Author: alpin


  • Diskusi santai Bersama Ketua Forum Perantau Pesisir Selatan Provinsi Riau.

    Menjelang  serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pesisir selatan yang lama dengan yang baru, para perantau Pessel yang ada di Provinsi Riau turut hadir memenuhi undang dari Bupati Pessel  Hendrajoni – Risnaldi Ibrahim untuk  menyaksikan  serah terima jabatan tersebut secara langsung yang diadakan di Gedung Painan Convention Center pada hari Senin, 3/2 /2025.

    Disela – sela waktu seggang kami berdiskusi dengan perantau  Pessel  Provinsi Riau tersebut membicarakan Pesisir Selatan kedepan.

    Dalam diskusi tersebut  hadir ketua Forum Perantau  Pessel Provinsi Riau Delis.H  dan juga Wakil Ketua Ikadin Provinsi Riau, Sekretaris dan Bendahara FPP Prov. Riau. Hadir juga Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat Buya Apris, PDM  Pessel Elpinas, Penasehat PCM Tarusan  H.Jasril Jabar Dt.Kayo serta tokoh masyarakat Painan Damyursal.

    Terkait  dengan tantangan Pesisir Selatan kedepan Ketua FPP Prov.Riau Delis.H memberikan solusi dan gagasan  kepada forum diskusi terkait kolaborasi Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha seperti KPBU di bidang – bidang tertentu  guna untuk meningkatkan akselerasi pembangunan  Pesisir Selatan.

    KPBU atau Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha adalah sebuah skema kerja sama antara pemerintah dan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur. Tujuan dari KPBU adalah untuk meningkatkan kualitas penyediaan infrastruktur di Indonesia, terutama dalam hal ketersediaan, kualitas, dan keamanan

    Dalam skema KPBU, pemerintah dan badan usaha bekerja sama dalam menyediakan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, bangunan, dan lain-lain. Badan usaha akan menyediakan dana dan sumber daya untuk pembangunan infrastruktur, sedangkan pemerintah akan menyediakan lahan, izin, dan dukungan lainnya

    KPBU memiliki beberapa kelebihan, Ujar Delis.H seperti halnya :

    – Peningkatan Kualitas Infrastruktur: KPBU dapat meningkatkan kualitas infrastruktur di Pesisir Selatan, terutama dalam hal ketersediaan, kualitas, dan keamanan.

    – Penghematan Anggaran: KPBU dapat menghemat anggaran pemerintah, karena badan usaha akan menyediakan dana dan sumber daya untuk pembangunan infrastruktur.

    – Peningkatan Efisiensi: KPBU dapat meningkatkan efisiensi dalam penyediaan infrastruktur, karena badan usaha akan memiliki insentif untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi dalam pembangunan infrastruktur

    Namun, KPBU juga memiliki beberapa tantangan, ujar Delis.H seperti halnya.

    – Keterlibatan Pihak Swasta: KPBU memerlukan keterlibatan pihak swasta, yang dapat memiliki tujuan dan kepentingan yang berbeda dengan pemerintah.

    – Risiko Pembangunan: KPBU juga memiliki risiko pembangunan, seperti risiko kegagalan proyek, risiko keuangan, dan risiko lingkungan.

    Dalam mengatasi tantangan tersebut, pemerintah dan badan usaha perlu bekerja sama secara efektif, serta memastikan bahwa KPBU dilaksanakan dengan transparan, akuntabel, dan berkelanjutan ( Alpin)



  • DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Gelar Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan Bupati Lama dan Bupati Baru

    Pesisir Selatan, nrtvnews.live Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan Bupati tersebut langsung dibuka oleh Ketua DPRD Pesisir Selatan, Darmansyah, S.Ag, yang memulai acara dengan penuh semangat, menekankan pentingnya acara serah terima ini sebagai momen bersejarah bagi masyarakat Pesisir Selatan.

