Author: alpin


  • Oleh : Elpinas,S.Kom PDM Pessel

    Lebaran Idul Fitri 1447 H / 2026 menghadirkan cerita yang beragam, penuh warna, sekaligus menjadi cermin dinamika sosial di tengah masyarakat.

    Oleh : Elpinas,S.Kom PDM Pessel

    Tahun ini, suasana hari raya tidak hanya identik dengan silaturahmi dan tradisi pulang kampung, tetapi juga diwarnai oleh geliat sektor pariwisata yang mengalami lonjakan luar biasa, khususnya di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan.

    Pesisir Selatan (Pessel) tampil sebagai bintang baru dalam peta destinasi wisata Sumatera Barat. Jika selama ini perhatian wisatawan lebih banyak tertuju pada Bukittinggi, maka pada Lebaran tahun ini, arus kunjungan justru beralih dan menyebar secara signifikan ke Pessel. Lonjakan jumlah wisatawan bahkan mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Fenomena ini menunjukkan bahwa Pesisir Selatan tidak lagi sekadar pilihan alternatif, melainkan telah menjadi destinasi utama yang diminati oleh masyarakat luas.

    Kondisi ini sejatinya sudah diprediksi sebelumnya. Melalui analisa yang dituangkan dalam tulisan berjudul

     “Siasati Kemacetan Pasca Bencana, Pesisir Selatan Jadi Primadona Wisata Lebaran 1447 H” tertanggal 3 Maret 2026, Dr. Mardianton, M.Pd telah melihat potensi besar yang dimiliki wilayah ini. Ia menyoroti bagaimana perubahan arus mobilitas wisatawan, ditambah dengan faktor infrastruktur dan kondisi pasca bencana, mendorong pergeseran minat wisata ke daerah yang menawarkan pengalaman baru. Prediksi tersebut terbukti akurat, terlihat dari membludaknya pengunjung di berbagai objek wisata Pesisir Selatan sepanjang masa libur Lebaran.

    Keindahan alam Pesisir Selatan memang tidak terbantahkan. Pantai-pantai yang memikat, gugusan pulau yang eksotis, serta suasana yang relatif lebih tenang dibandingkan destinasi lain menjadi daya tarik tersendiri. Wisatawan tidak hanya datang dari dalam daerah, tetapi juga dari luar provinsi, bahkan luar pulau. Kehadiran mereka membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal mulai dari pelaku usaha kuliner, penginapan, hingga pedagang kecil yang merasakan peningkatan pendapatan secara signifikan.

    Namun, di balik euforia tersebut, terdapat fenomena lain yang turut mencuat ke permukaan. Tradisi hiburan rakyat yang marak digelar selama Lebaran menjadi sorotan, khususnya keberadaan pertunjukan organ tunggal di berbagai sudut kampung. Hiburan ini pada dasarnya menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk memeriahkan suasana hari raya. Akan tetapi, dalam praktiknya, tidak sedikit pertunjukan yang menampilkan unsur yang dinilai kurang sesuai dengan nilai budaya lokal.

    Penampilan penyanyi dengan busana yang dianggap terlalu terbuka, serta gaya panggung yang mengumbar sensualitas, menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Fenomena ini bahkan sempat viral di media sosial, memicu berbagai reaksi dari yang menganggapnya sebagai hiburan biasa, hingga yang menilai hal tersebut sebagai penyimpangan dari norma adat dan budaya Pesisir Selatan.

    “Hampir di setiap sudut kampung, hiburan ini digelar sebagai bagian dari perayaan Lebaran. Di satu sisi, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi masyarakat untuk bersenang-senang dan melepas penat setelah menjalani ibadah Ramadan. Namun di sisi lain, kurangnya pengawasan membuat acara-acara tersebut berpotensi melanggar norma sosial dan nilai budaya yang selama ini dijaga.

