Author: alpin


  • Anggota DPR-RI H. Alex Indra Lukman Salurkan Bantuan Ayam Petelur untuk 9 Kelompok KWT PDA Pessel

    Pesisir Selatan – nrtvnews.info Anggota DPR-RI H. Alex Indra Lukman menyalurkan bantuan ayam petelur kepada sembilan kelompok Wanita Tani (KWT) di bawah naungan PDA Pessel. Setiap kelompok menerima 600 ekor ayam petelur lengkap dengan pakan dan kandang, sementara kelompok hanya menyiapkan lokasi untuk penempatannya, Jumat 21/11/2025

    Bantuan ini disambut antusias oleh para anggota KWT, karena dinilai sangat membantu peningkatan ekonomi masyarakat terutama di sektor pemberdayaan perempuan.

    Ketua PDA Pessel, Bunda Hj. Dra. Nasrida, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak H. Alex Indra Lukman. Bantuan ini sangat berarti untuk meningkatkan kemandirian dan produktivitas perempuan di Pesisir Selatan,” ujarnya.

    Bantuan tersebut merupakan hasil kerja keras dan upaya lobi PWM Sumatera Barat kepada Anggota DPR-RI H. Alex Indra Lukman melalui Koordinator Daerah Pessel, Buya Ir. Yosmeri. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan membuka peluang usaha baru bagi kelompok perempuan di Pesisir Selatan

    Dengan adanya dukungan sarana produksi ini, KWT PDA Pessel optimis dapat mengembangkan usaha peternakan ayam petelur secara berkelanjutan dan memberi manfaat bagi organisasi, keluarga serta lingkungan sekitarnya (Alpin)



  • Kader Terbaik Muhammadiyah, Erwanto SH Siap Maju Sebagai Calon Wali Nagari Puluik-Puluik

    Puluik – Puluik, IV Nagari  Bayang Utara nrtvnews. info Erwanto, SH resmi menyatakan kesiapan maju sebagai Calon Wali Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara. Sosok yang dikenal luas di lingkungan Muhammadiyah ini membawa pengalaman panjang dalam pemerintahan nagari serta dedikasi kuat untuk pengabdian kepada masyarakat, Kamis 20/11/2025

    Erwanto kader terbaik Muhammadiyah lahir di Asam Kumbang 60 tahun lalu. Perjalanan kariernya di pemerintahan nagari terbilang lengkap dan matang. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Wali Nagari selama 10 tahun, kemudian dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Wali Nagari sebanyak lima kali, sebuah bukti kuat atas pengalaman serta kepercayaan masyarakat dan pihak pemerintah terhadap dirinya.

    Tidak hanya itu, Erwanto juga memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan kecamatan. Ia pernah bertugas sebagai Staf Kasi Pemerintahan di Kantor Camat IV Nagari Bayang Utara, serta menjabat sebagai Kasi Kesejahteraan Sosial (Kesos) di kecamatan yang sama.

    Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade mengelola urusan pemerintahan dan pelayanan publik, Erwanto menyampaikan tekadnya untuk mengabdikan diri sepenuhnya bagi kemaslahatan umat dan kemajuan Nagari Puluik-Puluik.

    “Saya ingin memberikan yang terbaik untuk nagari ini. Dengan pengalaman yang saya miliki, saya siap bekerja untuk masyarakat, memajukan nagari, dan menghadirkan pelayanan yang lebih baik,” ujar Erwanto.

    Majunya Erwanto sebagai calon Wali Nagari Puluik-Puluik disebut-sebut membawa harapan baru bagi masyarakat yang mendambakan pemimpin berpengalaman, amanah, dan dekat dengan warga.

    Pemilihan Wali Nagari Puluik-Puluik diprediksi akan menjadi salah satu kontestasi yang menarik, mengingat figur Erwanto yang telah lama berkecimpung dalam pemerintahan lokal dan aktif dalam organisasi keumatan (Alpin)



  • Komplek Perguruan Muhammadiyah Belimbing, Sukses Semarakkan Milad 113 Tahun Muhammadiyah Tingkat Ranting Suliki

    Sarilamak – lima puluh Kota nrtvnews.info Pimpinan Ranting Muhammadiyah Suliki Kabupaten Limapuluh Kota laksanakan pawai ta’aruf dan pentas seni dalam rangka milad 113 tahun Muhammadiyah dan Milad 1 Abad Muhammadiyah di Ranah Minang,  selasa 18/11/ 2025.

