Author: alpin


  • HIMPAUDI Bersama Media Sumbar Lepas Bantuan Pendidikan Anak di Asrama Haji Tabing Padang

    Padang — Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) bersama Pimpinan Media Sumbar melaksanakan kegiatan pelepasan sekaligus penyerahan bantuan pendidikan anak pada Minggu (21/12/2025) pagi.

    Kegiatan pelepasan bantuan tersebut berlangsung di Asrama Haji Tabing, Kota Padang, sekitar pukul 06.00 WIB. Bantuan secara simbolis dilepas untuk kemudian dihantarkan kepada penerima yang membutuhkan.

    Bantuan yang disalurkan berupa alas tidur, selimut, tas sekolah anak, buku bacaan, serta alat tulis. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan anak usia dini, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan sarana belajar.

    Bantuan tersebut diserahkan oleh Cerint Iralloza Tasya, Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat meringankan beban anak-anak serta orang tua, sekaligus memotivasi anak untuk tetap semangat belajar.

    Tim HIMPAUDI bersama Pimpinan Media Sumbar turut mendampingi proses pelepasan dan pendistribusian bantuan, sebagai wujud sinergi antara organisasi pendidikan dan insan pers dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

    Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berkontribusi dalam mendukung pendidikan anak usia dini di Sumatera Barat.(Alpin)



  • Hari Terakhir Pengabdian Relawan MDMC Sumbar Bersama RSU Aisyiyah Padang di Pancung Taba

    Pancung Taba, Pesisir Selatan – nrtvnews.info

    Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat bersama RSU ‘Aisyiyah Padang resmi berakhir pada hari terakhir pelayanan kesehatan di Nagari Pancung Taba, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (21/12).

    Pada kegiatan tersebut, tim kesehatan yang diterjunkan terdiri dari dr. Muhammad Vero Syatia, Bidan Nur Salsabila, Bidan Tekesy Dwi Putri, A.Md.Keb, Perawat Yoga Aldian Syaputra, A.Md.Kep, serta Humas RSU Aisyiyah Padang, Iqbal Nuari, S.Sos., M.Pd. Tim ini didampingi langsung oleh Ketua Pos Koordinasi Daerah Pesisir Selatan, Elpinas, S.Kom, bersama Drs. Damyursal.

    Selama pelaksanaan pengabdian, antusiasme masyarakat Nagari Pancung Taba terlihat sangat tinggi. Setiap harinya, jumlah warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mencapai sekitar 60 orang. Pada hari terakhir pelayanan, tercatat sebanyak 58 pasien memperoleh pemeriksaan dan pengobatan secara gratis.

    Adapun keluhan kesehatan yang paling banyak ditangani meliputi penyakit kulit, batuk, pilek, serta gangguan pencernaan. Tim medis tidak hanya memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan, tetapi juga menyampaikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat.

    Ketua Tim Pos Koordinasi Daerah Pesisir Selatan, Elpinas, S.Kom, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Agustina Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan  melalui Ketua Tim Kerja Zaldira yang telah membersamai Tim Kesehatan MDMC Sumbar bersama RSU Aisyiyah Padang dalam melaksanakan tugas kemanusiaan.

    Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kesehatan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. MDMC Sumbar dan RSU Aisyiyah Padang menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan kerja sama masyarakat Nagari Pancung Taba selama kegiatan berlangsung. (Alpin)



  • Tim MDMC Rejang Lebong Alami Kecelakaan Tunggal Usai Tugas Kemanusiaan di Pessel

    PESISIR SELATAN – nrtvnews.info Tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengalami musibah kecelakaan tunggal setelah menyelesaikan tugas kemanusiaan di wilayah Pancung Taba, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan.

    Kecelakaan tersebut terjadi saat tim dalam perjalanan kembali usai menjalankan misi kemanusiaan. Kendaraan yang ditumpangi tim mengalami kecelakaan tunggal, namun tidak melibatkan kendaraan lain, Jumat (19/12)

    Ketua Pos Korda Kabupaten Pesisir Selatan, Elpinas, S.Kom, menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut. Atas nama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pesisir Selatan, ia turut menyampaikan simpati dan dukungan kepada seluruh anggota tim MDMC Rejang Lebong.

    “Kami atas nama Ketua Pos Korda Kabupaten, PDM, serta PDA Pessel turut prihatin atas musibah yang dialami oleh Tim MDMC Rejang Lebong. Alhamdulillah, dalam insiden ini seluruh penumpang dan sopir dilaporkan selamat,” ujar Elpinas.

