Category: Nasional


  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya, S.Ked Gelar Sosialisasi MPR RI Bersama Masyarakat Kelurahan Ujung Gurun Padang

    Padang – Anggota DPD RI, Cerint. Irraloza Tasya, menggelar kegiatan Sosialisasi MPR RI bersama masyarakat di Kelurahan Ujung Gurun, Kota Padang. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh Keluarga Besar Melayu dan Chaniago serta berbagai elemen masyarakat setempat.

    Sosialisasi ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat. Kegiatan sosialisasi MPR RI merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran berbangsa dan bernegara serta menyerap berbagai aspirasi masyarakat secara langsung.

    Dalam kesempatan tersebut, CerintIrraloza Tasya menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Selain menyampaikan materi sosialisasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan jemput aspirasi masyarakat. Berbagai masukan, harapan, serta persoalan yang dihadapi warga disampaikan secara langsung kepada anggota DPD RI tersebut. Aspirasi yang dihimpun nantinya akan menjadi bahan perjuangan dalam menjalankan tugas sebagai wakil daerah di tingkat nasional. Penyerapan aspirasi masyarakat merupakan salah satu tujuan utama kegiatan sosialisasi kebangsaan yang dilakukan oleh lembaga perwakilan negara.

    Tokoh masyarakat yang hadir mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan ruang dialog yang terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat. Mereka berharap komunikasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat dapat diperjuangkan melalui jalur konstitusional.

    Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan serta komitmen untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, dan membangun daerah melalui sinergi antara masyarakat dan para pemangku kebijakan.

    “Melalui silaturahmi dan dialog yang terbuka, aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung sehingga menjadi dasar dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional,” ujar Cerint Irraloza Tasya.(Alpin)



  • Hari Pertama O2SN Tingkat SMP Se-Kabupaten Pesisir Selatan Berlangsung Sukses di GOR Zeni Zen Painan

    Pesisir Selatan – Painan  nrtvnews.info Pelaksanaan hari pertama Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat SMP Se-Kabupaten Pesisir Selatan berlangsung sukses dan meriah di GOR Zeni Zen Painan, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet pelajar terbaik yang akan mewakili Kabupaten Pesisir Selatan pada jenjang berikutnya.

    Ratusan atlet pelajar dari berbagai SMP di Kabupaten Pesisir Selatan tampak antusias mengikuti pertandingan yang digelar sejak pagi hingga sore hari. Beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan pada O2SN tahun ini meliputi bulu tangkis, pencak silat, senam, renang, dan atletik.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh kepala SMP dan SD se-Kabupaten Pesisir Selatan, para atlet, pelatih, serta para pegiat olahraga yang memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya penyelenggaraan O2SN 2026.

    Ketua Panitia O2SN Tingkat SD, Sri Muliadi, bersama Ketua Panitia O2SN Tingkat SMP, Dedi Eka Putra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan hari pertama kegiatan tersebut.

    “Alhamdulillah, seluruh rangkaian pertandingan pada hari pertama berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat sportivitas. Terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, juri, serta pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ujar panitia.

    Pada cabang pencak silat, pertandingan didukung oleh tim petugas dari IPSI Kabupaten Pesisir Selatan yang terdiri dari Dodi Eka Putra, Afdalia Melico, Rino Yuhanda, Ziko, Fauzi Abadi, Nelmawati, Joni Hendra, David, Elpinas, Oktara, Nurul Emira, dan Noli. Kehadiran mereka turut memastikan jalannya pertandingan berlangsung sesuai aturan dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

    Selain itu, panitia juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek kesehatan dan keselamatan peserta. Selama kegiatan berlangsung, tim medis dari Puskesmas Salido selalu siaga hingga seluruh pertandingan selesai.

    Adapun tenaga medis yang bertugas terdiri dari Ns. Afrizal, S.Kep., dr. Nurul Ilmi, Ns. Desvi Marcelina, S.Kep., Ns. Mona Yuliana, S.Kep., Fitri Delvia, A.Md.Kep., serta Dona Irmando selaku sopir ambulans. Kehadiran tim medis tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta dan panitia.