    Kegiatan Pawai Ta’aruf dan Pentas Seni diikuti oleh ratusan pelajar, orang tua siswa TK ‘Aisyiyah, MIS Muhammadiyah dan MDTA Muhammadiyah Komplek Perguruan Belimbing Suliki serta warga Persyarikatan tingkat ranting Suliki.

    Harman Dt. Rajo Dibodi selaku pimpinan Komplek Perguruan Muhammadiyah Belimbing Ranting Suliki menyebutkan bahwa kegiatan pawai ta’aruf dan pentas seni merupakan bahagian dari semarak Milad Muhammadiyah tingkat Ranting Suliki.

    “Alhamdulillah, hari ini kita sukses melaksanakan acara semarak Milad Muhammadiyah ke 113 tahun dan Milad 1 Abad Muhammadiyah di Ranah Minang”, kata Dt. Bodi mengawali percakapannya.

    Dt. Bodi mengungkapkan kegiatan gebyar milad ini terdiri dua acara, yaitu Pawai Ta’aruf yang dimulai dari komplek Perguruan Belimbing, tugu Suliki sampai ke RSUD Ahmad Darwis Suliki dan kembali ke komplek Belimbing. Setelah Pawai Ta’aruf dilanjutkan dengan Pentas Seni siswa TK Aisyiyah, MIS Muhammadiyah dan MDA Muhammadiyah.

    “Selesai Pawai dilanjutkan dengan Pentas Seni siswa 3 AUM yang ada dikomplek Perguruan Muhammadiyah Belimbing yang disaksikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah beserta masyarakat”, lanjut Dt. Bodi.

    Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Limapuluh Kota Wengki Chaniago mengucapkan selamat atas terselenggaranya Pawai Ta’aruf dan Pentas Seni dalam rangka Milad Muhammadiyah 113 Tahun dan Milad 1 Abad Muhammadiyah di Ranah Minang.

    “Atas nama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Limapuluh Kota, kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh Warga Persyarikatan, Pimpinan AUM dan Majlis Guru beserta siswa dan orang tua yang telah melaksanakan gebyar Milad Persyarikatan kita, yang tepat dilaksanakan dihari berdirinya Muhammadiyah 18 Nopember ini”, ucap Wengki mengawali sambutannya.

    Wengki juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja 3 AUM yang berada dilingkungan Komplek Perguruan Belimbing. Untuk diketahui pada Tahun Pelajaran 2024/2025 ada peningkatan jumlah siswa baru yang diterima pada SPMB lalu, baik untuk TK, MIS dan MDTA yang rata-rata ada peningkatan 60-80 % dari tahun sebelumnya.

    “Peningkatan jumlah penerimaan siswa baru tahun ini, mesti kita jadikan peluang dan mari kita tingkat semangat juang untuk lebih meningkatnya jumlah siswa tahun depan”, ucap Wengki.

    Sementara Kepala MIS Muhammadiyah Pasar Suliki Hanifah Rahma menyebutkan kegiatan Pentas Seni merupakan ajang menggali potensi siswa TK, MIS dan siswa MDA yang ada di Komplek Perguruan Muhammadiyah Belimbing.

    “melalui Pentas Seni kita menggali potensi dan kreatifitas siswa TK, MIS dan MDA untuk dikembangkan sesuai fitrah anak yang dititipkan Allah”.(Alpin)



  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya, S.Ked Tunjukkan Empati kepada Guru yang Alami Putus Jari Akibat Kecelakaan

    Padang — nrtvnews.info Anggota DPD RI, Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, menunjukkan kepedulian mendalam kepada seorang guru yang mengalami musibah kecelakaan hingga menyebabkan salah satu jarinya putus. Guru tersebut diketahui merupakan warga Jl. Ujung Pandan No. 42, Bukittinggi Sumatera Barat, yang saat ini tengah menjalani perawatan akibat insiden yang dialaminya, Selasa 18/11/2025

    Cerint Irraloza Tasya, yang selama ini dikenal memiliki hati lembut dan kepekaan tinggi terhadap kondisi masyarakat, langsung menyampaikan empati dan perhatian kepada korban. Sikap ini kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan maupun pertolongan.

