Author: alpin


  • Anggota DPRD Kabupaten Pessel, Teguh Dehalsa, SH M.Kn dari Fraksi Nasdem, dengan penuh semangat dan rasa syukur, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H kepada seluruh masyarakat Pesisir Selatan

    Momen yang berharga ini tidak hanya merupakan waktu untuk merayakan kemenangan spiritual, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat tali silaturahmi antar sesama.

    Dalam penyerahan ucapan selamatnya, Teguh khususnya menyoroti warga di Dapil 1, yaitu Kecamatan  IV Jurai dan Kecamatan Batang Kapas, yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepadanya sebagai wakil rakyat. Dalam wawancara yang ia adakan bersama media nrtvnews.live, Teguh tidak hanya sekadar menyampaikan ucapan selamat, tetapi juga menggugah semangat masyarakat untuk bersama-sama membangun Pesisir Selatan ke arah yang lebih baik. “Kepada masyarakat Dapil 1, terima kasih atas amanah yang telah diberikan. Saya ingin memastikan bahwa setiap suara dari Anda akan diperjuangkan!” ujarnya dengan penuh antusias.

    Teguh mengungkapkan bahwa amanah yang diterimanya adalah tanggung jawab besar yang diembannya dengan sepenuh hati. “Saya berkomitmen untuk menjaga kepercayaan ini sebaik mungkin dengan komunikasi yang efektif dan terbuka,” katanya.

     Lebih lanjut, Teguh menekankan kepada media tentang pentingnya melibatkan konstituennya dalam pertemuan-pertemuan formal dan informal untuk menampung aspirasi, saran, serta keluhan mereka.

    Dalam suasana bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, ia juga melakukan aksi sosial berupa pembagian bingkisan lebaran kepada konstituen sebagai simbol perhatian dan kepedulian. Tindakan ini, menurut Teguh, tidak hanya untuk menjaga harmonisasi hubungan dengan masyarakat, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa setiap anggota DPRD seharusnya dapat menjadi pengayom dalam setiap keadaan.

     “Menjadi anggota DPRD bukan sekadar jabatan, melainkan suatu bentuk pengabdian nyata yang berorientasi pada layanan masyarakat,” ucap Teguh dengan bahagia saat membagikan bingkisan lebaran kepada konstituennya baru-baru ini.

    Ia berharap, kebersamaan ini akan membawa berkah dan kebahagiaan bagi semua serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Pesisir Selatan yang maju dan sejahtera (Alpin)



  • Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Selatan Gelar Sidang Isbat Sore Tadi guna menetapkan awal Syawal 1446 H

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Sidang Isbat yang berlangsung  sore tadi pada hari ke-29 Ramadhan ini merupakan tradisi tahunan yang  menentukan kapan umat Islam di Indonesia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

    Menurut Kepala Kemenag Kabupaten Pessel melalui Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) , Drs.H. Firdaus Sidang Isbat merupakan metode yang telah lama digunakan pemerintah untuk menetapkan awal bulan hijriah yang penting, seperti Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah. “Sebagaimana biasanya, Sidang Isbat selalu digelar pada tanggal 29 Syakban untuk menetapkan awal Ramadhan, dan 29 Ramadhan untuk menetapkan awal Syawal,  dan 29 Zulkaidah untuk menetapkan awal Zulhijjah,” ujar  H.Firdaus dalam rapat persiapan Sidang Isbat Awal Syawal 1446 H di Puncak Langkisau Carocok Painan, pada Sabtu  sore 29/3/2025

    Sidang Isbat  dihadiri oleh  Bupati Pessel yang di wakili oleh Kesra,  Kepala Kemenag  Pessel yang diwakili  Kabag Bimas Islam Drs.H.Firdaus, Pengadilan Agama Painan Ibu  Deza Emira dan Ibu Vera, KUA Kecamatan Bayang H.Susanto, KUA IV Jurai, MUI Pessel yang diwakili Buya Hirdamli, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Elpinas, S.Kom, Ketua Baznas Pessel  Yose Leonando, Nahdhatul Ulama (NU) Buya Yos, Ketua PHBI Pessel  dan undangan lainya.