    Peran pemerintah dan aparat setempat menjadi sangat penting dalam menyikapi fenomena ini. Pengawasan yang lebih ketat, regulasi yang jelas, serta pendekatan persuasif kepada masyarakat perlu dilakukan agar hiburan yang ada tetap berada dalam koridor yang sesuai. Selain itu, perlu juga upaya untuk mengangkat kembali kesenian tradisional lokal sebagai alternatif hiburan yang lebih edukatif dan berbudaya.

    Lebaran seharusnya menjadi momen untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, religiusitas, dan identitas budaya. Oleh karena itu, perkembangan pariwisata yang pesat di Pesisir Selatan hendaknya diimbangi dengan pelestarian nilai-nilai lokal yang menjadi jati diri masyarakatnya.

    Dengan pengelolaan yang tepat, Pesisir Selatan tidak hanya akan dikenal sebagai destinasi wisata yang indah, tetapi juga sebagai daerah yang mampu menjaga keseimbangan antara kemajuan dan kearifan budaya. Lebaran 1447 H menjadi bukti bahwa daerah ini memiliki potensi besar tinggal bagaimana semua pihak bersama-sama menjaganya agar tetap berada di jalur yang semestinya.



  • PWM Sumbar Gelar Pengkajian Ramadhan 1447 H Bahas Akidah Islam Berkemajuan

    Padang – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat (PWM Sumbar) menggelar Pengkajian Ramadhan 1447 Hijriah dengan tema “Akidah Islam Berkemajuan, Memperluas Paham Tauhid Murni Tinjauan Ideologis, Filosofis dan Praksis”. Kegiatan ini berlangsung di Convention Hall Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif pada 24–25 Ramadhan 1447 H atau 14–15 Maret 2026.

    Pengkajian ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah di Sumatera Barat serta berbagai tokoh masyarakat. Tampak hadir Ketua PWM Sumbar Buya Bakhtiar, Sekretaris PWM Sumbar Buya Apris, Wakil Ketua PWM Sumbar Buya Yosmeri, Buya Marhadi Efendi, dan Buya  Ki Jal Atri Tanjung.

    Turut hadir pula Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Buya  Riki Saputra, Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Barat, para Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Sumatera Barat, narasumber, serta tamu undangan lainnya.

    Ketua PWM Sumbar, Buya Bakhtiar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengkajian Ramadhan ini merupakan tindak lanjut dari agenda pengkajian yang sebelumnya dilaksanakan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

    Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman akidah Islam berkemajuan di lingkungan Muhammadiyah, khususnya dalam memperluas pemahaman tauhid murni dari perspektif ideologis, filosofis, hingga praksis dalam kehidupan umat.

    Dalam pemaparannya, Buya Bakhtiar juga mengulas sejarah perkembangan Islam berkemajuan yang digerakkan oleh tokoh-tokoh Muhammadiyah di masa lalu. Menurutnya, para tokoh tersebut dikenal memiliki kehidupan yang sederhana, namun memiliki komitmen kuat dalam memajukan dakwah dan organisasi Muhammadiyah.

    “Tokoh-tokoh Muhammadiyah terdahulu hidup dengan kesederhanaan, tetapi memiliki semangat besar dalam menggerakkan persyarikatan sehingga Muhammadiyah mampu berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa,” ujarnya.

    Melalui pengkajian Ramadhan ini, PWM Sumbar berharap nilai-nilai tauhid murni dan semangat Islam berkemajuan dapat terus diperkuat serta diimplementasikan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam dakwah, pendidikan, maupun pengabdian kepada masyarakat.(Alpin)



  • Malam ke-25  Ramadhan  Masjid Jabal Nur, Ustad Dasral Chan,S.Pd.I Ceramah tentang Hati dan Karakter Manusia

    Tarusan – Pesisir Selatan nrtvnews.info Suasana religius semakin terasa pada malam ke-25 Ramadhan di Masjid Jabal Nur, Gurun Panjang Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Jamaah memadati masjid untuk mengikuti ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad Dasral Chan, S.Pd.I dengan tema “Hati dan Karakter Hati”.