    Dengan suksesnya pelaksanaan hari pertama, O2SN Tingkat SMP Se-Kabupaten Pesisir Selatan diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang tidak hanya unggul dalam bidang olahraga, tetapi juga memiliki karakter disiplin, sportif, dan berjiwa kompetitif.

    Kegiatan O2SN akan terus berlanjut sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dengan harapan seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar hingga penutupan nanti.(Alpin)



  • Wakil Bupati Pesisir Selatan Buka O2SN SMP Tingkat Kabupaten di GOR Zeni Zen Painan

    Pesisir Selatan – Painan  nrtvnews.info  Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat SMP se-Kabupaten Pesisir Selatan resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag, di GOR Zeni Zen Painan, Rabu 10/6/2026

    Pembukaan ajang olahraga pelajar bergengsi tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri para kepala sekolah SMP dan SD se-Kabupaten Pesisir Selatan, atlet peserta, pelatih, serta para pegiat olahraga dari berbagai cabang.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesisir Selatan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya O2SN sebagai wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga olahraga. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

    “Melalui O2SN ini, kita berharap lahir atlet-atlet muda yang memiliki semangat sportivitas, disiplin, dan mampu berprestasi di berbagai ajang kompetisi yang lebih tinggi,” ujar Risnaldi Ibrahim.

    Pada O2SN tahun ini, para peserta akan berkompetisi pada sejumlah cabang olahraga, yakni bulu tangkis, pencak silat, senam, renang, dan atletik. Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung dengan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play dan persaudaraan antarpelajar.

    Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk jajaran pengurus dan petugas dari IPSI Kabupaten Pesisir Selatan yang terlibat dalam pelaksanaan cabang pencak silat. Mereka di antaranya Dodi Eka Putra, Afdalia Melico, Rino Yuhanda, Ziko, Fauzi Abadi, Nelmawati, Joni Hendra, David, Elpinas, Oktara, Nurul Emira, dan Noli. Hadir juga pengurus KONI Pessel Bidang Bimpres Wawan Kurniawan beserta jajajrannya

    Adapun Ketua Panitia O2SN tingkat SD dijabat oleh Sri Muliadi, sementara Ketua Panitia O2SN tingkat SMP dipercayakan kepada Dedi Eka Putra.

    Dengan terselenggaranya O2SN tingkat SMP se-Kabupaten Pesisir Selatan ini, diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan pembinaan olahraga pelajar sekaligus mempererat silaturahmi antar sekolah di daerah tersebut.(Alpin)



  • IKADIN Sumbar Gelar Pendidikan Kemahiran Advokat dengan Biaya Paling Ekonomis

    Padang – nrtvnews.info Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Advokat Indonesia (DPD IKADIN) Sumatera Barat kembali membuka program Pendidikan Kemahiran Advokat (PKA) bagi para calon advokat yang ingin meniti karier di dunia hukum secara profesional.

    Pendidikan Kemahiran Advokat merupakan pendidikan khusus yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta etika profesi advokat. Melalui program ini, peserta akan mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai tugas dan tanggung jawab advokat dalam memberikan layanan hukum kepada masyarakat.

    Ketua DPD IKADIN Sumatera Barat, Imral Adenansi, SH, MH, mengatakan bahwa program ini menjadi langkah penting bagi lulusan hukum yang ingin memenuhi persyaratan menjadi advokat sesuai ketentuan perundang-undangan.

    DPD IKADIN juga memiliki komitmen untuk menjaring dan membina talenta-talenta muda Minang agar menjadi advokat yang profesional, kompeten, dan mampu berkiprah di tingkat nasional. Masyarakat Minang pada dasarnya memiliki potensi besar dalam bidang hukum acara, yang ditunjang oleh kemampuan bertutur, penguasaan petatah-petitih, serta tradisi intelektual yang kuat.

    “PKA tidak hanya memberikan pemahaman teori hukum, tetapi juga membentuk kemampuan praktik dan etika profesi yang harus dimiliki seorang advokat dalam menjalankan tugasnya secara profesional,” ujarnya.

