Author: alpin


  • Muswil PW DMI Sumatera Barat ke-10 diadakan di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat

    Acara ini menjadi momen penting bagi perkembangan organisasi DMI (Dewan Masjid Indonesia) di wilayah Sumatera Barat, yang menyatukan semua elemen masyarakat untuk mendorong kemajuan dakwah dan pemanfaatan masjid sebagai pusat kegiatan, Sabtu 14/12/2024

    Muswil PW DMI Sumatera Barat ke-10 dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua Umum DMI Pusat, H. Yusuf Kalla yang diwakili oleh Wakil Ketua umum Imam Darul Kudni, MA  yang memberikan sambutan hangat dan motivasi kepada para peserta. Dia diiringi oleh pengurus pusat lainnya, yang turut serta dalam acara ini untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi antar daerah dalam pengembangan dakwah.

    Kehadiran seluruh ketua PD (Pengurus Daerah) dari Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat semakin menambah bobot acara ini, menunjukkan keseriusan dan komitmen mereka terhadap misi DMI.

     Di antara para tamu, Kabupaten Pesisir Selatan mengutus Ketua DMI, Buya Aprizal, bersama Nofri Yendra, Adril Maiyanto, dan Ulta Muhamadi dan juga ketua Masjid Akbar Baiturrahman Painan, yang sangat berperan aktif dalam kegiatan dakwah dan sosial di Pesisir Selatan. Tak kalah penting, acara tersebut dihadiri oleh  Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh  Kabag Kesra Provinsi Sumbar, yang menunjukkan dukungan pemerintah terhadap inisiatif DMI.

    Hal ini diharapkan akan memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat dan lembaga pemerintahan dalam menjalankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

    Dalam laporan pertanggungjawaban yang disampaikan oleh Ketua DMI Provinsi Sumatera Barat, Prof.Dr. Duski Samad, M.Ag, ia menjelaskan pentingnya posisi DMI sebagai organisasi organik yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menekankan bahwa DMI bukan hanya sekadar lembaga dakwah, tetapi juga sebagai pendorong perubahan sosial yang relevan, dengan tujuan agar umat dapat lebih mencintai masjid sebagai pusat kegiatan spiritual dan sosial. DMI Provinsi Sumatera Barat telah berhasil memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan kesadaran dan cinta terhadap masjid, serta program-program sosial yang membantu korban bencana alam.

    Ketua DMI Provinsi berharap agar masjid dapat dijadikan pusat kegiatan umat dari semua lini, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya. Melihat ke depan, ketua DMI Provinsi mengharapkan pengelolaan masjid dapat dilakukan dengan pendekatan berbasis teknologi. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, diharapkan pengelolaan kegiatan masjid dapat berjalan lebih efisien dan transparan, serta dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap program yang diadakan.

    Dengan demikian, masjid tidak hanya akan menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat inovasi sosial yang dapat merangkul seluruh elemen masyarakat.

    Pada Muswil PW DMI Sumatera Barat ke 10 di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat tersebut Prof.Dr.Ganefri, Phd  terpilih secara Aklamasi menjadi Ketua DMI Sumatera Barat periode 2024 – 2029 .(Alpin)



  • Teguh Dehalsa, SH, M.Kn, hari ini tepat berusia 30 Tahun

    Di usia yang masih muda, ia menyambut hari spesial ini dengan penuh syukur dan harapan baru yang bersinar di masa depannya. Hari ini adalah hari bersejarah dalam hidupnya, sebuah tonggak yang menandai perjalanan karir yang telah dimulainya dengan dedikasi dan semangat yang tinggi.

    Teguh adalah seorang anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan yang mempunyai Visi dan Misi yang jelas untuk pembangunan Pesisir Selatan ke depan.

    Dalam setiap kebijakan yang diusulkannya, ia selalu berupaya untuk merangkul aspirasi rakyat dan memastikan bahwa suara masyarakat didengar di setiap langkah pengambilan keputusan.

