Author: alpin


  •  

    Pimpinanan Daerah  Muhammadiyah Pesisir Selatan  mengucapkan Selamat dan Sukses kepada H. Hendrajoni  dan H.Risnaldi Ibrahim.

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan  dengan penuh semangat dan harapan  selamat dan sukses yang sebesar – besarnya atas dilantiknya H. Hendrajoni, SH, MH dan Dr. H. Risnaldi Ibrahim sebagai Bupati dan wakil bupati Pesisir Selatan, Kamis 20/2/25

    Pelantikan ini merupakan  langkah penting dalam  pemperkuat kepemimpinan didaerah yang kaya akan  potensi 

    Kami berharap  kedua pemimpin ini dapat  menjalakan amanah  yang di berikan  oleh masyarakat pesisir selatan  dengan sebaik – baiknya serta membawa perobahan penting  yang significan  bagi kemajuan daerah.

    Tentu saja tantangan   yang dihadapi tidak sedikit , namun tekat dan kerja sama  yang baik kami yakin  H.Hendrajoni dan H.Risnaldi Ibrahim  mampu melewati semua itu.

    Muhammadiyah Pesisir Selatan siap   berkontribusi bersama pemerintah daerah tidak hanya dalam pembangunan  fisik tetapi  juga untuk membangun insan – insan  yang berakhlak mulia.

    Kami berkomitmen  untuk berpartisipasi dalam program  sosial dan pengembangan sunber daya manusia demi terciptanya masyarakat yang berdaya saing dan memiliki moralitas yang tinggi, mari kita bersama – sama membangun Pesisir selatan menjadi daerah yang sejahtera dan harmonis ( Alpin)



  •  

    Workshop Pemanfaatan Hutan Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah

    Padang – nrtvnews.live  Workshop pemanfaatan hutan  yang diselenggarakan oleh Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah berlangsung di hotel Santika Premiere Padang, dari tanggal 20-21  Februari 2025

    Acara ini tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para pengurus organisasi, tetapi juga sebagai forum penting untuk dialog dan tukar pikiran tentang isu- isu lingkungan yang krusial saat ini.

    Workshop  ini menaruh perhatian Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Anwar Abbas yang memberikan sambutan hangat dan  menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian hutan, selain itu ketua Majelis Lingkungan Hidup Pusat Muhammadiyah Buya Azrul Tanjung menghadirkan perspektif baru tentang integrasi  antara pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dan sekaligus membuka acara workshop secara resmi.

    Diantara peserta juga hadir  ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah  Sumatera Barat  buya Bakhtiar, Buya Apris, buya Murisal, Buya Kijal Tanjung,  Buya Yosmeri  dan Buya Jon Misfar yang masing – masing membawa pengalaman  dan pengetahuan  berharga dibidang  lingkungan dan sosial.

    Tak ketinggalan  hadir juga Buya Syafwan Karim mantan ketua PWM Sumbar.

    Hadir juga Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar  dan Kadis Kehutanan Provinsi Sumbar yang membawa wawasan  pemerintah dalam pengelolaan  hutan secara berkelanjutan.

    Hadir juga  Pimpinan Daerah Muhammadiyah  Se Sumatera Barat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah  Pesisir Selatan  yang  diwakili oleh  Buya Lukman Hakim, Elpinas dan Mardianton yang sangat peduli   terhadap kondisi lingkungan lokal.

    Tema yang diangkat dalam workshop tersebut adalah “Optimalisasi Pemanfaatan Hutan”, Menjaga Keseimbangan Ekologi dan Kesejahteraan  Masyarakat, dengan tema ini panitia berharap dapat mengedukasi masyarakat mengenai betapa pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem yang ada dan mengetahui bahwa keberlanjutan ekonomi dapat berjalan  tanpa merusak  lingkungan.

    Tujuan utama dari workshop ini adalah untuk meningkatkan  wawasan masyarakat  mengenai

    dampak dari pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang tidak berkelanjutan, serta mendorong partisipasi aktif dari masyarakat dalam kegiatan pengelolaan dan pendidikan kawasan hutan dan mangrove  yang sangat vital bagi kehidupan.