    Adapun persyaratan pendaftaran meliputi:

    Warga Negara Indonesia (WNI);

    Minimal lulusan Sarjana Hukum (S1);

    Fotokopi ijazah dan transkrip nilai;

    Pas foto ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar;

    Surat pernyataan bermaterai;

    Dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan panitia.

    Menariknya, biaya penyelenggaraan PKA yang ditetapkan oleh IKADIN Sumbar tergolong paling ekonomis dibandingkan penyelenggara lainnya. Peserta hanya dikenakan biaya Rp4 juta, sementara biaya pendidikan serupa yang diselenggarakan lembaga lain umumnya berkisar Rp8 juta atau lebih.

    Dengan biaya yang terjangkau tersebut, IKADIN Sumbar berharap dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para sarjana hukum untuk mengikuti pendidikan profesi advokat tanpa terbebani biaya yang tinggi.

    Pendaftaran peserta saat ini telah dibuka. Masyarakat yang berminat dapat menghubungi panitia atau sekretariat DPD IKADIN Sumatera Barat untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai jadwal pelaksanaan dan mekanisme pendaftaran.(Alpin)



  • Cerint Irraloza Tasya Gelar Jam Gadang Fun Run 5K Meriahkan HUT ke-100 Kota Bukittinggi

    Bukittinggi –  nrtvnews. info Anggota DPD RI, Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, sukses menggelar Jam Gadang Fun Run 5 Kilometer dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-100 Kota Bukittinggi. Kegiatan olahraga yang dipusatkan di kawasan ikon wisata Jam Gadang tersebut berlangsung meriah dan diikuti lebih dari 2.000 peserta dari berbagai daerah,minggu 7/6/2026

    Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti lomba lari santai yang mengambil rute mengelilingi sejumlah ruas jalan utama Kota Bukittinggi.

    Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan satu abad Kota Bukittinggi yang sarat dengan nilai sejarah dan budaya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Bukittinggi, para duta besar dari negara-negara sahabat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang, kalangan pemuda dan pemudi, serta berbagai tamu undangan lainnya.

    Dalam kesempatan itu, Cerint Irraloza Tasya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap Jam Gadang Fun Run dapat menjadi agenda tahunan yang mampu mendorong gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Kota Bukittinggi.

    “Momentum peringatan 100 tahun Kota Bukittinggi ini menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mempromosikan potensi daerah kepada masyarakat luas,” ujarnya.

    Kemeriahan Jam Gadang Fun Run 5K semakin terasa dengan tingginya partisipasi masyarakat yang memadati kawasan acara sejak pagi hari. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang mendapat sambutan hangat dari warga dan wisatawan yang hadir di Kota Bukittinggi.(Alpin)



  • Fira Firdayati Gandeng MUI Pesisir Selatan Perkuat Program Jaminan Produk Halal

    Painan – nrtvnews.info Koordinator Jaminan Produk Halal (JPH) Kabupaten Pesisir Selatan, Fira Firdayati, menggelar pertemuan strategis dengan jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesisir Selatan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pesisir Selatan, Kamis 4/6/2026

    Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum MUI Pesisir Selatan Buya Mukrizal, Sekretaris Umum Buya Hirdamli, serta Sekretaris Elpinas. Dalam suasana penuh keakraban, para pihak membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan program Jaminan Produk Halal (JPH) di Kabupaten Pesisir Selatan.

    Fira Firdayati mengatakan, sinergi antara JPH dan MUI sangat penting dalam mendukung percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

    “Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam memahami dan memenuhi persyaratan sertifikasi halal, sehingga produk yang dihasilkan memiliki jaminan kehalalan yang jelas bagi masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Umum MUI Pesisir Selatan, Buya Mukrizal, menyambut baik upaya koordinasi tersebut. Menurutnya, MUI siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan produk halal yang berkualitas dan terpercaya.

    Jaminan Produk Halal (JPH) merupakan sistem yang dibentuk pemerintah untuk memastikan produk yang beredar dan dikonsumsi masyarakat telah memenuhi standar kehalalan sesuai syariat Islam. Program ini berada di bawah koordinasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)

    Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara BPJPH, MUI, dan Kementerian Agama dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta pelayanan sertifikasi halal bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Pesisir Selatan.

    Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis produk halal.(Alpin)



  • BPJS Kesehatan Gandeng MUI Sumbar, Bekali Da’i Pesisir Selatan dengan Pengetahuan JKN

    Pesisir Selatan – Painan nrtvnews.info BPJS Kesehatan Kantor Cabang Padang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan Transformasi Awareness dan Sinergi Bersama Insan Dakwah JKN (TASBIH JKN) bagi para da’i dan da’iyah di Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (4/6/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara BPJS Kesehatan dan MUI dalam rangka edukasi serta sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sekaligus penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan MUI.

    Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pendidikan dan pelatihan mengenai Program JKN yang dirancang khusus bagi kalangan da’i dan da’iyah. Melalui pelatihan ini, para insan dakwah diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya jaminan kesehatan nasional sehingga dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar dan komprehensif kepada masyarakat.

    Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang Ibu Meri Kestari melalui surat resmi Nomor 1103/II-04/0526 menyampaikan bahwa kegiatan TASBIH JKN bertujuan meningkatkan pemahaman para da’i dan da’iyah mengenai manfaat Program JKN serta pentingnya kepesertaan aktif dalam sistem jaminan kesehatan nasional.

    MUI Provinsi Sumatera Barat turut menghadirkan 25 orang da’i dan da’iyah dari Kabupaten Pesisir Selatan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

    Hadir dalam kegiatan ini Ketua MUI Sumatera Barat yang diwakili oleh Buya Nurman Agus, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan Buya H. Yuf Rizal, S.H.I., MH.I., Direktur RSUD M. Zein Painan Ibu dr. Dona Hamrita, M.Kes., Ketua MUI Pesisir Selatan Buya H. Mukhrizal, S.H., Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pesisir Selatan Buya  H. Asli Sa’an, S.H., M.H., serta sejumlah tamu undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Buya  H. Yuf Rizal menyampaikan bahwa masyarakat yang cerdas adalah masyarakat yang sehat. Ia mengibaratkan kesehatan masyarakat seperti pohon yang tumbuh subur dan menghasilkan banyak buah karena mendapatkan perawatan serta pemupukan yang baik.

    Selain itu, Buya Yuf Rizal juga menyinggung pentingnya mengasah ilmu firasat dalam kehidupan. Menurutnya, sebagaimana ilmu pasti yang terus dipelajari dan dikembangkan, kemampuan memahami karakter manusia juga dapat diasah melalui pengalaman dan pembelajaran yang berkelanjutan.

    Sementara itu, Direktur RSUD M. Zein Painan, dr. Dona Hamrita, M.Kes., menegaskan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa saat ini RSUD M. Zein Painan  terus melakukan pembenahan dan renovasi ruang rawat inap serta bangsal-bangsal perawatan guna memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien.

    Selain itu, pihak rumah sakit juga melakukan penataan ruang tunggu di area depan rumah sakit serta terus mensosialisasikan penggunaan Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) sebagai salah satu inovasi pelayanan. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi layanan di tengah tingginya jumlah kunjungan pasien.

    Terkait ketersediaan obat, dr. Dona mengakui masih terdapat sejumlah kendala. Namun demikian, pihak rumah sakit akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan obat bagi pasien. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan masukan dan saran demi kemajuan pelayanan RSUD M. Zein ke depan.

    Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pesisir Selatan yang menugaskan sejumlah pengurus untuk hadir, di antaranya Ketua PDM Pesisir Selatan H. Aprisal, S.Ag., M.Pd., Wakil Ketua Dr. Lukman Hakim, M.Pd.I., Dr. Mardianton, S.E.I., M.Pd., Ermawan Saputra, S.Ag., serta Bendahara PDM Elpinas, S.Kom.

    Melalui kolaborasi antara BPJS Kesehatan, MUI, dan organisasi kemasyarakatan Islam, diharapkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat serta pentingnya kepesertaan JKN semakin meningkat. Para da’i dan da’iyah juga diharapkan mampu menjadi agen edukasi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada umat.(Alpin)



  • PMI Sumbar Salurkan Bantuan School Kit untuk Anak Terdampak Banjir di Batang Kapas

    Pesisir Selatan – Batang Kapas nrtvnews.info Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat menyalurkan bantuan berupa school kit kepada anak-anak yang terdampak bencana banjir tahun 2025 di Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa 2/6/2026

    Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pengurus PMI Sumbar, Hidayat, bersama rombongan sebagai bentuk kepedulian PMI terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak pascabencana. Bantuan school kit diharapkan dapat membantu para siswa kembali bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar.