    “Masyarakat yang sedang mengalami musibah membutuhkan perhatian, bukan hanya dari lingkungan sekitar, tetapi juga dari para pemimpin yang memiliki tanggung jawab moral,” ujarnya dalam kesempatan berbeda.

    Tidak semua anggota parlemen menunjukkan kepedulian yang sama terhadap masyarakat yang tengah berada dalam kondisi lemah atau kesulitan. Oleh karena itu, tindakan Cerint Irraloza Tasya dinilai dapat menjadi contoh positif bagi para wakil rakyat lainnya agar lebih peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    Kehadiran sosok seperti Cerint menjadi harapan baru bagi warga, bahwa masih ada pemimpin yang mengedepankan hati nurani serta menjadikan kemanusiaan sebagai prioritas dalam menjalankan tugas.

    Istri Keluarga guru yang mengalami musibah tersebut menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya, S.Ked. Salah satu anggota keluarga mengatakan bahwa perhatian dari seorang wakil rakyat sangat berarti bagi mereka di tengah situasi sulit ini.

    “Kami benar-benar tidak menyangka Ibu Cerint memberikan perhatian sebesar ini. Di saat kami masih terkejut dan terpukul dengan kondisi keluarga kami, beliau hadir memberikan dukungan moral. Itu sangat membantu kami untuk tetap kuat,” ujar salah satu anggota keluarga.

    Pihak keluarga juga menjelaskan bahwa kondisi korban kini berangsur stabil, meski masih memerlukan perawatan intensif akibat luka serius yang dialaminya. Mereka berharap proses pemulihan dapat berjalan lancar dan korban bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.

    “Kami hanya berharap yang terbaik untuk kesembuhan beliau. Dukungan dari masyarakat dan perhatian dari Ibu Cerint sangat memberi semangat bagi kami semua,” tambah keluarga tersebut.(Alpin)



  • PDM Muhammadiyah Pesisir Selatan Gelar Pengajian Rutin Bulanan di Masjid Nurul Islam Kapung Baru

    Pesisir Selatan — nrtvnews.info Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pesisir Selatan kembali menggelar pengajian rutin bulanan, Minggu 16/11/2025.

    Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Nurul Islam, Kapung Baru Koto VIII Pelangai, Ranah Pesisir dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai nagari dan cabang Muhammadiyah di Pesisir Selatan.

    Pengajian bulanan ini digelar sebagai upaya mensolidkan gerakan dakwah di tingkat daerah, cabang, hingga ranting, sekaligus mempererat hubungan silaturahim antara warga Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kabupaten Pesisir Selatan.

    Hadir sebagai penceramah, Buya Dr. Muslim Tawakal, SH, M.Pd, yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Masjid dan Musholla Muhammadiyah LPCR Sumatera Barat. Dalam ceramahnya yang bertema “Menggelorakan Semangat Bermuhammadiyah”, Buya Muslim menekankan pentingnya komitmen dalam berorganisasi, memperkuat dakwah amar ma’ruf nahi munkar, serta memperkokoh ukhuwah di antara warga persyarikatan.

    “Semangat bermuhammadiyah harus terus digelorakan. Gerakan dakwah tidak boleh berhenti pada acara seremonial, tetapi harus menjadi energi dalam memajukan umat dan mencerahkan semesta,” tegas Buya Muslim dalam tausiyahnya.

    Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan daerah, di antaranya Ketua PDM Pessel Buya Aprizal, M.Pd, Ketua PDA Pessel Dra. Hj. Nasrida, serta para pimpinan cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Pesisir Selatan.

    Dari unsur pemerintahan, tampak hadir Camat Ranah Pesisir Syafrizal, S.Sos, M.AP, yang memberikan apresiasi terhadap konsistensi Muhammadiyah dalam membina umat melalui agenda pengajian rutin.