    Dalam ceramahnya, Ustad Dasral Chan menekankan bahwa baik dan buruknya perilaku seseorang sangat bergantung pada kondisi hatinya. Hati, menurutnya, menjadi pusat dari niat, sikap, dan tindakan manusia dalam kehidupan sehari-hari.

    Untuk memudahkan jamaah memahami makna tersebut, ia memberikan ilustrasi sederhana. Hati diibaratkan seperti air di dalam sebuah ceret. Jika air di dalam ceret itu jernih atau putih, maka ketika dituangkan yang keluar juga akan tetap jernih. Begitu pula dengan hati manusia, jika hatinya baik dan bersih, maka perilaku yang muncul juga akan baik.

    Ustad Dasral Chan juga menjelaskan bahwa nafsu merupakan bagian dari diri manusia yang tidak bisa dihilangkan. Namun demikian, nafsu dapat dikendalikan agar tidak membawa manusia kepada perbuatan yang buruk.

    Mengutip pemikiran ulama besar Islam, Imam Al-Ghazali, ia menyampaikan bahwa terdapat tiga karakter hati manusia.

    Pertama, hati yang dekat dengan Allah, yaitu hati yang selalu mengingat Allah, mudah menerima kebaikan, dan senantiasa terdorong untuk melakukan amal saleh.

    Kedua, hati yang sakit, yakni hati yang masih memiliki iman namun sering terpengaruh oleh godaan nafsu dan perbuatan dosa.

    Ketiga, hati yang mati, yaitu hati yang sudah tertutup dari kebenaran dan bahkan disebut sebagai hati yang dikunci oleh Allah karena terus-menerus melakukan keburukan.

    Ceramah tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan mendapat perhatian serius dari para jamaah yang hadir. Diharapkan, melalui ceramah ini masyarakat dapat semakin memperbaiki hati dan memperkuat keimanan, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.(Alpin)



  • Ceramah Malam ke-24 Ramadhan di Masjid Jabal Nur: Ustaz Randi Putra Bahas Sifat yang Paling Dibenci Allah SWT

    Tarusan – Pesisir Selatan nrtvnews.info Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Jabal Nur Gurun Panjang Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, pada malam ke-24 Ramadhan. Jamaah yang hadir mengikuti ceramah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustaz Randi Putra, S.Pd, Kamis 12/3/2026

    Dalam ceramahnya, Ustaz Randi mengangkat tema “Sifat yang Paling Dibenci oleh Allah SWT.” Ia mengingatkan jamaah agar menjauhi beberapa sifat buruk yang dapat merusak keimanan dan hubungan manusia dengan Allah.

    Pertama, ia menyoroti sifat tidak konsisten dalam beribadah kepada Allah SWT. Menurutnya, seorang muslim hendaknya menjaga istiqamah dalam menjalankan ibadah, baik di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan.

    “Konsistensi dalam beribadah merupakan tanda keimanan yang kuat. Jangan sampai kita hanya rajin beribadah pada waktu tertentu saja,” ujarnya di hadapan jamaah.

    Sifat kedua yang dibahas adalah kesombongan dan keangkuhan dalam hati, termasuk sikap merasa paling benar. Ustaz Randi menegaskan bahwa kesombongan adalah sifat yang sangat dibenci Allah karena dapat membuat seseorang merendahkan orang lain dan menolak kebenaran.

    Selanjutnya, ia juga mengingatkan tentang sifat tamak dan rakus, yaitu sikap tidak pernah merasa cukup terhadap apa yang dimiliki. Menurutnya, sifat ini dapat menjerumuskan seseorang pada berbagai perbuatan yang tidak baik.

    Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Randi mengajak jamaah untuk terus memperbaiki diri dan menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas iman dan akhlak.

    Ustaz Randi Putra, S.Pd sendiri dikenal sebagai salah satu kader muda Muhammadiyah yang aktif berdakwah di tengah masyarakat.