    Penyaluran bantuan dilakukan di tiga nagari yang terdampak banjir, yakni Nagari IV Koto Mudiak yang dipusatkan di SDN 13 Lubuk Nyiur, Nagari IV Koto Hilie, serta SDN 23 Pasar Kuok di Kecamatan Batang Kapas.

    Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekretaris PMI Kabupaten Pesisir Selatan Reva Linda Asumi, bersama jajaran Sekretariat PMI Pesisir Selatan, Ririn dan Fauziah. Hadir pula Camat Batang Kapas Hutria Keffen, Wali Nagari IV Koto Mudiak Zainil Idrus, Wali Nagari IV Koto Hilie Roni Eka Putra, Kepala SDN Pasar Kuok Harry Suryadi, Kepala sekolah SDN 21 Limau Sundai Rozaleni, S.Pd serta Ketua PMI Kecamatan Batang Kapas merangkap Wali Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie Mahardicka, SH

    Kepsek SD 13 Lubuk Nyiur Vitria,  serta Kepala SDN 23 Pasar Kuok.

    Hidayat menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen PMI untuk mendukung pemulihan masyarakat pascabencana, khususnya di sektor pendidikan. Menurutnya, kebutuhan perlengkapan sekolah menjadi salah satu hal penting yang harus segera dipenuhi agar anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman.

    “Kami berharap bantuan school kit ini dapat meringankan beban keluarga yang terdampak banjir dan memberikan semangat baru bagi anak-anak untuk terus bersekolah serta meraih cita-cita mereka,” ujarnya.

    Sementara itu, pihak sekolah dan pemerintah kecamatan menyampaikan apresiasi kepada PMI Sumbar dan PMI Pesisir Selatan atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada para siswa terdampak banjir.

    Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh para siswa serta masyarakat setempat. Bantuan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara PMI dan pemerintah daerah dalam mendukung pemulihan pascabencana serta memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.(Alpin)



  • Camat Ranah Pesisir Okta Kurnia Azhar, S.SPT., M.Si Kunjungi Bumnag Gunung Sumedang, Dorong Nagari Mandiri Pangan Lewat Budidaya Itik Petelur

    Balai Selasa. Guna memperkuat program ketahanan pangan nasional di tingkat nagari, Camat Ranah Pesisir, Okta Kurnia Azhar, S.SPT., M.Si melakukan monitoring langsung ke Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) Gunung Sumedang, Nagari Nyiur Melambai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (1/6/2026).

    Kunjungan kerja ini merupakan bentuk perhatian serius pemerintah kecamatan terhadap perkembangan usaha ekonomi nagari yang dinilai strategis dalam mendukung ketersediaan bahan pangan pokok masyarakat setempat.

    Dalam kunjungan tersebut, Camat Okta Kurnia Azhar didampingi oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ranah Pesisir, Doni Yusra, serta Pendamping Sosial Kementerian Sosial RI yang bertugas di wilayah Balai Selasa.

    Bumnag Gunung Sumedang saat ini fokus mengelola usaha budidaya itik petelur sebagai salah satu unggulan ekonomi nagari. Dari hasil monitoring yang dilakukan, diketahui bahwa pengelolaan usaha tersebut menunjukkan perkembangan yang positif.

    Hingga saat ini, produksi telur itik yang dihasilkan telah mencapai 60 persen dari total populasi itik yang ada. Capaian ini dinilai cukup menggembirakan dan menjadi indikator bahwa manajemen Bumnag berjalan dengan baik serta berpotensi untuk terus ditingkatkan.

    Dalam arahannya, Camat Ranah Pesisir, Okta Kurnia Azhar, berpesan agar Bumnag Gunung Sumedang dapat terus dikembangkan dan dijadikan sebagai pusat ekonomi nagari yang mandiri serta berkelanjutan, dalam rangka menjaga ketahanan pangan sesuai dengan program Pemerintah Pusat.