    Ia juga mengapresiasi dedikasi dan semangat kemanusiaan tim MDMC yang telah melaksanakan tugas sosial di wilayah terdampak, serta berharap para relawan tetap diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan misi-misi kemanusiaan ke depan.

    Hingga berita ini diturunkan, kondisi seluruh anggota tim dilaporkan dalam keadaan aman dan sehat (Alpin)



  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI 2025 Bersama Wali Nagari

    Pesisir Selatan – nrtvnews.info Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahun 2025 bersama para wali nagari se-Kecamatan IV Jurai, Kecamatan Bayang, dan Kecamatan Bayang Utara di rumah makan ditujuh, Kamis (17/12)

    Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman aparatur pemerintahan nagari terhadap nilai-nilai dasar kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

    Dalam sambutannya, Cerint Irraloza Tasya, S.Ked menekankan pentingnya peran wali nagari sebagai ujung tombak pemerintahan dalam menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap Empat Pilar MPR RI akan memperkuat tata kelola pemerintahan nagari yang berlandaskan persatuan dan keadilan sosial.

    Sementara itu, Syafriadi selaku koordinator wali nagari menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat penting bagi para wali nagari. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI menjadi bekal utama bagi wali nagari dalam menjalankan roda pemerintahan serta menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

    “Kami para wali nagari perlu memahami secara utuh nilai-nilai Empat Pilar MPR RI agar dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan di nagari,” ujar Syafriadi.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh tokoh masyarakat Pesisir Selatan, Imral Adenansi, SH, MH, serta seluruh wali nagari dari Kecamatan IV Jurai, Kecamatan Bayang, dan Kecamatan Bayang Utara. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi.

    Melalui sosialisasi ini, diharapkan nilai-nilai kebangsaan semakin mengakar di tingkat nagari dan mampu memperkuat persatuan serta stabilitas sosial di Kabupaten Pesisir Selatan(Alpin)



  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Bersama Komunitas Pejuang 45

    Pesisir Selatan – nrtvnewes.info Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Tahun 2025 bersama Komunitas Pejuang 45 se-Kecamatan IV Jurai, Kecamatan Bayang, dan Kecamatan Bayang Utara di Kantor Sekretariat Pejuang 45 Sago,Kamis (17/12)

    Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya para pejuang dan veteran, terhadap nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam empat pilar MPR RI, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

    Dalam sambutannya, Cerint Irraloza Tasya menegaskan pentingnya peran para pejuang dan veteran dalam menjaga serta mewariskan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus. Menurutnya, sosialisasi 4 Pilar MPR RI menjadi sarana strategis untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika kehidupan bernegara saat ini.

    Sementara itu, Rosman Fikri selaku Koordinator Komunitas Pejuang 45 menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi anggota Pejuang 45. Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap 4 Pilar MPR RI harus terus ditanamkan agar nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme tetap hidup di tengah masyarakat.

    “Kami sebagai Pejuang 45 perlu memahami dan mengamalkan nilai-nilai 4 Pilar MPR RI agar semangat kebangsaan tetap terjaga,” ujar Rosman Fikri.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh tokoh masyarakat Pesisir Selatan, Imral Adenansi, SH, MH, serta seluruh veteran dan anggota Komunitas Pejuang 45 dari Kecamatan IV Jurai, Kecamatan Bayang, dan Kecamatan Bayang Utara. Kehadiran para tokoh dan veteran menambah khidmat serta makna dalam pelaksanaan sosialisasi ini.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebangsaan dapat semakin dipahami dan diamalkan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pejuang dan generasi muda di Kabupaten Pesisir Selatan(Alpin)



  • APHTN-HAN Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Padang Pariaman

    Padang Pariaman – nrtvnews.info  Di tengah keprihatinan akibat bencana yang melanda Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, solidaritas terus mengalir dari berbagai kalangan. Hari ini, Kamis (18/12/2025), Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak melalui Pengurus Wilayah Sumatera Barat.

    Bantuan yang berasal dari Pengurus Pusat APHTN-HAN ini diserahkan langsung oleh tiga akademisi hukum ternama asal Sumatera Barat: Dr. Laurensius Arliman S, S.H., M.H., Dr. Fitra Mulyawan, S.HI., M.H., dan Dr. Otong Rosadi, S.H., M.Hum., yang juga merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Eka Sakti Padang.

