anggota Paskibraka Provinsi, Mewakili Pesisir Selatan

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Empat siswa-siswi terbaik dari Kabupaten Pesisir Selatan  berhasil terpilih untuk menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sumatera Barat. Salah satu di antaranya adalah Olivia, siswi Madrasah Aliyah Muhammadiyah Lakitan. Ia terpilih bersama tiga teman lainnya, yakni Raditya Arya Pratama dari SMAN 2 Painan, Tathyarapsari Tifthazani Dorizen dari SMAN 3 Painan, dan Asshyfa Elma Putri dari MAN 2 Pesisir Selatan, Selasa 19/8/2025

    Keempat pemuda-pemudi berbakat ini  mewakili Kabupaten Pesisir Selatan dalam upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Terpilihnya mereka bukan hanya merupakan prestasi individu, tetapi juga kebanggaan bagi Pesisir Selatan  mereka yang dikenal dengan semangat juang dan kecintaan pada tanah air yang tinggi.

    Olivia, yang merupakan anak dari pasangan Ibu Herni Gusnawati dan Sial, mengungkapkan kebanggaannya dapat mewakili Pesisir Selatan di tingkat provinsi. “Ini adalah sebuah kehormatan besar bagi saya dan teman-teman. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk mengibarkan bendera merah putih dengan penuh rasa cinta kepada negara,” ujar Olivia dengan semangat.

    Selain itu, rekan-rekan Olivia juga turut berbagi kebahagiaan atas pencapaian mereka. Raditya Arya Pratama, Tathyarapsari Tifthazani Dorizen, dan Asshyfa Elma Putri juga mengungkapkan rasa syukur dan semangat mereka dalam menjalani pelatihan serta persiapan yang cukup ketat menjelang upacara besar tersebut.

    Pelaksanaan upacara pengibaran bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 ini menjadi momen yang sangat dinanti-nanti oleh warga Pesisir Selatan, mengingat keempat anggota Paskibraka ini akan memperlihatkan kebolehan dan komitmen mereka dalam memupuk rasa nasionalisme.

    Bagi keluarga Olivia, keberhasilan ini adalah bentuk kebanggaan yang mendalam. “Kami sangat bangga dan mendukung penuh perjalanan Olivia. Semoga ia terus mengukir prestasi di masa depan,” kata Ibu Herni, ibu kandung Olivia, dengan mata yang berbinar.

    Keberhasilan mereka tidak hanya mencerminkan potensi pribadi yang luar biasa, tetapi juga menggambarkan harapan besar bagi generasi muda Kabupaten Pesisir Selatan untuk terus berprestasi dan berbakti pada tanah air

    ( Alpin)



  • Mardianton, Doktor Ekonomi Kajian Lingkungan dan Pembangunan asal Indonesia, Kunjungi UTM Johor Bahru untuk Perkuat Kolaborasi Riset

    Johor Bahru – Malaysia nrtvnews.live  Mardianton, doktor dalam bidang Ekonomi Kajian Lingkungan dan Pembangunan asal Indonesia, melakukan kunjungan ke Universiti Teknologi Malaysia (UTM) di Johor Bahru, Senin (18/8/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan akademik dan membuka peluang kolaborasi riset antara akademisi Indonesia dengan institusi unggulan di Malaysia.

    Kunjungan dimulai dengan santap di Restoran Al Safa, Taman Universiti. Mardianton disambut oleh Assoc. Prof. Dr. Mohd Murtadha bin Mohamad, Research Manager Faculty of Computing UTM. Turut hadir pula Research Assistant sekaligus PhD student asal Indonesia, Apri Junaidi, dan Dani, mahasiswa program magister Teknik Sipil dari Padang.

    Esok harinya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sarapan pagi di Restoran Chamek Copitiam, Taman Universiti, bersama Assoc. Prof. TS Dr. Mohd. Shahizan Bin Othman dan Apri Junaidi yang kembali mendampingi selama kunjungan.