    Teguh dikenal luas sebagai sosok yang humoris dan suka bergaul dengan siapa saja, tidak pernah ragu untuk menjalin hubungan baik dengan semua kalangan – dari rekan kerja di DPRD hingga masyarakat umum, sikap santun dan hormat  yang dimiliki teguh menjadikan ia disenangi oleh banyak orang.

    Teguh adalah  sosok pribadi yang baik dan  sopan serta menghargai  banyak orang dalam kesehariannya bersikap sederhana,  sehingga menjadikan Inspirasi bagi remaja  seusianya.

    Kecintaannya pada interaksi sosial bukan hanya mencerminkan sifat terbukanya, tetapi juga membantu dirinya dalam memahami berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat Pesisir Selatan, menjadikannya sebagai pemimpin yang lebih responsif dan solutif (Alpin)



  • Pertemuan Internal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar bersama Wamen Dikdasmen Dr. Fajar Riza Ulhaq, M.Si

    Pertemuan Internal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat dipimpin oleh Dr. Bakhtiar, M.Ag, dengan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Dr. Fajar Riza Ulhaq, M.Si, berlangsung dalam suasana penuh semangat dan diskusi yang konstruktif.

    Acara ini diadakan di Gedung Muhammadiyah Sumatera Barat Kamis, 12 Desember 2024, dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Sumatera Barat, menciptakan platform yang solid untuk berbagi pengetahuan dan strategi pendidikan yang lebih baik.

    Pertemuan tersebut dihadiri oleh para tokoh kunci dalam organisasi, termasuk Buya Zaitul Ikhlas, Dr. Murizal, M.Ag, dan Prof. Ikwan Matondang, serta pimpinan dari berbagai daerah lainnya. Di antara tamu undangan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan diwakili oleh Adril Maiyanto, M.Pd., Elpinas, S.Kom, dan Dr. (c) Mardianton, M.Pd, yang semuanya memberikan kontribusi penting dalam diskusi. Dalam agenda yang direncanakan, Wakil Menteri Dr. Fajar membahas secara mendalam berbagai tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah swasta di berbagai wilayah, serta dampak kebijakan yang ada. Ia menekankan pentingnya prinsip kesetaraan dengan lantang menyatakan, “tidak ada lagi diskriminasi antara sekolah negeri dan swasta.” Hal ini sejalan dengan amanat konstitusi dan merupakan langkah penting dalam mengatasi ketimpangan dan ketidakadilan yang telah lama terjadi dalam sistem pendidikan.

    Dr. Fajar juga menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya kebijakan administratif semata, tetapi juga sebuah keharusan moral dalam memastikan pendidikan yang adil bagi semua. “Selama ini, kebijakan yang berlaku telah menciptakan ketidakadilan yang merugikan banyak pihak,” imbuhnya, menjelaskan bahwa guru PPPK akan diberi penugasan kembali ke sekolah asal mereka sesuai dengan surat dari Menteri Dikdasmen. Ini adalah peluang yang sangat penting, mengingat Undang-Undang ASN yang selama ini membatasi guru PPPK untuk tidak bisa mengajar di sekolah swasta.

    Koridor baru yang dibuka oleh Menteri Dikdasmen ini diyakini akan meningkatkan kualitas pendidikan di sektor swasta, memberikan mereka akses terhadap guru yang berkualitas dan berpengalaman. Di samping itu, Wamen Dr. Fajar juga mengungkapkan rencana pemberian bantuan infrastruktur kepada sekolah swasta, dengan alokasi anggaran sebesar 17 triliun yang sepenuhnya dipersiapkan untuk peningkatan fasilitas.

    Dan bantuan ini akan dikelola melalui Kementerian PUPR, menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung semua jenis sekolah dalam meningkatkan fasilitas belajar mengajar. “Penggunaan anggaran ini akan diatur melalui instruksi presiden dalam bentuk swakelola,” tambahnya, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas. Terobosan lain yang disampaikan oleh Wamen Dr. Fajar adalah realokasi dana untuk tahun 2025 yang akan memfokuskan pada pelatihan guru swasta dan guru  agama di tingkat tertentu, menandakan pengakuan pentingnya peran guru swasta dan guru  agama dalam mempersiapkan generasi yang memiliki akhlak dan pengetahuan agama yang baik.

