Author: alpin


  • Kepala SDN 02 Gurun Panjang Kapuh Ibu Nursamayati, S.Pd Gelar Pembagian Raport

    Kepala SD Negeri 02 Gurun Panjang Kapuh, Ibu Nursamayati, S.Pd, secara resmi membagikan Raport semester satu kepada para siswa dan siswi di sekolah yang terletak di Kenagarian Gurun Panjang Kapuh  Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu 21/12/2024

    Acara ini diadakan dengan penuh suka cita dan melibatkan seluruh siswa, orang tua, serta guru dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Sejak ujian semester dilaksanakan pada minggu lalu, yang merupakan titik tolak penting bagi para siswa, kegiatan dilanjutkan dengan Class Meeting yang menyuguhkan rangkaian perlombaan menyenangkan dan edukatif.

    Sekolah berupaya memberikan penyegaran kepada anak-anak pasca ujian, agar mereka bisa bersantai dan menemukan kembali semangat belajar mereka.

    Ibu Nursamayati,S.Pd menjelaskan kepada awak media nrtvnews.live bahwa tujuan dari Class Meeting ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak menikmati waktu belajar dengan cara yang berbeda dan menggembirakan, setelah tekanan dari ujian semester. “Kegiatan ini adalah cara kami untuk memastikan anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga belajar melalui pengalaman dan interaksi,” ujarnya.

    Kegiatan ini juga menjadi momen bagi para guru untuk mengamati serta mengeksplorasi bakat dan kemampuan masing-masing anak, sehingga mereka bisa lebih memahami potensi individu yang dapat dikembangkan di masa depan.

    Kegiatan ini, yang dibahas dan dirancang secara matang oleh Ibu Nursamayati, juga dimotori oleh Ibu Cheni Mayora, S.Pd, seorang guru kelas yang dikenal luas di kalangan siswa karena inovasi dan gagasan kreatifnya. Ibu Ceni selalu berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, yang membuat anak-anak gembira dan antusias mengikuti setiap kegiatan. Dalam suasana yang ceria, anak-anak terlihat aktif berpartisipasi dalam berbagai lomba, mulai dari lomba seni, olah raga, hingga kuis pengetahuan umum, yang semuanya bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan intelektual mereka.

    Ibu Nursamayati juga menegaskan bahwa target sekolah ke depan adalah untuk menjadi yang terbaik di antara sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Koto XI Tarusan. Dalam menjalankan visi ini, dukungan dari pemangku pendidikan dan keterlibatan orang tua murid sangatlah penting. “Kita ingin membentuk generasi yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan keterampilan sosial yang mumpuni,” tambahnya. Dengan kerjasama yang solid antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan SDN 02 Gurun Panjang Kapuh bisa semakin berkualitas dan berprestasi. (Alpin)



  • Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Painan, Rini Amelia, M.Pd, bersama siswa-siswi yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (Osis), mengadakan kunjungan penuh makna ke Panti Asuhan Muhammadiyah Pesisir Selatan.

    Kunjungan ini bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kepedulian sosial dan meningkatkan kepekaan anak-anak muda terhadap lingkungan sekitar mereka.

    Dalam kegiatan tersebut, kepala sekolah didampingi oleh Ibu Restu  guru pembina  Osis yang penuh semangat, menyerahkan bantuan berupa sembako yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak di panti asuhan, Jumat 20/12/2024.

    Sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, mi instan, dan kebutuhan dasar lainnya tersebut diserahkan langsung kepada Kepala Panti Asuhan, Buya Aprinal, serta pengurus lainnya. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa nyata ketika anak-anak panti asuhan menerima bantuan tersebut dengan senyuman dan ungkapan rasa syukur yang tulus.

    Buya Aprinal, selaku Kepala Panti Asuhan, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh sekolah. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami berharap kerjasama dan dukungan ini dapat berkelanjutan di masa yang akan datang.

    Setiap aksi kecil dari mereka dapat memberikan dampak besar bagi anak-anak yang kurang beruntung,” ujar Buya Aprinal, sembari berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk membantu mereka yang membutuhkan.

    Dengan demikian, kunjungan ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi sebuah jembatan antara generasi muda dengan komunitas, yang memungkinkan terciptanya hubungan saling mendukung dan peduli (Alpin)



  • Menata dan Menggerakkan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

    Oleh :  Dr (c) Mardianton, S.EI., M.Pd ( Wakil Ketua PDM Kabupaten Pessel Bidang Ekonomi Syariah)

    Bismillahirrahmanirrahim

    Pada kesempatan ini, mari kita membahas bagaimana menata dan memperbaiki ekonomi umat berbasis masjid dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya yang ada.