    Metode Penetapan Awal Syawal, Perpaduan Hisab dan Rukyat

    Sidang isbat akan menggunakan dua metode utama dalam menentukan 1 Syawal 1446 H, yaitu metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Pendekatan ini sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 2 Tahun 2024, yang menegaskan bahwa penetapan awal bulan hijriah dilakukan berdasarkan dua metode tersebut dan ditetapkan oleh pemerintah melalui Menteri Agama.

    Secara hisab, perhitungan astronomi menunjukkan bahwa ijtimak (konjungsi) terjadi pada 29 Maret 2025 pukul 18.3.58 WIB. Berdasarkan data astronomi, posisi hilal pada saat matahari terbenam berada di kisaran minus tiga derajat di Painan  Artinya, hilal berada di bawah ufuk, sehingga kecil kemungkinan terlihat dengan mata telanjang (Alpin)



  • Bupati dan Wakil Bupati Pessel H. Hendrajoni dan H. Risnaldi Ibrahim,  Sholat Isya dan Tarawih  bersama Syekh Abdurrahman Al-Ausy, seorang Imam dan Khotib Internasional di Masjid Akbar Baiturrahman Painan, Kamis, 27/3/2025

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk beribadah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat ikatan spiritual di antara masyarakat Pesisir Selatan, mengingat bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini seharusnya dijadikan momentum untuk bersatu dalam kebaikan.

    Dalam sambutannya H. Hendrajoni menyampaikan bahwa kedatangan Syekh Abdurrahman Al-Ausy adalah sebuah momen penting yang sangat berarti bagi seluruh hadirin yang hadir malam itu. Ia menekankan bahwa kehadiran Syekh Abdurrahman di Pesisir Selatan diharapkan dapat memperdalam ilmu agama dan sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah. Hal ini penting untuk menjalin hubungan yang lebih erat di antara umat Muslim di Pesisir Selatan, serta memberikan inspirasi bagi masyarakat Pesisir Selatan untuk lebih aktif dalam membaca Alquran, memahami ajaran-ajarannya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Sementara itu, Syekh Abdurrahman Al-Ausy dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus kepada Bupati dan Wakil Bupati Pessel H. Hendrajoni dan H. Risnaldi Ibrahim, atas sambutan hangat yang diberikan. Ia juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Hj. Lisda Hendrajoni yang telah menunjukkan perhatian luar biasa dalam menyukseskan acara ini.

    Dalam nuansa penuh harapan, Syekh Abdurrahman mendoakan agar seluruh pemimpin Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah, selalu diberikan kesehatan serta amanah untuk menjalankan tugas-tugas mereka dengan baik dan penuh integritas.

    Lebih lanjut, Syekh Abdurrahman Al-Ausy menyampaikan kekagumannya terhadap keindahan alam Sumatera Barat, terutama kawasan Pesisir Selatan yang memikat hati siapa pun yang berkunjung. Ia berharap, dengan keindahan alam yang melimpah ini, Pesisir Selatan akan menjadi destinasi wisata yang menarik, tidak hanya bagi wisatawan lokal tetapi juga untuk wisatawan mancanegara. Dengan semangat optimis, Syekh menutup sambutannya, mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan keindahan alam ini agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang dan menarik lebih banyak pengunjung dari seluruh dunia. (Alpin)



  • Damdin 0311 Pessel Letkol.Inf. Ery Patahi Siregar berkunjung ke Panti Asuhan Muhammadiyah Pesisir Selatan

    Dalam kunjungan yang penuh makna ini, Ery Patahi Siregar, M.Han ditemani oleh istri tercintanya, Nyoya Lova Ery Siregar, yang selalu mendukung setiap langkah pelayanannya kepada masyarakat. Mereka juga didampingi oleh Ibu Kasdim Nyonya Neti Salim dan beberapa anggota TNI lainnya, yang berkomitmen untuk membantu masyarakat dan berkontribusi positif dalam pengembangan sosial, Rabu 26/3/2025

    Dalam acara kunjungan ini, hadir pula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pessel, Elpinas, S.Kom, yang memberikan dukungan yang luar biasa terhadap inisiatif ini. Ketua Panti Asuhan, Buya Aprinal, Hj. Sufni, Hj. Betra Bothi, Damyursal, serta pengurus lainnya turut menyemarakkan acara, menciptakan suasana penuh persahabatan dan kebersamaan.