    Pengajian bulanan ini turut dihadiri PCM, Ortom, PCA se-Pessel, Ranting serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya. Kegiatan ditutup dengan  ramah tamah antarjamaah(Alpin)



  • Novella Eka Putri, S.H,.CPLA Siap Membangun Nagari Lakitan dengan Semangat Baru

    Lakitan – Pesisir Selatan nrtvnews.info Sosok perempuan muda penuh semangat, Novella Eka Putri, S.H., CPLA resmi menyatakan kesiapan dirinya untuk maju sebagai Calon Wali Nagari Lakitan, Kecamatan Lenggayang, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) tahun 2025  yang akan di gelar bulan  Desember Tahun ini, Minggu 9/11/2025

    Perempuan kelahiran tahun 1986 yang akrab disapa Vella ini menjadi satu-satunya kandidat perempuan dalam bursa Pilwana  Lakitan. Kehadirannya membawa warna baru dalam kontestasi politik tingkat nagari yang selama ini didominasi oleh calon laki-laki.

    Berbekal pengalaman kerja yang matang di pemerintahan nagari, Vella bukan sosok baru di lingkungan pemerintahan. Ia pernah mengemban sejumlah jabatan strategis di kantor wali nagari, mulai dari Bendahara, Kasi Pemerintahan, hingga Kasi Perencanaan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting baginya untuk membawa perubahan positif di Lakitan.

    “Saya ingin membangun nagari dengan sistem kerja yang profesional, transparan, dan bebas dari korupsi. Aparat nagari harus bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing demi kemajuan bersama,” ujar Vella dengan penuh keyakinan.

    Vella menegaskan bahwa niatnya maju bukan semata untuk mengejar jabatan, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan dorongan untuk menciptakan pemerintahan nagari yang lebih bersih dan berdaya saing.

    Nagari  Lakitan sendiri terdiri dari empat kampung, yaitu  Lakitan, Gurun Panjang, Daratan Marantih, dan Tarok. Dengan wilayah yang cukup luas dan potensi masyarakat yang beragam, Vella optimistis bahwa kolaborasi antara pemerintah nagari dan masyarakat akan mampu mewujudkan kemajuan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga infrastruktur.

    “Saya ingin melihat Nagari  Lakitan tumbuh sebagai nagari yang maju, bersih, dan mandiri. Bersama masyarakat, saya siap bekerja keras untuk mewujudkannya,” tutup Vella.

    Dengan visi dan semangat pembaruan yang diusungnya, Novella Eka Putri, S.H,.CPLA menjadi salah satu figur yang patut diperhitungkan dalam Pilwana 2025 di Kecamatan Lenggayang (Alpin)



  • Masjid Hidayatullah Jinang Kp. Pansur Gelar Pelatihan Imam dan Khatib dalam Rangka Milad ke-3

    Tarusan – Pesisir Selatan nrtvnews.info Dalam rangka memperingati hari lahirnya yang ke-3, Masjid Hidayatullah Jinang Kampung Pansur menggelar Pelatihan Imam dan Guru Alqur’an pada Sabtu–Minggu, 8–9 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid Hidayatullah ini diikuti oleh peserta dari berbagai Nagari di Kecamatan Koto XI Tarusan, Sabtu 8/11/2025

    Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan para imam serta Guru Alqur’an dalam menyampaikan pesan dakwah dengan baik dan benar.

    Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. H. Syar’i Sumin, M.A. dan H. Bakri, S.I.Q., S.Th.I., M.Pd.I. Kedua tokoh ini dikenal luas sebagai pendakwah dan pendidik yang telah lama berkecimpung dalam pengembangan sumber daya keagamaan di Sumatera Barat.

    Ketua Masjid Hidayatullah, H. Darmawi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini. Ia berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan generasi imam dan Guru Alqur’an yang berilmu, berakhlak, serta mampu menjadi panutan di tengah masyarakat. Disamping itu   H.Darmawi juga menyampaikan program – program kegiatan  yang ada di Masjid Hidayatullah untuk membantu pemerintah  dalam program kembali kesurau.

    “Pelatihan ini bukan sekadar belajar teori, tetapi juga bagaimana mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi kita semua,” ujar H. Darmawi.

