Author: alpin


  • Ketua KONI Sumbar Bersilaturahmi dengan Pengurus IPSI Pessel di Painan

    PAINAN — nrtvnews.info Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Hamdanus, bersilaturahmi dengan jajaran Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) di sebuah warung kopi di Painan, Sabtu 3/1/2026

    Silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Turut hadir dalam pertemuan itu Sekretaris IPSI Pessel Syafridon, Ketua I Afdalia Malico, Buya Sapta Kardeni, serta sejumlah pengurus IPSI Pessel lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyampaikan komitmennya untuk mendukung kegiatan IPSI Pessel. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk hadir langsung di Kabupaten Pesisir Selatan dalam rangka pelantikan Pengurus IPSI Pessel yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Januari 2026 mendatang.

    Hamdanus berharap kepengurusan IPSI Pessel ke depan dapat semakin solid dan mampu melahirkan atlet-atlet pencak silat berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

    Sementara itu, pengurus IPSI Pessel menyambut baik perhatian dan dukungan dari Ketua KONI Sumbar tersebut. Mereka berharap sinergi antara KONI Sumbar dan IPSI Pessel dapat terus terjalin demi kemajuan olahraga pencak silat di daerah.(Alpin)



  • Ketua Umum LAKAM DPD Pessel Gelar Rapat Persiapan Seminar Mediator di Carocok Painan

    Painan – nrtnews.info Ketua Umum Lembaga Advokasi dan Kerapatan Adat  Minangkabau (LAKAM) DPD Pesisir Selatan, dr. H. Misri Hasanto, menggelar rapat persiapan pelaksanaan Seminar Mediator yang akan dilaksanakan esok hari Minggu 4/1/2026. Rapat berlangsung di Caffe Dena Carocok, Painan, dan dihadiri oleh jajaran pengurus LAKAM DPD Pessel, Sabtu (3/1/2026)

    Rapat tersebut membahas kesiapan teknis dan substansi acara Seminar Mediator yang direncanakan akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum LAKAM Pusat, Azwar Siri, sejumlah pejabat daerah Kabupaten Pesisir Selatan, undangan dari Provinsi Sumatera Barat, serta para narasumber yang kompeten di bidangnya.

    Dalam keterangannya, Ketua Umum LAKAM DPD Pessel dr. H. Misri Hasanto menjelaskan bahwa Seminar Mediator ini bertujuan untuk mensosialisasikan peran dan fungsi LAKAM ke depan, khususnya di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan.

    “LAKAM hadir untuk memperkuat peran adat di tengah masyarakat. Seminar ini menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami fungsi LAKAM secara menyeluruh,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa LAKAM memiliki tiga fungsi utama, yakni advokasi, edukasi, dan mediasi di tengah-tengah masyarakat nagari. Ketiga fungsi tersebut diharapkan mampu menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan adat secara musyawarah dan mufakat.

    Rapat persiapan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Umum LAKAM DPD Pessel Ir. Febrianes, serta pengurus lainnya yakni Liliy Karlina, Kasril, Elpinas, Fadris,  Damyursal, Rio dan Bachtra Julian. Seluruh peserta rapat menyatakan kesiapan untuk menyukseskan pelaksanaan Seminar Mediator agar berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pesisir Selatan.

    Dengan digelarnya seminar ini, LAKAM DPD Pessel berharap peran lembaga adat semakin dikenal dan dipercaya sebagai mitra strategis dalam menjaga keharmonisan dan kearifan lokal di daerah.(Alpin)



  • LAKAM DPD PESSEL Koordinasi dengan Sekda, Bahas Persiapan dan Pembukaan Seminar Mediator LAKAM

    Painan – nrtvnews.info Lembaga Advokasi Kebudayaan dan Adat Minangkabau (LAKAM) DPD Pesisir Selatan melakukan koordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesisir Selatan terkait persiapan dan rencana pembukaan Seminar Mediator LAKAM, Jumat (02/01/2026).

    Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Pesisir Selatan, Painan. Pimpinan LAKAM DPD Pessel yang hadir yakni Ketua Umum dr. H. Misri Hasanto, SH., M.Kes dan Ketua Harian H. Ikhlas Razuki, yang diterima langsung oleh Sekda Pesisir Selatan Zainal Arifin, SKM., M.Kes di ruang kerjanya.

    Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah agenda penting, di antaranya persiapan teknis pelaksanaan Seminar Mediator serta peran LAKAM dalam penanganan dampak musibah banjir bandang yang melanda beberapa nagari di Kabupaten Pesisir Selatan.

    Ketua Umum LAKAM DPD Pessel, dr. H. Misri Hasanto, menjelaskan bahwa Seminar Mediator bertujuan untuk mensosialisasikan peran dan fungsi LAKAM ke depan, khususnya di Pesisir Selatan. Ia menegaskan bahwa LAKAM memiliki tiga fungsi utama, yaitu advokasi, edukasi, dan mediasi di tengah masyarakat nagari.

    “Secara prinsip, Seminar Mediator ini merupakan bentuk sosialisasi peran dan fungsi LAKAM di setiap nagari. Oleh karena itu, wali nagari wajib memahami perannya sebagai juru damai di wilayahnya masing-masing,” ujar Sekda Zainal Arifin dalam pertemuan tersebut.

    Sekda Pesisir Selatan juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan LAKAM DPD Pessel. Ia memastikan kehadiran unsur pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut.

    “Insya Allah kami akan hadir dan membawa beberapa kepala dinas, badan, serta kepala instansi vertikal. Untuk acara pembukaan Seminar Mediator, kami siap memfasilitasi kehadiran Bupati atau Wakil Bupati Pesisir Selatan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Ketua Umum DPP LAKAM Adv. Azwar Siri, SH., Med, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sekda Pesisir Selatan atas dukungan yang diberikan kepada LAKAM DPD Pessel.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang besar dari Pemerintah Daerah. Insya Allah, LAKAM DPD Pessel akan terus berkembang dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di setiap nagari,” ujar Azwar Siri melalui sambungan telepon seluler, (Alpin)



  • Ruas Jalan Padang–Painan Tak Bisa Dilalui Akibat Banjir, Tigo Tungku Sajarangan Turun Langsung ke Lokasi

    Tarusan –  Pesisir Selatan nrtvnews.info  Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesisir Selatan sejak pagi hingga menjelang magrib dini hari, menyebabkan banjir di sejumlah titik. Akibatnya, ruas Jalan Padang–Painan di kenagarian duku utara pada sore tadi tidak dapat dilalui oleh kendaraan, Jumat 2/1/2026

    Menanggapi kondisi tersebut, Camat Koto XI Tarusan, Ibu Nurlaini, M.Si, bersama Danramil Tarusan Lettu Jahasmadi, S.H., dan Kapolsek Tarusan Iptu Irfan Chandra, S.H., langsung turun ke lokasi banjir untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak.

    Ketiga unsur pimpinan wilayah tersebut menunjukkan sinergi yang solid dalam penanganan bencana banjir. Kolaborasi antara Camat, Danramil, dan Kapolsek yang dikenal dengan sebutan “Tigo Tungku Sajarangan” dinilai sebagai contoh teladan dalam pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat.

    Gerak cepat dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh tiga institusi ini menjadi langkah konkret dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Koto XI Tarusan. Kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik.

    Pemerintah kecamatan bersama unsur TNI dan Polri juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama (Alpin)



  • Ketua IPSI Pessel Gelar Rapat Perdana Persiapan Pelantikan Pengurus Periode 2025–2029

    Painan — nrtvnews.info Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan Muslim Arif, S.Pd.I, menggelar rapat perdana pengurus dalam rangka persiapan pelantikan pengurus IPSI Pessel periode 2025–2029. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Cabang Dinas (Cabdin) Wilayah VII Sumatera Barat, Painan Rabu (31/12)

    Rapat dihadiri oleh jajaran pengurus inti IPSI Pessel, di antaranya Ketua IPSI Pessel Muslim Arif, S.Pd.I, Sekretaris Syafridon, SHI, K.Ka, Bendahara Zicrie Ramadhan, S.Pd, Wakil Ketua I Afdalia Melico, S.Si, M.Pd, Wakil Ketua II Rino Yuhanda, S.HI, Wakil Ketua III Shobirin, SH, serta para ketua bidang. Turut hadir pula perwakilan lembaga, yakni Ketua Lembaga Wasit Juri Dodi Eka Putra, S.Pd dan Ketua Lembaga Pelatih Joni Hendra.