    Indikator keberhasilan dari  program ini akan diukur berdasarkan  peningkatan dan pemahaman masyarakat dalam menjaga stabilitas lingkungan.

    Selain itu verifikasi laporan  dari seluruh peserta kegiatan  akan dikumpulkan untuk.mengukur dampak dari workshop ini.

    Diharapkan bahwa ke depan akan terbentuk sinergi yang lebih kuat antara semangat  dan berbagai  strategi terkait dalam upaya penghijauan  dan pelestarian hutan.

    Pembicara kunci dalam  workshop ini  Dr. Khalifah M.Ali yang dikenal sebagai ahli dalam bidang ekologi alam  membagikan pengetahuannya dari strategi tentang  bagaimana masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga dan memelihara lingkungan, melalui seksi diskusi  dan  terobosan  yang dinamis diharapkan dapat terlahir ide – ide, inovasi yang dapat di aplikasikan  di lapangan  untuk pencegahan  perusakan  yang significan (Alpin)



  •  

    PESISIR SELATAN, nrtvnews.live Kepala MTsM Lakitan Jonedi, S.Pd.I Resmi di Kukuhkan

    Acara pengukuhan yang berlangsung di Aula MTsM  Lakitan  Selasa, 18 Februari 2025  dan  dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Pesisir Selatan, Buya H. Abrar Munanda, serta para pimpinan Muhammadiyah Pesisir Selatan, seperti Buya Aprizal, Adril Maiyanto, Elpinas, Buya Mardani, Buya Afrianto, Buya Lukman Hakim, Buya Ermawan Saputra, Buya Sapta Kardeni, Buya Hadis, Buya Mardianton, Buya Ali Amran,  Buya Hirdamli, PCM Lakitan, KUA lakitan dan  Dewan Guru MTsM Lakitan, tak ketinggalan, sejumlah tamu undangan lainnya turut memeriahkan acara tersebut.

    Pengukuhan Kepala Sekolah MTsM Lakitan  oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan Buya H. Aprizal, M.Pd serta pembacaan Surat Keputusan Kepala Sekolah  langsung dibacakan oleh Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan Adril Maiyanto, M.Pd dan disaksikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan  lainnya.

    Setelah pembacaan SK acara di lanjutkan dengan Sambutan Ketua PDM Pessel Buya H.Aprizal, M.Pd buya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenag Pessel  yang telah hadir dalam  acara pengukuhan Kepala sekolah Madrasyah dan ucapan terima kasih kepada Kepala Sekolah  Madrasyah  yang lama  Khaeruddin, S.Ag  dan ucapan selamat kepada kepala sekolah yang baru Jonedi, S.Pd.I serta ucapan terima kasih kepada Majelis Guru dan para undangan yang hadir.

    Selanjutnya  Kemenag Pessel Buya Dr. H. Abrar  Munanda, M.Ag menyampaikan  Ucapan terima kasih kepada semua hadirin yang hadir, Buya Dr. H. Abrar Munanda, M.Ag menekankan  dalam sebuah kedinasan  pergantian atau rotasi sebuah jabatan  adalah hal yang lumrah,

    ada yang datang dan  ada yang pergi itu merupakan sirkulasi kepemimipinan  yg biasa terjadi dalam priode tertentu.

    Lebih lanjut Buya H. Abrar menyampaikan  bahwa Kepala sekolah Madrasyah merupakan   tugas tambahan dan ucapan selamat kepada Bapak Jonedi  dan ucapan terima kasih   kepada  Bapak Khaeruddin serta

    Apresiasi kepada PDM Pessel yang begitu semangat dalam menfasilitasi pengukuhan Kepala sekolah Madrasyah, di akhir kata Buya H.Abrar   menyampaikan  program kepada kepala sekolah madrasyah  yang baru,  terkait  program  dan target yang harus dilaksanakan  kepala sekolah diantaranya adalah :

    1. Penguatan prestasi akademik siswa guru harus segera  melakukan pemetaan siswa

    2. Program bilinggual Bahasa arab dan Inggris, anak- anak  harus  mampu berbahasa arab dan Inggris

    Melalui pengukuhan ini, diharapkan Jonedi, S.Pd.I dapat memimpin MTsM Lakitan dengan lebih baik, memajukan pendidikan, serta menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas dan nyaman.