    Ceramah Ramadhan di Masjid Jabal Nur Gurun Panjang Kapuh ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan selama bulan suci, yang rutin dihadiri oleh masyarakat setempat untuk menambah ilmu dan memperkuat keimanan(Alpin)



  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya, S.Ked Sosialisasikan Empat Pilar MPR kepada Nelayan Pesisir Selatan

    Pesisir Selatan — nrtvnews.info Anggota DPD RI, Cerint Irraloza Tasya, melaksanakan kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR bersama masyarakat nelayan di Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian materi kebangsaan, tetapi juga menjadi ruang mempererat kebersamaan dan memperkuat semangat nasionalisme di tengah masyarakat pesisir.

    Dalam kegiatan tersebut, Cerint Irraloza Tasya yang bergelar S.Ked menekankan pentingnya pemahaman terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus ditanamkan dalam kehidupan masyarakat, termasuk di kalangan nelayan.

    Menurutnya, para nelayan merupakan garda terdepan yang setiap hari berhadapan langsung dengan laut serta menjaga sekaligus memanfaatkan kekayaan alam Indonesia. Oleh karena itu, nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan keadilan perlu terus diperkuat agar kehidupan masyarakat pesisir tetap harmonis dan berdaya.

    “Nelayan bukan hanya pencari nafkah di laut, tetapi juga bagian penting dalam menjaga sumber daya alam dan kedaulatan bangsa. Dengan memahami Empat Pilar kebangsaan, diharapkan semangat persatuan dan kebersamaan semakin kuat,” ujarnya.

    Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat nelayan di Pesisir Selatan semakin solid dalam menjaga persatuan serta semakin sejahtera dalam menjalani kehidupan. Selain itu, kesadaran untuk menjaga laut Indonesia sebagai sumber kehidupan juga diharapkan terus tumbuh demi keberlanjutan bagi generasi mendatang.

    Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dari para nelayan yang hadir, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat pesisir.(Alpin)



  • Cerint Irraloza Tasya, S.Ked Anggota DPD-RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR Bersama Keluarga Besar Chaniago

    PADANG —  nrtvnews.info Anggota DPD RI, Cerint Irraloza Tasya, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR bersama Keluarga Besar Chaniago. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Dalam kegiatan tersebut, Cerint Irraloza Tasya yang juga bergelar S.Ked menyampaikan bahwa Empat Pilar MPR merupakan dasar utama yang mempersatukan masyarakat Indonesia di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama. Empat pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

    Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap empat pilar tersebut sangat penting untuk terus ditanamkan kepada masyarakat, terutama dalam menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebangsaan.

    “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan bangsa,” ujar Cerint  Irraloza Tasya dalam kegiatan tersebut.

    Melalui sosialisasi ini, Keluarga Besar Chaniago diharapkan dapat menjadi bagian dari masyarakat yang aktif menjaga persatuan serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

    Selain sebagai forum edukasi kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat dan perwakilan daerah di parlemen. Harapannya, nilai-nilai kebangsaan yang disampaikan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Dengan demikian, diharapkan akan tercipta masyarakat yang rukun, kuat dalam persatuan, serta bersama-sama berkontribusi dalam membangun bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.(Alpin)



  • Kapolsek Tarusan Pererat Silaturahmi, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif Usai Tarawih

    Tarusan – Pesisir Selatan nrtvnews.info Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan Ramadan, Kapolsek Tarusan, Iptu Irfan Chandra, SH, MH, melaksanakan silaturahmi bersama unsur pemerintahan nagari dan tokoh masyarakat, Selasa malam.

    Kegiatan tersebut berlangsung seusai Sholat Tarawih, di mana Iptu Irfan Chandra didampingi oleh anggota Polsek Datuak  An,  Wali Nagari Jinang Kampung Pansur H. Nasra, serta Tokoh Masyarakat Kapuh Utara, Joni Ujang. Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Tarusan untuk terus hadir di tengah masyarakat.

    Dalam suasana penuh keakraban sambil menyedu teh hijau, Kapolsek Tarusan berdialog langsung dengan para tokoh masyarakat guna memantau kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tarusan. Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

    “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah di bulan suci ini. Polri siap melayani dan mengayomi masyarakat dalam kondisi apapun,” ungkapnya.