    Setelah itu, Mardianton menuju Gedung Faculty of Computing UTM, di mana ia diterima oleh Prof. Dr. Siti Zaiton binti Mohd Hashim, Wakil Dekan Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan. Dalam pertemuan tersebut, didiskusikan potensi kerja sama riset, terutama dalam konteks pembangunan ekonomi berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

    Salah satu momen penting dalam kunjungan adalah peninjauan ke Showcase Hub Faculty of Computing UTM, sebuah platform inovatif untuk memamerkan dan mengomunikasikan hasil-hasil riset fakultas. Mardianton turut menandatangani buku ucapan selamat atas peluncuran resmi Showcase Hub, yang menjadi simbol komitmen UTM dalam memajukan inovasi dan keterlibatan masyarakat akademik.

    Tidak hanya terbatas pada satu fakultas, Mardianton juga berkesempatan mengunjungi berbagai area strategis di kampus UTM, memberikan gambaran menyeluruh tentang ekosistem pendidikan tinggi, riset, dan inovasi yang dikembangkan oleh universitas peringkat atas di Asia Tenggara ini.

    Dari kunjungan tersebut terlihat jelas bahwa Faculty of Computing UTM sangat fokus pada pengembangan riset, pendidikan berkualitas, serta pengabdian kepada masyarakat. Fakultas ini juga aktif menjalin kolaborasi internasional dengan berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, termasuk dari Indonesia.

    “Kunjungan ini membuka peluang besar bagi penguatan jaringan riset lintas negara,” ujar Mardianton. “Saya melihat banyak keselarasan antara isu-isu pembangunan berkelanjutan di Indonesia dan kekuatan riset UTM, khususnya di bidang teknologi dan kebijakan lingkungan.”

    Pihak UTM menyambut positif inisiatif ini dan berharap kunjungan ini menjadi langkah awal bagi kerja sama konkret, seperti pertukaran peneliti, proyek riset bersama, dan program kolaboratif mahasiswa.

    Dengan semakin intensifnya kerja sama akademik antarnegara, diharapkan kolaborasi antara Indonesia dan UTM dapat turut mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di kawasan Asia Tenggara (Alpin)



  • Pawai Alegoris Koto XI Tarusan Meriah, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalan Raya

    Koto XI Tarusan— Pesisir Selatan nrtvnews.live Pawai  Alegoris yang digelar di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, sukses menyedot perhatian masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada hari, Senin 18/8/2025

    Dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari siswa TK hingga SMA/SMK, serta berbagai instansi pemerintah. Ribuan warga pun memadati jalanan, menyaksikan perayaan yang diadakan hanya sekali setahun ini.

    Meriah dan Penuh Warna

    Pawai Alegoris yang dimulai pukul 9  pagi hari ini dipimpin langsung oleh Camat Koto XI Tarusan, Nurlaini, M.Si, selaku pembina acara. Andi Hasan Walinagari Batu Ampar Induk, bertindak sebagai ketua pelaksana, dan dengan persiapan yang matang, acara ini berjalan lancar meskipun sempat menyebabkan kemacetan yang berlangsung hampir tiga jam. Kendati demikian, semangat warga tak surut, mereka tetap antusias menyaksikan parade yang penuh dengan kreativitas dan pesan moral.

    Kontingen SD 36 Dusun Menjadi Sorotan

    Di antara berbagai kontingen yang berpartisipasi, salah satu penampilan yang paling menarik perhatian adalah dari kontingen SD 36 Dusun. Mereka menampilkan sebuah adegan dramatis pasukan Belanda yang tengah dikepung dengan bambu runcing, sementara kedua tangan mereka terikat tali. Tampilannya yang mendalam dan penuh makna ini sukses mengundang tepuk tangan serta sorakan dari penonton yang hadir. Adegan ini menjadi highlight pawai dan memicu diskusi di kalangan masyarakat.