    Selain itu, Wamen Dr. Fajar juga menekankan kepada semua hadirin bahwa proses administratif untuk sekolah akan dibuat lebih sederhana. “Sekolah tidak lagi akan direpotkan dengan administrasi laporan yang rumit, tetapi cukup memberikan laporan kinerja sekali setahun,” tegasnya, menciptakan harapan baru bagi para pendidik dan pengelola sekolah untuk fokus pada pengajaran yang bermutu tanpa terbebani oleh birokrasi yang berlebihan.

    Sebagai Ketua Lembaga Kajian Strategis Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Fajar mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.(Alpin)



  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan memberikan Apresiasi yang luar biasa kepada Kapolres Pessel

    Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan, Buya Aprizal, M.Pd, dengan tulus mengucapkan selamat dan sukses kepada Kapolres Pesisir Selatan, AKBP. Derry Indra, S.IK, atas kinerjanya yang sangat baik selama pelaksanaan Pilkada serentak, khususnya di wilayah Pesisir Selatan. Pilkada yang berlangsung pada tanggal 27 November 2024 lalu, tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga dirasa aman dan kondusif, Kamis 12/12/2024.

    Keberhasilan ini tampak jelas dari awal kampanye yang berlangsung, di mana masyarakat menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang tinggi, hingga akhirnya proses penetapan hasil pilkada secara resmi oleh KPUD Kabupaten Pesisir Selatan dilakukan tanpa hambatan yang berarti.

    Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kodim 0311 Pesisir Selatan, Letkol Inf. Ery Siregar, yang telah menunjukkan komitmen dan dedikasi luar biasa dalam bersinergi dengan Polri untuk memastikan pengamanan Pilkada Pessel. Kerja sama yang solid antara kedua lembaga ini menciptakan suasana yang mendukung serta meneguhkan rasa aman di kalangan masyarakat.

    Dalam konteks ini, keberhasilan mereka tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat Pesisir Selatan yang telah memasukkan nilai-nilai gotong royong dan saling menghargai dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada Pessel berlangsung.

    Hal ini mencerminkan pertumbuhan kesadaran politik dan sosial di tengah masyarakat yang semakin hati-hati dan bertanggung jawab.

    Masyarakat Pesisir Selatan menyadari pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dalam rangka keberlanjutan pembangunan Pesisir Selatan ke depannya.

    “Keamanan adalah fondasi bagi setiap langkah pembangunan yang ingin kita capai. Dengan menjaga ketertiban, kita tidak hanya menciptakan lingkungan yang sehat dan aman, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan dan kolaborasi di antara kita,” ungkap Buya Aprizal.

    Pernyataan ini menegaskan harapan dan aspirasi masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, sehingga Pesisir Selatan dapat lebih maju dan sejahtera di masa mendatang. (Alpin)



  • Rusmayul Anwar Seorang Pemimpin Kharismatik dan Berjiwa Besar

    Pasca Pilkada dan hasil pengumuman resmi oleh KPUD Kabupaten Pesisir Selatan, pasangan Hendrajoni dan Risnaldi ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak pada Pilkada Pessel 2025-2030.

    Hal tersebut akan dilanjutkan dengan prosesi pelantikan Bupati terpilih pada 10 Februari 2025.

    Rusmayul Anwar menyampaikan  dihadapan SKPD, ” Saya  meminta agar para kepala Perangkat Daerah segera membangun komunikasi dengan Bupati terpilih Hendrajoni.