    Kunjungan Dandim 0311 Pessel Ery Patahi Siregar, M.Han tidak hanya sekadar simbolis, ia memberikan bantuan sembako dan minuman kaleng kepada anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Pesisir Selatan, sebuah inisiatif yang diharapkan dapat membawa kebahagiaan dan meringankan beban mereka, terutama menjelang hari lebaran. Kehadiran bantuan tersebut menjadi momen berharga, di mana anak-anak dapat merasakan kehangatan dan perhatian dari berbagai kalangan.

    Dalam sambutannya, Ery Patahi Siregar menekankan peran penting TNI sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia mengungkapkan harapannya agar anak-anak panti asuhan dapat merayakan lebaran dengan penuh keceriaan dan keakraban, bersama saudara-saudara mereka di kampung.

    Lebih lanjut, Ery Patahi Siregar menyampaikan rasa simpatinya kepada anak-anak panti asuhan yang merupakan anak-anak yang kurang beruntung dan perlu kita perhatikan bersama. “Setiap anak memiliki hak untuk menerima kasih sayang dan perhatian, dan menjadi tanggung jawab kita semua untuk memastikan mereka merasa dicintai dan diperhatikan,” ucap Dandim dengan penuh keikhlasan.

    Dalam kesempatan itu, Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang tangguh dan berdaya saing. Kunjungan ini bukan hanya menjadi sebuah momen pembagian bantuan, tetapi juga sebagai semangat untuk memperkuat rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat kita (Alpin)



  • Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni Mengadakan Buka bersama Relawan HJ-RI dan Tim Pemenangan HJ-RI

    Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengadakan Buka bersama Relawan HJ-RI dan Tim Pemenangan  HJ-RI di Rumah Dinas Bupati, Minggu 23/3/25

    Acara buka bersama tersebut sekaligus Syukuran menaiki Rumah Dinas Bupati yang baru saja  selesai di renovasi acara buka bersama di lanjutkan dengan do’a bersama.

    Acara buka bersama  dan Syukuran dihadiri oleh  semua kordinator Tim Pemenangan HJ-RI  mulai dari Tarusan sampai Batang Kapas. Turut hadir Wakil Bupati H.Risnaldi Ibrahim, Ketua Koalisi H. Saidal Masfiudin, Ketua Partai Nasdem Doni Marta, Dt.Novrial Bahrun, Mawardi owner BKM dan tim kreaktif lainnya. Sedangkan Tim Pemenangan HJ-RI dari Sutra sampai Selaut  mendapat bagian buka bersama pada hari senin, 24 Maret 2025.

    Tujuan utama dari buka bersama dengan Tim HJ-RI adalah untuk menyampaikan rasa Syukur kepada Allah SWT yang mana beberapa bulan yang lalu Hendrajoni di amanahkan  oleh masyarakat Pesisir Selatan untuk menjadi Bupati Pesisir Selatan dan yang kedua tujuannya adalah  untuk  Silaturahim dan sekaligus  merajut kembali kebersamaan, yang mana hajat besar Pilkada sudah selesai dan hendrajoni sudah menjadi Bupati masyarakat Pesisir Selatan.

    Harapan Hendrajoni kepada hadirin yang hadir, mari kita bersama – sama membangun Pessel menjadi lebih baik ke depan, kita lupakan  masalah  pilkada yang lalu dan kita bangun kekuatan baru  untuk menuju Pesisir Selatan Emas.(Alpin)



  • Cerint Iralloza Tasya, S.Ked, Anggota DPD-RI, Mengunjungi Tiga Lokasi di Kabupaten Pesisir Selatan untuk Memberikan Bantuan

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live  Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), Cerint Iralloza Tasya, S.Ked, melaksanakan kunjungan kerja ke tiga lokasi di Kabupaten Pesisir Selatan pada hari Minggu, 23 Maret 2025.

    Kunjungan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahim dengan masyarakat dan memberikan bantuan kepada ibu-ibu hamil yang membutuhkan.

    Cerint pertama kali mengunjungi Mushola Salsabil di Kenagarian Kapuh Utara Kecamatan Koto XI Tarusan, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, kader posyandu Erisusanti, bidan desa Trizusanti, serta warga setempat.