    Penyerahan bantuan berlangsung secara simbolis di Kantor Wali Korong setempat dan diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Bapak Firman, S.Si., bersama perangkat pemerintahan nagari setempat.

    Bantuan yang disalurkan mencakup sembako, air mineral bersih, serta alat kesehatan berupa kursi roda—barang-barang yang sangat dibutuhkan oleh warga, terutama lansia dan penyandang disabilitas yang terkena dampak bencana.

    “Ini adalah wujud solidaritas kami sebagai akademisi dan warga negara. Meski kami biasanya berada di ruang kelas atau forum hukum, kami percaya bahwa kepedulian sosial adalah bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab moral,” ujar Dr. Laurensius Arliman dalam sambutannya.

    Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman, Firman, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian APHTN-HAN. “Bantuan ini sangat berarti, terutama di masa pemulihan pasca-bencana. Kami berharap ini menjadi penguat semangat warga untuk bangkit kembali,” katanya.

    Penyaluran bantuan ini juga menegaskan bahwa dunia akademik tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan menggabungkan ilmu, empati, dan aksi nyata.

    APHTN-HAN berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak dan mendorong lebih banyak pihak untuk turut serta dalam upaya pemulihan pasca-bencana di Padang Pariaman.(Atn)



  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI 2025 di Tiga Titik di Pesisir Selatan

    Pesisir Selatan – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahun 2025 di tiga titik berbeda di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (17/12)

    Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta meneguhkan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial masyarakat.

    Titik Pertama, Bersama Tokoh Muhammadiyah dan Masyarakat. Titik pertama sosialisasi berlangsung di Caffe Dapur Arsiyo Salido. Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh Muhammadiyah Pesisir Selatan, di antaranya Dr. Lukman Hakim, M.Pd, Dr. Mardianton, M.Pd, Dr. Syamsi Yusrizal, Adril Maiyanto, M.Pd, Elpinas, S.Kom, Ermawan, S.Ag, Fakhrial Amir, BSc, serta pimpinan Aisyiyah Dra. Hj. Nasrida.

    Turut hadir Ketua IMM Pessel, M. Tabri, S.Pd, bersama kader muda Muhammadiyah lainnya. Hadir pula tokoh masyarakat Pessel Imral Adenansi, SH, MH, serta Wali Nagari terpilih Puluik-Puluik Selatan, Erwanto, SH, yang juga merupakan kader Muhammadiyah. Dari Tarusan, tampak tokoh masyarakat Syafil Aciak ikut mengikuti kegiatan.

    Dalam pemaparannya, Cerint Irraloza Tasya menekankan pentingnya peran tokoh agama, pemuda, dan masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa serta mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

    Titik Kedua, Bersama Wali Nagari Titik kedua sosialisasi digelar di Rumah Makan Situjuh Sago, dengan peserta para Wali Nagari se-Kecamatan IV Jurai, Bayang, dan Bayu. Kegiatan ini dikoordinatori oleh Syafriadi.

    Dalam pertemuan tersebut, Cerint menegaskan bahwa aparatur nagari memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menanamkan nilai-nilai Empat Pilar kepada masyarakat di tingkat akar rumput.

    Titik Ketiga, Bersama Komunitas Pejuang 45

    Sosialisasi titik ketiga dilaksanakan bersama Komunitas Pejuang 45 Kabupaten Pesisir Selatan di Sekretariat Pejuang 45 Sago, dengan koordinator kegiatan Rosman Fikri.

    Pada kesempatan ini, Cerint mengapresiasi peran komunitas Pejuang 45 dalam menjaga semangat nasionalisme dan sejarah perjuangan bangsa, serta mendorong generasi muda untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan.

    Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta dan diharapkan mampu memperkuat wawasan kebangsaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia(Alpin)



  • Cerbung oleh : Suryadi Jaya Ketua Tim Assesmen PWM Bengkulu

    Menjadi Relawan di Tengah Sunyi Pesisir Selatan

    Nama saya Suryadi Jaya, seorang jurnalis. Namun pada akhir November 2025, identitas itu saya simpan sejenak.

    Saya berangkat ke Sumatera Barat bukan untuk meliput, melainkan untuk mengabdi sebagai relawan MDMC Bengkulu.

    Minggu sore, 30 November 2025 pukul 15.30 WIB, saya dan satu rekan seperjalanan, Meldhan Ade Putra, meninggalkan Kota Bengkulu menggunakan sebuah mobil Avanza.