    Rapat perdana pengurus ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris IPSI Pessel, Syafridon, SHI, K.Ka. Dalam sambutannya, Ketua IPSI Pessel Muslim Arif menegaskan bahwa pelantikan pengurus direncanakan akan dilaksanakan pada 17 Januari 2026 mendatang.

    “Pelantikan ini menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pengurus untuk membangun koordinasi yang baik dengan masing-masing bidang agar seluruh rangkaian pelantikan dapat berjalan lancar,” ujar Muslim Arif.

    Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa panitia pelantikan dikoordinatori oleh Wakil Ketua II, Rino Yuhanda, S.HI, dan akan dibantu oleh seluruh pengurus IPSI Pessel sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

    Selain membahas teknis pelantikan, Ketua IPSI Pessel juga mengajak seluruh perguruan pencak silat tradisional atau sasaran yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan untuk segera mendaftarkan diri ke Pengcab IPSI Pessel. Langkah tersebut dilakukan dalam rangka pendataan dan penguatan organisasi pencak silat di daerah.

    “Pendataan ini penting agar IPSI Pessel memiliki data yang valid terkait perguruan silat yang ada, sehingga pembinaan dan pengembangan pencak silat di Pesisir Selatan dapat dilakukan secara terarah,” tutupnya.

    Rapat perdana ini menjadi awal konsolidasi kepengurusan IPSI Pessel periode 2025–2029, sekaligus komitmen bersama untuk memajukan pencak silat di Kabupaten Pesisir Selatan.(Alpin)



  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Muhammadiyah Pessel

    Pesisir Selatan – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Cerint Irraliza Tasya, S.Ked, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan warga Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Kegiatan ini berlangsung di Caffe Dapur Arsyio, Salido, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh Muhammadiyah dan Aisyiah setempat.

    Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

    Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pessel, di antaranya Adril Maiyanto, M.Pd, Elpinas, S.Kom, Dr. Lukman, M.Pd, Dr. Mardianton, M.Pd, dan Dr. Syamsi Yusrizal, M.Ag, serta warga Muhammadiyah lainnya yang antusias mengikuti kegiatan.

    Turut hadir pula Pimpinan Daerah Aisyiyah Pessel, Dra. Hj. Nasrida, bersama jajaran pimpinan Aisyiyah lainnya, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, Cerint Irraloza Tasya berharap sosialisasi Empat Pilar MPR RI dapat menjadi sarana dialog dan penguatan komitmen kebangsaan, khususnya di lingkungan organisasi kemasyarakatan, agar nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebhinekaan terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.(Alpin)



  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya Ajak Masyarakat Sumbar Maknai Tahun Baru dengan Bijak

    Padang — nrtvnews.info Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, mengimbau masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), agar menyambut Tahun Baru dengan penuh kesadaran dan kepedulian sosial, Selasa (30/12)

    Menurut Cerint, pergantian tahun sebaiknya dijadikan sebagai momentum refleksi diri dan perencanaan kehidupan yang lebih baik ke depan. “Tahun baru bukan sekadar perayaan, tetapi juga waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri serta merancang langkah-langkah positif demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

    Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menahan diri dari euforia berlebihan dalam merayakan Tahun Baru. Hal ini penting mengingat masih banyak masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan dan kesedihan akibat bencana alam yang terjadi di berbagai daerah. “Mari kita jaga empati dan solidaritas sosial terhadap saudara-saudara kita yang masih berjuang memulihkan diri dari dampak bencana,” tambahnya.

    Selain itu, Cerint mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati selama perjalanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), terutama saat berkendara. Ia menekankan bahwa sejumlah ruas jalan di Sumatera Barat rawan longsor dan membutuhkan kewaspadaan ekstra dari para pengguna jalan. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama selama liburan,” tegasnya.

    Tak lupa, Anggota DPD RI tersebut juga mendorong masyarakat untuk mendukung perekonomian lokal dengan membeli produk-produk UMKM setempat selama masa liburan. Menurutnya, langkah sederhana ini dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan usaha kecil dan menengah di daerah.