    Setelah itu, dilanjutkan dengan penandatanganan serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan, serta penyerahan buku Memori Pesisir Selatan dari Bupati lama ke bupati baru, Bupati lama  diwakili oleh Sekretaris Daerah Mawardi Roska, sebuah dokumentasi yang merangkum berbagai pencapaian dan tantangan selama masa kepemimpinan bupati lama. Buku ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi bupati baru dalam melanjutkan visi dan misi pembangunan daerah. Rapat Paripurna diadakan di Gedung Painan Convention Center (PCC) Senin, 3/2/2025

    Rapat Paripurna dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Pesisir Selatan, anggota DPR- RI Hj.Lisda Hendra Joni, anggota DPD- RI Cerint Irraloza Tasya,  anggota DPRD Provinsi, pejabat eselon II dan III, Forkompinda, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat Buya Apris, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pessel Buya Mukhrizal, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pessel Buya  Aprizal, Ketua LKAAM Pessel H. Syafrizal Ucok, camat, Wali Nagari, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya, menunjukkan bahwa acara ini menarik perhatian luas dari berbagai lapisan masyarakat dan pemerintahan.

    Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menandakan dukungan yang kuat untuk kepemimpinan baru di Pesisir Selatan.

    Setelah penyerahan buku memori Pesisir Selatan, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh tokoh masyarakat Pesisir Selatan  Buya Zaitul Ikhlas dan juga Pimpinan Wilayah  Muhammadiyah Sumatera Barat, Ia  mengajak semua elemen masyarakat Pessel untuk menjaga kekompakan dan bekerja sama untuk kemajuan Pessel, buya Zaitul  membacakan puisi ,” Menemukan Permata  Yang Hilang”.

    Selanjutnya, Bupati Pessel 2025-2030, H. Hendrajoni, yang mengungkapkan rasa terima kasih kepada bupati lama atas kinerja  selama ini, mengingatkan bahwa tantangan besar masih ada di depan dan berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang belum terselesaikan dan berupaya menjalankan inisiatif baru yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Pesisir Selatan.

    Tentu saja, harapan ini didukung oleh dukungan penuh dari masyarakat serta semua stakeholder dan dilanjutkan dengan  Gubernur Sumatera Barat  di diwakili oleh kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumbar menyampaikan ucapan permintaan maaf dari Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi  yang tidak bisa hadir dalam acara ini dikarenakan ada sesuatu hal yang tidak bisa di tinggalkan, Gubernur mengucapkan selamat kepada Bupati dan wakil Bupati Pessel  yang telah dilantik oleh Presiden  Prabowo dan ucapan terima kasih kepada Bupati lama. Harapan kedepan  agar bupati baru dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan bersama-sama mengatasi tantangan yang dihadapi, serta memaksimalkan potensi lokal Pesisir Selatan. Sebuah pesan yang mencakup pentingnya kerja sama lintas tingkatan dalam menjawab setiap persoalan daerah.

    Setelah Rapat Paripurna selesai, acara dilanjutkan dengan buka bersama, dan rencananya sebelum berbuka puasa diisi dengan kultum Ramadhan oleh Buya Aprizal  namun waktu mulai acara  yang terlalu  molor, sehingga acara tausyiah ramadhan di tiadakan. (Alpin)



  • Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat secara resmi menutup acara Dialog Ideopolitor yang diselenggarakan di BPMP UNP dari 21-22 Februari 2025

    Padang – nrtvnews.live Akselerasi Penguatan dan Pengetahuan Ideologi Konsolidasi Politik dan Organisasi

    Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat Buya  Drs. H. Apris, MM  secara resmi menutup acara dialog Ideopolitor dan didampingi oleh  Buya  Ki Jal Atri Tanjung, S.Pd, M.Pd, Buya Ir. Yosmeri, Buya Hendri Navigator, S.Psi, MM dan  Buya Jon Misfar, M.Pd

    Acara dialog ideopolitor ini diadakan dalam rangka menindaklanjuti program Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah.

    Dialog ini merupakan lanjutan dari kegiatan Dialog Ideopolitor Tingkat Nasional Regional I yang berlangsung di Medan pada tanggal 20-21 Januari 2025 yang lalu, di mana berbagai isu strategis terkait perkembangan masyarakat dan tantangan internal organisasi dibahas secara mendalam.

    Melalui kegiatan ini, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat berupaya mengedukasi dan memberdayakan anggota Muhammadiyah di wilayahnya, sekaligus memperkuat jaringan antar kader.

    Dalam dialog Ideopolitor tersebut, dibahas berbagai tema penting mengenai visi dan misi Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan zaman, terutama dalam konteks sosial, pendidikan, dan ekonomi.