    Sebagai sosok yang berkomitmen dalam dunia pendidikan, Jonedi, S.Pd.I, memiliki rekam jejak yang baik  dan penuh semangat dalam mengelola pendidikan di wilayah Pesisir Selatan.

    Dalam kesempatan itu, beliau berjanji akan mengutamakan kualitas pendidikan yang berbasis karakter dan akhlak mulia, serta meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung kemajuan madrasah (Alpin)



  •  

    Painan, nrtvnews.live Karyawan Rumah Sakit M. Zein Painan, khususnya di ruang Interne yang dipimpin oleh Ibu Yesi Yuliaroza, menggelar acara Family Gathering yang penuh semangat dan keceriaan.

    Acara yang diadakan pada Minggu, 16 Februari 2025, ini berlangsung di sebuah pantai yang asri dan nyaman, memberikan kesempatan bagi seluruh anggota tim untuk menikmati waktu bersama keluarga.

    Meskipun beberapa minggu sebelumnya sempat terjadi ketegangan akibat mis komunikasi antara perawat dengan oknum anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, situasi tersebut segera diselesaikan dengan cepat dan bijaksana oleh Kepala Ruang (Karu) dan Direktur RS M. Zein Painan, dr. Reza. Kepiawaian dr. Reza dalam menangani permasalahan tersebut membuat seluruh tim dapat kembali fokus pada tugas dan kebersamaan.

    Family Gathering ini memiliki tujuan yang lebih dari sekadar bersenang-senang. Acara ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahim dan memperkuat ikatan kerja di antara para karyawan Rumah Sakit M. Zein Painan yang setiap hari bekerja keras di ruang Interne. Kehadiran keluarga, seperti suami, istri, dan anak-anak para perawat, semakin meriahkan suasana dan memberikan nuansa kebahagiaan.

    Acara ini dipenuhi dengan berbagai lomba yang menghibur, seperti lomba makan krupuk yang digemari anak-anak, lomba memindahkan kain sarung yang menguji kecekatan, dan lomba menangkap balon yang selalu menjadi favorit. Semua perlombaan berlangsung dengan penuh tawa, menciptakan momen berharga yang akan dikenang oleh seluruh peserta.

    Kegiatan Family Gathering ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kekeluargaan di RS M. Zein Painan semakin kuat. Acara ini menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis, saling mendukung, dan penuh suka cita dalam menjalankan misi kemanusiaan di Rumah Sakit M. Zein Painan (Alpin)



  •  

    Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat  bersilaturahim  dengan Kapolda  Sumbar  Irjen Pol. Dr. Drs Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA,
    nrtvnews.live – Padang, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat  Buya Zaitul Ikhlas Saad  bersilaturahim dengan Kapolda  Sumatera Barat Irjen Pol.Dr.Drs.Gatot
    Tri Suryanta, M.Si, CSFA di ruang kerja Kapolda, Kamis 13/2/25
    Pertemuan ini mencerminkan semangat kolaborasi antar lembaga dan menunjukan pentingnya kerjasama  dalam menjaga kesejahteraan masyarakat
    Kehadiran Buya Zaitul Ikhlas Saad sebagai  Pimpinan Wilayah Muhammadiyah  Sumatera Barat menjadi simbol  dari usaha  mempererat hubungan  antara institusi keagamaan  dan penegak hukum.  Pertemuan  Pimpinan Wilayah Sumatera Barat Buya Zaitul Ikhlas  Saad dengan  Kapolda adalah pertemuan yang kedua kalinya semenjak Kapolda baru menduduki posisi  Kapolda Sumbar.
    Sebelum ini, dalam pertemuan pertama,   mereka  telah membahas  berbagai isu  yang berkaitan  dengan keamanan dan kedamaian, serta bagaimana kedua  lembaga ini  dapat bekerja sama  untuk mewujudkan  masyarakat yang lebih aman dan damai
    Pertemuan ini  dalam rangka Perspektif Harkamtibmas dan langkah – langkah yang perlu di lakukan oleh Kapolda Sumbar  untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan di Sumatera Barat, dalam audiensi ini buya Zaitul Ikhlas mengemukakan beberapa inisiatif yang  dapat diambil untuk  meningkatkan  kesadaran masyarakat terhadap kesehatan psikologis  dan sosial yang merupakan  aspek penting  dalam menciptakan situasi yang harmonis, selain itu  kedua pihak  juga mendiskusikan  pentingnya pendidikan untuk generasi muda yang dapat menjadi pondasi untuk mencegah tindakan kriminal dan menciptakan lingkungan  yang lebih positif  bagi pertumbuhan mereka.
    Pertemuan ini diharapkan  dapat menjadi langkah awal dari serangkaian aksi strategis yang tidak hanya fokus pada respons keamanan, tetapi juga pada pencegahan serta promosi nilai – nilai kemanusian  dan kebersamaan di masyarakat Sumatera Barat (Alpin)