     “Silahkan bangun komunikasi dengan Bapak Hendrajoni dan Bapak Risnaldi, sehingga APBD 2025 dapat mengakomodir visi dan misi beliau”, ucap Rusmayul Anwar  saat Apel Gabungan di halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Senin (9/12)

     Sekaligus saya minta maaf kepada seluruh ASN Pemda Pessel setelah hampir 4 tahun kebersamaan dalam membagun Pesisir Selatan.

    “Tentu tak ada gading yang tak retak, bahwa kekuasaan apapun tetap akan ada akhirnya, oleh karena itu, kebersamaan yang selama ini terjalin, maka saya berharap, masih tetap bisa berkontribusi terhadap Pesisir Selatan”.

     Saya juga berharap agar seluruh pihak menerima hasil demokrasi dengan lapang dada, karena rakyat telah memutuskan pilihannya.

     “Mari kita hormati putusan rakyat dalam pesta demokrasi yang sudah berjalan, hasilnya tentu yang terbaik untuk Pesisir Selatan ke depan”, Ungkap Rusamayul Anwar.

    Ditempat  terpisah Tokoh Muda  Pesisir Selatan Ust.  Adril Maiyanto dan juga Sekretaris Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah  Kabupaten Pessel  mengajak  kepada seluruh  masyarakat  Pessel  mari kita akhiri  semua polemik Pilkada dengan hati yang tulus dan bersih sehingga  pembangunan  Pessel dapat berjalan dengan baik.

    Terkait dengan isue yang beredar  ditengah masyarakat di kalangan ASN,  “bila bupati baru natinya  masuk”,  orang  bupati lama akan dibuang semua alias diganti dengan yang baru, itu adalah informasi yang sesat, Adril menegaskan Hendrajoni adalah seorang pemimping yang baik dan visioner tidak mungkin itu dilakukan, apalagi  kinerjanya bagus tentu dipertahankan oleh Hendrajoni, namun kalau ada kinerjanya yang selama ini tidak baik tentu diganti dengan orang yang  baik.

    Adril juga  memberikan  motivasi kepada ASN jangan sampai ada ketakutan dalam bekerja walaupun pilihan di Pilkada kemaren berbeda ini namanya demokrasi, dan jangan sampai ada yang menyebarkan  informasi yang sesat di kalangan ASN, mari bekerja dengan baik  dalam masa pemerintahan transisi ini, bekerjalah dengan baik sesuai dengan aturan, ujar Adril sambil menutup pembicaraannya. (Alpin)



  • Sekretaris PD Muhammadiyah Pesisir Selatan Berikan Tausiyah Inspiratif di Hadapan Ratusan KPM PKH Nagari Koto VIII Pelangai

    Koto VIII Pelangai, Ranah Pesisir  Rabu, 11 Desember 2024 – Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan, Adril Maiyanto, S.Pd.I., M.Pd., memberikan tausiyah di hadapan ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Nagari Koto VIII Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir. Acara tersebut juga dihadiri oleh SDM PKH yang turut mendampingi para peserta.

    Dalam tausiyahnya, Adril menyoroti berbagai faktor yang dapat menghambat rezeki seseorang. Beliau menjelaskan empat poin utama, yaitu:

    Suka tidur di waktu subuh, yang mengurangi keberkahan waktu pagi.

    Kurangnya ketaqwaan kepada Allah SWT, yang menjadi penghalang rahmat Allah.

    Bermalas-malasan, yang membuat seseorang kehilangan peluang.

    Tidak amanah, yang merusak kepercayaan dan keberkahan.

    Selain itu, Adril juga menekankan pentingnya bersyukur atas nikmat yang diterima serta membangun sikap kemandirian. Pesan ini disampaikan dengan penuh semangat untuk memotivasi KPM PKH agar tidak hanya bergantung pada bantuan sosial, tetapi juga berusaha untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

    Mardianton, S.E.I., M.Pd., selaku SDM PKH Ranah Pesisir Selatan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Adril. “Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Ustaz Adril Maiyanto yang telah hadir di tengah kesibukannya. Beliau adalah mubaligh muda yang enerjik. tausiyahnya sangat menyejukkan, beliau memberikan pencerahan yang luar biasa dan sangat berkesan bagi KPM PKH yang hadir. Semoga Ustaz selalu diberi kesehatan untuk terus berdakwah,” ujarnya.