    Para pemateri yang diundang terdiri dari tokoh-tokoh terkemuka, baik dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah seperti Muhammad Sayuti, M.Pd,.M.Ed., P.hD, yang menjabat sebagai Sekretaris PP Muhammadiyah, maupun tokoh lokal yang memiliki pengalaman dan keahlian di bidangnya, antara lain Buya  Drs. H. Apris, MM, Buya Dr. Murisal , M.Pd, Buya Marhadi Efendi, M.Pd dan Dr. Bakhtiar, M.Ag. Selain itu, terdapat juga pemateri dari kalangan psikologi dan pendidikan, seperti Hendri Navigator, S.Psi dan Dr. Zaim Rais, MA, yang memberikan perspektif unik mengenai pentingnya membangun karakter dan mental kader.

    Diskusi ini tidak hanya berfungsi sebagai forum pertukaran ide, tetapi juga sebagai ajang memfasilitasi kolaborasi antara anggota dan pimpinan Muhammadiyah untuk mencapai tujuan bersama yang lebih besar.

    Beberapa peserta bahkan mengusulkan langkah-langkah konkret ke depan sehingga hasil dialog ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari organisasi, membawa dampak positif bagi masyarakat luas ( Alpin)



  • Muhammad Sayuti Tegaskan Pentingnya Tata Kelola Organisasi dalam Dialog Ideopolitor Muhammadiyah Sumbar

    Padang – nrtvnews.live Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menegaskan pentingnya tata kelola organisasi yang baik dalam kegiatan Dialog Ideopolitor Pimpinan Muhammadiyah Sumatera Barat. Acara ini berlangsung di Gedung BPMP Sumatera Barat pada Jum’at, 21 Februari 2025.

    Dalam penyampaiannya, Sayuti menekankan bahwa organisasi harus dikelola dengan baik agar tidak stagnan atau bahkan mengalami kemunduran. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah-langkah konkret seperti rapat, koordinasi, konsolidasi, serta penyusunan program yang jelas.

    “Ngurus organisasi harus ada skill-nya. Di Muhammadiyah, jika ada pimpinan yang tidak aktif, maka tinggalkan saja. Pimpinan yang lain harus terus bergerak sesuai dengan tugas dan fungsinya. Berapapun yang hadir dalam rapat, tetap harus dijalankan, jangan menunggu yang lain,” ujarnya.

    Sayuti juga menyoroti pentingnya menanamkan nilai-nilai ideologis bagi warga Muhammadiyah agar organisasi dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Ia mengkritisi fenomena di mana kader hanya muncul menjelang pemilihan pimpinan, namun setelah terpilih tidak menunjukkan keaktifan dalam organisasi.

    Selain itu, ia menekankan bahwa kelemahan dalam strategi, sistem, keterampilan, dan sumber daya manusia harus segera diperbaiki demi memperkuat Muhammadiyah. Tata kelola yang baik, menurutnya, adalah ketika pemimpin mampu menjalankan amanah dengan baik dan menjadi teladan.

    “Jika tidak amanah atau tidak aktif dalam struktur pimpinan organisasi (PDM), lebih baik mengundurkan diri saja, karena tidak bisa menjalankan amanah organisasi,” tegasnya.

    Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi para pimpinan Muhammadiyah Sumatera Barat dalam memperkuat peran dan fungsi organisasi agar tetap dinamis serta memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. (Alpin)



  •  

    Workshop Pemanfaatan Hutan, Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Tutup Hari ini

    Workshop Pemanfaatan Hutan, Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah Resmi ditutup oleh  Wakil ketua Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat  Muhammadiyah  Buya Syofwan Karim Jumat, 21/2/2025

    Sebelum acara workshop di tutup ketua Pimpinan Wiilayah Muhammadiyah Sumatera Barat yang diwakili oleh Buya  Dr. Murisal, M.Pd mengajak kepada semua kader, ortom, Amal usaha,  warga Muhammadiyah, PCM dan PDM  untuk senantiasa  menjaga kelestariaan lingkungan hidup.

    Buya Dr. Murisal  menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada  Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah  yang telah mengadakan workshop ini dan ucapan terima kasih kepada Seluruh PDM dan PWA yang  telah menghadiri   acara workshop  ini

    Lebih lanjut  Buya Murisal  mengajak kepada  semua yang hadir mari kita memperkuat Muhammadiyah di Sumbar,  harapannya  Muhammadiyah kedepan  lebih  dihormati dan di hargai di Sumbar.