    Ekonomi Masyarakat Meningkat

    Selain kemeriahan yang terlihat di jalanan, Pawai Alegoris juga memberikan dampak positif bagi perekonomian setempat. Sejumlah pedagang makanan dan minuman yang memadati sepanjang rute pawai, kebanjiran rezeki dari ribuan pengunjung yang turut serta meramaikan suasana. Pedagang kecil di Tarusan pun merasakan lonjakan pendapatan yang signifikan, berkat tingginya antusiasme warga yang datang dari berbagai penjuru.

    Apresiasi dari Tokoh Masyarakat

    Di tempat terpisah, Drs. H. Jasril Jabar Dt. Kayo, seorang tokoh masyarakat Tarusan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pawai ini menjadi simbol persatuan dan kekompakan masyarakat Koto XI Tarusan dan kerja sama dari berbagai unsur serta persatuan dari seluruh masyarakat Koto XI Tarusan. Ia juga mengungkapkan harapan agar kegiatan serupa terus dilaksanakan setiap tahun.

    Namun, di balik kebahagiaan acara tersebut, H. Jasril juga memberikan kritik konstruktif terhadap kondisi Pasar Tarusan. Ia menilai bahwa pasar yang terletak di pusat kota ini belum mendapatkan perhatian renovasi yang layak, meski Tarusan merupakan pintu gerbang menuju Kota Painan. “Pasar Tarusan sudah lama tidak mengalami

    perbaikan, padahal ini adalah aset penting bagi perekonomian masyarakat,” ujar H. Jasril. Ia pun berharap Bupati Pessel dapat segera merealisasikan rencana renovasi pasar di tahun depan, karena menurutnya, masalah tanah pasar sudah tidak ada lagi.

    Harapan untuk Masa Depan

    Meskipun Pawai Alegoris Koto XI Tarusan telah berakhir, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Warga berharap bahwa acara ini dapat terus dilaksanakan dengan lebih meriah setiap tahunnya, serta mendukung perekonomian lokal agar semakin maju. Pawai Alegoris tahun ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan budaya dan semangat gotong royong di tengah masyarakat(Alpin)



  • DPRD Kabupaten Pessel Gelar Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden RI

    Painan – nrtvnews.live  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan pidato Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Pessel, dihadiri oleh berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat, Jumat 15/8/2025

    Rapat Paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Pessel, Darmansyah, S.Ag, yang mengapresiasi kehadiran seluruh peserta rapat. Dalam sambutannya, Darmansyah menekankan pentingnya momen ini untuk menyampaikan berbagai pencapaian yang telah diraih dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

    Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Pessel H.Hendra Joni, SH, MH dan Wakil Bupati  Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag, serta sejumlah pejabat penting lainnya, seperti Sekda Pessel Mawardi Roska, S.IP, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda Pessel, TPPD H. Saidal Masfiuddin dan H. Arif Yumardi serta perwakilan dari MUI Pessel dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pessel di hadiri oleh Elpinas, S.Kom. Acara juga dihadiri oleh berbagai organisasi masyarakat, media, dan undangan lainnya, yang turut memberikan perhatian serius pada jalannya rapat.

    Salah satu momen penting dalam rapat ini adalah kehadiran Plt. Ketua KONI Pessel, M. Adli, yang turut memberikan dukungan penuh pada pengembangan olahraga di Kabupaten Pessel. Kehadiran mereka semakin mempererat kerjasama antara pemerintah daerah dengan masyarakat serta berbagai elemen lainnya.

    Rapat Paripurna kali ini menjadi simbol pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah yang lebih baik. Dalam pidatonya, Presiden RI mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja keras dalam memperkuat kesatuan dan kemajuan Indonesia, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan global yang ada.