    “Kami berharap Bumnag ini bisa menjadi contoh bagi nagari-nagari lain di Ranah Pesisir. Dengan pengelolaan yang baik, potensi lokal seperti budidaya itik petelur ini bisa menjadi sumber pendapatan nagari sekaligus menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ungkap Camat dalam keterangannya.

    Camat juga menyampaikan harapan besar terhadap masa depan Bumnag Gunung Sumedang. Ke depannya, Bumnag ini diharapkan dapat terus meningkatkan skala produksi, memperluas pasar distribusi, serta memberdayakan lebih banyak masyarakat nagari agar terlibat langsung dalam rantai usaha, sehingga dampak ekonominya dapat dirasakan secara luas.

    Selain itu, sinergi dengan program-program Kementerian Sosial dan pemerintah daerah juga akan terus ditingkatkan agar Bumnag ini tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga memiliki nilai sosial yang tinggi bagi masyarakat sekitar.(Alpin)



  • PMI Sumbar Salurkan Bantuan School Kit untuk Anak Terdampak Banjir di Pesisir Selatan

    Pesisir Selatan – Bayang nrtvnews.info  Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat yang dipimpin oleh Buya Zaitul Ikhlas bersama rombongan menyalurkan bantuan School Kit kepada anak-anak korban terdampak bencana banjir tahun 2025 di SD Negeri 09 Teluk Bakung, SDN 24 Tanah Karehdan  SD 32 Gurun Panjang Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa 2/6/2026.

    Bantuan School Kit tersebut merupakan dukungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Hong Kong Red Cross sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak bencana. Program ini bertujuan membantu siswa agar dapat kembali mengikuti proses belajar mengajar dengan lebih baik pascabencana yang melanda wilayah tersebut.

    Distribusi bantuan dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Batang Kapas dan Kecamatan Bayang, dengan sasaran anak-anak yang terdampak banjir pada tahun 2025.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus PMI Provinsi Sumatera Barat, yaitu Buya Zaitul Ikhlas, Raflis, Zulhendri, dan Asmon. Dari PMI Pesisir Selatan turut hadir Devi Yuliandri Dt. Rajo Bungsu, Kepala Markas PMI Pessel Aldianto Chan, serta Ketua Humas PMI Pessel Elpinas, S.Kom.

    Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Kasi SD Bidang Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Pesisir Selatan, Indra Yarmen, serta Kepala SD Negeri 09 Teluk Bakung Warfendi, S.Pd.

    Dalam sambutannya, Pengurus PMI Pesisir Selatan, Devi Yuliandri Dt. Rajo Bungsu, menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi sebelumnya.

    “Bantuan ini disalurkan sesuai dengan data yang telah masuk dan diverifikasi. Karena itu, bantuan tidak dapat dipindahtangankan kepada anak lain agar penyalurannya tepat sasaran,” ujarnya.

    Sementara itu, Pengurus PMI Sumatera Barat, Buya Zaitul Ikhlas, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan faktor penting dalam menentukan kemajuan suatu bangsa. Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan anak-anak yang terdampak bencana harus menjadi prioritas bersama.

    “Pendidikan sangat menentukan maju mundurnya sebuah negara. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak tetap dapat belajar dengan baik meskipun pernah terdampak bencana,” kata Buya Zaitul Ikhlas.

    Ia juga menekankan pentingnya validitas data dalam setiap program bantuan sosial dan kemanusiaan.

    “Data yang lengkap dan akurat menjadi syarat penting agar bantuan dapat disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya,” tambahnya.

    Pada kesempatan yang sama, Kasi SD Bidang Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Pesisir Selatan, Indra Yarmen, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI dan Hong Kong Red Cross atas bantuan yang diberikan.

    “Kami dari Dinas Pendidikan sangat berterima kasih atas bantuan School Kit ini. Kualitas tas dan perlengkapan sekolah yang diberikan merupakan produk yang sangat baik dan tentu sangat membantu para orang tua serta siswa dalam memenuhi kebutuhan belajar mereka,” ungkapnya.