    Acara pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.Ag, Camat Koto XI Tarusan,  Ibu Nurlaini, M.Si, Anggota DPRD Pessel dari Fraksi PKS  Imam Arfidal, Kemenag Pessel hadir  Kasi Pesantren   H. Sudirman,   serta unsur Forkopinca, tokoh masyarakat, niniak mamak, dan keluarga besar H. Herman selaku pemilik Masjid Hidayatullah.

    Turut hadir Kabag Kesra Pessel  Andi Syafinal dan juga Plt. Camat Bayang.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif Masjid Hidayatullah yang terus berperan aktif dalam pembinaan umat. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter masyarakat.

    “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Semoga Masjid Hidayatullah terus menjadi teladan bagi masjid-masjid lain di Pesisir Selatan,” ungkapnya.

    Acara Pelatihan Imam dan Guru Alquran  langsung dibuka  oleh Wakil Bupati Pessel Dr.H.Risnaldi Ibrahim, M.Ag

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta pelatihan, disertai doa bersama sebagai ungkapan syukur atas milad ke-3 Masjid Hidayatullah (Alpin)



  • Anggota DPD RI Cerint Irraloza Tasya Soroti Hambatan Penyaluran KUR dalam Rapat Bersama Menteri Keuangan

    Jakarta – nrtvnews.info Anggota DPD RI asal Sumatera Barat, Cerint Irraloza Tasya, S.Ked, menghadiri rapat kerja Komite IV DPD RI bersama Menteri Keuangan RI, yang membahas berbagai persoalan di lapangan terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) baru – baru ini, Jumat 7/11/25

    Dalam rapat tersebut, Cerint menyampaikan secara langsung sejumlah hambatan yang ditemui masyarakat dan pelaku usaha kecil di daerah terhadap akses penyaluran KUR.

    Cerint menjelaskan, banyak laporan dari lapangan yang menyebutkan bahwa bank pelaksana menyatakan kuota KUR sudah habis, padahal dana yang dialokasikan pemerintah masih mencukupi.

    Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Bapak Purbaya memberikan respons tegas. Ia menjelaskan bahwa dana KUR yang telah dikucurkan ke Bank Himbara mencapai Rp284 triliun, dan dari jumlah tersebut baru terealisasi Rp228 triliun. Artinya, masih terdapat sekitar Rp60 triliun dana KUR yang belum tersalurkan.

    “Kuota KUR sebenarnya masih tersedia. Namun di lapangan, bank menyampaikan seolah-olah kuotanya sudah tidak ada. Ini perlu ditelusuri lebih lanjut,” tegas Purbaya.

    Dalam kesempatan itu, Cerint juga mengusulkan agar penyaluran dana KUR tidak hanya dikelola oleh Bank Himbara, tetapi juga dapat melibatkan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Menurutnya, langkah ini dapat mempercepat dan memperluas jangkauan KUR hingga ke daerah-daerah.

    Selain isu KUR, Cerint turut menyampaikan aspirasi tenaga kesehatan kepada Menteri Keuangan. Ia menyoroti bahwa selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, tenaga kesehatan belum mendapatkan tambahan tunjangan.

    “Kami titip kepada Bapak Menteri Keuangan agar hal ini menjadi perhatian. Tenaga kesehatan merupakan garda terdepan pelayanan publik, dan sudah selayaknya mendapat dukungan yang lebih baik,” ujar Cerint.

    Rapat kerja tersebut menjadi momentum penting bagi DPD RI untuk memastikan kebijakan keuangan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di seluruh daerah, khususnya di sektor UMKM dan tenaga kesehatan (Alpin)



  • Dinsos dan DP3AP2KB Sumbar Lakukan Penjangkauan Kasus Viral Kekerasan Seksual di Pesisir Selatan

    Painan- Pesisir Selatan nrtvnews.info

    Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPrPA) Kabupaten Pesisir Selatan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KBP3A) Provinsi Sumatera Barat melakukan penjangkauan terhadap korban kasus kekerasan seksual yang sempat viral di Kampung Sumbaru, Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa 4/11/2025