    Turut hadir Erik yang digadang – gadangkan oleh masyarakat Kapuh Utara menjadi Balon Wali Nagari Kapuh Utara.

    Dalam kesempatan ini, Cerint memberikan bantuan kepada ibu-ibu hamil di daerah tersebut. Bantuan berupa paket kesehatan, Alqur’an dan kebutuhan ibu hamil diserahkan langsung kepada yang berhak menerimanya.

    Usai memberikan bantuan di Kapuh Utara, Cerint melanjutkan perjalanan menuju Kambang, Kecamatan Lengayang. Di sana, ia kembali menyerahkan bantuan yang sama kepada ibu-ibu hamil setempat. Bantuan diterima oleh Ibuk  Linda  bidan desa dari Puskesmas Koto Baru, yang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh anggota DPD-RI tersebut.

    Cerint kemudian melanjutkan perjalanan ke Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, untuk melihat kondisi masyarakat yang baru saja diterpa musibah banjir bandang.

    Di Pelangai Gadang, Cerint didampingi oleh Wali Nagari Pelangai Gadang Toni Aprizal, Wali Nagari Pelangai Induk Hengki Gunawan Sastra, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan, Dr. (C) Mardianton, bersama dengan tokoh masyarakat setempat.

    Di Pelangai Gadang, Cerint memberikan bantuan berupa nasi kotak, makanan untuk ibu-ibu hamil, pakaian wanita dan Pria serta berbagai kebutuhan lainnya untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah. “Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di sini yang sedang menghadapi cobaan berat,” ujar Cerint dalam rawut wajahnya yang sedih.

    Kunjungan Cerint ke tiga lokasi di Kabupaten Pesisir Selatan ini menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada masyarakat Pesisir Selatan, terutama bagi masyarakat  yang membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat maupun yang membutuhkan perhatian khusus, seperti ibu hamil.

    Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan para tokoh setempat yang berharap agar perhatian ini terus berlanjut (Alpin)



  • SMA Negeri 1 Painan Berkunjung ke Panti Asuhan Muhammadiyah Pesisir Selatan

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Rombongan dari SMA Negeri 1 Painan, yang dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Zamroni, M.Pd, melakukan kunjungan penuh makna ke Panti Asuhan Muhammadiyah Pesisir Selatan, Kamis 20/3/2025

    Kegiatan ini juga bertepatan dengan acara buka bersama anak-anak panti yang penuh kehangatan.

    Kunjungan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan motivasi dan semangat serta bantuan sembako  kepada anak-anak panti. Selain itu, acara ini bertujuan untuk mempererat rasa kebersamaan dan memperkenalkan  nilai-nilai sosial kepada siswa SMA Negeri 1 Painan.

    Sebelum berbuka puasa, acara diisi dengan sesi tanya jawab interaktif yang dipandu oleh Ketua MPK, Azahara, dan pengurus Osis SMA Negeri 1 Painan. Sesi tersebut berhasil menciptakan suasana yang hangat dan saling menginspirasi.

    Acara ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting, antara lain Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan, Elpinas, S.Kom,Pengurus Panti Asuhan, Hj. Betra Bothi, S.Pd, Drs.Damyursal,

    Kepala Sekolah Rasfidarmi, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Yenti Z, Wakil kepala sekolah bidang siswa Fatrinofita, majelis Guru SMA Negeri 1 Painan, Andre Eka Putra, Ilham, Alisa Matasari, Delita Putri dan yang lainnya. Hadir juga

    Ketua MPK Azahara dan Pengurus Osis SMA Negeri 1 Painan

    Acara yang berlangsung dengan penuh keakraban ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat dan kebersamaan di kalangan para siswa dan memberikan dukungan yang lebih kepada anak-anak panti dalam menjalani kehidupan mereka.

    Kegiatan yang Menginspirasi Para siswa SMA Negeri 1 Painan pun tak hanya sekadar berkunjung, namun mereka juga turut serta dalam menyampaikan motivasi dan cerita-cerita inspiratif serta pertanyaan – pertanyaan  kepada anak-anak panti dan di meriahkan dengan doorprize.

    Pada kesempatan itu turut hadir Sulaiman yang baru berumur belasan tahun  hafidz Alqur’an 21 juz menceritakan pengalamannya kepada anak- anak panti membuat suasana semakin meriah dan bersahabat.