    Selanjutnya Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Syofwan Karim,  menyampaikan  arahan dan motivasi terkait kemajuan Muhammadiyah di Sumatera Barat   dan sekaligus menutup acara workshop dengan menyebut Hamdallah (Alpin)



  •  

    Pimpinanan Daerah  Muhammadiyah Pesisir Selatan  mengucapkan Selamat dan Sukses kepada H. Hendrajoni  dan H.Risnaldi Ibrahim.

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan  dengan penuh semangat dan harapan  selamat dan sukses yang sebesar – besarnya atas dilantiknya H. Hendrajoni, SH, MH dan Dr. H. Risnaldi Ibrahim sebagai Bupati dan wakil bupati Pesisir Selatan, Kamis 20/2/25

    Pelantikan ini merupakan  langkah penting dalam  pemperkuat kepemimpinan didaerah yang kaya akan  potensi 

    Kami berharap  kedua pemimpin ini dapat  menjalakan amanah  yang di berikan  oleh masyarakat pesisir selatan  dengan sebaik – baiknya serta membawa perobahan penting  yang significan  bagi kemajuan daerah.

    Tentu saja tantangan   yang dihadapi tidak sedikit , namun tekat dan kerja sama  yang baik kami yakin  H.Hendrajoni dan H.Risnaldi Ibrahim  mampu melewati semua itu.

    Muhammadiyah Pesisir Selatan siap   berkontribusi bersama pemerintah daerah tidak hanya dalam pembangunan  fisik tetapi  juga untuk membangun insan – insan  yang berakhlak mulia.

    Kami berkomitmen  untuk berpartisipasi dalam program  sosial dan pengembangan sunber daya manusia demi terciptanya masyarakat yang berdaya saing dan memiliki moralitas yang tinggi, mari kita bersama – sama membangun Pesisir selatan menjadi daerah yang sejahtera dan harmonis ( Alpin)



  •  

    Workshop Pemanfaatan Hutan Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah

    Padang – nrtvnews.live  Workshop pemanfaatan hutan  yang diselenggarakan oleh Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah berlangsung di hotel Santika Premiere Padang, dari tanggal 20-21  Februari 2025

    Acara ini tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para pengurus organisasi, tetapi juga sebagai forum penting untuk dialog dan tukar pikiran tentang isu- isu lingkungan yang krusial saat ini.

    Workshop  ini menaruh perhatian Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Anwar Abbas yang memberikan sambutan hangat dan  menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian hutan, selain itu ketua Majelis Lingkungan Hidup Pusat Muhammadiyah Buya Azrul Tanjung menghadirkan perspektif baru tentang integrasi  antara pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dan sekaligus membuka acara workshop secara resmi.

    Diantara peserta juga hadir  ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah  Sumatera Barat  buya Bakhtiar, Buya Apris, buya Murisal, Buya Kijal Tanjung,  Buya Yosmeri  dan Buya Jon Misfar yang masing – masing membawa pengalaman  dan pengetahuan  berharga dibidang  lingkungan dan sosial.

    Tak ketinggalan  hadir juga Buya Syafwan Karim mantan ketua PWM Sumbar.

    Hadir juga Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar  dan Kadis Kehutanan Provinsi Sumbar yang membawa wawasan  pemerintah dalam pengelolaan  hutan secara berkelanjutan.

    Hadir juga  Pimpinan Daerah Muhammadiyah  Se Sumatera Barat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah  Pesisir Selatan  yang  diwakili oleh  Buya Lukman Hakim, Elpinas dan Mardianton yang sangat peduli   terhadap kondisi lingkungan lokal.

    Tema yang diangkat dalam workshop tersebut adalah “Optimalisasi Pemanfaatan Hutan”, Menjaga Keseimbangan Ekologi dan Kesejahteraan  Masyarakat, dengan tema ini panitia berharap dapat mengedukasi masyarakat mengenai betapa pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem yang ada dan mengetahui bahwa keberlanjutan ekonomi dapat berjalan  tanpa merusak  lingkungan.

    Tujuan utama dari workshop ini adalah untuk meningkatkan  wawasan masyarakat  mengenai

    dampak dari pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang tidak berkelanjutan, serta mendorong partisipasi aktif dari masyarakat dalam kegiatan pengelolaan dan pendidikan kawasan hutan dan mangrove  yang sangat vital bagi kehidupan.