    Rapat tersebut ditutup dengan harapan agar seluruh agenda pembangunan Kabupaten Pessel dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.(Alpin)



  • Pessel Teguh Dehalsa, SH, M.Kn, Memaknai Hari Anggota DPRD Kabupaten Kemerdekaan RI yang Ke-80

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan, Teguh Dehalsa, SH, M.Kn, mengajak seluruh masyarakat untuk kembali merenungkan makna kemerdekaan serta pentingnya mempertahankan semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan dengan berbagai kemajuan,Sabtu 16/8/2025

    Teguh Dehalsa menyampaikan, bahwa peringatan HUT RI tahun ini bukan hanya sekadar seremoni, namun menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air yang lebih mendalam. “Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah hasil dari perjuangan para pahlawan yang telah gugur. Oleh karena itu, kita harus terus menjaga dan mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang bermanfaat untuk kemajuan bangsa dan daerah,” ujarnya.

    Sebagai anggota DPRD, Teguh juga menekankan pentingnya kontribusi aktif dalam pembangunan daerah, terutama dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat melalui kebijakan yang pro-rakyat. “Perjuangan kita belum selesai. Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” tegasnya.

    Teguh juga mengajak generasi muda untuk lebih giat dalam mengisi kemerdekaan dengan pendidikan dan inovasi. “Kita harus menjadikan pendidikan sebagai kunci untuk membuka pintu kemajuan. Dengan ilmu dan teknologi, kita bisa berperan dalam pembangunan daerah dan negara,” tambahnya.

    Di sela-sela kegiatan peringatan, Teguh juga menyampaikan harapannya agar masyarakat Pesisir Selatan terus bersatu dan mendukung setiap langkah pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. “Mari kita terus jaga kebersamaan, gotong royong, dan semangat perjuangan untuk kemajuan Pesisir Selatan,” tutupnya.

    Sebagai informasi, peringatan HUT RI ke-80 di Kabupaten Pesisir Selatan juga diwarnai dengan berbagai kegiatan, seperti upacara bendera, perlombaan, serta aksi sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat (Alpin)



  • Dosen Univesitas Taman Siswa Padang Serahkan Buku “Ekonomi Perkotaan” sebagai Wujud Pengabdian Ilmu untuk Negeri

    Padang — Sumatera Barat nrtvnews.live  Dr. Yuni Candra, S.E., M.M., dosen Universitas Taman Siswa Padang, secara resmi menyerahkan buku terbarunya berjudul Ekonomi Perkotaan kepada Promotor, Prof. Dr. Yasri, MS, dan Ko-Promotor, Bapak Abror, S.E., M.E., Ph.D. Penyerahan yang penuh makna ini dilangsungkan dalam suasana khidmat, menjadi simbol puncak dari perjalanan akademik panjang yang dijalani Yuni Candra selama bertahun-tahun. Baginya, buku ini bukan sekadar karya akademik, melainkan persembahan ilmu untuk negeri, Selasa 12/8/2025

    Buku Ekonomi Perkotaan merupakan hasil kolaborasi tiga akademisi lintas keilmuan: Dr. Yuni Candra, S.E., M.M, Dr. Mardianton, S.E.I., M.Pd., dan Dr. Edo Andrefson, S.E., M.M. Dalam karyanya, mereka menggabungkan teori ekonomi perkotaan modern dengan studi kasus lokal di Indonesia, mengupas tantangan kota-kota besar yang tumbuh cepat namun kerap dihadapkan pada masalah kemacetan, ketimpangan sosial, banjir, dan tata ruang yang tidak terencana dengan baik. Buku ini diharapkan menjadi referensi penting bagi pengambil kebijakan, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum dalam memahami pentingnya pembangunan kota yang berkelanjutan dan inklusif.

    Dalam pernyataannya, Yuni Candra menekankan bahwa buku ini lahir dari kegelisahan terhadap realitas perkotaan di Indonesia yang dinamis namun rentan terhadap disfungsi sistem. “Kota adalah motor ekonomi nasional, tapi tanpa tata kelola yang baik, ia bisa menjadi sumber masalah,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak boleh diukur hanya dari pertumbuhan ekonomi semata, melainkan dari kualitas hidup warganya.