  • Oleh : Adril Maiyanto,S.Pd.I.,M.Pd. (Sekretaris PD.Muhammadiyah Pesisir Selatan)

    Sejarah Tercipta: RDP Bersejarah antara PDM Pesisir Selatan dan DPRD Pesisir Selatan

    Oleh : Adril Maiyanto,S.Pd.I.,M.Pd. (Sekretaris PD.Muhammadiyah Pesisir Selatan)

    Hari ini, sejarah baru terukir di Aula Ruang Sidang DPRD Pesisir Selatan. Untuk pertama kalinya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pimpinan DPRD Pesisir Selatan. Ini bukan sekadar kunjungan biasa—ini adalah momen luar biasa yang menegaskan peran ormas bukan hanya sebagai pemohon bantuan, tetapi sebagai mitra strategis dalam membangun daerah.

    Selama ini, sering kali kunjungan ormas dipandang sebatas penyampaian proposal bantuan. Namun, hari ini, PDM Pesisir Selatan hadir dengan sesuatu yang lebih besar—gagasan, pemikiran, dan konsep pembangunan untuk masa depan Pesisir Selatan yang lebih baik. Kami tidak datang untuk meminta, tetapi untuk menawarkan kontribusi nyata dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

    Di balik peristiwa bersejarah ini, kami mengacungkan jempol setinggi-tingginya kepada Pimpinan DPRD Pesisir Selatan Periode 2024-2029 atas keterbukaan dan sikap inklusif yang luar biasa. Sikap mereka menunjukkan bahwa ormas dan organisasi sosial bukan sekadar pelengkap, melainkan mitra sejati dalam mewujudkan kemajuan daerah. Ini adalah wujud kepemimpinan yang visioner—membangun kebersamaan demi Pesisir Selatan yang lebih maju dan bermartabat.

    Semoga sinergi ini terus terjalin dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Pesisir Selatan. Barakallah…(Tury)



  • MTsN 4 Gelar Sosialisasi Smart Madrasah Library

    Tarusan, 12/02/2025 MTsN 4 Pesisir Selatan adakan sosialisasi kepada siswa siswi ke semua tingkatan kelas terkait Smart Madrasah Library ( SML) sebagai Pusat Pembelajaran Islam Modern Pada Madrasah di Provinsi Sumatra Barat.

    Akhiyen Nuardi Selaku Kepala Sekolah MTsN 4 Pesisir Selatan siap sukseskan Smart Madrasah Library ( SML) di MTsN 4 Pesisir Selatan sebagai implementasi meningkatkan aksesibilitas sumber daya pendidikan di era modern dan meningkatkan efisiensi pengelolaan perpustakaan di era digital yang semakin pesat berkembang. Kami berharap kepada seluruh Keluarga Besar MTsN 4 Pesisir mari berperan dan lakukan perubahan untuk guru dan siswa di masa depan yang lebih baik bagi kita semuanya.

    Yeni Endrawati Selaku Kepala Perpustakaan MTsN 4 Pesisir Selatan sangat mengapresiasi dan mendukung program ini serta akan memfasilitasi pembelajaran dengan efisiensi, mandiri bagi siswa dan guru serta mendukung madrasah menuju era digital dan smart education. Semoga Smart Madrasah Library ini berjalan dengan baik dan konsisten. MTsN 4 siap mendukung pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan madrasah MTsN 4 Pesisir Selatan.