    Acara yang diakhiri dengan buka puasa bersama ini menciptakan kenangan indah dan semangat kebersamaan yang semakin menguatkan hubungan antara kedua belah pihak.

    Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata dari upaya SMA Negeri 1 Painan dalam mendidik siswa-siswinya agar memiliki rasa sosial yang tinggi dan peduli terhadap sesama, terutama kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih (Alpin)



  • Buka Bersama Karyawan RSUD M. Zein Painan, Pererat Silaturahmi dan Kekeluargaan

    Karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Zein Painan khusus ruang Interne  mengadakan acara buka bersama yang berlangsung di sebuah kafe di Salido Painan, Selasa 18/3/2025

    Acara ini digagas oleh Karu Interne, Yesi Yulia Roza, dengan tujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara dokter dan perawat di lingkungan rumah sakit M. Zein Painan.

    Acara dihadiri oleh dr.Harefa, dr.Arkademi, perawat, serta keluarga mereka, termasuk suami, istri, dan anak-anak, menjadi momen berharga untuk membangun kebersamaan.

    Meski kegiatan ini sederhana, namun memiliki makna yang dalam, dalam memperkuat rasa kekeluargaan di antara ruang  interne karyawan RSUD M. Zein Painan.

    “Tujuan dari acara ini adalah untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis dan solid, sehingga tim RSUD M. Zein Painan  kushusnya Interne dapat lebih kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Yesi Yulia Roza, selaku penggagas acara.

    Buka bersama ini tidak hanya sekadar berbuka puasa bersama, tetapi juga membawa pesan penting tentang pentingnya kebersamaan dan kolaborasi. Acara ini diharapkan bisa memberi motivasi kepada setiap karyawan untuk semakin semangat dalam menjalankan tugas, serta meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit kepada masyarakat Pesisir Selatan.

    Keceriaan yang terbangun selama acara diharapkan akan membawa dampak positif dalam pelayanan sehari-hari di RSUD M. Zein Painan, menjadikan rumah sakit ini lebih solid dalam memberikan perawatan yang berkualitas kepada pasien (Alpin)



  • Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan Gelar Zoom Meeting Bahas Program Indonesia Khatam Al-Qur’an

    Lumpo Humas– Kamis, 13 Maret 2025 Ba’da Shalat Tarwih, Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan, Metriadi, menggelar Zoom Meeting bersama unsur pimpinan dan majelis guru. Pertemuan ini membahas Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (SE Setjen Kemenag RI) Nomor 13 tentang Petunjuk Teknis Program Indonesia Khatam Al-Qur’an.

    Dalam arahannya, Metriadi menegaskan bahwa program ini akan dilaksanakan secara serentak pada Minggu, 16 Maret 2025, sesuai instruksi dari Kemenag RI. Oleh karena itu, MTsN 7 Pesisir Selatan mengambil langkah strategis dengan menyusun mekanisme pelaksanaan kegiatan di lingkungan madrasah.

    Berdasarkan hasil diskusi dalam rapat, ditetapkan beberapa keputusan penting:

    1.Pembentukan 15 Kelompok Khatam Al-Qur’an

    Setiap kelompok terdiri dari 15 orang (guru dan siswa).

    Setiap anggota membaca 2 juz Al-Qur’an, sehingga dalam satu kelompok akan selesai 30 juz pada hari pelaksanaan.

    Ketentuan Berpakaian

    2.Seluruh peserta diwajibkan mengenakan pakaian batik.

    Kelengkapan Peserta

    3.Setiap siswa wajib membawa Al-Qur’an masing-masing.

    Rapat virtual yang berlangsung selepas salat tarawih ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta. Berbagai ide dan gagasan turut disampaikan demi menyukseskan program ini.

    Diharapkan, kegiatan ini dapat berjalan lancar dan menjadi bagian dari suksesnya Program Indonesia Khatam Al-Qur’an yang akan digelar pada 16 Maret 2025 mendatang.(AM)



  • Pemda Kabupaten Pesisir Selatan Gelar Lokakarya Perencanaan Bersama

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live  Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan menggelar Lokakarya Perencanaan Bersama yang berlangsung di Aula Bapedalitbang Kabupaten Pessel, pada Kamis, 13 Maret 2025.

    Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Pessel, Mawardi Roska, Kapolres Pessel diwakili oleh Wakapolres Kompol. Alwi Haskar, serta perwakilan dari instansi vertikal, SKPD, perguruan tinggi, lembaga profesi, ormas, Pimpinan Daerah  Muhammadiyah Pesisir Selatan Elpinas,S.Kom, LSM, dan narasumber terkait.

    Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Mawardi Roska menekankan pentingnya keselarasan antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesisir Selatan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). Menurutnya, pencapaian SDGs perlu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam perencanaan pembangunan daerah agar tercipta keberlanjutan yang lebih baik.

    Kepala Bapeda Litbang Kabupaten Pessel, Hadi Susilo, S.STP, M.Si, dalam paparan singkatnya menyampaikan gambaran umum mengenai RPJMD serta tantangan yang dihadapi Kabupaten Pessel ke depan. Dia menekankan pentingnya adaptasi dan kolaborasi dalam mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan.

    Beberapa narasumber yang turut mengisi lokakarya tersebut antara lain Khairanis Rahmanda Irina yang membahas tentang pengarusutamaan SDGs dalam RPJMD serta potensi ketersediaan data SDGs. Dalam pemaparannya, Irina menyarankan agar data yang ada digunakan secara maksimal dalam perencanaan pembangunan daerah.

    Selanjutnya, Marvel Ledo membahas tentang pentingnya kemitraan multi-pemangku kepentingan (Multi-Stakeholder Partnership/MPS) dalam pembahasan dan implementasi SDGs. Marvel menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat penting dalam mewujudkan tujuan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

    Endang Fathonah, narasumber lainnya, memberikan pandangannya tentang Rencana Kerja Bersama yang dapat memperkuat kapasitas daerah dalam mempercepat pencapaian TPB/SDGs. Endang mengusulkan agar ada penyusunan strategi yang lebih konkret untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut.

    Sesi tanya jawab pun tak kalah menarik, di mana Sekretaris Kominfo Kabupaten Pessel, Hamdi, menanggapi paparan yang telah disampaikan. Menurut Hamdi, meskipun seluruh materi yang disampaikan sangat bermanfaat, yang dibutuhkan oleh Kabupaten Pessel saat ini adalah sebuah formula dan aksi yang konkret untuk mengatasi permasalahan yang ada di Pesisir Selatan ( Alpin)



  • Oleh: Adril Maiyanto,S.Pd.I.,M.Pd.(Sekretaris PD.Muhammadiyah Pesisir Selatan

    Puasa Ramadhan dan Pendidikan: Menanamkan Disiplin, Kesabaran, dan Nilai Spiritual

    Oleh: Adril Maiyanto,S.Pd.I.,M.Pd.(Sekretaris PD.Muhammadiyah Pesisir Selatan

    Puasa Ramadhan bukan sekadar ritual ibadah tahunan, tetapi juga momentum pendidikan karakter yang sangat berharga. Dalam perspektif pendidikan, ibadah puasa mengajarkan nilai-nilai mendasar yang esensial dalam dunia pembelajaran, seperti disiplin, kesabaran, dan penguatan nilai spiritual. Nilai-nilai ini jika ditanamkan dengan baik dalam kehidupan peserta didik akan membentuk pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia.

    Disiplin: Membentuk Karakter Mandiri

    Puasa mengajarkan kita untuk hidup teratur. Sejak adzan Subuh berkumandang, umat Islam harus menahan diri dari makan, minum, dan berbagai hal yang membatalkan puasa hingga waktu Maghrib tiba. Rutinitas ini membentuk kedisiplinan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

    Dalam dunia pendidikan, kedisiplinan adalah faktor penting dalam keberhasilan belajar. Peserta didik yang disiplin akan terbiasa mengatur waktu, menyelesaikan tugas tepat waktu, serta patuh terhadap aturan sekolah. Jika semangat disiplin dalam berpuasa diterapkan dalam pembelajaran, maka akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kontrol diri yang kuat.