    Melalui program ini, PMI berharap dapat membantu meringankan beban keluarga terdampak bencana sekaligus memberikan semangat baru bagi anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan mereka dengan penuh optimisme.(Alpin)



  • Ketua PMI Pesisir Selatan Serahkan Bantuan School Kit untuk Anak Korban Banjir di Bayang Utara

    Pesisir Selatan– Bayang Utara nrtvnews.info Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag, menyerahkan bantuan School Kit kepada anak-anak korban terdampak bencana banjir tahun 2025 yang saat ini masih berada di hunian sementara (huntara) di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (1/6/2026).

    Bantuan School Kit tersebut merupakan dukungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat bersama Hong Kong Red Cross sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak bencana alam.

    Program distribusi bantuan ini dilaksanakan di tiga kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Batang Kapas, Kecamatan Bayang, dan Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, dengan tujuan membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak-anak agar tetap semangat melanjutkan pendidikan meskipun berada dalam kondisi pascabencana.

    Acara penyerahan bantuan di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara turut dihadiri oleh Pengurus PMI Provinsi Sumatera Barat Hidayat beserta rombongan, Camat Bayang Bayu Afridal, SH., MM, Wali Nagari Puluik-Puluik Selatan Erwanto, SH, Wali Nagari Pancung Taba Doni Ariadi, Wali Nagari Puluik-Puluik Firdaus, Ketua PMI Pesisir Selatan Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag, Sekretaris PMI Pesisir Selatan Reva Linda Asumi, Kepala Markas PMI Pesisir Selatan Aldianto Chan, Ketua Humas PMI Pesisir Selatan Elpinas, S.Kom, serta jajaran sekretariat PMI Pesisir Selatan, yakni Ririn, Fauziah, dan Riko, bersama tokoh masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Ketua PMI Pesisir Selatan Dr. H. Risnaldi Ibrahim menyampaikan bahwa bantuan School Kit ini dapat terwujud berkat dukungan dan koordinasi PMI Sumatera Barat sehingga PMI Pesisir Selatan memperoleh bantuan dari Hong Kong Red Cross.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Sumbar yang telah memfasilitasi bantuan ini sehingga dapat disalurkan kepada anak-anak terdampak banjir di Pesisir Selatan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan

    memotivasi anak-anak untuk terus belajar,” ujar Risnaldi.

    Selain menyerahkan bantuan pendidikan, Risnaldi yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Pesisir Selatan menyampaikan perkembangan penanganan pascabencana di wilayah tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah mengupayakan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak.

    “Untuk pembangunan hunian tetap saat ini sedang diupayakan oleh Pemerintah Daerah dan telah memasuki tahap appraisal. Proses administrasi terus berjalan agar pembangunan dapat segera direalisasikan,” jelasnya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan Jembatan Limau-Limau yang menghubungkan wilayah Ngalau Gadang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat guna memperlancar akses transportasi masyarakat.

    Sementara itu, Pengurus PMI Provinsi Sumatera Barat, Hidayat, dalam sambutannya menjelaskan bahwa bantuan dari Hong Kong Red Cross di Sumatera Barat hanya disalurkan kepada tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pesisir Selatan.

    “Setiap kabupaten menerima sebanyak 500 paket School Kit. Bantuan yang diberikan kepada Pesisir Selatan ini merupakan salah satu dari beberapa bentuk bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan PMI Sumbar untuk masyarakat terdampak bencana,” kata Hidayat.

    Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dan mendukung proses belajar mereka di tengah upaya pemulihan pascabencana.

    Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan antusiasme. Para penerima manfaat tampak gembira menerima perlengkapan sekolah yang diharapkan dapat menjadi penyemangat untuk kembali belajar dan meraih cita-cita di tengah proses pemulihan kehidupan pascabencana yang masih berlangsung.(Alpin)



  • Pilu di Usia 14 Tahun, Akbar Siswa MTsN Salido Berjuang Melawan Tumor Mediastinum di RSUP M. Jamil Padang

    PESISIR SELATAN — nrtvnews.info Di usia yang seharusnya dipenuhi semangat belajar dan bermain bersama teman-teman sekolah, Akbar (14), siswa kelas 10 MTsN Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, kini hanya bisa terbaring lemah di ruang perawatan intensif RSUP M. Jamil Padang. Remaja asal Sungai Salak, Nagari Koto Rawang itu tengah berjuang melawan penyakit Tumor Mediastinum yang dideritanya sejak satu tahun terakhir.