    Hal serupa juga disampaikan oleh Wali Nagari Koto VIII Pelangai, Syafridul, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran Adril. “Kami sangat berterima kasih kepada Ustaz Adril yang telah bersedia memenuhi undangan kami. Kehadiran beliau membawa semangat baru bagi warga kami,” tuturnya.

    Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta. Tausiyah yang disampaikan tidak hanya memberikan motivasi spiritual, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir dan gaya hidup masyarakat agar lebih baik. Adril Maiyanto berharap tausiyah tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima manfaat PKH di Nagari Koto VIII Pelangai (Alpin)



  • Anggota DPD-RI Perwakilan  Sumatera Barat Cerint Irraloza Tasya,S.Ked Angkat Bicara

    Jakarta, Rabu 11/12/2024 Senator Perwakilan Sumatera Barat  Cerint Irraloza Tasya angkat bicara saat dengar pendapat (RDP) bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Cerint  Ajak Komite IV DPD-RI untuk memprioritaskan kesejahteraan tenaga kesehatan (Nakes), yang telah menjadi ujung tombak dalam sistem kesehatan di Indonesia, terutama di tengah tantangan pandemi ini.

    Dalam pertemuan dengar  pendapat tersebut, Cerint mendesak pemerintah dalam hal ini menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk segera mengimplementasikan kenaikan tunjangan Nakes, yang selama ini dianggap masih jauh dari cukup jika dibandingkan dengan peran vital yang mereka mainkan.

    Kenaikan tunjangan ini dirasa sangat penting, terutama setelah diumumkannya kenaikan upah pekerja sebesar 6,5% dan tambahan dua juta untuk guru. Cerint menekankan bahwa dengan peningkatan tunjangan tersebut, pelayanan yang diberikan oleh Nakes akan menjadi lebih optimal, memungkinkan mereka untuk memberikan perhatian penuh kepada pasien, serta meningkatkan kualitas perawatan yang diterima masyarakat.

    Kesejahteraan Nakes bukan hanya soal penghasilan, tetapi juga mencakup pengakuan dan apresiasi terhadap dedikasi serta pengorbanan yang mereka tunjukkan setiap hari dalam menjalankan tugas mulia ini (Alpin)



  • Budi Arie Setiadi serta Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono  Selasa, 10/12/2024.

    Anggota DPD-RI Cerint Irraloza Tasya Rapat Kerja bersama Menteri Koperasi

    Budi Arie Setiad serta Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono  Selasa, 10/12/2024.

    Rapat kerja ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan sektor pertanian dan peternakan, yang merupakan sumber kehidupan bagi banyak masyarakat di Sumatra Barat.

    Dalam rapat tersebut, Cerint Irraloza Tasya dengan penuh semangat menyampaikan aspirasi masyarakat Sumbar, khususnya terkait pengelolaan susu sapi. Ia menyoroti kebutuhan mendesak yang disampaikan oleh para petani di daerah Padang Panjang. Petani menggambarkan tantangan yang mereka hadapi dalam produksi susu, terutama dalam hal efisiensi dan kualitas produk. Ia mengusulkan pengadaan mesin UHT (Ultra High Temperature) guna mendukung para petani dalam menghasilkan susu sapi yang lebih baik, yang tidak hanya meningkatkan pendapatan mereka tetapi juga memenuhi standar kebutuhan masyarakat akan produk susu berkualitas tinggi.

    Padang Panjang, yang dikenal sebagai salah satu sentra peternakan sapi di Sumatra Barat, memiliki banyak Rumah Pengelola Susu (RPS). Cerint menjelaskan, para petani sore hari setelah merawat sapi mereka, berharap untuk mendapatkan bantuan yang substansial guna meningkatkan kualitas dan kuantitas susu yang dihasilkan.