    Buku ini juga menyentuh isu mutakhir seperti konsep smart city, di mana teknologi digital, big data, dan kecerdasan buatan diharapkan bisa menjadi solusi bagi efisiensi pelayanan publik dan pengelolaan kota. Namun, penulis mengingatkan bahwa teknologi hanyalah alat—keberhasilan smart city sangat bergantung pada tata kelola yang transparan, partisipasi masyarakat, dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

    Penyerahan buku ini kepada promotor dan ko-promotor bukan hanya formalitas akademik, tetapi bentuk penghargaan mendalam terhadap peran mereka sebagai mentor, kritikus, dan inspirator. “Ini adalah ucapan terima kasih dalam bentuk karya,” kata Yuni. Kolaborasi multidisiplin dalam penulisan buku juga menjadi bukti bahwa permasalahan kota tidak bisa dipecahkan oleh satu disiplin ilmu saja, melainkan membutuhkan sinergi antara ekonomi, perencanaan, sosiologi, dan lingkungan.

    Dengan diterbitkannya Ekonomi Perkotaan, para penulis berharap ilmu yang selama ini berada di ruang akademik dapat mengalir ke masyarakat luas dan menjadi kekuatan perubahan. “Ilmu yang tidak dipraktikkan hanyalah teks di rak perpustakaan. Tapi ilmu yang disebarluaskan, bisa menjadi dasar kebijakan yang berpihak pada rakyat,” pungkas Yuni. Buku ini diharapkan menjadi bagian dari upaya kolektif menata kota-kota Indonesia agar lebih adil, layak huni, dan berdaya saing di masa depan (Alpin)



  • PDA Kabupaten Pessel Terima Bantuan Ayam Petelur dari Kementerian Pertanian

    Lengayang – Pesisir Selatan nrtvnews.live Sebagai upaya untuk meningkatkan produksi peternakan ayam petelur di daerah, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pertanian Pessel menerima bantuan ayam petelur dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bantuan ini disalurkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Balai Embrio Ternak dari aspirasi anggota DPR-RI H. Alex Indra Lukman, Selasa 12/8/2025.

    Sebelum penyerahan bantuan kepada kelompok Tani, Tim dari kementerian Pertanian melakukan Cek Petani dan  Cek Lokasi  (CPCL) bantuan dalam sebuah survey lokasi yang dihadiri oleh beberapa pejabat dan perwakilan dari berbagai instansi. Di antaranya, Staf Kementerian Pertanian, Doni dan Darlin, Kepala Bidang Peternakan Pessel, Linda Mustika Rini, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pessel, Elpinas, S.Kom. Tak ketinggalan, Pimpinan Daerah Aisyiah Kabupaten Pessel, Dra. Hj. Nasrida, dan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Lengayang, Ira Jusma, SP, beserta sejumlah anggota kelompok peternak setempat.

    PDA Kabupaten Pessel mendapat bantuan 9 paket ayam petelur yang akan didistribusikan kepada KWT Ranting Aisyiah   Kecamatan Lengayang 6 paket dan 3 paket  untuk KWT Ranting   Aisyiah Kecamatan Linggo Sari Baganti, tim dari Kementerian Pertanian telah melakukan survey di empat lokasi yang telah dipilih sebagai penerima bantuan.

    Bantuan ayam petelur ini diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi telur ayam di Kecamatan Lengayang dan Linggo Sari Baganti, dan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan peternak lokal. Melalui bantuan ini, diharapkan juga dapat memperkuat jaringan peternakan ayam petelur yang ada di Kabupaten Pessel, serta memberikan peluang bagi kelompok peternak untuk mengembangkan usaha mereka lebih lanjut.

    Kepala Bidang Peternakan Pessel, Linda Mustika Rini, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Pertanian atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Kementerian Pertanian. Bantuan ayam petelur ini akan sangat membantu peternak di daerah untuk meningkatkan produksi dan kualitas telur, yang pada gilirannya juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar,” katanya.