    Smart Madrasah Library ( SML) merupakan sistem perpustakaan digital yang dikembangkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan madrasah. Sistem ini dirancang sebagai platform yang memfasilitasi siswa, guru, dan pengelola perpustakaan dalam mengakses koleksi buku, jurnal, dan bahan ajar secara online, kapan pun dan di mana pun. (AW)



  • Hari Kedua FGD ( Forum Gruop Discussion) yang di Gelar KPU Kabupaten Pesisir Selatan menuai  Kritikan dan Saran  untuk perbaikan ke Depan.

    Pada hari  ini rabu,12 Februari 2025 para peserta yang terdiri dari  perwakilan  berbagai komunitas, aktivis  dan pemangku kepentingan  lokal berkesempatan untuk menyampaikan  pandangan serta pendapat mereka  mengenai tahapan – tahapan  penting dalam proses  Pilkada.

    FGD dibagi menjadi lima  kelompok dalam kelompok  tersebut  membahas beberapa  problem  yang berkaitan  dengan Proses Pilkada mulai dari rekrutmen anggota  Ad-hoc  sampai dengan  perhingan suara

    Diskusi malam sebelumnya menyentuh berbagai isu krusial yang terjadi selama proses Pilkada , mulai dari pengkrekrutan dan penempatan anggota Ad-hoc hingga tantangan yang muncul dalam proses penghitungan suara, beberapa peserta menekankan  pentingnya transparansi dan akuntabilitas  dalam setiap langkah yang diambil oleh penyelenggara  pemilu dapat terjaga, tidak hanya itu para peserta juga  mendiskusikan  perlunya edukasi politik dan penyuluhan yang lebih baik untuk petugas pemilu di lapangan agar mereka  dapat melaksanakan  tugasnya  dengan efektif dan profesional dengan mengidentifikasi  berbagai hal yang perlu di perbaiki, diharapkan dapat muncul langkah – langkah konkret  yang mampu meningkatkan  kualitas penyelenggaraan pemilu di masa depan .

    Dengan demikian masyarakat tidak hanya akan merasakan hasil yang lebih positif dari kinerja penyelenggara pemilu, tetapi juga semangat dalam berpartisipasi  baik dalam pemilihan umum legislatif ( Pileg) maupun pemilihan kepala daerah.( Alpin)



  • Pembangunan Pariwisata Halal Mesti dilakukan di Pesisir Selatan: Menuju Destinasi Wisata Berbasis Syariah yang Menjanjikan

    Painan, 11 Februari 2025 – Pengembangan pariwisata halal di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, kini menjadi perhatian serius. Mardianton, Wakil Ketua PD. Muhammadiyah Pesisir Selatan Bidang Ekonomi dan Pariwisata, menegaskan bahwa langkah-langkah strategis untuk memajukan sektor pariwisata halal harus segera dilakukan oleh pemangku kepentingan. Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan bahwa sektor pariwisata di daerah tersebut berkembang dengan mengedepankan prinsip-prinsip syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.

    Mardianton mengungkapkan bahwa sektor pariwisata halal dapat membawa dampak positif, tidak hanya bagi pariwisata itu sendiri, tetapi juga bagi perekonomian masyarakat setempat. Salah satu langkah pengembangannya adalah dengan melibatkan pelaku usaha lokal serta masyarakat dalam pengelolaan pariwisata halal dengan memanfaatkan kapasitas masyarakat kolal. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat lokal bisa meningkat seiring dengan berkembangnya sektor pariwisata.

    Salah satu hal penting yang penting untuk dilakukan adalah penyusunan panduan dan regulasi yang jelas terkait pelaksanaan wisata halal bagi DPRD Pesisir Selatan, yang nantinya dapat dijadikan acuan bagi para pelaku usaha dan wisatawan. Panduan ini perlu dituangkan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda), yang juga diharapkan dapat menjadi standar bagi pengelolaan wisata halal di Pesisir Selatan. Keberadaan Perda tersebut diyakini dapat menciptakan iklim pariwisata yang sehat dan sesuai dengan tuntutan zaman.