    Indikator keberhasilan dari  program ini akan diukur berdasarkan  peningkatan dan pemahaman masyarakat dalam menjaga stabilitas lingkungan.

    Selain itu verifikasi laporan  dari seluruh peserta kegiatan  akan dikumpulkan untuk.mengukur dampak dari workshop ini.

    Diharapkan bahwa ke depan akan terbentuk sinergi yang lebih kuat antara semangat  dan berbagai  strategi terkait dalam upaya penghijauan  dan pelestarian hutan.

    Pembicara kunci dalam  workshop ini  Dr. Khalifah M.Ali yang dikenal sebagai ahli dalam bidang ekologi alam  membagikan pengetahuannya dari strategi tentang  bagaimana masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga dan memelihara lingkungan, melalui seksi diskusi  dan  terobosan  yang dinamis diharapkan dapat terlahir ide – ide, inovasi yang dapat di aplikasikan  di lapangan  untuk pencegahan  perusakan  yang significan (Alpin)



  •  

    PESISIR SELATAN, nrtvnews.live Kepala MTsM Lakitan Jonedi, S.Pd.I Resmi di Kukuhkan

    Acara pengukuhan yang berlangsung di Aula MTsM  Lakitan  Selasa, 18 Februari 2025  dan  dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Pesisir Selatan, Buya H. Abrar Munanda, serta para pimpinan Muhammadiyah Pesisir Selatan, seperti Buya Aprizal, Adril Maiyanto, Elpinas, Buya Mardani, Buya Afrianto, Buya Lukman Hakim, Buya Ermawan Saputra, Buya Sapta Kardeni, Buya Hadis, Buya Mardianton, Buya Ali Amran,  Buya Hirdamli, PCM Lakitan, KUA lakitan dan  Dewan Guru MTsM Lakitan, tak ketinggalan, sejumlah tamu undangan lainnya turut memeriahkan acara tersebut.

    Pengukuhan Kepala Sekolah MTsM Lakitan  oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan Buya H. Aprizal, M.Pd serta pembacaan Surat Keputusan Kepala Sekolah  langsung dibacakan oleh Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan Adril Maiyanto, M.Pd dan disaksikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan  lainnya.

    Setelah pembacaan SK acara di lanjutkan dengan Sambutan Ketua PDM Pessel Buya H.Aprizal, M.Pd buya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenag Pessel  yang telah hadir dalam  acara pengukuhan Kepala sekolah Madrasyah dan ucapan terima kasih kepada Kepala Sekolah  Madrasyah  yang lama  Khaeruddin, S.Ag  dan ucapan selamat kepada kepala sekolah yang baru Jonedi, S.Pd.I serta ucapan terima kasih kepada Majelis Guru dan para undangan yang hadir.

    Selanjutnya  Kemenag Pessel Buya Dr. H. Abrar  Munanda, M.Ag menyampaikan  Ucapan terima kasih kepada semua hadirin yang hadir, Buya Dr. H. Abrar Munanda, M.Ag menekankan  dalam sebuah kedinasan  pergantian atau rotasi sebuah jabatan  adalah hal yang lumrah,

    ada yang datang dan  ada yang pergi itu merupakan sirkulasi kepemimipinan  yg biasa terjadi dalam priode tertentu.

    Lebih lanjut Buya H. Abrar menyampaikan  bahwa Kepala sekolah Madrasyah merupakan   tugas tambahan dan ucapan selamat kepada Bapak Jonedi  dan ucapan terima kasih   kepada  Bapak Khaeruddin serta

    Apresiasi kepada PDM Pessel yang begitu semangat dalam menfasilitasi pengukuhan Kepala sekolah Madrasyah, di akhir kata Buya H.Abrar   menyampaikan  program kepada kepala sekolah madrasyah  yang baru,  terkait  program  dan target yang harus dilaksanakan  kepala sekolah diantaranya adalah :

    1. Penguatan prestasi akademik siswa guru harus segera  melakukan pemetaan siswa

    2. Program bilinggual Bahasa arab dan Inggris, anak- anak  harus  mampu berbahasa arab dan Inggris

    Melalui pengukuhan ini, diharapkan Jonedi, S.Pd.I dapat memimpin MTsM Lakitan dengan lebih baik, memajukan pendidikan, serta menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas dan nyaman.