    Masjid merupakan pusat kegiatan umat Islam, tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual tetapi juga sebagai pusat pengembangan ekonomi dan sosial. Dalam sejarah Islam, masjid di zaman Rasulullah SWA digunakan sebagai tempat bermusyawarah, mengelola harta umat, bahkan membangun solidaritas ekonomi melalui zakat, infak, dan sedekah. Sebagaimana Allah berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 60 bahwa; zakat harus disalurkan kepada delapan asnaf, salah satunya fakir miskin. Ini adalah bukti nyata bahwa ekonomi umat perlu diperhatikan dan masjid bisa menjadi sentral pengelolaannya.

    Untuk menggerakkan ekonomi berbasis masjid, langkah pertama adalah membentuk Baitul Maal modern di setiap masjid. Baitul Maal ini berfungsi untuk mengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara transparan dan akuntabel. Hasil pengelolaan dana ini dapat digunakan untuk pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, pemberian modal usaha, dan pendirian koperasi berbasis masjid. Rasulullah bersabda, ”Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah” (HR. Bukhari dan Muslim). Ini menunjukkan pentingnya pemberdayaan agar umat menjadi mandiri secara ekonomi.

    Langkah kedua adalah mengoptimalkan potensi jamaah dan lingkungan sekitar masjid. Masjid dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi dengan mendirikan pasar halal, kios-kios UMKM, atau koperasi syariah. Sebagai contoh, masjid dapat menyediakan fasilitas bagi pedagang kecil untuk menjajakan produk mereka setelah shalat Jumat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik usaha adalah usaha seorang pedagang yang jujur dan amanah”. (HR. Tirmidzi). Ini adalah dorongan agar umat Islam aktif dalam kegiatan ekonomi yang halal dan penuh keberkahan.

    Langkah ketiga adalah kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan komunitas masyarakat. Masjid dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan platform digital yang menghubungkan produsen dengan konsumen dalam komunitas jamaah. Dengan demikian, aktivitas ekonomi berbasis masjid bisa lebih luas jangkauannya dan memberikan dampak besar. Allah berfirman dalam Surah Al-Maidah ayat 2, “Tolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan”.

    Akhirnya, untuk menata ekonomi umat, kita perlu menanamkan kesadaran bahwa harta adalah amanah dari Allah yang harus dikelola dengan baik. Dengan menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat ekonomi, kita tidak hanya memperbaiki taraf hidup umat, tetapi juga menegakkan syariat Islam secara kaffah. Mari bersama-sama menjadikan masjid sebagai pusat kebangkitan ekonomi yang berlandaskan iman dan takwa.

    Semoga Allah meridhoi ikhtiar kita. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.



  • BKMT Kecamatan Batang Kapas dengan penuh antusiasme menggelar acara Tabligh Akbar di Masjid Raya Aljadid pada Jum’at, 20/12/2024

    Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk Forkompinca yang secara resmi mendukung kegiatan keagamaan ini, KUA Batang Kapas yang diwakili oleh Suardi, S.Ag, serta ketua BKMT Kecamatan Batang Kapas, Hj. Hasna Ranat, yang sangat dikenal di masyarakat sebagai sosok yang aktif mempromosikan kegiatan keagamaan dan sosial. Selain itu, Wali Nagari Taluk Batang Kapas juga turut hadir, menunjukkan kepedulian dan dukungan pemerintah terhadap acara yang bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi serta meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat Batang Kapas.

    Acara ini juga menjadi momen penting bagi para tokoh masyarakat yang hadir, termasuk para pemuka agama dan aktivis sosial, yang ingin memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini dimeriahkan dengan Tausyiah yang disampaikan oleh Ustad Adril Maiyanto, M.Pd, seorang Ustad  yang memiliki reputasi baik di kalangan masyarakat dan juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan.

    Dalam tausiyahnya yang berjudul “Rezeki yang Baik dan berkualitas ,” Ustad Adril membahas tingkatan dari  rezeki menjadi empat tingkatan pertama rezeki tingkat dasar, tingkat biasa, tingkat menengah dan tingkat mulia,  Ustad Adril  menyampaikan  kepada jemaah yang hadir  bahwa pentingnya  kita  mensyukuri rezeki yang diperoleh serta bagaimana cara mengelola rezeki tersebut agar tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri tetapi juga bagi orang lain.