    Hal senada juga disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan dan DPRD Pesisir Selatan. Dalam pertemuan tersebut, PDM menyampaikan harapannya agar Perda Pariwisata Halal (halal tourism) dapat segera terwujud dan menjadi daya tarik yang membedakan pariwisata di Pesisir Selatan dengan pariwisata yang ada di kabupaten atau kota lainnya di Sumatera Barat.

    Pengembangan pariwisata halal ini juga selaras dengan potensi wisata alam yang ada di Pesisir Selatan, seperti ekowisata hutan mangrove, wisata alam Jembatan Akar, dan Bayang Sani dan ekowisata sepanjang pesisir kabupaten Pesisir Selatan. Kawasan-kawasan ini memiliki daya tarik luar biasa, baik dari segi keindahan alam maupun keberagaman hayati yang ada. Wisatawan yang datang bisa menikmati keindahan hutan mangrove yang masih alami, sambil belajar tentang pentingnya konservasi alam. Begitu pula dengan Jembatan Akar yang menjadi objek wisata alam yang memikat dengan pemandangan yang menakjubkan dan udara segar yang menenangkan.

    Penerapan konsep pariwisata halal pada objek-objek wisata ini diharapkan tidak hanya akan memperkenalkan Pesisir Selatan sebagai destinasi wisata halal yang nyaman dan aman, tetapi juga mengangkat potensi ekonomi lokal. Diharapkan, sektor pariwisata ini mampu memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkenalkan budaya serta keindahan alam Pesisir Selatan ke tingkat nasional dan internasional.

    Dengan adanya regulasi yang jelas dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Pesisir Selatan dapat menjadi salah satu daerah yang sukses dalam mengembangkan pariwisata halal, yang pada gilirannya akan berperan penting dalam meningkatkan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat (Alpin)



  • KPU Kabupaten Pesisir Selatan Gelar FGD Evaluasi Pilkada Serentak Nasional 2024 Bersama Pihak Eksternal.

    KPU Kabupaten Pesisir Selatan gelar FGD ( Forum Gruop Discussion) yang diadakan oleh KPU Kabupaten Pesisir Selatan  11-12 Februari 2025 di ZHM Premiere hotel padang

    Kegiatan ini merupakan forum penting yang melibatkan berbagai elemen vital dalam proses demokrasi

    Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pessel, Kapolres Pessel, Dandim  Pessel, Kejaksaan Negeri  Pessel, Pengadilan Negeri Pessel, SKPD, Pimpinan Daerah  Muhammadiyah Pessel, PD NU Pessel,  Camat se Kabupaten Pessel, LO Pasangan Calon, Ormas kemasyarakatan, serta media.

    Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukan betapa seriusnya KPU dalam meninjau kembali pelaksanaan  pemilukada yang baru saja berlangsung.

    Ketua KPU  Pesisir Selatan Aswandi menyampaikan kepada awak media  bahwa tujuan dari FGD ini tidak hanya untuk mengetahui kepuasan masyarakat  terkait pemilukada yang telah dilaksanakan baru – baru ini  tetapi juga berfungsi sebagai flatfrom untuk mengumpulkan umpan balik yang kontruktif

    Dalam diskusi tersebut diharapkan terjalin komunikasi yang efektif antar penyelenggara pemilu dan masyarakat agar setiap pandangan dan saran  dari masyarakat dapat tertampung dengan baik

    Hal ini menjadi sangat penting agar evaluasi yang dilakukan  dapat mengarah kepada perbaikan sistem pemilu dimasa yang akan datang.