    “Penjangkauan ini merupakan langkah proaktif pemerintah dalam menjangkau korban yang membutuhkan bantuan, khususnya korban kekerasan, diskriminasi, dan penelantaran, guna memberikan perlindungan serta pendampingan awal. Melalui proses ini, pemerintah memastikan korban mendapatkan rasa aman secara fisik maupun psikologis serta memperoleh layanan komprehensif, termasuk pendampingan hukum, medis, dan layanan kesehatan lainnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas DP3AP2KB Provinsi Sumatera Barat dr. Herlin Sridiani, M.Kes, bersama sejumlah Kepala Bidang, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Komisi V Sri Kumala Dewi, S.Pd.I, Kepala UPTD PPA Provinsi Sumbar Paryono, serta sejumlah simpatisan perlindungan anak.

    Dari pihak Kabupaten Pesisir Selatan hadir perwakilan Dinas Sosial PPrPA, Kepala Bidang PPrPA Riri Lovita, SST, Jakpung Pemberdayaan Masyarakat, Kepala UPTD PPA Adriani, SST, Perwakilan Camat, Wali Nagari, Petugas Puskesmas, Bidan Desa dan tim pendamping lainnya.

    Kasus kekerasan seksual yang ditangani melibatkan seorang remaja perempuan berstatus pelajar yang menjadi korban kekerasan oleh paman kandungnya. Akibat perbuatan tersebut, korban hamil dan bahkan melahirkan di lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil asesmen, korban mengaku diancam akan dibunuh jika melaporkan perbuatan pelaku kepada siapa pun, termasuk kepada keluarga, sehingga korban terpaksa menuruti kemauan pelaku berulang kali.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas DP3AP2KB Sumbar dr. Herlin Sridiani menegaskan pentingnya pemenuhan hak-hak anak, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan. “Semua keputusan harus berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak. Pemerintah akan memastikan hak-hak korban tetap terpenuhi,” ujarnya.

    Para pihak yang hadir juga menyampaikan dukungan moral dan komitmen untuk membantu korban serta keluarga. Kepala sekolah berjanji akan memfasilitasi keberlanjutan pendidikan korban, sementara pihak puskesmas melalui bidan desa akan memberikan layanan kesehatan bagi ibu dan bayi. UPTD PPA akan terus melakukan pendampingan, memantau perkembangan korban, serta menjalin koordinasi lintas instansi agar kebutuhan korban dapat terpenuhi.

    Kepala UPTD PPA Provinsi Paryono berpesan agar dipastikan korban memperoleh layanan pendidikan dan kesehatan terutama untuk bayi karena keluarga tergolong tidak mampu. Disamping itu disaat penjangkauan dilakukan, korban telah mendapatkan layanan pemeriksaan psikologis, sementara pelaku telah ditahan oleh Polres Painan dan akan menjalani proses hukum sesuai peraturan yang berlaku.

    Dari hasil penjangkauan, seluruh pihak terkait termasuk Dinas Sosial, UPTD PPA, Dinas Dukcapil, Dinas Pendidikan, Puskesmas, Kecamatan, dan Pemerintah Nagari sepakat untuk berkolaborasi dalam pemenuhan hak-hak anak serta memastikan kesejahteraan bayi yang dilahirkan korban (Alpin)



  • PDM Pesisir Selatan Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala MAM Lakitan

    Painan — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pesisir Selatan menggelar Uji Kelayakan dan Kecocokan (Fit and Proper Test) Calon Kepala Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Lakitan  Rabu, 5 November 2025, di Kantor PDM Pessel. Dari tiga calon yang ditetapkan, hanya satu orang yang hadir mengikuti uji kelayakan, yaitu Doni Gusrizal, S.Si. Dua calon lainnya menyatakan mundur sebelum pelaksanaan kegiatan.

    Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris PDM Pesisir Selatan, Adril Maiyanto, M.Pd., yang  menekankan pentingnya proses seleksi yang profesional, transparan, dan berintegritas. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kepemimpinan di lembaga pendidikan Muhammadiyah bukan sekadar jabatan administratif, melainkan amanah dakwah  Amal ma’ruf Nahi Munkar yang harus diemban dengan tanggung jawab moral dan komitmen terhadap nilai-nilai Islam berkemajuan.