    Pesan-pesan yang disampaikan menggugah semangat para jamaah untuk lebih meningkatkan aktivitas spiritual dan sosial, sehingga diharapkan dapat membangun komunitas yang lebih solid dan harmonis.(Alpin)



  • Rapat Pimpinan Daerah Muhammadiyah bersama Ketua Panti Asuhan di Kantor Panti Asuhan Muhammadiyah Pessel berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat

    Pada kesempatan ini,  para anggota Pimpinan Daerah berkumpul untuk membahas berbagai aspek berkaitan dengan operasional panti asuhan, serta untuk mengevaluasi program-program yang telah dilaksanakan, Kamis 19/12/2024.

    Seluruh peserta rapat memperlihatkan antusiasme yang tinggi, mencerminkan komitmen mereka terhadap misi sosial yang dijalankan oleh Panti Asuhan Muhammadiyah Kabupaten Pessel.Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pessel, Adril Maiyanto,M.Pd didampingi oleh Elpinas, S.Kom, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiah Dra. Hj. Nasrida, Kepala Panti Asuhan Buya Aprinal, Bendahara Panti Dra. Yumasnifa, Sekretaris Panti Ibu Eka, serta beberapa anggota pengurus lainnya, termasuk Ibu Sufni, Hj. Betra Bothy, Hj. Eni Masyumi, Zurmayetti, dan Damyursal.

    Kehadiran banyak tokoh ini menunjukkan sinergi yang baik antara Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan para pengelola panti yang didedikasikan untuk masa depan anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

    Kedatangan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiah ini bertujuan untuk melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan dan kemajuan panti serta untuk mendiskusikan kendala-kendala yang dihadapi. Diskusi yang berlangsung hangat diharapkan dapat memunculkan solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas layanan di panti, sekaligus memperkuat jaringan dukungan dari masyarakat sekitar.

    Panti Asuhan Muhammadiyah merupakan salah satu amal usaha serta program unggulan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan. Dengan adanya rapat ini, diharapkan semua pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai tanggung jawab dan peran masing-masing dalam mendukung keberlangsungan kegiatan di panti tersebut.

     Ini menjadi jaminan bahwa anak-anak di panti asuhan mendapatkan perhatian yang layak dan konsisten dari organisasi yang peduli.Setelah rapat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah bersama pengurus panti langsung melihat kondisi gudang dan persiapan sembako yang ada. Kunjungan ini bukan hanya sekadar tinjauan, tetapi juga kesempatan untuk melakukan evaluasi langsung dan menemukan potensi perbaikan.

    Dari hasil inspeksi mendalam tersebut, semua persiapan sembako dan kebutuhan harian lainnya tersedia dan tertata dengan baik, mencerminkan kerja keras tim pengelola panti. Elpinas, S.Kom, dan Sekum PDM Adril Maiyanto dengan teliti melihat sirkulasi penerimaan dan pengeluaran bantuan, baik dari Dinas Sosial maupun dari masyarakat atau para donatur yang selama ini setia mendukung, semua tercatat dengan baik dan transparan.

    Hal ini tidak hanya menjadi bukti akuntabilitas, tetapi juga memperkuat kepercayaan donatur kepada panti asuhan.

    Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pessel memberikan apresiasi yang tinggi kepada bagian gudang, khususnya kepada Ibu Sufni, yang telah menunjukkan dedikasi dan ketelitian dalam pengelolaan kebutuhan logistik panti. Apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk terus memberikan yang terbaik.

    Di samping itu, Tim Sidak dari Pimpinan Daerah juga menanyakan mengenai laporan keuangan dan aset, yang merupakan bagian penting untuk memastikan keberlanjutan kegiatan panti. Laporan tersebut akan disiapkan dan disampaikan dalam rapat pimpinan yang direncanakan pada hari Selasa, tanggal 24 Desember 2024, memastikan setiap keputusan diambil berdasarkan data dan fakta yang akurat. (Alpin)



  • Anggota DPD-RI Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, dengan semangat yang tinggi mendampingi Menteri Desa & Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto

    Dalam kunjungan yang penuh makna. Baru-baru ini  Minggu, 15/12/2024 Cerint Irraloza Tasya, yang merupakan anggota DPD-RI Perwakilan Sumatera Barat, tidak hanya hadir, tetapi juga berperan aktif dalam acara penting ini.