    Lebih jauh lagi Aswandi menjadikan bahwa hasil dari diskusi ini akan dijadikan bahan evaluasi untuk menciptakan suasana pemilu yang lebih transparan dan akuntabel

    Dengan demikian masyarakat dapat merasakan  kepuasan dari pelayanan penyelenggara pemilu serta memastikan bahwa  proses demokrasi  berjalan dengan baik

    Tanpa adanyanya interprensi  yang merusak seperti tekanan, ataupun praktek money politics, kesadaran akan pentingnya Partisipasi  aktif  dan pengawasan dari  masyarakat  diharapkan dapat memperkuat pondasi demokrasi di Pesisir Selatan. Sehingga kedepan setiap gelaran pemilu dapat berlangsung lebih aman, adil dan berintegritas (Alpin)



  • Persatuan Wanita Pesisir Selatan (PWPS) Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Kabupaten Pesisir.

    Rapat dengan pendapat  PWPS  dengan DPRD Kabupaten Pessel dihadiri oleh Ketua PWPS Dr.Hj. Wiwik Mairawita Marlis Rahman, M.Si dan juga dosen Unand berserta pengurus lainnya, Senin 10/2/2025

    Dalam rapat  Dengar Pendapat tersebut banyak hal – hal yang disampaikan oleh ketua PWPS Dr. Hj.Wiwik  terkait permasalahan penyakit masyarakat dan kekerasan dalam rumah tangga.

    Kepedulian  dan perhatian dari  Perkumpulan Wanita Pesisir Selatan ini perlu kita acungkan jempol dengan semangat  dan pengorbanan materil maupun non materil tanpa lelah perkumpulan wanita Pessel ini mampu eksis dan memberikan kontribusi yang luar biasa untuk masyarakat Pesisir Selatan.

    Ketua Perkumpulan Wanita Pessel Dr.Hj.Wiwik menyampaikan dihadapan Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan  Darmansyah, S.Ag, bahwa   dalam menjalankan operasionalnya perkumpulan wanita Pessel ini  menyisihkan sedikit riskinya untuk membiayai operasional demi membangun moral dan akhlak masyarakat Pesisir Selatan.

    Lebih lanjut di sampaikan Hj.Wiwik  “kita merasa malu” di Pesisir Selatan  banyak beredar informasi  yang negatif tentang moral  dan Akhlak  masyarakat Pesisir Selatan.

    Rapat dengar pendapat tersebut mendapat respon positif dari ketua dan anggota DPRD Kabupaten Pessel

    Rapat Dengar Pendapat ini menjadi sebuah forum strategis dimana ketua PWPS menyampaikan program kerjanya yang fokus pada moral dan akhlak.

    Melalui pertemuan ini diharapkan terciptanya kolaborasi yang erat  antara lembaga pemerintah dan Perkumpulan Wanita Pesisir Selatan guna membangun Pesisir Selatan menjadi daerah yang lebih sejahtera dan berakhlakul kharimah yang mulia ( Alpin)



  • Sekolah Dasar Negeri 02 Gurun Panjang Kapuh terletak di kenagarian Kapuh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Tampil Beda

    Gagasan dan Inovasi Kepala Sekolah SD Negeri 02 Gurun Panjang  Kapuh Nursamayati S.Pd dan didukung oleh guru  wali kelas Cheni Mayora S.Pd.I sedang menunjukan kebanggaan mereka dengan penampilan yang nyata dan istimewa

    Kegiatan ini tidak hanya menonjolkan  identitas sekolah tetapi juga membentuk karakter dan disiplin siswa

    Dengan cara berpakaian yang elegan anak – anak SD Negeri 02 Gurun Panjang Kapuh memancarkan pesona yang  khas dan menawan dalam seragam sekolah yang mereka kenakan, kombinasi antara seragam yang rapi dan tambahan rompi yang modis memberikan nuansa ekslusif serta meningkatkan kepercayaan diri para siswa.

    Setiap rompi dilengkapi dengan dasi  yang serasi menambah kesan formal dan terencana.

    Hal ini tidak hanya mencerminkan nilai estetika tetapi juga merupakan bagian dari pendidikan moral yang diajarkan kepada mereka bahwa penampilan yang rapi adalah cerminan sikap dan penghormatan pada diri sendiri serta orang lain, ujar Ibu Nursamayati S.Pd. Dengan penampilan yang rapi  mereka tidak hanya siap menimba ilmu tetapi juga belajar mengenai pentingnya  disiplin dan kerja sama dalam menjaga citra sekolah mereka dengan baik.(Alpin)