    Mereka menyatakan keinginan yang kuat untuk berkontribusi aktif dalam mensukseskan program pemerintah yang berfokus pada penyediaan makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat.

    Dengan pengadaan mesin UHT, diharapkan mereka dapat memperpanjang umur simpan susu dan mengurangi kerugian akibat ketidakstabilan pasar yang umum terjadi.

    Di sisi lain, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyatakan apresiasi atas inisiatif ini dan meminta data yang lebih detail terkait kebutuhan susu di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya memahami skala produksi dan permintaan pasar lokal supaya Sumbar tidak bergantung pada pasokan susu dari luar daerah. Dengan pengumpulan informasi yang komprehensif, diharapkan langkah-langkah strategis bisa diambil untuk memastikan kemandirian produksi susu di Sumbar serta memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat terbentuk ekosistem yang lebih sehat antara petani, pemerintah, dan industri untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan mensejahterakan masyarakat setempat (Alpin)



  • Anggota DPD-RI Cerint Irraloza Tasya Rapat Kerja bersama Menteri Koperasi

    Budi Arie Setiad serta Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono  Selasa, 10/12/2024.

    Rapat kerja ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan sektor pertanian dan peternakan, yang merupakan sumber kehidupan bagi banyak masyarakat di Sumatra Barat.

    Dalam rapat tersebut, Cerint Irraloza Tasya dengan penuh semangat menyampaikan aspirasi masyarakat Sumbar, khususnya terkait pengelolaan susu sapi. Ia menyoroti kebutuhan mendesak yang disampaikan oleh para petani di daerah Padang Panjang. Petani menggambarkan tantangan yang mereka hadapi dalam produksi susu, terutama dalam hal efisiensi dan kualitas produk. Ia mengusulkan pengadaan mesin UHT (Ultra High Temperature) guna mendukung para petani dalam menghasilkan susu sapi yang lebih baik, yang tidak hanya meningkatkan pendapatan mereka tetapi juga memenuhi standar kebutuhan masyarakat akan produk susu berkualitas tinggi.

    Padang Panjang, yang dikenal sebagai salah satu sentra peternakan sapi di Sumatra Barat, memiliki banyak Rumah Pengelola Susu (RPS). Cerint menjelaskan, para petani sore hari setelah merawat sapi mereka, berharap untuk mendapatkan bantuan yang substansial guna meningkatkan kualitas dan kuantitas susu yang dihasilkan.

    Mereka menyatakan keinginan yang kuat untuk berkontribusi aktif dalam mensukseskan program pemerintah yang berfokus pada penyediaan makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat.

    Dengan pengadaan mesin UHT, diharapkan mereka dapat memperpanjang umur simpan susu dan mengurangi kerugian akibat ketidakstabilan pasar yang umum terjadi.

    Di sisi lain, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyatakan apresiasi atas inisiatif ini dan meminta data yang lebih detail terkait kebutuhan susu di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya memahami skala produksi dan permintaan pasar lokal supaya Sumbar tidak bergantung pada pasokan susu dari luar daerah. Dengan pengumpulan informasi yang komprehensif, diharapkan langkah-langkah strategis bisa diambil untuk memastikan kemandirian produksi susu di Sumbar serta memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat terbentuk ekosistem yang lebih sehat antara petani, pemerintah, dan industri untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan mensejahterakan masyarakat setempat (Alpin)



  • Pengukuhan Pelantikkan Imam khotib Nagari Koto Nan Tigo Selatan – Surantih di Masjid Nurul Yaqin , Jumat 6/12/2024

    Acara Pengukuhan dan Pelantikan tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Terpilih Dr.Risnaldi Ibrahim,  program  pelatihan Imam dan khotib ini merupakan salah satu  Program  dari  Bupati terpilih HJ-RI  yang tertuang pada  Visi dan Misinya.