    Kehadiran Cerint   bersama  Menteri Desa & Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

    Yandri Susanto yang juga  Kader terbaik Muhammadiyah , yang dikenal akan dedikasinya dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat di daerah tertinggal, Cerint bersama  Yandri  ikut  turun  bersama – sama   kemasyarakat  untuk mempertegas  komitmennya   untuk  memperjuangkan masyarakat,  Yandri  adalah seorang  kader terbaik  Muhammadiyah, menunjukkan kolaborasi positif  antara Pemerintah dengan  legislatif .

    Kunjungan Menteri Desa & Pembangunan Daerah Tertinggal ke Nagari Lumpo ini sangat berarti, karena merupakan kunjungan perdana beliau untuk meresmikan penggunaan fasilitas Air Bersih Berskala Nagari Tirta Gunung Talau. Proyek ini diharapkan dapat menyediakan akses air bersih yang lebih baik untuk warga, mengingat pentingnya air bersih bagi kesehatan dan kondisi hidup yang layak.

    Selain itu, setelah meresmikan proyek tersebut, mereka melanjutkan perjalanan ke Nagari Surantih untuk meresmikan Pasisia Night Culinary (PNC), sebuah kegiatan akbar yang dihadirkan oleh komunitas kuliner Pasisia.

    Event ini tidak hanya menjadi ajang promosi kuliner lokal, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menggandeng pelaku usaha kecil dan menengah di bidang kuliner.

    Dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dalam acara ini mencerminkan sinergi yang positif demi memajukan daerah, menjaga keberagaman budaya kuliner, serta mempererat hubungan sosial dalam komunitas. (Alpin)



  • Kepala sekolah SMA Negeri 1 Painan, Drs. Rasfidarmi, bersama wakil kepala sekolah, Zamroni, menyalurkan bantuan sembako ke Panti Asuhan Muhammadiyah Painan

    Sebagai bagian dari inisiatif sosial yang lebih luas untuk mendukung anak-anak yang membutuhkan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 17/12/2024, dan merupakan cerminan dari semangat kepedulian dan solidaritas yang dijunjung tinggi oleh sekolah.

    Melalui langkah ini, pihak sekolah berharap dapat menginspirasi siswa-siswi untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial, mengkultivasikan rasa empati sejak usia dini.

    Bantuan sembako ini diterima langsung oleh Bendahara Panti Asuhan Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan, Ibu Dra. Yumasnifa (Eni Bakri Bakar), yang mengaku sangat bersyukur atas partisipasi SMA Negeri 1 Painan. Wanita tersebut menyatakan, “Bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami dan anak-anak yang berada di panti asuhan. Ini bukan hanya sekedar bantuan materi, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian dalam perjalanan hidup ini.”

    Kegiatan penyaluran bantuan ini bukan hanya sekedar rutin tahunan, tetapi menjadi momen berharga bagi para siswa untuk belajar tentang tanggung jawab sosial dan pentingnya berbagi dengan sesama.

    Wakil Kepala Sekolah   Kesiswaan Fatria Novita,S.Pd.I dan Wakil Kepala Sekolah Kurikulum  Zamroni Putra ,M.Pd yang juga merupakan kader tulen Muhammadiyah, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan ke Panti Asuhan merupakan wujud kepedulian antar sesama dan sekaligus memberikan contoh kepada anak didik untuk saling berbagi.

    Ia menekankan, “Dengan melakukan aksi sosial ini, kami ingin menunjukkan kepada siswa bahwa kepedulian dan dukungan satu sama lain adalah nilai yang sangat penting dalam kehidupan. Ini adalah pelajaran berharga yang tidak hanya diajarkan di kelas, tetapi juga di luar kelas.”

    Terobosan yang dilakukan oleh kepala sekolah SMA Negeri 1 Painan ini hendaknya menjadi contoh bagi sekolah lain untuk membudayakan kepedulian antar sesama. Jika semua sekolah menerapkan kepedulian seperti ini, tentunya panti-panti yang ada di Pesisir Selatan akan berjalan dengan baik. Ini bukan hanya tentang menjaga reputasi sekolah, tetapi juga membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

    Dengan saling mendukung, kita dapat menumbuhkan generasi yang lebih peka dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Dengan harapan, inisiatif ini akan menggerakkan lebih banyak institusi pendidikan untuk ikut ambil bagian dalam membawa perubahan positif pada masyarakat.(Alpin)



  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan Gelar Rapat Rutin Bulanan

    Rapat Rutin Pimpinan Daerah Muhammadiyah di gelar di Kantor Sekretariat Muhammadiyah pada Selasa, 17/12/2024.