    Hadir juga Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PDM Pesisir Selatan Buya  H.Mardani, M.Pd  memberikan arahan kepada calon Kepala sekolah MAM Lakitan agar menjalankan tugas dengan objektif serta memastikan calon terpilih mampu membawa MAM Lakitan menjadi madrasah unggulan di Pesisir Selatan.

    Dalam sesi tanya jawab, Dr. Mardianton, S.EI., M.Pd., CHt. salah satu anggota tim seleksi mengajukan pertanyaan terkait strategi pengembangan MAM Lakitan, khususnya dalam dua aspek utama, peningkatan jumlah siswa dan pengembangan infrastruktur. Doni Gusrizal merespons dengan paparan rencana program yang mencakup penguatan branding madrasah, pembukaan kelas unggulan berbasis potensi lokal, kolaborasi dengan alumni, serta strategi penggalangan dana melalui kemitraan dengan Lazismu, pemerintah daerah, dan sektor usaha. Ia juga menekankan pentingnya transformasi infrastruktur madrasah secara bertahap dengan pendekatan wakaf produktif dan bantuan CSR.

    Turut memberikan pertanyaan dan masukan, Dr. Lukman Hakim, M.Pd.I. bersama peserta rapat lainnya menggali lebih dalam komitmen calon terhadap khittah Muhammadiyah, kemampuan manajerial, serta visi jangka panjang dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Diskusi berlangsung dinamis namun tetap menjunjung tinggi prinsip musyawarah dan kebersamaan dalam bingkai gerakan dakwah.

    Hasil dari Fit and Proper Test ini akan segera dirapatkan oleh tim seleksi dan dikirimkan ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat sebagai bahan pertimbangan untuk tahap selanjutnya, termasuk keputusan final pengangkatan Kepala MAM Lakitan. PDM Pesisir Selatan berharap proses ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Muhammadiyah di bidang pendidikan, khususnya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing di era modern (Alpin)



  • IMM Pesisir Selatan Resmi Dilantik, Siap Jadi Garda Depan Gerakan Intelektual dan Kader Muhammadiyah

    Balai Selasa – Pesisir Selatan nrtvnews.info Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Pesisir Selatan resmi dilantik dalam sebuah acara khidmat yang digelar di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Balaiselasa, Rabu (30/10/2025). Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Sumatera Barat ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan gerakan mahasiswa Muhammadiyah di wilayah pesisir selatan Sumbar.

    Acara yang dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan, Pimpinan Cabang Aisyiyah Kambang, serta sejumlah tokoh Muhammadiyah setempat ini tidak hanya menjadi seremoni formal, tetapi juga diikuti dengan pelaksanaan Darul Arqam Dasar (DAD) sebuah pendidikan dasar kader yang menjadi fondasi ideologis dan kepemimpinan bagi kader-kader IMM.

    Dalam sambutannya, Gempa Maulana selaku perwakilan DPD IMM Sumbar menekankan pentingnya amanah kepemimpinan yang diemban oleh PC IMM Pesisir Selatan. “Kehadiran IMM di Pesisir Selatan telah lama dinantikan. Kini saatnya kalian menunjukkan gebrakan nyata, bukan hanya sebagai organisasi mahasiswa, tapi sebagai kekuatan intelektual dan moral yang mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

    Muhammad Tabry, S.Pd., yang resmi menjabat sebagai Ketua Umum PC IMM Pesisir Selatan, menyampaikan komitmennya untuk membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Mahasiswa yang sedang menyelesaikan studi magister di UIN Imam Bonjol Padang ini didampingi oleh Rizki Rahmadani, S.H. sebagai Sekretaris Umum dan Fedli Kasih sebagai Bendahara Umum formasi lengkap yang diharapkan mampu membawa IMM Pesisir Selatan ke arah yang lebih progresif dan kontributif.

    Dr. Lukman Hakim, M.Pd., selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Selatan, menegaskan bahwa IMM memiliki posisi strategis dalam struktur gerakan Muhammadiyah. “IMM bukan sekadar organisasi pelengkap, melainkan bagian integral dari sistem kaderisasi Muhammadiyah. Mari kita ber-Muhammadiyah dengan sungguh-sungguh dengan ilmu, akhlak, dan keberpihakan pada umat,” ujarnya.