    Kehadiran Kapolsek yang dikenal merakyat tersebut mendapat apresiasi dari warga. Menurut para tokoh masyarakat, pendekatan humanis yang dilakukan jajaran Polsek Tarusan mampu mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

    Silaturahmi yang dirangkai dengan pemantauan situasi wilayah ini juga menjadi sarana menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat secara langsung. Dengan komunikasi yang terjalin baik, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

    Polsek Tarusan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli dan kegiatan sambang selama Ramadan, demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat (Alpin)



  • Anggota DPD-RI Cerint Irraloza Tasya, S.Ked Anggota DPD-RI Kunjungi SMP Negeri 1 IV Jurai, Salurkan  Bantuan Dana PIP

    Lumpo – Pesisir Selatan nrtvnews.info Anggota DPD RI, Carint Irraloza Tasya, S.Ked., melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 1 IV Jurai dalam rangka menyerahkan bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP), Selasa (3/3/2026).

    Kedatangan Carint disambut hangat oleh Kepala Sekolah Erdison, S.Pd bersama majelis guru dan jajaran staf sekolah. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya bagi siswa yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan.

    Dalam sambutannya, Carint Irraloza Tasya menyampaikan bahwa Program Indonesia Pintar merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terkendala masalah ekonomi.

    “Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dan membantu siswa agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 IV Jurai, Erdison, S.Pd., mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan dana PIP sangat berarti bagi sekolah dan para siswa penerima manfaat.

    “Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan kepedulian Ibu Carint. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh siswa untuk menunjang kebutuhan sekolah,” tuturnya.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan ditutup dengan sesi foto bersama serta dialog singkat antara anggota DPD RI dan para guru. Diharapkan, sinergi antara pemerintah pusat dan pihak sekolah terus terjalin demi kemajuan pendidikan di daerah lumpo Kecamatan  IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan ( Alpin)



  • Anggota DPD-RI Carint Irraloza Tasya, S.Ked  Perwakilan Sumatera Barat Kunjungi SMP Negeri 3 IV Jurai, Salurkan Bantuan Dana PIP

    Salido Ketek–Pesisir Selatan nrtvnews.info Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Carint Irraloza Tasya, S.Ked, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 3 IV Jurai dalam rangka menyalurkan bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP), Selasa (3/3/2026).

    Kedatangan Carint disambut hangat oleh Kepala Sekolah Gusti Permata Sari, S.Pd, bersama jajaran majelis guru. Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut.

    Dalam sambutannya, Carint Irraloza Tasya menyampaikan bahwa bantuan dana PIP merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh siswa, khususnya di daerah.

    “Program Indonesia Pintar ini diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan siswa, sehingga mereka dapat belajar dengan lebih fokus dan semangat untuk meraih cita-cita,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pihak sekolah dalam memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para siswa.

    Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 IV Jurai, Gusti Permata Sari, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan dana PIP sangat membantu meringankan beban orang tua siswa dan menunjang kebutuhan belajar peserta didik.

    “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan serta bantuan yang diberikan. Semoga ini menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berprestasi,” ungkapnya.

    Kegiatan ditutup dengan sesi dialog singkat bersama para guru dan penyerahan simbolis bantuan dana PIP. Kunjungan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat, khususnya dalam upaya bersama memajukan dunia pendidikan di wilayah  Dalido Ketek Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan.(Alpin)



  • Carint Irraloza Tasya, S.Ked  Anggota DPD-RI  Perwakilan Sumatera Barat Serahkan Bantuan Dana PIP di SMP Negeri 3 Painan Bunga Pasang

    Painan – nrtvnrws.info Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Carint Irraloza Tasya, S.Ked, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 3 Painan Bunga Pasang dalam rangka penyaluran bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP), Selasa, 3/3/2026

    Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kepala Sekolah Drs. Syaflir, M.Pd, beserta Majelis Guru. Suasana penuh keakraban dan semangat pendidikan mewarnai kegiatan yang berlangsung di halaman lapangan sekolah sekolah.