    Jalan panjang membentang di depan kami lebih dari 12 jam perjalanan, menembus malam dan rasa lelah yang perlahan menumpuk.

    Tepat pukul 04.00 WIB, 1 Desember 2025, kami tiba di Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Udara dini hari masih lembap, suasana lengang, namun jejak bencana terasa kuat.

    Di sana kami disambut oleh Reno, seorang pekerja sosial yang sejak awal telah lebih dulu berjibaku membantu warga terdampak.

    Pesisir Selatan saat itu bukan sekadar wilayah terdampak. Ia adalah potret duka besar. Lebih dari 83 ribu jiwa terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

    Ketika kami tiba, masih ada sekitar 4.000 jiwa yang terisolir, terjebak di Kecamatan Bayang Utara, tanpa akses memadai.

    Bersama Reno, kami kemudian diperkenalkan dengan Elpinas, Bendahara PDM Muhammadiyah Pesisir Selatan.

    Sosok inilah yang nantinya setia menemani  kami  selama menjadi relawan. Sejak pertemuan pertama, saya tahu, hari-hari ke depan tidak akan ringan.

    Hari pertama kami lalui dengan padat dan nyaris tanpa jeda.

    Bersama Elpinas, kami melakukan koordinasi ke berbagai pihak Wakil Bupati, Kepala BPBD, Kepala Disdikbud, Camat Bayang Utara, hingga meninjau langsung  jalan yang terputus titik terakhir yang masih bisa diakses warga.

    Dari sana, bencana benar-benar memperlihatkan wajah aslinya: sunyi, terisolasi, dan penuh keterbatasan.

    Keesokan harinya, 2 Desember 2025, kami memulai pelayanan dapur umum.

    Namun tantangan langsung menghadang. Donatur belum tersedia. Rekan-rekan di Bengkulu masih dalam proses menggalang donasi dari berbagai pihak.

    Di tengah kebingungan itu, secercah harapan datang dari tempat kami menginap.

    Pengelola Panti Asuhan Muhammadiyah Pesisir Selatan dengan tulus bersedia menjadi donatur hari pertama. Sebuah keputusan sederhana, tapi sangat berarti.

    Hari itu pula, kami mendirikan Pos Koordinasi Daerah (Poskorda) MDMC Pesisir Selatan, dengan Elpinas diputuskan sebagai ketua Pos Korda Kabupaten Pesisir Selatan.

    Sayangnya, kondisi bencana membuat tidak banyak kader Muhammadiyah setempat yang bisa terlibat langsung. Namun semangat tidak pernah berkurang.

    Dengan 110 nasi bungkus, kami bergerak menuju Nagari Koto Ranah, titik terakhir akses warga. Elpinas telah berkoordinasi dengan Wali Nagari Pancung Taba, Edison, yang akan menyalurkan bantuan ini ke warga Kampung Dilan.

    Di sanalah, saya menyaksikan pemandangan yang sulit saya lupakan.

    Saya sempat berbincang dan mewawancarai salah satu warga Kampung Dilan. Mereka ternyata sudah lima hari terisolir. Tidak ada kendaraan yang bisa masuk. Jalan tertimbun longsor, pohon-pohon besar menutup badan jalan, dan satu-satunya akses hanyalah berjalan kaki sejauh empat kilometer.

    Lebih memilukan lagi, nasi bungkus yang kami bawa adalah bantuan pertama yang mereka terima.

    Siang itu, enam orang warga turun dari kampung. Raut wajah mereka menyimpan lelah dan lapar yang sudah terlalu lama ditahan.

    Tak lama setelah nasi bungkus diterima, sembari menunggu motor, mereka langsung membuka dan menyantapnya dengan lahap.

    Air minum dalam botol yang saya pegang tersisa setengah ikut diminta. Saya memberikannya tanpa ragu.

    Saya dan Meldhan hanya bisa tertegun. Tak ada kata yang mampu menggambarkan kondisi itu. Sebagai jurnalis, saya terbiasa melihat penderitaan. Tapi berdiri di sana sebagai relawan, rasa itu jauh lebih menghunjam.

    Kami kembali ke panti sore harinya. Tubuh lelah, pikiran penuh. Malam itu kami beristirahat sembari menyusun rencana operasi untuk esok hari.

    Di tengah kesibukan itu, seorang ibu pengurus panti tiba-tiba membuka obrolan dengan nada pelan,

    “Besok dapur umum buka tidak ya? Soalnya uang panti hanya cukup untuk satu hari…”

    Kalimat itu membuat saya terdiam. Lalu berpikir cepat.