    Rini  juga mengingatkan agar amanah ini dijaga dengan sebaik-baiknya. “Jangan sampai bantuan ini disalahgunakan, karena jika itu terjadi, tentu akan berujung pada masalah hukum yang bisa merugikan banyak pihak. Kami berharap agar kelompok peternak dapat menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Rini dengan tegas.

    Komitmen Pemerintah dalam Pengembangan Sektor Pertanian

    Penyerahan bantuan ayam petelur ini adalah bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Pesisir Selatan. Dengan adanya kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan sektor peternakan ayam petelur dapat berkembang lebih pesat dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

    Di akhir acara, para pejabat yang hadir berharap agar bantuan ini dapat memperkuat sektor peternakan ayam petelur di Kabupaten Pessel, sehingga membawa perubahan positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat setempat (Alpin)



  • Kacabdin Wilayah VII Sumbar Muslim Arif Maknai HUT RI ke-80 dengan Kegiatan Positif untuk Masyarakat

    Painan – Pesisir Selatan nrtvnews.live  Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah VII Sumatera Barat, Muslim Arif, menegaskan pentingnya memaknai hari bersejarah ini dengan ketulusan melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”, peringatan tahun ini bukan hanya sekadar mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga sebagai momentum untuk berkontribusi langsung dalam kemajuan bangsa, Selasa 12/8/2025

    Muslim Arif yang juga kader terbaik Muhammadiyah  mengungkapkan beberapa kegiatan yang bisa diikuti untuk memperingati kemerdekaan RI, yang tidak hanya mengedepankan aspek seremonial, tetapi juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Berikut adalah beberapa langkah konkret yang dilakukan oleh Kacabdin Wilayah VII Sumbar untuk memperingati HUT RI ke-80,

    Mengikuti Upacara Peringatan Kemerdekaan

    Sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa, Muslim Arif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengikuti upacara peringatan kemerdekaan di tingkat kecamatan atau kabupaten. Upacara ini menjadi simbol kesatuan bangsa yang senantiasa harus dijaga.

    Mengadakan Kegiatan Sosial

    Salah satu kegiatan yang sangat dianjurkan adalah mengadakan kegiatan sosial, seperti donor darah, bazar, atau penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Menurut Muslim Arif, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian terhadap sesama dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas Indonesia.

    Mengembangkan Kreativitas Masyarakat

    Kegiatan lainnya adalah mengembangkan kreativitas masyarakat melalui berbagai lomba seni dan budaya. Mulai dari lomba memasak, fashion show, hingga lomba menghias, ini akan menjadi ajang apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia yang sangat beragam.

    Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

    Memperingati HUT RI bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kacabdin Wilayah VII Sumbar menegaskan pentingnya perbaikan dalam layanan pendidikan di wilayahnya, sebagai kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Mengadakan Kegiatan Keagamaan

    Di samping kegiatan sosial dan budaya, kegiatan keagamaan juga sangat penting. Muslim Arif mengusulkan pengajian  bersama sebagai bentuk ungkapan syukur atas nikmat kemerdekaan dan memohon berkah bagi bangsa Indonesia. Kegiatan ini diharapkan bisa mempererat ikatan spiritual masyarakat.

    Lebih lanjut Sekretaris PDM Pessel Adril Maiyanto, M.Pd memberikan apresiasi atas  prestasi luar biasa Muslim  yang membawa anak – anak  Paskibraka Pessel  ke tingkat nasional dan juga Muslim merupakan Kacabdin terbaik di Sumatera Barat, ujar Adril.

    Melalui berbagai kegiatan ini, Kacabdin Wilayah VII Sumbar berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan turut menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80. Semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju” diharapkan tidak hanya menjadi tema yang tercetak di atas kertas, tetapi bisa terwujud dalam tindakan nyata yang bermanfaat untuk bangsa dan negara.

    Dengan semangat gotong royong, kita semua bisa berkontribusi dalam menciptakan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Mari kita wujudkan kemerdekaan yang sejati melalui tindakan positif yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar ( Alpin)