    Dalam sambutannya, Carint Irraloza Tasya menyampaikan bahwa bantuan dana PIP ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung akses pendidikan bagi seluruh siswa, khususnya di daerah. Ia berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan belajar siswa serta meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

    “Pendidikan adalah investasi masa depan. Melalui Program Indonesia Pintar, kita ingin memastikan tidak ada anak yang terhambat pendidikannya karena faktor ekonomi,” ujarnya di hadapan para guru dan siswa.

    Sementara itu, Kepala Sekolah Drs. Syaflir, M.Pd, mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan dana PIP ini sangat berarti bagi para siswa dan pihak sekolah dalam menunjang kegiatan pembelajaran.

    “Kami sangat bersyukur atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 3 Painan Bunga Pasang,” tuturnya.

    Kegiatan ditutup dengan sesi dialog singkat dan foto bersama antara anggota DPD RI, pihak sekolah, serta para siswa penerima bantuan. Kunjungan ini diharapkan semakin mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan institusi pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang cerdas dan berdaya saing.(Alpin)



  • Anggota DPD-RI Perwakilan Sumatera Barat  Carint Irraloza Tasya, S.Ked Serahkan Bantuan Dana PIP di SMP Negeri 4 Painan

    Painan – nrtvnews.info Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Carint Irraloza Tasya, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 4 Painan dalam rangka penyaluran bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP), Senin (3/3/2026).

    Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen DPD RI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di daerah. Bantuan dana PIP yang disalurkan diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan siswa serta menunjang fasilitas belajar di sekolah.

    Dalam kunjungan itu, Carint diterima langsung oleh Kepala Sekolah Ermawati, S.Pd bersama jajaran majelis guru. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh antusiasme.

    Dalam sambutannya, Carint Irraloza Tasya menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Ia menegaskan bahwa bantuan PIP ini diharapkan dapat meringankan beban siswa dan orang tua, serta meningkatkan semangat belajar para peserta didik.

    “Kami ingin memastikan bahwa program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para siswa yang membutuhkan,” ujarnya.

    Sementara itu, pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam mendukung kelancaran proses belajar mengajar.

    Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi singkat bersama majelis guru dan peninjauan lingkungan sekolah. Diharapkan, sinergi antara wakil rakyat dan institusi pendidikan dapat terus terjalin demi kemajuan pendidikan di daerah.(Alpin)



  • Carint Irraloza Tasya, S.Ked  Anggota DPD -RI Salurkan Bantuan PIP ke SMP Negeri 2 Painan

    Painan — nrtvnews.info Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Carint Irraloza Tasya, S.Ked, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 2 Painan dalam rangka menyerahkan bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP), Selasa (3/3/2026).

    Kedatangan Carint disambut hangat oleh Kepala Sekolah Silvia Frimawati, S.Pd, beserta majelis guru dan jajaran staf sekolah. Suasana penuh keakraban dan antusiasme tampak mewarnai pertemuan yang berlangsung di Masjid dekat  sekolah tersebut.

    Dalam sambutannya, Carint Irraloza Tasya menyampaikan bahwa bantuan dana PIP ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung akses pendidikan bagi siswa, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan finansial untuk melanjutkan pendidikan.

    “Program Indonesia Pintar diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua serta memastikan anak-anak kita tetap bisa bersekolah tanpa hambatan biaya,” ujar Carint di hadapan para guru dan perwakilan siswa.

    Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Painan, Silvia Frimawati, mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia menyebut bantuan tersebut sangat berarti dalam menunjang kebutuhan pendidikan siswa.

    “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan serta bantuan yang diberikan. Semoga ini menjadi motivasi bagi siswa untuk semakin giat belajar dan meraih prestasi,” tuturnya.

    Kegiatan diakhiri dengan penyerahan simbolis bantuan dana PIP serta sesi foto bersama antara Anggota DPD RI, kepala sekolah, dan majelis guru. Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara wakil rakyat dan institusi pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.( Alpin)