    Dengan semangat baru pasca pelantikan, PC IMM Pesisir Selatan diharapkan tidak hanya menjadi wadah diskusi dan pengembangan diri bagi mahasiswa, tetapi juga aktor penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan peduli terhadap pembangunan daerah. Tantangan besar menanti namun harapan masyarakat Pesisir Selatan jelas IMM hadir bukan hanya untuk eksis, tapi untuk berkontribusi (Alpin)



  • Dr. Mardianton “Pergerakan Mahasiswa IMM Harus Jadi Manifestasi Trilogi Religiusitas, Intelektualitas, dan Humanitas”

    Balai Selasa – Pesisir Selatan nrtvnews.info Di tengah semangat kaderisasi yang menggelora, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Pesisir Selatan menggelar Darul Arqam Dasar (DAD) di Aula STAI Balaiselasa, Sabtu (1/11/2025).

    Sebagai bagian inti dari rangkaian acara, Dr. Mardianton, S.EI., M.Pd., CHt. tokoh muda Muhammadiyah yang kini menjabat sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan bidang Ekonomi dan Pariwisata hadir sebagai pemateri utama dengan tema sentral “Pergerakan Mahasiswa.”

    Dengan latar belakang pengalaman organisasi yang mumpuni pernah menjabat Ketua Pemuda Muhammadiyah Pesisir Selatan dan aktif sebagai kader IMM, Dr. Mardianton menyampaikan materi yang tidak hanya berisi analisis historis, tetapi juga relevansi gerakan mahasiswa dalam konteks kekinian dan nilai-nilai gerakan Muhammadiyah.

    “Mahasiswa bukan sekadar pelajar, melainkan agent of change, moral force, dan social control,” tegasnya di hadapan puluhan peserta DAD yang penuh antusias. Ia menekankan bahwa dalam perspektif IMM, pergerakan mahasiswa harus menjadi wujud nyata dari Trilogi IMM religiusitas yang kokoh berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah, intelektualitas kritis yang solutif, serta humanitas yang peduli pada keadilan sosial.

    Mengulas sejarah panjang gerakan mahasiswa di Indonesia mulai dari Sumpah Pemuda 1928 hingga peran sentral dalam Reformasi 1998, Dr. Mardianton mengingatkan bahwa setiap generasi mahasiswa memiliki tantangan dan panggilan zamannya. Namun, esensi gerakan tetap sama mengembangkan diri, mengawal kebijakan publik, membela yang terpinggirkan, dan turut membangun peradaban.

    Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa IMM tidak hanya bergerak di ruang kampus, tetapi juga di tengah masyarakat melalui dakwah amar ma’ruf nahi munkar yang berbasis ilmu, dialog, dan aksi nyata. “Gerakan IMM adalah gerakan kader. Kita tidak hanya mencetak aktivis, tapi pemimpin umat yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

    Menyikapi tantangan zaman seperti individualisme, disinformasi digital, dan krisis kepemimpinan, Dr. Mardianton menegaskan bahwa Darul Arqam Dasar bukan akhir, melainkan awal dari komitmen seumur hidup. “DAD adalah fondasi spiritual-intelektual untuk membangun kesadaran gerakan yang militan namun visioner,” katanya.

    Ia pun mengajak seluruh peserta untuk tidak berhenti di pelatihan ini. “Aktiflah dalam diskusi, pengabdian, dan advokasi. Jadilah teladan akhlak di kampus dan masyarakat. Teruslah belajar melalui Darul Arqam Lanjutan dan pendidikan kader tingkat lanjut,” pesannya.

    Di penghujung materi, Dr. Mardianton menutup dengan seruan penuh semangat,

    “Tidaklah suatu kaum meninggalkan perjuangan, lalu Allah memberikan kemuliaan kepada mereka.”

    Baginya, pergerakan mahasiswa IMM adalah amanah sejarah dan di tangan generasi muda inilah masa depan umat, bangsa, dan peradaban Islam berkemajuan akan ditentukan (Alpin)