    Saya segera menghubungi seorang rekan, menanyakan apakah ia bersedia berdonasi. Tak lama kemudian, kabar baik datang.

    Ia bersedia dan langsung mentransfer dana. Tanpa menunggu lama, saya mengajak Meldhan menuju ATM untuk menarik uang tersebut.

    Malam itu juga, uang itu saya serahkan kepada ibu panti.

    “Ibu, besok masak lagi ya. Ini uangnya.”

    Ibu itu tersenyum. Senyum sederhana, tapi hangat. Di tengah bencana, saya kembali belajar bahwa kemanusiaan sering kali hadir dalam bentuk paling sunyi dan paling tulus.

    Bersambung….



  • Erwanto, SH Kader Muhammadiyah Terpilih sebagai Wali Nagari Puluik-Puluik Selatan

    Bayang Utara – Pesisir Selatan nrtvnews.info Erwanto, SH yang merupakan kader Muhammadiyah resmi terpilih sebagai Wali Nagari Puluik-Puluik Selatan, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan. Ia berhasil mengungguli para calon lainnya dalam pemilihan wali nagari yang dilaksanakan pada Rabu (27/12).

    Berdasarkan hasil penghitungan suara, Erwanto, SH memperoleh 348 suara, mengungguli pesaing terdekatnya Al Karni yang meraih 288 suara. Sementara itu, calon lainnya masing-masing memperoleh suara Santoso 133 suara, Sutri Azno 187 suara, dan Popi Zendri 10 suara.

    Proses pemilihan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Antusiasme masyarakat Nagari Puluik-Puluik Selatan terlihat cukup tinggi dalam menggunakan hak pilih mereka untuk menentukan pemimpin nagari ke depan.

    Dengan kemenangan ini, Erwanto, SH diharapkan mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi Nagari Puluik-Puluik Selatan, serta menjalankan amanah masyarakat dengan baik sesuai visi dan misi yang telah disampaikan selama masa kampanye.(Alpin)



  • Tim  Relawan MDMC Rejang Lebong Gotong Royong Pulihkan PDAM Pacung Taba Pascabanjir

    Bayang Utara – Pesisir Selatan nrtvnews info Tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Rejang Lebong bersama warga melaksanakan gotong royong membersihkan bak penampungan air dan memperbaiki jaringan pipa PDAM Pacung Taba yang rusak akibat bencana banjir. Kegiatan ini dilakukan agar suplai air bersih bagi masyarakat dapat kembali beroperasi normal, Minggu (14/12)

    Tim MDMC bersama warga setempat membersihkan bak penampungan air serta menyambungkan pipa air yang sempat terputus akibat terjangan banjir. Upaya tersebut membuahkan hasil, di mana aliran air PDAM Pacung Taba kini sudah kembali mengalir ke rumah-rumah warga.

    Ketua Tim MDMC Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, Romario dan kawan – kawan, menyampaikan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak.

    “Air bersih sangat dibutuhkan oleh masyarakat Pacung Taba, sehingga perbaikannya harus segera kita tuntaskan,” ujarnya.

    Romario menambahkan, meskipun saat ini air sudah kembali normal, kualitas air masih sedikit keruh. Pihaknya terus mengupayakan agar air yang disalurkan semakin jernih dan layak digunakan oleh masyarakat.

    Selain fokus pada pemulihan sarana air bersih, pelayanan kesehatan bagi warga Pacung Taba juga tetap berjalan sebagaimana mestinya. Layanan kesehatan ini dikoordinir oleh dr. Muhammad Vero Syatia bersama tim perawat dari RS Aisyiyah Padang.

    Berdasarkan hasil pelayanan kesehatan di lapangan, sejumlah warga mengeluhkan gangguan kesehatan, terutama penyakit pencernaan dan masalah kulit yang diduga berkaitan dengan dampak banjir dan kondisi lingkungan pascabencana.

    Dengan kolaborasi antara MDMC, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan kondisi Pacung Taba dapat segera pulih sepenuhnya, baik dari sisi infrastruktur air bersih maupun kesehatan warga(Alpin)



  • Forkopimca Koto XI Tarusan Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Pilwana 2025

    Tarusan – nrtvnews.info Camat Koto XI Tarusan, Ibu Nurlaini, M.Si, bersama Kapolsek Tarusan Iptu Irfan Chandra, SH dan Babinsa  yang tergabung dalam Forkopimca, mengajak seluruh masyarakat Koto XI Tarusan untuk menjadikan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Tahun 2025 sebagai ajang badunsanak serta menjaga persatuan dan kesatuan.