    “Dengan berbelanja produk UMKM lokal, kita turut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan ekonomi daerah,” tutup Cerint.(Alpin)



  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya, S.Ked Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama MOI di LKAAM Sumbar

    Padang — nrtvnews.info Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Media Online Indonesia (MOI). Kegiatan tersebut dilaksanakan di LKAAM Sumatera Barat, dan diikuti oleh para jurnalis serta pengurus MOI dari berbagai daerah.

    Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya insan pers, terhadap nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

    Dalam pemaparannya, Cerint Irraloza Tasya menekankan pentingnya peran media online dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan secara objektif dan bertanggung jawab. Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital.

    “Media online memiliki peran besar dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI menjadi sangat penting agar informasi yang disampaikan tetap sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Media Online Indonesia (MOI), Anul Zufri, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran Anggota DPD RI di tengah insan pers. Ia menilai sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara wakil rakyat dan media.

    “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, karena sangat bermanfaat bagi insan media dalam menjalankan fungsi jurnalistik yang profesional dan berlandaskan nilai kebangsaan,” kata Anul Zufri.

    Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan sesi diskusi serta tanya jawab antara peserta dan narasumber, yang membahas peran media dalam menjaga keutuhan bangsa di era digital.(Alpin)



  • Anggota DPD RI Cerin Irraloza Tasya Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Pelajar Muhammadiyah

    Padang — nrtvnews.info Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama pelajar Muhammadiyah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pelajar Muhammadiyah beserta para guru, dan dilaksanakan di Satu Atap Space Coffee Shop Tabing.

    Sosialisasi ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda, khususnya pelajar, agar memahami dan mengamalkan Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

    Dalam sambutannya, Cerin Irraloza Tasya menekankan pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Ia mengajak para pelajar Muhammadiyah untuk tidak hanya memahami nilai-nilai kebangsaan secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam sikap dan perilaku di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Haris Maulana Irdiyawan, yang menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memperkuat wawasan kebangsaan pelajar di tengah tantangan zaman.

    Sebagai narasumber, hadir Yovaldri Riki Putra, Direktur Eksekutif Polstra Research and Consulting, yang memaparkan materi secara interaktif. Ia mengajak para pelajar untuk aktif berdiskusi dan berpikir kritis mengenai peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

    Acara berlangsung dengan antusias, ditandai dengan sesi tanya jawab yang aktif antara peserta dan narasumber. Diharapkan melalui kegiatan ini, pelajar Muhammadiyah semakin memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat serta mampu menjadi agen perubahan positif di masa depan.(Alpin)



  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI 2025 di Padang Selatan

    Padang — nrtvnews.info Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahun 2025 bersama masyarakat Kecamatan Padang Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Camat Padang Selatan, Kota Padang, dan dihadiri berbagai unsur masyarakat.

    Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Padang Selatan Elman Mukhtar, narasumber Yovaldri Riki Putra selaku Direktur Eksekutif Polstra Research and Consulting, serta unsur Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Padang Selatan.

    Dalam pemaparannya, Cerint Irraloza Tasya menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah tantangan global dan dinamika sosial yang terus berkembang. Ia menyampaikan bahwa pemahaman Empat Pilar MPR RI harus terus ditanamkan agar nilai-nilai kebangsaan tetap hidup dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.

    Sementara itu, narasumber Yovaldri Riki Putra menjelaskan bahwa implementasi Empat Pilar tidak hanya bersifat normatif, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

    Camat Padang Selatan Elman Mukhtar mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap sosialisasi ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial di wilayah Padang Selatan.

    Kegiatan berlangsung dengan interaktif, ditandai dengan diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber, serta diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari.(Alpin)



  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI 2025 di Padang Barat

    Padang — nrtvnews.info Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahun 2025 bersama masyarakat Kecamatan Padang Barat dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Sahara, Kota Padang.

    Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Padang Pasir, M. Irvandel, Ketua LPM Risman Nur, S.H, serta berbagai unsur masyarakat Padang Barat, mulai dari tokoh masyarakat, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, hingga Bundo Kanduang.

    Dalam pemaparannya, Cerint Irraliza Tasya menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman. Menurutnya, Empat Pilar MPR RI merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus terus disosialisasikan, terutama kepada generasi muda dan masyarakat di tingkat akar rumput.