    Hadir juga KUA  Surantih  Buya Nofri Yendra S.HI, MH, Saidal Masfiuddin serta tokoh masyarakat lainnya. Acara ini terlaksana atas partisipasi masyarakat Koto Nan Tigo Selatan yang bekerja sama dengan Bamus Nagari, didukung oleh pemerintahan Nagari Koto Nan Tigo Selatan. Pelatihan imam khotib ini memiliki tujuan yang sangat penting, yaitu untuk memperkokoh tegaknya panji-panji Islam di Nagari Koto Nan Tigo Selatan.

    Dalam upaya ini, para imam khotib yang dilantik tidak hanya bertugas untuk memimpin ibadah, tetapi juga berperan sebagai pengayom dan motivator bagi masyarakat. Mereka diharapkan mampu menjadi teladan bagi anggota suku yang mereka wakili, sehingga dapat menciptakan harmoni antar suku di dalam nagari ini.

    Mengingat keragaman budaya dan tradisi yang ada, keterampilan interpersonal para khotib menjadi penting agar pesan-pesan keagamaan dapat diterima dengan baik oleh semua kalangan.

    Dalam kehidupan sosial, kita melihat betapa beban tanggung jawab imam khotib itu cukup berat. Oleh karena itu, penting untuk meringankan beban mereka dengan melibatkan imam khotib dari berbagai suku yang ada di nagari tersebut.

    Sistem kolaboratif ini diharapkan akan memperkuat dan memperluas dampak positif dari setiap kegiatan yang dilaksanakan. Artinya, ibarat membangun sebuah menara, kita menyusun tembok-tembok kecil agar menara itu bisa berdiri kokoh, menara itu adalah imam para khotib dari suku-suku yang ada, yang diibaratkan sebagai bata-bata kecilnya.

    Melalui sinergi ini, harapan kita  akan terwujudnya masyarakat yang lebih religius dan saling menghormati di Koto Nan Tigo Selatan dapat tercapai dengan lebih baik, membawa keberkahan bagi semua (Alpin)



  • Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat Buya Zaitul Ikhlas Bersama Kader Muhammadiyah

    Kupang Nusa Tenggara Timur, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat Buya Zaitul Ikhlas duduk bersama kader Muhammadiyah, membahas visi dan misi yang sejalan dengan semangat kebangkitan dakwah di era modern ini, Kamis 5/12/2024.

    Pertemuan yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Prof. Dr. Abd. Mu’ti, M.Ed, serta Dirjen Haji & Umrah Kemenag RI Prof. Dr. Hilman Hamid M.Si, menunjukkan komitmen Muhammadiyah untuk terus berkontribusi di bidang pendidikan dan penguatan akhlak umat.

    Diskusi yang dilakukan dalam suasana penuh kekeluargaan dan kehangatan ini tidak terlepas dari membicarakan tantangan dan peluang yang dihadapi Muhammadiyah, serta upaya bersama untuk mendorong kemajuan daerah Sumatera Barat, khususnya dalam konteks sosial dan ekonomi.

    Buya Zaitul berbagi pandangannya kepada awak media nrtvnews.live, menjelaskan bahwa diantara lima puluh Menteri dalam kabinet merah putih, tujuh di antaranya merupakan kader terbaik Muhammadiyah. Hal ini menggambarkan kekuatan dan pengaruh Muhammadiyah dalam merancang kebijakan nasional.

    Jika kita melihat lebih jauh, tercatat ada total tujuh belas orang kader Muhammadiyah yang mengisi posisi strategis di kabinet merah putih, menegaskan bahwa kontribusi dan keberadaan kader Muhammadiyah sangat diperhitungkan di tingkat nasional, ungkap Buya Zaitul dengan semangat yang berapi-api,

    menunjukkan bahwa mereka siap mengambil langkah lebih maju.