    Rapat ini merupakan agenda penting dalam siklus bulanan yang diadakan dengan tujuan untuk menjaga komunikasi dan koordinasi yang efektif di antara para pengurus organisasi. Dalam acara tersebut, para anggota Pimpinan Daerah berkumpul untuk membahas isu-isu terkini yang mempengaruhi organisasi dan masyarakat, serta merencanakan program-program kerja yang akan datang.

    Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Kabupaten Pessel, Buya Aprizal M.Pd, yang dikenal karena kepemimpinannya yang visioner. Ia didampingi oleh Sekretaris Umum, Adril Maiyanto, serta Wakil Ketua, Elpinas, Ermawan Saputra dan beberapa tokoh terkemuka lainnya seperti Dr. Lukman Hakim, Yusfardison, dan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiah, Dra. H. Nasrida serta  Angkatan Muda Muhammadiyah  Pessel dan NA yang di nakodai oleh Muhammad Tabry dan Indah

    Kehadiran semua pimpinan ini menunjukkan komitmen mereka dalam melaksanakan program-program organisasi dan mengatasi tantangan yang ada di wilayah Pessel.

    Rapat Rutin kali ini membahas tentang rol dan posisi kepemimpinan yang ada di PDM Kabupaten Pessel. Dalam Rapat Pleno tersebut, sejumlah pimpinan resmi di-rolling, termasuk H. Mardani, M.Pd, yang sebelumnya menjabat sebagai Bendahara Umum, kini digantikan oleh Elpinas, S.Kom yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Informasi dan Pustaka.

    Selain itu, jabatan Dikdasmen yang sebelumnya dipimpin oleh Sapta Kardeni, S.Ag kini diambil alih oleh H. Mardani, M.Pd sedangkan jabatan Wakil Ketua   Pengkaderan dan SDI  Hirdamli. S.HI, M.Ag diambil alih Sapta Kardeni, S.Ag, Wakil   Ketua Informasi dan Pustaka diamanahkan ke  Hirdamli, M.Ag,  Ali Amran,M.Pd Jabatan sebelum  Ketua Majelis Kesejahteraan  dan Sosial digantikan oleh Yusfardison M.Si dan Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan dan Kesehatan di amanahkan kepada Ali Amran, M.Pd.

    Penataan ini diharapkan dapat menyegarkan organisasi dengan menempatkan orang-orang yang tepat pada posisi yang sesuai, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas program kerja.

    Dalam konteks organisasi, rolling atau penggantian kepemimpinan adalah langkah strategis yang umum dilakukan untuk penyegaran dan revitalisasi.

     Melalui langkah ini, diharapkan organisasi dapat mengoptimalkan potensi setiap anggotanya, menciptakan inovasi, serta mendorong partisipasi aktif dari semua pihak. Hal ini juga berfungsi sebagai upaya untuk mempererat solidaritas di kalangan pengurus dan mendorong semangat kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai program yang telah direncanakan.

    Rapat Pleno kali ini dihadiri lebih dari separoh pimpinan, membawa semangat yang kuat dan memastikan bahwa qurom yang diperlukan untuk pengambilan keputusan telah terpenuhi.

    Dengan partisipasi yang begitu tinggi, ini adalah indikasi jelas bahwa setiap pimpinan merasa terlibat dan berkomitmen terhadap visi dan misi Muhammadiyah di Kabupaten Pessel.

    Setelah itu, rapat dilanjutkan dengan follow-up persiapan untuk Pengajian Daerah Muhammadiyah-‘Aisyiyah Pessel yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2024. Acara ini sekaligus menjadi momen spesial, yakni peringatan Milad Muhammadiyah yang ke-112. Rapat pleno juga meliputi penandatanganan SK Kepala MTsM Lakitan, yang merupakan langkah signifikan dalam memperkuat struktur organisasi dan proses pendidikan yang menjadi salah satu fokus utama Muhammadiyah (Alpin)



  • Anggota DPD-RI Cerint Irraloza Tasya S.Ked melakukan kunjungan kerja yang sangat penting ke BAPENDA & DJPB Provinsi Sumatera Barat

    Kunjungan ini tidak hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah upaya strategis untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan keuangan daerah yang merupakan tanggung jawab krusial bagi pembangunan regional, Senin 16/12/2024

    Dalam pertemuan ini, Cerint, yang merupakan Anggota DPD-RI mewakili Provinsi Sumatera Barat, berinisiatif untuk menggali informasi mendalam tentang cara pengelolaan keuangan daerah yang ada, khususnya dalam menghadapi tantangan-tantangan yang mungkin muncul.