    Kesabaran: Membangun Mental Tangguh

    Puasa adalah latihan kesabaran. Tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan emosi serta godaan untuk berbuat hal yang sia-sia. Dalam kehidupan akademik, kesabaran sangat diperlukan, terutama saat menghadapi kesulitan dalam belajar, mengerjakan tugas, atau menghadapi kegagalan.

    Siswa yang memiliki kesabaran akan lebih mudah menghadapi tantangan dan tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan. Sebaliknya, tanpa kesabaran, mereka cenderung kehilangan semangat ketika menghadapi tekanan akademik. Oleh karena itu, puasa bisa menjadi media pembelajaran mental agar peserta didik lebih tahan banting dan siap menghadapi rintangan.

    Nilai Spiritual: Membangun Kesadaran akan Makna Hidup

    Puasa tidak hanya mengajarkan aspek fisik, tetapi juga menanamkan kesadaran spiritual yang mendalam. Saat berpuasa, seseorang lebih dekat dengan Allah, lebih banyak berdoa, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak ibadah. Nilai-nilai ini bisa menjadi landasan dalam pendidikan, terutama dalam membentuk karakter peserta didik agar memiliki kepribadian yang lebih baik.

    Dalam dunia pendidikan, kecerdasan intelektual tanpa diimbangi dengan kecerdasan spiritual akan menghasilkan generasi yang cerdas tetapi minim etika. Oleh karena itu, puasa menjadi momen tepat untuk menanamkan nilai-nilai ketakwaan dalam proses pembelajaran.

    Puasa Ramadhan adalah sarana pendidikan karakter yang luar biasa. Melalui ibadah ini, seseorang dilatih untuk disiplin, bersabar, dan meningkatkan kualitas spiritualnya. Jika nilai-nilai ini diterapkan dalam dunia pendidikan, maka akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki moral dan etika yang kuat.

    Sebagai pendidik, kita memiliki tanggung jawab untuk menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana pembelajaran bagi peserta didik. Mari kita manfaatkan bulan suci ini untuk menanamkan karakter yang lebih baik, demi masa depan generasi yang lebih unggul dan berakhlak mulia.



  • Kacabdin Wilayah VII Sumatera Barat Muslim Arif Gelar Pesantren Kilat di Masjid  Terapung Samudra Ilahi  Painan

    Pesisir Selatan – nrtvnews.live Pasantren kilat yang diadakan di Masjid Terapung Samudra Ilahi  Painan, merupakan gagasan dari Kacabdin Wilayah VII Sumatera Barat, Muslim Arif. Kegiatan ini juga melibatkan kader Muhammadiyah yang memiliki orientasi untuk kemajuan pendidikan di Pesisir Selatan dan memiliki tujuan luhur untuk menyetarakan pendidikan agama dengan pendidikan umum.

    Pesantren kilat kali ini melibatkan empat (4) sekolah Negeri  sebagai percontohan, diantaranya SMA Negeri 1 Painan, SMA Negeri  2 Painan, SMA Negeri 3  Painan dan SMA Negeri 2  Banyang,  peserta yang ikut  pasantren kilat  ini  merupakan siswa – siswa  pilihan dari sekolah  masing – masing  yang berprestasi.

    Pasantren kilat dimulai dari tanggal 6 – 20  Maret 2025

    Muslim Arif menyampaikan bahwa tujuan dari pesantren kilat ini adalah untuk membantu para siswa memperdalam ilmu agama Islam serta menerapkan ajaran-ajaran agama tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa tujuan lainnya yang disampaikan Muslim:

    Meningkatkan Pemahaman Tentang Agama Islam,  Agar para siswa dapat lebih memahami ajaran agama Islam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Memperdalam dan Memantapkan Pemahaman Agama Islam, Agar para siswa dapat lebih mendalami dan memantapkan ajaran agama Islam.

    Menerapkan Ajaran Islam dalam Kehidupan Sehari-hari,  Agar para siswa dapat mengimplementasikan ajaran Islam dalam kehidupan mereka sehari-hari.

    Pesantren kilat ini  merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang diterapkan di Kabupaten Pesisir Selatan, yang bertujuan untuk mengajak anak-anak kembali ke surau dan memperdalam pengetahuan agama.

    Muslim Arif menegaskan bahwa pesantren ini memiliki peran penting dalam membantu generasi muda memahami dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan mereka (Alpin)