    Sebagai sosok yang berkomitmen dalam dunia pendidikan, Jonedi, S.Pd.I, memiliki rekam jejak yang baik  dan penuh semangat dalam mengelola pendidikan di wilayah Pesisir Selatan.

    Dalam kesempatan itu, beliau berjanji akan mengutamakan kualitas pendidikan yang berbasis karakter dan akhlak mulia, serta meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung kemajuan madrasah (Alpin)



  •  

    Painan, nrtvnews.live Karyawan Rumah Sakit M. Zein Painan, khususnya di ruang Interne yang dipimpin oleh Ibu Yesi Yuliaroza, menggelar acara Family Gathering yang penuh semangat dan keceriaan.

    Acara yang diadakan pada Minggu, 16 Februari 2025, ini berlangsung di sebuah pantai yang asri dan nyaman, memberikan kesempatan bagi seluruh anggota tim untuk menikmati waktu bersama keluarga.

    Meskipun beberapa minggu sebelumnya sempat terjadi ketegangan akibat mis komunikasi antara perawat dengan oknum anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, situasi tersebut segera diselesaikan dengan cepat dan bijaksana oleh Kepala Ruang (Karu) dan Direktur RS M. Zein Painan, dr. Reza. Kepiawaian dr. Reza dalam menangani permasalahan tersebut membuat seluruh tim dapat kembali fokus pada tugas dan kebersamaan.

    Family Gathering ini memiliki tujuan yang lebih dari sekadar bersenang-senang. Acara ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahim dan memperkuat ikatan kerja di antara para karyawan Rumah Sakit M. Zein Painan yang setiap hari bekerja keras di ruang Interne. Kehadiran keluarga, seperti suami, istri, dan anak-anak para perawat, semakin meriahkan suasana dan memberikan nuansa kebahagiaan.

    Acara ini dipenuhi dengan berbagai lomba yang menghibur, seperti lomba makan krupuk yang digemari anak-anak, lomba memindahkan kain sarung yang menguji kecekatan, dan lomba menangkap balon yang selalu menjadi favorit. Semua perlombaan berlangsung dengan penuh tawa, menciptakan momen berharga yang akan dikenang oleh seluruh peserta.

    Kegiatan Family Gathering ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kekeluargaan di RS M. Zein Painan semakin kuat. Acara ini menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis, saling mendukung, dan penuh suka cita dalam menjalankan misi kemanusiaan di Rumah Sakit M. Zein Painan (Alpin)



  •  

    Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat  bersilaturahim  dengan Kapolda  Sumbar  Irjen Pol. Dr. Drs Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA,
    nrtvnews.live – Padang, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat  Buya Zaitul Ikhlas Saad  bersilaturahim dengan Kapolda  Sumatera Barat Irjen Pol.Dr.Drs.Gatot
    Tri Suryanta, M.Si, CSFA di ruang kerja Kapolda, Kamis 13/2/25
    Pertemuan ini mencerminkan semangat kolaborasi antar lembaga dan menunjukan pentingnya kerjasama  dalam menjaga kesejahteraan masyarakat
    Kehadiran Buya Zaitul Ikhlas Saad sebagai  Pimpinan Wilayah Muhammadiyah  Sumatera Barat menjadi simbol  dari usaha  mempererat hubungan  antara institusi keagamaan  dan penegak hukum.  Pertemuan  Pimpinan Wilayah Sumatera Barat Buya Zaitul Ikhlas  Saad dengan  Kapolda adalah pertemuan yang kedua kalinya semenjak Kapolda baru menduduki posisi  Kapolda Sumbar.
    Sebelum ini, dalam pertemuan pertama,   mereka  telah membahas  berbagai isu  yang berkaitan  dengan keamanan dan kedamaian, serta bagaimana kedua  lembaga ini  dapat bekerja sama  untuk mewujudkan  masyarakat yang lebih aman dan damai
    Pertemuan ini  dalam rangka Perspektif Harkamtibmas dan langkah – langkah yang perlu di lakukan oleh Kapolda Sumbar  untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan di Sumatera Barat, dalam audiensi ini buya Zaitul Ikhlas mengemukakan beberapa inisiatif yang  dapat diambil untuk  meningkatkan  kesadaran masyarakat terhadap kesehatan psikologis  dan sosial yang merupakan  aspek penting  dalam menciptakan situasi yang harmonis, selain itu  kedua pihak  juga mendiskusikan  pentingnya pendidikan untuk generasi muda yang dapat menjadi pondasi untuk mencegah tindakan kriminal dan menciptakan lingkungan  yang lebih positif  bagi pertumbuhan mereka.
    Pertemuan ini diharapkan  dapat menjadi langkah awal dari serangkaian aksi strategis yang tidak hanya fokus pada respons keamanan, tetapi juga pada pencegahan serta promosi nilai – nilai kemanusian  dan kebersamaan di masyarakat Sumatera Barat (Alpin)