    Dia juga berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi lokal yang diharapkan dapat diangkat dalam rapat parlemen mendatang. Dengan cara ini, Cerint ingin memastikan bahwa kebutuhan dan harapan masyarakat dapat terwakili, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.

    Kedatangan Cerint disambut dengan hangat oleh Kepala Bapeda & DJPB Provinsi Sumatera Barat, Medi Iswandi, ST, MM, yang memberikan penjelasan komprehensif tentang berbagai program kerja yang tengah berjalan.

    Medi menjelaskan betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mengoptimalkan potensi sumber daya lokal. Pertemuan tersebut menjadi momen penting untuk menciptakan sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.(Alpin)



  • Konferensi Provinsi (Konprov) PGRI Provinsi Sumatera Barat masa Bakti XXIII Tahun 2024

    Ketua PGRI Sumatera Barat, Damalis, M Pd, dengan antusias menggelar Konferensi Provinsi PGRI Provinsi Sumatera Barat yang akan berlangsung di Hotel Truntum Padang. Acara ini dijadwalkan dari tanggal 14 hingga 16 Desember 2024, dipilih secara strategis untuk memfasilitasi diskusi dan kolaborasi yang mendalam di kalangan para pendidik dan pemangku kepentingan pendidikan di region ini.

    Konferensi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang menunjukkan komitmen dan perhatian mereka terhadap pengembangan pendidikan di Sumatera Barat. Di antaranya Anggota DPD-RI H. Irman Gusman, S.E, MBA, yang dikenal luas karena dedikasinya terhadap kemajuan pendidikan, dan Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, yang berperan aktif dalam mendorong kebijakan-kebijakan inovatif untuk mendukung pendidikan. Wali Kota Padang terpilih, H. Fadly Amran, B.A, juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan visi dan rencananya untuk menjadikan Padang sebagai pusat pendidikan yang unggul dan berkarakter.

    Selain itu, Kapolda Sumbar turut hadir untuk menunjukkan dukungan terhadap sinergi antara penegakan hukum dan lingkungan pendidikan.

    Seluruh ketua PGRI Kecamatan se-Sumatera Barat menunjukkan partisipasi yang luar biasa dalam acara ini, termasuk Ketua PGRI Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, Adisman, S.Pd, dan juga Ketua PCM Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan.

    Kehadiran mereka menandakan komitmen kolektif untuk meningkatkan mutu Pendidikan di tingkat lokal. Sebagai anggota KONPROV, mereka semua berdiskusi tentang tantangan yang dihadapi dan menciptakan solusi yang berkelanjutan untuk kemajuan pendidikan di wilayahnya.

    Acara yang diadakan selama tiga hari tersebut tidak hanya berfungsi sebagai forum untuk menyampaikan isu-isu terkini dalam bidang pendidikan, tetapi juga menciptakan ruang bagi para pendidik untuk berbagi praktik terbaik, inovasi, dan strategi dalam mempersiapkan siswa menuju masa depan yang lebih baik. Dengan tema: “Transformasi PGRI menuju Indonesia Emas”, konferensi ini ditujukan untuk memberikan inspirasi dan mendorong semua anggota PGRI untuk berkontribusi dalam mengubah wajah pendidikan menuju pencapaian visi Indonesia yang berkelanjutan dan berorientasi masa depan. Melalui diskusi interaktif, workshop, dan presentasi, para peserta diharapkan dapat membawa pulang ide-ide segar yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

    Dengan demikian, acara ini diharapkan tidak hanya menyatukan para penggiat pendidikan, tetapi juga menciptakan gerakan kolektif menuju perbaikan berkelanjutan (Alpin)



  • Memanfaatkan waktu untuk diskusi santai bersama Ketua PDM Kabupaten Pessel

    Usai menghadiri Muswil PW DMI Sumbar ke-10 di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, Sabtu 14/12/2024

    Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan, Buya Aprizal, bersama pimpinan lainnya, Elpinas, Adril Maiyanto, dan Mardianton, beristirahat di batas kota Padang. Dalam suasana yang tenang dan akrab, mereka terlibat dalam diskusi mendalam mengenai berbagai permasalahan yang sedang dihadapi umat saat ini, mulai dari isu sosial hingga tantangan spiritual yang menuntut perhatian lebih.