    Oleh karena itu, Buya Zaitul mengajak semua kader untuk bersatu dalam membangun perserikatan dengan jauh lebih baik. Ia menekankan pentingnya komitmen penuh dalam mengelola dan menjalankan aktivitas Muhammadiyah, tanpa menjadikannya sebagai organisasi sambilan yang diabaikan. “Mari kita serius menjalankan dan mengurus Muhammadiyah, terutama di Kabupaten Pesisir Selatan dan secara umum di Sumatera Barat,” ajaknya. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, mereka berharap sektor pendidikan dan dakwah Muhammadiyah dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat luas (Alpin)



  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pessel menggelar Rakor   bersama para anggota PDA, Cabang, dan Ortom Muhammadiyah se-Kabupaten Pessel

    Pada hari Kamis, 5 Desember 2024. Acara tersebut berlangsung di ruang pertemuan yang nyaman di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pessel dan dihadiri oleh berbagai elemen penting dari organisasi. Suasana penuh semangat ini menandai komitmen bersama untuk memajukan kegiatan dan pelayanan Muhammadiyah di Pesisir Selatan.

    Acara Rakor dibuka secara resmi oleh Sekretaris Umum PDM Kabupaten Pessel, Adril Maiyanto, S.Pd.I, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara seluruh anggota untuk mencapai tujuan organisasi. Adril juga menekankan bahwa setiap elemen memiliki peranan penting dalam upaya memperkuat eksistensi dan kontribusi Muhammadiyah dalam masyarakat.

    Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua PDM Kabupaten Pessel, Buya Aprizal, M.Pd. Dalam sambutannya yang penuh khidmat, Buya Aprizal memberikan nasehat dan motivasi kepada semua hadirin. Beliau mengajak setiap anggota untuk lebih aktif dalam berkontribusi dan menyebarkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat, serta menyerukan pentingnya integritas dan transparansi dalam setiap langkah yang diambil oleh organisasi. Pesan beliau berhasil menyentuh hati dan membangkitkan semangat para peserta yang hadir.

    Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Provinsi Sumatera Barat, Buya Ir. Yosmeri Yusuf, yang hadir dalam kapasitasnya sebagai mentor dan pembina. Dalam kesempatan ini, beliau memberikan nasehat dan motivasi yang menginspirasi kepada semua hadirin. Buya Yosmeri menekankan pentingnya kerja keras dan konsistensi dalam berkhidmat untuk masyarakat, serta mendorong setiap elemen untuk terus berinovasi dalam menyampaikan pesan-pesan positif dari Muhammadiyah.

    Pertemuan ini juga mendapat dukungan dari Wakil Bupati Pessel terpilih, Dr. Risnaldi Ibrahim. Kehadirannya menandakan sinergi yang baik antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam memajukan daerah. Selain itu, berbagai tokoh dan pimpinan Muhammadiyah lainnya hadir, seperti Elpinas S.Kom, Buya Adis, dan  Ermawan Saputra menunjukkan betapa solidnya jaringan dan kerjasama antar-pimpinan. Pimpinan Aisyiah Muhammadiyah Kabupaten Pessel, Dra. Hj. Nasrida, juga turut serta dalam acara tersebut, yang menunjukkan komitmen kolektif untuk memberdayakan wanita dalam gerakan Muhammadiyah.

    Dalam acara Rakor tersebut, juga dilakukan penyerahan SK Tim Ijtihad Kebangsaan Muhammadiyah Kabupaten Pessel kepada Ketua PDM Kabupaten Pessel Buya Aprizal, M.Pd. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Ketua Ijtihad kebangsaan Muhammadiyah Kabupaten Pessel Ermawan Putra, yang didampingi oleh Elpinas dan Hardimen. Momen ini disaksikan secara langsung oleh Ketua LHKP Ir. Yosmeri Yusuf dan Wakil Bupati Pessel terpilih, Dr. Risnaldi Ibrahim, menjadikan acara ini penuh dengan makna dan harapan untuk masa depan. Dukungan dari berbagai pihak ini diharapkan dapat memperkuat tim dalam melaksanakan tugas-tugas keagamaan dan sosial, sehingga Muhammadiyah terus menjadi yang terdepan dalam kemanusiaan dan kebangsaan di Kabupaten Pessel. (Alpin)