    Akbar merupakan anak pertama dari dua bersaudara, buah hati pasangan Muja dan Ratnawilis. Di balik senyum polosnya, tersimpan perjuangan panjang yang menguras tenaga, air mata, dan harapan kedua orang tuanya.

    Menurut penuturan Ratnawilis, gejala sakit awalnya dirasakan Akbar berupa nyeri di bagian perut. Namun, seiring waktu kondisi kesehatannya terus memburuk. Berbagai upaya pengobatan telah dilakukan keluarga demi kesembuhan sang anak.

    “Sebelum dirujuk ke M. Jamil Padang, Akbar sudah beberapa kali keluar masuk dirawat di RSUD M. Zein Painan dan RS BKM Sago. Tapi kondisinya belum juga membaik,” ujar Ratnawilis dengan suara lirih saat dihubungi pada Minggu (24/5/2026).

    Satu minggu setelah Lebaran lalu, Akbar akhirnya dirujuk ke RSUP M. Jamil Padang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kini sudah dua bulan lamanya Akbar menjalani perawatan intensif di rumah sakit terbesar di Sumatera Barat itu.

    Selama mendampingi putranya menjalani pengobatan, Ratnawilis dan suaminya tinggal di Rumah Singgah milik Lisda Hendrajoni, anggota DPR RI sekaligus istri Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni.

    “Alhamdulillah biaya pengobatan ditanggung BPJS. Tapi untuk biaya hidup sehari-hari selama di Padang sangat berat bagi kami,” tutur Ratnawilis sambil menahan tangis.

    Muja, ayah Akbar, hanyalah seorang buruh tani di kampungnya. Penghasilan yang tidak menentu membuat keluarga kecil itu kini harus berjuang lebih keras demi bertahan hidup selama proses pengobatan Akbar berlangsung.

    Kesedihan keluarga semakin terasa ketika Muja mengaku hingga kini belum ada kunjungan dari pihak sekolah sejak Akbar dirawat di RSUP M. Jamil Padang. Menurutnya, terakhir kali pihak sekolah datang menjenguk adalah saat Akbar sakit di rumah pada Desember 2025 lalu.

    “Belum ada lagi datang sejak Akbar dirawat di Padang,” kata Muja pelan.

    “Sementara itu, Kepala MTsN Salido, Suardi Nasution, saat dikonfirmasi mengenai kondisi siswanya tersebut mengaku baru menerima informasi terbaru tentang keadaan Akbar.

    “Terima kasih atas informasinya, kami akan segera menindaklanjuti kondisi Akbar,” ujarnya singkat.

    Di tengah keterbatasan ekonomi dan perjuangan panjang melawan penyakit ganas yang dideritanya, Akbar masih menyimpan harapan untuk sembuh dan kembali mengenakan seragam sekolahnya. Namun kini, yang paling dibutuhkan keluarga sederhana itu bukan hanya doa, melainkan juga perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak agar perjuangan Akbar tidak dilalui sendirian.(DAM)

    [19.42, 24/5/2026] Alpin: “Sementara itu, Kepala MTsN Salido, Suardi Nasution, saat dikonfirmasi mengenai kondisi siswanya tersebut mengaku baru menerima informasi terbaru tentang keadaan Akbar.

    “Terima kasih atas informasinya, kami akan segera menindaklanjuti kondisi Akbar,” ujarnya singkat.

    Di tengah keterbatasan ekonomi dan perjuangan panjang melawan penyakit ganas yang dideritanya, Akbar masih menyimpan harapan untuk sembuh dan kembali mengenakan seragam sekolahnya. Namun kini, yang paling dibutuhkan keluarga sederhana itu bukan hanya doa, melainkan juga perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak agar perjuangan Akbar tidak dilalui sendirian.(Dam)