    Muhammadiyah sebagai organisasi pergerakan tentunya harus mampu memberikan solusi konkret terkait permasalahan yang dihadapi umat saat ini. Sambil menikmati secangkir kopi hangat yang disajikan, mereka saling bertukar pandangan dan merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat diambil.

    Diskusi ini bukan hanya sekadar obrolan santai, banyak masukan dan saran yang telah disampaikan oleh Buya Aprizal melalui ilustrasi dan kiasan-kiasan yang memikat. Pendekatan ini membuat diskusi semakin hangat dan melebar ke berbagai topik, dari budaya hingga pendidikan karakter.

    Salah satu pernyataan yang sangat menarik dari Buya Aprizal adalah perumpamaan tentang mobil sedan. Ia menyatakan bahwa mobil sedan itu mempunyai muka dan belakang yang mirip, ini diibaratkan dengan manusia di zaman now yang sulit untuk dipercaya, baik dari segi perkataan maupun tindakan. Perumpamaan ini menimbulkan gelak tawa di antara para pimpinan yang hadir, terutama ketika beliau menjelaskan betapa pentingnya integritas dalam setiap kata dan tindakan.

    Selain itu, Buya Aprizal juga menyampaikan sejumlah ilustrasi lain yang menggugah pemikiran, yang membuat setiap orang merasa terlibat dan berpikir kritis tentang situasi yang ada. Salah satu dari pimpinan tertawa terbahak-bahak ketika mendengar ilustrasi tersebut, karena apa yang disampaikan Buya Aprizal memang sangat relevan dengan realitas yang mereka hadapi sehari-hari (Alpin)



  • MTsN 7 Pesisir Selatan Raih Juara Umum 2 pada KKPM Jilid 2 Antar Madrasah Se-Kabupaten Pesisir Selatan

    MTsN 7 Pessel Red- Balai Selasa, 13 Desember 2024 – Lomba Kemah Karya Pramuka Madrasah (KKPM) Jilid 2 antar madrasah se-Kabupaten Pesisir Selatan resmi ditutup oleh Kabid Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, H. Hendri Pani Dias, S.Ag., M.A. Dalam ajang yang diikuti oleh 15 madrasah negeri dan swasta tersebut, MTsN 7 Pesisir Selatan berhasil memboyong Juara Umum 2. Prestasi ini bukan yang Pertama kali,  melainkan prestasi yang kesekian kali ditorehkan di Level Kabupaten. Hal ini mematahkan stigma negatif kalau Madrasah yang terletak di pinggiran tidak kalah bersaing dengan Madrasah yang ada di Pesisir Selatan.

    Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ardiansyah, S.Pd., menyampaikan kabar gembira ini melalui pesan grup WhatsApp madrasah. Dalam pesannya, ia menyebutkan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, baik siswa, pembina, pelatih, maupun seluruh keluarga besar madrasah.

    Berikut rincian prestasi yang diraih MTsN 7 Pesisir Selatan:

    Juara 1 PBB Murni

    Juara 1 Tapak Perkemahan Putra

    Juara 2 Tapak Perkemahan Putri

    Juara 2 Tapak Perkemahan Gabungan Putra-Putri

    Juara 3 Story Telling

    Juara 3 Pionering

    Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan, Metriadi, S.Pd., turut menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pembina, pelatih, pendamping, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif dalam kegiatan KKPM ini. Prestasi ini menunjukkan bahwa madrasah kami mampu bersaing dengan madrasah-madrasah lainnya di Pesisir Selatan,” ungkapnya.

    Ajang KKPM Jilid 2 ini menjadi salah satu agenda tahunan yang bergengsi untuk meningkatkan kompetensi dan kreativitas siswa madrasah dalam bidang kepramukaan. MTsN 7 Pesisir Selatan, meskipun berada di wilayah pinggiran, mampu menunjukkan kualitasnya dengan menorehkan prestasi gemilang ini.

    Prestasi ini menjadi motivasi besar bagi MTsN 7 Pesisir Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler di masa mendatang. MTsN 7 Pesisir Selatan, madrasah hebat, bermartabat! (Alpin/Adril)