  • Oleh : Adril Maiyanto,S.Pd.I.,M.Pd. (Sekretaris PD.Muhammadiyah Pesisir Selatan)

    Sejarah Tercipta: RDP Bersejarah antara PDM Pesisir Selatan dan DPRD Pesisir Selatan

    Oleh : Adril Maiyanto,S.Pd.I.,M.Pd. (Sekretaris PD.Muhammadiyah Pesisir Selatan)

    Hari ini, sejarah baru terukir di Aula Ruang Sidang DPRD Pesisir Selatan. Untuk pertama kalinya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pimpinan DPRD Pesisir Selatan. Ini bukan sekadar kunjungan biasa—ini adalah momen luar biasa yang menegaskan peran ormas bukan hanya sebagai pemohon bantuan, tetapi sebagai mitra strategis dalam membangun daerah.

    Selama ini, sering kali kunjungan ormas dipandang sebatas penyampaian proposal bantuan. Namun, hari ini, PDM Pesisir Selatan hadir dengan sesuatu yang lebih besar—gagasan, pemikiran, dan konsep pembangunan untuk masa depan Pesisir Selatan yang lebih baik. Kami tidak datang untuk meminta, tetapi untuk menawarkan kontribusi nyata dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

    Di balik peristiwa bersejarah ini, kami mengacungkan jempol setinggi-tingginya kepada Pimpinan DPRD Pesisir Selatan Periode 2024-2029 atas keterbukaan dan sikap inklusif yang luar biasa. Sikap mereka menunjukkan bahwa ormas dan organisasi sosial bukan sekadar pelengkap, melainkan mitra sejati dalam mewujudkan kemajuan daerah. Ini adalah wujud kepemimpinan yang visioner—membangun kebersamaan demi Pesisir Selatan yang lebih maju dan bermartabat.

    Semoga sinergi ini terus terjalin dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Pesisir Selatan. Barakallah…(Tury)



  • MTsN 4 Gelar Sosialisasi Smart Madrasah Library

    Tarusan, 12/02/2025 MTsN 4 Pesisir Selatan adakan sosialisasi kepada siswa siswi ke semua tingkatan kelas terkait Smart Madrasah Library ( SML) sebagai Pusat Pembelajaran Islam Modern Pada Madrasah di Provinsi Sumatra Barat.

    Akhiyen Nuardi Selaku Kepala Sekolah MTsN 4 Pesisir Selatan siap sukseskan Smart Madrasah Library ( SML) di MTsN 4 Pesisir Selatan sebagai implementasi meningkatkan aksesibilitas sumber daya pendidikan di era modern dan meningkatkan efisiensi pengelolaan perpustakaan di era digital yang semakin pesat berkembang. Kami berharap kepada seluruh Keluarga Besar MTsN 4 Pesisir mari berperan dan lakukan perubahan untuk guru dan siswa di masa depan yang lebih baik bagi kita semuanya.

    Yeni Endrawati Selaku Kepala Perpustakaan MTsN 4 Pesisir Selatan sangat mengapresiasi dan mendukung program ini serta akan memfasilitasi pembelajaran dengan efisiensi, mandiri bagi siswa dan guru serta mendukung madrasah menuju era digital dan smart education. Semoga Smart Madrasah Library ini berjalan dengan baik dan konsisten. MTsN 4 siap mendukung pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan madrasah MTsN 4 Pesisir Selatan.

    Smart Madrasah Library ( SML) merupakan sistem perpustakaan digital yang dikembangkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan madrasah. Sistem ini dirancang sebagai platform yang memfasilitasi siswa, guru, dan pengelola perpustakaan dalam mengakses koleksi buku, jurnal, dan bahan ajar secara online, kapan pun dan di mana pun. (AW)