    Hal tersebut disampaikan dalam rangka menciptakan suasana Pilwana yang aman, tertib, dan kondusif, Selasa (16/12)

    Camat Koto XI Tarusan, Nurlaini  menegaskan bahwa Pilwana hendaknya menjadi sarana silaturrahim untuk bersama-sama membangun nagari yang bermartabat dan berkemajuan.

    “Pilwana ini mari kita jadikan sebagai ajang silaturrahim. Kalah dan menang dalam Pilwana adalah hal yang biasa dalam demokrasi, namun persaudaraan dan persatuan harus tetap kita jaga,” ujar Nurlaini.

    Lebih lanjut Nurlaini menanggapi terkait berita mering yang terjadi di Nagari Kapuh Utara untuk mengarahkan pilihan ke salah satu calon wali nagari  tertentu, Camat langsung sidak bersama Kapolsek dan Danramil ke kantor wali Nagari Kapuh Utara namun wali  kapuh utara sedang tidak ada ditempat.

    Camat Koto XI Tarusan juga mengingatkan kepada seluruh penyelenggara Pilwana agar bersikap netral dan profesional, serta tidak menunjukkan keberpihakan kepada salah satu kandidat Wali Nagari.

    Sementara itu, Kapolsek Tarusan Iptu Irfan Chandra, SH menghimbau seluruh masyarakat nagari yang melaksanakan Pilwana agar senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan selama proses tahapan Pilwana berlangsung.

    “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, dan juga mengacu kepada deklarasi bersama yang di tanda tangani oleh seluruh calon kandidat  wali nagari, Bupati dan forkopimda  sehingga Pilwana 2025 dapat berjalan dengan lancar dan damai,” tegasnya.

    Forkopimca Koto XI Tarusan berharap dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Pilwana 2025 dapat terlaksana dengan sukses serta menghasilkan pemimpin nagari yang amanah dan mampu membawa kemajuan bagi Nagari.(Alpin)



  • PWM Sumbar Gelar Silaturahim dan Dialog Bersama PP Muhammadiyah sekaligus penyerahan Bantuan Korban Bencana Alam

    Padang – nertvnews.info Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat menggelar kegiatan silaturahim dan dialog bersama Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pada Senin (15/12). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumatera Barat dan dihadiri sejumlah tokoh nasional serta daerah.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si., Ketua PP Muhammadiyah Buya Anwar Abbas, Agus Taufiqurrahman, Sekretaris PP Muhammadiyah Sayuti, serta Ketua Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujadid.

    Kedatangan rombongan PP Muhammadiyah disambut langsung oleh Ketua PWM Sumatera Barat Dr. Bakhtiar, M.Ag., Sekretaris Drs. H. Apris, M.M., Wakil Ketua Ir. Yosmeri Yusuf, Hendri Navigator, Ki Jal Atri Tanjung, Ketua PWA Sumbar serta jajaran pimpinan majelis, lembaga, dan organisasi otonom tingkat wilayah.

    Turut hadir Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dari wilayah terdampak bencana alam, termasuk PDM Pesisir Selatan yang diwakili oleh Adril Maiyanto, M.Pd., Elpinas, S.Kom., dan Fakhrial Amir, B.Sc.

    Pertemuan ini juga dihadiri Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi Ansharullah, Wali Kota Padang Fadly Amran, serta tokoh Muhammadiyah dan pengusaha nasional Yendra Fahmi.

    Dalam sambutannya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menjelaskan bahwa kunjungan ke Sumatera Barat merupakan bagian dari rangkaian safari konsolidasi dan kemanusiaan PP Muhammadiyah yang dimulai dari Aceh dan Sumatera Utara.

    Haedar Nashir menyampaikan duka cita mendalam atas musibah bencana alam yang melanda Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah senantiasa hadir dan tidak pernah absen dalam misi-misi kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

    “Kehadiran Muhammadiyah adalah wujud tanggung jawab keumatan dan kebangsaan, terutama dalam situasi darurat dan kemanusiaan,” ujar Haedar.

    Kegiatan silaturahim dan dialog ini diharapkan semakin memperkuat konsolidasi organisasi serta sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah daerah dalam upaya pemulihan pascabencana di Sumatera Barat(Alpin)