    “Melalui kegiatan ini, kita berharap nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

    Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif, mencerminkan kepedulian masyarakat Padang Barat terhadap penguatan wawasan kebangsaan dan persatuan nasional.

    Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi sarana mempererat sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus memperkokoh semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Alpin)



  • Cerint Iralloza Tasya Dokter Muda dan Senator Termuda dari Ranah Minang yang Teruji dalam Aksi

    Padang – nrtvnews.info di tengah dominasi figur-figur senior dalam politik nasional, nama Cerint Iralloza Tasya mencuat sebagai representasi generasi baru. Di usia 23 tahun, putri asal Sumatera Barat ini resmi tercatat sebagai anggota DPD RI termuda, sebuah pencapaian yang tidak hanya mencerminkan keberanian anak muda, tetapi juga kepercayaan besar dari masyarakat.

    Tak sekadar politisi muda, Cerint juga menyandang gelar Sarjana Kedokteran, latar belakang yang membentuk cara pandangnya dalam melihat persoalan bangsa. Baginya, politik adalah perpanjangan tangan dari pengabdian bukan sekadar kekuasaan.

    Dari Dunia Medis Menuju Panggung Politik

    Tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menjunjung tinggi nilai pelayanan, Cerint memilih pendidikan kedokteran sebagai jalan awal pengabdian. Interaksi langsung dengan pasien semasa kuliah membuka matanya bahwa banyak persoalan kesehatan masyarakat bersumber dari kebijakan yang belum berpihak pada rakyat.

    Kesadaran itu mendorong Cerint melangkah ke dunia politik. Ia meyakini bahwa perubahan sistemik hanya dapat diwujudkan melalui kebijakan di tingkat pusat, tanpa meninggalkan nilai empati yang ia pelajari sebagai calon dokter.

    Tetap Kokoh di Tengah PSU Sumbar

    Perjalanan politik Cerint tidak selalu mulus. Ketika Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Sumatera Barat, ia kembali turun langsung ke akar rumput. Dari pasar tradisional, surau, hingga nagari-nagari, Cerint menyerap aspirasi warga secara langsung.

    Hasilnya terbilang fenomenal. Ia kembali meraih suara signifikan dan mempertahankan posisinya sebagai salah satu peraih suara terbanyak.

    Capaian ini menjadi bukti bahwa konsistensi dan kedekatan dengan rakyat berbuah kepercayaan.

    Terjun Langsung Saat Bencana Melanda

    Komitmen Cerint tak berhenti pada janji kampanye. Saat banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, ia hadir langsung di lokasi terdampak. Tanpa protokoler berlebihan, Cerint membantu penyaluran bantuan sekaligus memantau kondisi kesehatan para pengungsi.

    Dengan latar belakang medis, kehadirannya bukan hanya simbolik. Ia memastikan kelompok rentan mendapatkan perhatian, mulai dari anak-anak hingga lansia. Aksi tersebut memperlihatkan bahwa mandat politik baginya adalah tanggung jawab nyata, terutama di masa krisis.

    Tiga Fokus Perjuangan di DPD RI

    Kini duduk di Komite IV DPD RI yang membidangi keuangan negara dan pengawasan APBN, Cerint merumuskan perjuangannya dalam tiga fokus utama:

    Pemerataan Layanan Kesehatan, termasuk pembenahan sistem BPJS dan peningkatan fasilitas medis hingga ke pelosok nagari.

    Percepatan Pembangunan Daerah, agar Sumatera Barat memperoleh porsi pembangunan publik yang adil dan berkelanjutan.

    Penguatan Ekonomi Kerakyatan, melalui pemberdayaan UMKM dan koperasi untuk melindungi masyarakat dari jeratan pinjaman ilegal.

    Simbol Harapan Generasi Muda

    Kehadiran Cerint Iralloza Tasya di Senayan menjadi simbol bahwa politik dapat dijalani dengan hati nurani dan semangat pengabdian. Ia mematahkan anggapan bahwa usia muda identik dengan minim pengalaman.

    Sebagai senator termuda, Cerint membawa harapan baru bagi generasi Minang dan anak muda Indonesia,  bahwa perubahan dapat dimulai sejak dini, dengan keberanian, integritas, dan komitmen untuk melayani (Alpin)